Beranda blog Halaman 452

Promosi Potensi Wisata, Dinas Pariwisata Siapkan Dua Iven Besar

Fadlun Paputungan

ZONA BOLMUT — Sebagai daerah pesisir yang diapit dengan pegunungan, Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut), menyimpan banyak potensi wisata yang menjanjikan. Tak heran berbagai terobosan terus dilakukan Pemeritah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pariwisata (Dispar), guna mengangkat potensi wisata agar bisa dikenal luas.

Kepada para awak media, Fadlun Paputungan, Kadis Dispar, mengatakan, selain meyiapkan sarana dan prasana yang memadai untuk menunjang seluruh potensi pariwisata Kabupaten Bolmut, pihaknya juga melakukan berbagai iven lokal maupun nasional. “Allhamdulilah, pariwisata Bolmut semakin bergairah dan mulai banyak dikenal masyarakat luar,” kata Fadlun.

Ia menjelaskan, berbagai iven yang telah dilaksanakan Dispar Bolmut untuk mengangkat pariwisata daerah ini, lewat pelaksanaan Festival Pantai Batu Pinagut dan Pesona Pantai Bunga Indah yang akan kita laksanakan pada awal tahun dan pertengahan tahun 2020. “Untuk festival pantai bunga indah akan kita laksanakan pada Bulan Maret, sedangkan festival pantai batu pinagut akan kita laksanakan pada Bulan Juni 2020 mendatang,” ujarnya.

Dengan melaksanakan berbagai ivent ini, tandas Fadlun, sasaranya agar pariwisata Bolmut masuk dalam 100 kalender iven nasional Kementerian Pariwisata. Dengan begitu pariwisata Bolmut akan lebih dikenal oleh banyak kalangan masyarakat sehingga dengan mudah dilirik oleh para investor. “Untuk masuk dalam 100 kalender ivent nasional. Berbagai kegiatan pendukung pariwisata harus dilakukan oleh pemerintah daerah dan itu akan kita laksanakan, lewat kegiatan festival pantai bunga indah dan festival palelat,” tuturnya.

Atas dasar itu dirinya juga berharap agar adanya kerjasama masyarakat dan lintas sektor dalam mempromosikan seluruh potensial pariwisata yang ada di Kabupaten Bolmut. “Tanpa adanya dukungan masyarakat dan lintas sektor, pariwisata Bolmut bukanlah apa-apa. Mari dukung peningkatan pariwisata Bolmut untuk kesejahteraan masyarakat,” ajak Fadlun.(Rendi)

Bupati Hadiri Pelantikan PC Himpaudi Pinogaluman

Bupati Drs Hi Depri Pontoh saat mengikuti rangkaian kegiatan pelantikan Pengurus Cabang Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Pinogaluman.

ZONA BOLMUT – Bupati Drs Hi Depri Pontoh menghadiri pelantikan Pengurus Cabang (PC) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Pinogaluman. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Gebyar Paud itu dilaksanakan Kamis (20/02), di Aula Kantor Camat Pinogaluman.

Bupati dalam kesempatannya, mengimbau Pengurus Cabang Himpaudi yang baru dilantik untuk bekerja dengan baik dan senantiasa menjadi teladan dalam membina dan mendidik anak-anak di Sekolah.

“Selamat bekerja. Terus berkoordinasi, selalu bersinergi baik dengan Pemerintah Daerah, Kecamatan dan Desa,” kata Bupati. (Rendi)

Guru Olahraga dan Pelatih Cabor Ikut Coaching Clinic yang Dilaksanakan Dispora

Sekretaris Dispora saat memberikan arahan kepada peserta coaching clinic.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Coaching Clinic bagi guru olahraga dan pelatih Cabang Olahraga (Cabor) di Kota Kotamobagu. Kegiatan itu dilaksanakan Kamis (20/2) di Lapangan Boki Hotinimbang, Kotamobagu, yang dibuka Sekretaris Dispora, Hendra Makalalag.

Dalam sambutannya Hendra menyampaikan tujuan Coaching Clinic itu untuk peningkatan sumber daya guru olahraga maupun pelatih tiap Cabor.

“Coaching Clinic harus dikuasai dengan baik oleh pelatih atau guru apakah dalam proses latihan bagi anak didik di Sekolah maupun atlit binaan pelatih, maupun dalam mengikuti lomba atau kejuaraan,” kata Hendra.

Ia berharap, apa yang didapat saat Coaching Clinic itu bisa diterapkan di sekolah ataupun kepada para atlit.

“Kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di Kota Kotamobagu. Mudah-mudahan setelah kegiatan ini, ada peningkatan sumber daya dari para guru olahraga dan pelatih cabang olahraga di daerah ini,” harapnya.

Coaching Clinic itu melibatkan Mahasiswa Magang dari UNIMA Manado yang dikoordinir Kepala Bidang Olahraga, Hendra Mokoagow, Coach I Wayan Hendrajaya serta Drs Samsudin Akub. (gjm)

Ini Tujuan DPRD Kabupaten Gorontalo Kunjungi Kotamobagu

Anggota DPRD Kotamobagu Anugerah Beggie Chandra Gobel dan Yossy Samad, saat menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Gorontalo.

ZONA POLITIK – DPRD Kabupaten Gorontalo mengunjungi DPRD Kota Kotamobagu, Kamis (20/2). Kedatangan mereka disambut sejumlah anggota DPRD, seperti Anugerah Beggie Chandra Gobel, Yossy Samad dan Novy Reggie Manoppo.

“Yang datang tadi adalah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo dan rombongan,” kata Anugerah Beggie Chandra Gobel.

Ada beberapa poin yang jadi fokus pembahasan dalam pertemuan itu, mulai dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dewan, Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) serta Tata Tertib (Tatib) Dewan. “Kita sharing banyak hal yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi DPRD, termasuk soal Propemperda,” jelasnya.

Disisi lain, ia mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas kunjungan DPRD Kabupataen Gorontalo itu di Kota Kotamobagu. “Ini sangat baik terutama dalam meningkatkan hubungan baik antara DPRD Kota Kotamobagu dan DPRD Kabupaten Gorontalo,” sebut politisi PAN itu. (gjm)

25 Anggota DPRD Reses di Dapil Masing-masing

25 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu mulai melakukan reses pertama tahun 2020. Tiap anggota DPRD turun menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.

Di Dapil Kotamobagu Utara dan Timur, Wakil Ketua DPRD Herdy Korompot dan Dani Ikbal Mokoginta menyerap aspirasi masyarakat di kantor Desa Pontodon. Ratusan orang hadir memberikan masukan terhadap terkait dengan kebutuhan masyarakat setempat. Mulai dari infrastruktur pendidikan, kesehatan, air bersih, hingga beasiswa anak asuh.

Di Kecamatan Kotamobagu Selatan, Jusran Deby Mokolanud, Alfitri Tungkagi, Rewi Daun, dan Win Ponuntul menggelar reses di rumah adat Komalig, Desa Kopandakan I. Ratusan masyarakat hadir.

Ketua DPRD Meiddy Makalalag turut menghadiri reses para anggota DPRD Dapil Kotamobagu Selatan tersebut. Di Desa Poyowa Kecil, anggota DPRD dari Partai Golkar Eka Mashoeri melaksanakan juga reses. Ketua DPRD Meiddy Makalalag juga menghadiri reses ini.

“Masa reses adalah kesempatan setiap anggota DPRD turun menyerap aspirasi untuk diperjuangkan di tahun anggaran berikut. Kita bersyukur masyarakat antusias,” kata Ketua DPRD, Meiddy Makalalag. (advertorial)

Dihadiri Kepala DPMPTSP Kotamobagu, Ini yang Ditekankan Presiden Saat Rakornas Investasi

Noval Manoppo.

ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kotamobagu, Noval Manoppo, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2020, di Balroom The Ritz Carlrton Hotel, Jakarta, yang dilaksanakan selama dua hari, mulai Rabu (19/2) sampai Kamis (20/2).

Menurutnya, pada hari pertama rakor tersebut, membahas terkait permasalahan-permasalahan investasi diseluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia.
“Selain membahas soal permasalahan investasi, juga membahas mengenai sinkronisasi data perizinan dan investasi di seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia,” kata Noval.

Lanjutnya, di hari kedua Presiden Joko Widodo hadir pada kegiatan itu. “Pak presiden menyampaikan beberapa poin penting yakni, jangan menghambat investasi swasta. Sebab itu sangat penting dan berperan bagi pengurangan pengangguran,” sebutnya.

Kemudian lanjut Noval, Presiden juga meminta kepada seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk wajib mendelegasikan kewenangan penertiban izin kepada Kepala Dinas PMPTSP di daerah masing-masing.

“Pak presiden meminta seluruh kepala daerah untuk melihat dan memeriksa apakah ada investasi yang mandek (terhenti) di daerah masing-masing. Kalau ada, segera diselesaikan dan dikeluarkan izinnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, presiden juga menekankan kepada investor untuk wajib bekerjasama dengan UMKM di daerah dan merekrut tenaga kerja lokal.

“Presiden menginstruksikan kepada pemerintah daerah untuk melakukan pelayanan sebaik-baiknya. Bukan hanya persoalan perizinan, tapi melayani secara keseluruhan. Sebab kata pak presiden, tahun depan akan dialokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk dinas PMPTSP kabupaten/kota,” pungkasnya. (gjm)

Wawali Buka High Level Meeting Rencana Kerja Pengendalian Inflasi Daerah

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan saat membuka rapat bersama TPID.

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, membuka High level meeting (Pertemuan tingkat tinggi) terkait Penyusunan Rencana Program Kerja Pengendalian Inflasi Daerah, antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kotamobagu bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (20/2), di hotel Sutan Raja Kotamobagu.

Wakil Wali Kota dalam sambutannya mengatakan, rapat ini merupakan kegiatan yang sangat penting serta menjadi sangat strategis bagi daerah Kotamobagu. “Ini kegiatan yang sangat penting. Khususnya untuk pengendalian inflasi di daerah yang kita cintai ini,” kata Wawali.

Wawali mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) di tahun 2020 ini akan melaksanakan pogram dan kegiatan untuk pengendalian inflasi daerah.

“Seperti pelaksanaan program dan kegiatan stabilitas harga pangan, peningkatan kualitas konsumsi dan keamanan pangan yang semuanya akan dilakukan OPD teknis di lingkup Pemkot Kotamobagu,” ungkap Wawali.

Selain itu kata Wawali, Pemkot juga akan melaksanakan program peningkatan produksi holtikultura dan kegiatan pasar murah di wilayah Kotmaobagu. “Ini juga dalam rangka pengendalian inflasi di Kotamobagu,” tukasnya.

Tak hanya itu, pembinaan dan pengawasan dalam bidang pertambangan pun kata Nayodo akan dilakukan pemantauan. “Hal ini guna memantau ketersediaan dan pengawasan penyaluran BBM dan elpiji bersubsidi di Kotamobagu pada tahun 2020 ini,” tutup Wawali.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala BI Perwakilan Sulut Arbonas Hutabarat, Sekda Sande Dodo, para asisten dan kepala SKPD. (gjm)

2021, Pemkab Bolmut Prioritaskan Pengembangan KEK

Kepala Bappelitbang, Abdul Nazarudin Maloho, saat memberi sambutan.

ZONA BOLMUT — Sebagai daerah perbatasan antar provinsi bahkan negara, sudah selakyaknya Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut) mendapat perhatian khusus dari pemeritah. Wacana tersebut berkembang lewat kegiatan Forum Diskusi Publik dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2021 yang diprakasai Badan Perencanaan dan Penelitian (Bappelitbang) Bolmut, Selasa (18/02), kemarin. 

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Pimpinan SKPD, Tokoh Masyarkat Bolmut Crhistovel Buhang dan Insan Pers dengan pemateri Sekretaris Bapeda Provinsi Sulut dan Narasumber Prof Dr Charles Kepel DEA ini, berbicara tentang arah kebijkan RKPD pemerintah daerah yang sempurna dan tepat guna, dimana kesimpulannya meruncing pada pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Perbatasan.

“Sebagai adaerah perbatasan, Bolmut harus menjadi daerah khusus pengembangan dalam berbagai sektor. Tentunya ini harus dibarengi dengan langkah inovasi dari pemerintah daerah untuk mewujudkanya,” ujar Christofel Buhang, salah satu tokoh masyarakat Bolmut.

Dirinya mengaku sangat mendukung, adanya wacana pemerintah daerah yang ingin menetapkan Kabupaten Bolmut pada program kerja tahun 2021, sebagai daerah pengembangan kawasan ekonomi khusus perbatasan. “Inovasi ini seperti inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat dan kami akan selalu mendukungnya,” tutur Buhang.

Sementara itu, Kepala Bappelitbang, Abdul Nazarudin Maloho, mengatakan kegiatan konsultasi publik ini, sebagai salah satu syarat dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah. Atas dasar itu tandas Maloho, kegiatan ini menjadi momentum bagi Pemkab untuk saling berkonsultasi terhadap pebangunan daerah yang terintegrasi serta mampu menjawab berbagai aspek kebutuhan masyarakat. “Salah satu program yang akan kita prioritaskan pada program kerja pemerintah daerah tahun 2021 yakni pengembangan KEK Perbatasan di Kabupaten Bolmut, “ujarnya.

Ia berjanji pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Sulut, akan mengawal terus program tersebut hingga ke tingkat Musrembang Nasional. “Untuk mewujudkannya, Program KEK Perbatasan akan kita kawal hingga ke tingkat pusat. Muda-mudahan ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat untuk dapat terealisasi,” tutup Maloho. (Rendi)

Penilaian Sekolah Adiwiyata, DLH Kumpul Kepsek

Pertemuan para kepala sekolah dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait persiapan penilaian sekolah adiwiyata tingkat Kota Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) mengumpulkan para Kepala Sekolah (Kepsek) di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Rabu (19/2), terkait persiapan penilaian sekolah adiwiyata tingkat Kota Kotamobagu.

Asisten II, Gunawan Damopolii, mengatakan penilaian sekolah adiwiyata itu dilakukan guna menunjang program pemerintah pusat, sekaligus mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan. Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) nomor: P.52/Menlhk/Setjen/Kum.1/9/2019 tentang mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan. “Pertemuan ini penting kita lakukan guna memberi pemahaman kepada para kepala sekolah menyangkut apa saja yang harus disiapkan dalam menghadapi penilaian sekolah adiwiyata nanti,” katanya, saat membuka kegiatan itu.

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas, Irwan Paputungan, mengungkapkan kegiatan itu dilaksanakan sebagai langkah awal sebelum masuk tahapan penilaian. “Melalui pertemuan ini kita harap semua sekolah sudah bisa menyiapkan hal-hal yang akan menjadi fokus penilaian pada lomba sekolah adiwiyata nanti,” ungkapnya.

Sekolah yang terpilih sebagai pemenang lomba akan mewakili Kota Kotamobagu di tingkat provinsi. “Partisipasi dari semua sekolah sangat kita harapkan,” tambahnya. (gjm)

Potensi PADes, Pemdes Bungko Garap Sektor Pertanian

Kautsar Muri Gonibala

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa (Pemdes) Bungko, Kecamatan Kotamobagu Selatan, menggarap sektor pertanian sebagai sumber Pendatan Asli Desa (PADes) melalui Badan Usaha Milih Desa (Bumdes).

Menurut Sangadi Bungko, Kautsar Muri Gonibala, potensi pertanian di desa bungko cukup besar. Sebagaian besar masyarakat di desa itu berprofesi sebagai petani.

“Rata-rata penduduk desa berprofesi sebagai petani. Makanya, untuk mendorong dan memudahkan mereka, saya pikir akan lebih baik jika BUMDes bergerak di pertanian,” kata Muri.

Selama ini kata Muri, petani cukup kesulitan ketika masuk musim tanam, atau panen. Hal itu karena ketidak tersediannya alat mesin pertanian (Alsintan) sehingga menjadi kendala para petani.

“Makanya, saya pikir alat bantu pertanian seperti mesin seperti mesin rontok dan traktor, bisa mengefisienkan waktu dan produktifitas petani. Ini sudah kami masukkan ke dalam RKPDes, dan bahkan sudah dievaluasi juga. Dengan upaya ini, saya tentu berharap bisa berdampak positif pada masyarakat desa, termasuk pada PADes,” pungkas Muri. (gjm)