
ZONA KOTAMOBAGU – Peserta seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) mengikuti assessment yang dilaksanakan Panitia Seleksi (Pansel), Kamis (3/10), di Kantor Bappelitbangda. Dalam pelaksanaannya, Pansel menghadirkan tim assessor dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Region Makassar.
Assessment itu dilaksanakan selama dua hari, mulai Kamis (3/10) hingga Jumat (4/10). Tahapan tersebut merupakan salah satu penentu nasib peserta seleksi dalam mendapatkan jabatan sesuai yang dilamar.
“Tunjukan kemampuan kalian, dan buktikan bahwa SDM (Sumber Daya Manusia) ASN di Kota Kotamobagu mampu dan sederajat dengan daerah maju lainnya,” kata Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, saat membuka kegiatan itu.
Salah satu tim assessor, Aldin, menjelaskan setiap ASN atau pejabat eselon II harus memiliki standar kompetensi managerial, kompetensi teknis, kompetensi sosial kultural dan kompetensi pemerintahan. Selanjutnya, hasil assessment itu katanya akan dibawa ke Makassar. “Nantinya akan dikeluarkan tiga hasil, yaitu kompeten posisi jabatan, kompeten menduduki jabatan dengan catatan, dan tidak kompeten menduduki posisi jabatan,” jelasnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) melaunching aplikasi Sistem Informasi Penyusunan Produk Hukum (SIMPPUH), Sistem Informasi Penyampaian Data Hak Asasi Manusia (SiPaHAM) dan Sistem Informasi Analisis Jabatan (SiAnjab) dan. Launching itu dilakukan Kamis (3/10), dirangkaikan dengan sosialisasi sekaligus pelatihan, di Aula Kantor Wali Kota.


Dewan Perwakilan
Paripurna itu diawali dengan pembacaan surat masuk dari masing-masing partai politik (parpol) peraih suara terbanyak terkait nama Pimpinan Dewan Kabupaten (Pimdekab) Bolmong oleh Sekretaris Dewan, Yahya Fassa.
“Setelah paripurna ini, tiga nama pimpinan DPRD ini akan diusulkan ke gubernur melalui bupati untuk penerbitan SK,” kata Ketua DPRD Sementara, Welty Komaling. 


