Beranda blog Halaman 461

Wabup Buka Konferensi ke-III PWI Bolmut

Wakil Bupati, Drs Hi Amin Lasena MAP, memberi sambutan saat membuka Konferensi ke-III PWI Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

ZONA BOLMUT – Wakil Bupati (Wabup), Drs Hi Amin Lasena MAP, membuka konferensi ke-III Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Kegiatan itu mengusung tema “Menjadikan Wartawan yang Profesional, Bermartabat dan Beretikan”, yang dilaksanakan di Rumah Makan Laviesta, Rabu (22/1).

Dalam sambutannya, Wabup yang mewakili Bupati Drs Hi Depri Pontoh, mengaku sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan PWI tersebut. “Tentu kita mendukung penuh kegiatan ini, apalagi teman-teman wartawan yang terhimpun dalam PWI ini adalah mitra penting pemerintahan terutama dalam penyebarluasan informasi mengenai program dan kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah,” katanya.

Konferensi ke-III PWI Bolmut itu menghasilkan ketua terpilih untuk periode saat ini. Ramly Padju yang bertarung dengan Gandi Goma berhasil meraih 14 dari 16 voters yang terdiri dari anggota biasa PWI Bolmut. “Ini merupakan hasil kita bersama. Melalui PWI ini, harapan kita wartawan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur benar-benar menjadi wartawan yang selalu menjunjung tinggi kode etik, taat dan patuh terhadap undang-undang serta selalu professional dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik,” ujar Ramly. (Rendy)

Warga Moyag Tampoan Sulap Batok Kelapa Menjadi Bahan Bernilai Ekonomis

I Made Mangku saat memaparkan produk kerajinannya dihadapan Wakil Ketua DPRD dan pejabat Pemkot Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – I Made Mangku warga Desa Moyag Tampoan, Kecamatan Kotamobagu Timur, menyulap limbah batok kelapa menjadi bahan yang bernilai ekonomis. Tempurung kelapa dijadikannya berbagai jenis kerajinan, diantaranya hiasan di dalam rumah, ceret, asbak, gelas dan aneka kerajinan lainnya.

“Untuk bahan bakunya saya tidak susah mendapatkannya, karena hanya diambil disekitar rumah. Cuma yang memotivasi saya ini, ingin mengubah nilai tempurung atau batok kelapa menjadi nilai yang lebih ekonomis ketika dibuat kerajinan seperti ceret, asbak, gelas dan lainnya,” ujarnya.

Suami dari Neni Mamonto ini menjelaskan, kerajinan tersebut ia dapat berkat Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja yang melibatkan dirinya dalam pelatihan pengolahan batok kelapa dan turunannya untuk menjadi bahan kerajinan.

“Mudah-mudahan kedepannya itu bisa mengajak teman-teman yang ada di Moyag Tampoan maupun di Kotamobagu untuk membuat kerajinan seperti ini agar dapat menciptakan lapangan kerja,” jelasnya.

Lanjutnya, saat ini sudah ada beberapa pejabat yang memesan produk bahan kerajinannya itu. “Yang memesan sudah ada baik dari kalangan pejabat dan pengusaha warung kopi. Kalau harganya sekitar Rp1.600.000 untuk empat set. Dan untuk satu set harganya Rp400.000. Dalam satu set terdiri dari ceret, enam cangkir dan satu asbak,” sebutnya.

Dalam mengumpul bahan baku, I Made tidak hanya sendiri. Ia dibantu satu orang pekerja untuk mengumpul bahan baku atau limbah batok kelapa. “Saya dibantu satu orang untuk mengumpulkan bahan baku seperti tempurung ukuran kecil maupun tempurung besar,” tuturnya.

Untuk memproduksi bahan kerajinan tempurung tersebut, dirinya masih melakukan sendiri dengan menggunakan alat tradisional yang dibuatnya. “Alat yang saya pakai masih terbatas. Harapan saya kepada pemerintah kiranya ada kepedulian untuk membantu dalam pengembangan usaha kerajinan ini,” harapnya. (gjm)

Peringati HUT Satpam ke-39, Kapolres Kotamobagu Ajak Peserta Upacara Doakan Kapolri ke-8

Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati SIK bertindak sebagai inspektur upacara HUT Satpam ke-39 di halaman Mapolres.

ZONA KOTAMOBAGU – Kepolisian Resor (Polres) Kotamobagu menggelar upacara peringatan HUT Satuan Pengamanan (Satpam) ke-39, yang dilaksanakan di halaman Mapolres, Rabu (22/1) pagi.

HUT Satpam tahun ini, mengambil tema “Satuan Pengamanan Berbasis Kompentensi Mewujudkan SDM unggul untuk terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif dan terjaminnya keamanan di lingkungan kerja menuju Indonesia Maju”.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati SIK, bertindak sebagai inspektur upacara dengan komandan upacara, Karib Taiwilang.

Kapolres Kotamobagu saat membacakan amanat pada peringatan HUT Satpam ke-39, menyampaikan harapan semoga Satuan Pengamanan semakin berkarya dan disegani oleh masyarakat serta dapat menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab sebagai mitra kepolisian.

“Tanamkan kebanggan menjadi anggota satuan pengamanan dan senantiasa memegang teguh kode etik Satpam. Kemudian tingkatkan sinergitas dengan TNI dan Polri dalam menjalankan tugas,” ucap Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengajak agar para Satuan pengamanan, dapat mengenang dan mendoakan Bapak Satpam Indonesia.

“Dalam momentum yang penuh dengan kehormatan ini, marilah kita sejenak mengenang dan mendoakan Kapolri Ke-8, sekaligus Bapak Satpam Indonesia, Almarhum Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, M.P.A,” kata Kapolres.

Dikatakan Kapolres, sosok Almarhum Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, M.P.A. yang merupakan Kapolri ke-8 itu, telah berjasa besar dalam membentuk, mengembangkan, dan memajukan Satpam sebagai sebuah profesi yang luhur dan mulia.

“Semoga kita sebagai generasi penerus dapat senantiasa meneladani pengabdian, perjuangan, dan prestasi Beliau dalam setiap pelaksanaan tugas. Teriring doa semoga Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, Amin Ya Robbal Alamin.” Terangnya

Usai kegiatan upacara, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Piala dalam rangka Lomba Hut Satpam.

Hadir dalam kegiatan, Waka Polres Kotamobagu, Kompol Effendi Tubagus S.Sos, Para Kabag, Para Kasat, Kepala Rumah Tahanan, Perwakilan Imigrasi, Dinas Perhubungan, Kepala Polisi Kehutanan, serta Perwira dan Staf Polres Kotamobagu. (gjm)

Sande Dodo Ditunjuk Plt Kepala Dinas PUPR

Sande Dodo

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, kembali menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kotamobagu.

Penunjukkan Plt Kadis PUPR itu, berdasarkan Surat Perintah Wali Kota Kotamobagu, Nomor: 821.3/BKPP-KK/SP/01/2020, untuk mengisi kekosongan jabatan.

“Saya ditunjuk Ibu wali kota sebagai Plt Kepala Dinas PUPR terhitung mulai tanggal 20 Januari 2020,” kata Sande.

Ia menerangkan, jabatan Kepala Dinas PUPR akan kembali dilelang untuk penentuan pejabat yang baru.

“Jadi akan dilakukan lagi lelang jabatan, termasuk jabatan Kepala Dinas PUPR. Saat ini kita tinggal menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) keluar,” terangnya. (*/gjm)

Ini Jadwal dan Pembagian Sesi Peserta SKD CPNS

ZONA KOTAMOBAGU – Jadwal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kotamobagu sudah ditetapkan pada Kamis (13/2) hingga Jumat (14/2) mendatang, di Hotel Sutanraja, Minahasa Utara. Penetapan jadwal SKD itu tertuang dalam pengumuman Panitia Seleksi (Pansel) nomor 20/813/PANSEL-CPNS/I/2020 tentang jadwal penetapan SKD CPNS Pemerintah Kota Kotamobagu tahun 2019.

Dalam pengumuman yang ditandatangani Ketua Pansel, Sande Dodo, tertuang tata tertib dan ketentuan mengikuti SKD. Selain itu, terlampir pula pembagian sesi peserta. Sesi I di hari pertama atau Kamis (13/2), dimulai pukul 07.00 Wita hingga pukul 09.30 Wita. Untuk sesi II, dimulai pukul 10.00 Wita hingga 11.30 Wita. Di sesi III, waktu pelaksanaan ujian dimulai pukul 12.30 Wita hingga pukul 14.00 Wita. Untuk sesi IV, dimulai pukul 14.30 Wita hingga pukul 16.00 Wita. Di sesi V, dijadwalkan mengikuti SKD yang dimulai pukul 16.30 Wita hingga pukul 18.00 Wita. Jadwal tiap sesi itu diikuti masing-masing 300 peserta.

Di hari kedua atau Jumat (14/2), terdapat dua sesi. Sesi pertama diikuti 300 peserta dengan waktu pelaksanaan SKD dimulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 09.30 Wita. Untuk sesi II, jumlah peserta 168 dengan waktu pelaksanaan dimulai pukul 10.00 Wita hingga pukul 11.30 Wita. (gjm)

Berikut Jadwal Pelaksanaan SKD CPNS Kotamobagu;

KLIK: https://drive.google.com/file/d/1Cgjh8hDyUGVH0848wZGN8WxzFhyWxj6D/view

Lima KRPL Dapat Bantuan

Nulisa Pudul

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) memberdayakan lima Kelompok Rumah Pangan Lestari (KRPL) untuk menggarap area pekarangan sebahai lahan produktif tanaman pangan. Kelima kelompok tersebut tersebar di lima kelurahan berbeda, yakni Matali, Pobundayan, Genggulang, Motoboi Besar dan Mogolaing.

Menurut Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Nulisa Pudul, dalam pemanfaatan pekarangan itu, kelima KRPL tersebut akan mendapatkan bantuan berupa benih pangan, pupuk dan polybag. “Pemanfaatan lahan pekarangan ini adalah untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan rumah tangga. Kita dorong kelompok-kelompok ini untuk kreatif dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah,” katanya.

Ia mengungkapkan, lahan pekarangan memiliki potensi besar untuk penanaman tanaman pangan. Selain bisa menjaga stabiltias pangan rumah tangga, hal itu juga bisa mendatangkan keuntungan tersendiri bagi masyarakat. “Dengan menanam di pekarangan berarti kita tak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk kebutuhan pangan rumah tangga. Ini manfaat lainnya jika kita bisa memanfaatkan lahan pekarangan rumah,” ungkapnya. (gjm)

Wabup Resmikan Pasar Rakyat Saleo

Wakil Bupati Drs Hi Amin Lasena MAP meresmikan Pasar Rakyat Desa Saleo I Kecamatan Bolangitang Timur, Selasa (21/1). Peresmian Pasar Rakyat yang dibangun Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) dengan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), itu ditandai dengan pengguntingan pita sekaligus doa syukuran.

Dalam sambutan Wakil Bupati Bomut berharap keberadaan Pasar Rakyat Saleo bisa menjadi  salah satu wadah, pendorong dan penggerak majunya ekonomi masyarakat. “Pembangunan pasar ini merupakan wujud nyata pemerintah dalam menggerakan perekonomian daerah, yang tentunya harus disambut baik seluruh masyarakat,” kata Wabup.

Pada kesempatan itu, Wabup juga berpesan kepada masyarakat untuk bersama menjaga keberadaan Pasar Rakyat Saleo agar dimanfaatkan dengan baik, serta selalu dirawat dan dijaga kebersihannya. “Pasar ini menjadi pusat ekonomi masyarakat, sehingga itu harus kita jaga dan rawat bersama,” ujar Wabup. (Rendi)

Kembangkan Potensi Wisata, Disparbud Genjot Infrastruktur

Anki Taurina Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Peningkatan infrastruktur pariwisata menjadi target Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud). Hal ini diutarakan Kepala Disparbud, Anki Taurina Mokoginta.

Menurutnya, pelaksanaan program di bidang pariwisata harus ditunjang dengan infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, ia mengatakan pihaknya akan bersinergi dengan intansi terkait lainnya dalam peningkatan infrastruktur pariwisata. “Walaupun banyak program, tapi tidak didukung dengan infrastruktur yang memadai, tentu akan kurang maksimal. Sehingga diharapkan ada senergitas dengan dinas terkait agar pembangunan dan peningkatan infrastruktur pariwisata di daerah bisa diwujudkan,” katanya.

Selain itu, ia berharap ada dukungan semua elemen masyarakat dalam mendukung serta ikut terlibat dalam promosi pariwisata di daerah. “Kolaborasi antar lembaga dan juga seluruh elemen masyarakat juga penting dilakukan, agar seluruh potensi pariwisata di daerah ini bisa digali dan diperkenalkan dengan maksimal ke daerah lain,” tambah Ketua TP PKK Kotamobagu itu.

Wali Kota, Tatong Bara, saat melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada ratusan pejabat struktural pekan lalu, meyakini sektor pariwisata akan lebih maju dibawa kepemimpinan Anki Taurina Mokoginta sebagai Kepala Disparbud. Selain sebagai Ketua TP PKK, pejabat Kepala Disparbud itu juga adalah Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kotamobagu yang memiliki keterkaitan dalam pengembangan pariwisata daerah.

“Sektor pariwisata di daerah ini saya yakin akan lebih maju, apalagi kepala dinasnya adalah Ketua TP PKK dan juga Ketua Dekranasda. Ini tentu akan memudahkan dalam proses promosi pariwisata nanti. Kemudian infrastruktur pariwisatanya juga saya yakin akan meningkat, apalagi background-nya dari Dinas PU,” sebut wali kota. (gjm)

Pemkot dan Komisi II Gelar Rakor Pengelolaan dan Pengembangan Pasar

Pemkot Kotamobagu bersama Komisi II DPRD Kotamobagu saat membahas pengelolaan pasar.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu bersama Komisi II DPRD Kotamobagu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka pengelolaan dan pengembangan pasar yang ada di Kotamobagu yakni, Pasar 23 Maret, Pasar Genggulang dan Pasar Poyowa Kecil. Pertemuan tersebut digelar di aula Bappelitbangda, Selasa (21/1).

Ketua Komisi II DPRD Kotamobagu, Jusran Debby Mokolanut mengatakan, pertemuan ini dilakukan agar fungsi pasar itu terintegrasi dan pendekatannya terintegrasi dari semua sektor.

“Makanya tadi diundang 10 OPD supaya masalah-masalah yang dihadapi di pasar itu bisa kita tahu dan bisa kita carikan konsep untuk mencarikan solusi. Kemudian kita menginginkan ada perubahan paradigma serta perilaku soal penanganan, pengelolaan dan pengembangan pasar, baik dari pemerintah maupun dari warga pasar yakni pembeli dan penjual,” kata Jusran.

Politisi PKB ini juga menginginkan, agar seluruh persoalan persoalan pasar dalam tahun ini bisa dikeluarkan skema pengelolaannya dan secara bertahap pengelolaan dan pengembangannya itu action dilakukan.

“Jadi kita inginkan dari seluruh pasar di Kotamobagu ini adalah pasar itu adalah pasar yang bersih, tertib, aman yang pada akhirnya akan menjadi indah, baik dari sektor transportasi, dari kebersihan, keamanan dan ketertiban, kemudian produktivitas pasar itu sendiri maupun sifatnya kenyamanan dari para penjual,” ujarnya.

“Tadi banyak berkembang isu strategis termasuk produk produk lokal di Kotamobagu, kalau misalnya di pasar itu ada ivent atau ada gerai, maka produk produk lokal itu bisa kita konsentrasikan di pasar,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo, menyambut positif inisiatif dari Komisi II DPRD Kotamobagu untuk mengundang seluruh stakeholder terutama Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Satpol PP dan instansi terkait dalam rangka memaksimalkan pasar 23 Maret, pasar Genggulang dan Pasar Poyowa Kecil.

“Untuk Pasar Poyowa Kecil sudah jalan walaupun belum maksimal. Tapi pasar Genggulang belum jalan. Nah itu yang kita tanya ke Kadis Perdagangan strateginya seperti apa. Itukan jalan sudah bagus. Cuma memang belum ada terminal di pasar itu untuk bongkar muat barito, ikan dan sayur. Nah kedepan itu harus ada. Dan tadi disampaikan oleh pak Kadis Perdagangan bahwa Pasar Genggulang segera akan dibuka, karena fasilitas sudah bagus, kemudian akses masuk sudah maksimal dengan dua jalur dan sudah ada penerangan jalan. Jadi tinggal tantangan dari kepala dinas perdagangan bagaimana pasar genggulang sudah mulai jalan,” ujar Sande.

Dirinya mengungkapkan, pertemuan tersebut juga mencari solusi supaya sumber PAD di pasar tertagih semua.

“Tahun kemarin PAD dari Dinas Perdagangan hanya 76 persen. Untuk itu pertemuan ini dalam rangka mencari solusi agar PAD itu bisa masuk semua, termasuk potensi PAD yang ada di ruko-ruko di Jalan Kartini. Dan kita minta bantuan dari Komisi II untuk menelusuri bersama terkait dengan HPL,” pungkas Sekda. (gjm)

494 Juta Untuk Perbaikan Jembatan Penghubung KK-Boltim

Regina Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Perbaikan jembatan di Jalan Perkebunan Motoboi Besar, akan dikerjakan tahun ini. Anggaran sebesar Rp494 juta sudah ditata dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk pengerjaan jembatan di jalur alternatif yang menghubungkan Kota Kotamobagu (KK) dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) itu.

Menurut Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Regina Mokoginta, pihaknya saat ini sedang melakukan survey lokasi. Selanjutnya, akan dibuatkan RAB untuk proses lelang. “Kalau sudah rampung semuanya, dokumen lelang akan kita serahkan ke ULP,” katanya.

Jika semua proses berjalan lancar, ia memperkirakan pengerjaan jembatan tersebut akan dimulai dalam beberapa waktu ke depan. “Insya allah akhir Bulan Maret  atau April sudah dimulai. Rencana kontrak kerja 120 hari,” terangnya. (gjm)