Tim Terpadu Pemkot Kotamobagu saat menertibkan pedagang di pasar.
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kotamobagu, kembali melakukan penertiban pedagang di Pasar 23 Maret Kotamobagu, Kamis (26/9) pagi.
Dalam penertiban tersebut petugas dan pedagang sempat bersitegang. Dimana, terlihat para pedagang bersikeras menolak lapak mereka ditertibkan. Ada dari mereka yang mengamuk dan berusaha menahan dagangannya agar tidak diangkut ke mobil. Saling dorong pun tak terelakan.
Kepala Disdagkop-UKM Kotamobagu, Herman Aray yang mempimpin langsung proses penertiban mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali mengimbau kepada para pedagang agar tidak berjualan ditempat yang dilarang, seperti badan jalan namun tidak diindahkan oleh pedagang.
“Sudah berkali kali kami mengimbau kepada para pedagang. Terakhir Senin lalu, Disdagkop UKM sudah menyurati agar mengosongkan lokasi yang dilarang namun tidak diindahkan,” ujar Aray.
Dikatakannya, guna untuk menyamaratakan para pedagang, pekan depan tidak ada lagi yang berjualan di area parkir dan ruang terbuka hijau.
“Minggu depan semua yang berjualan di area parkir akan kita pindahkan. Supaya semuanya sama,” tegas Aray. (gjm)
Foto bersama Ketua Fraksi Hanura Rewi Daun (kiri), Ketua Fraksi PKB Jusran Debby Mokolanut (kedua dari kiri), Ketua Fraksi PDI Perjuangan Adrianus Mokoginta (ketiga dari kiri), pimpinan sementara DPRD Meiddy Makalalag (keempat dari kiri), Wakit Ketua DPRD Syarifuddin Juaidi Mokodongan (keempat dari kanan), Ketua Fraksi Golkar (ketiga dari kanan), Ketua Fraksi Nasdem Win Ponuntul (kedua dari kanan) dan Sekretaris Dewan Agung Adati (kanan).
ZONA KOTAMOBAGU – Pimpinan definitif serta fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) periode 2019-2024, sudah lengkap dan telah ditetapkan melalui sidang paripurna yang dilaksanakan Selasa (24/9). Sekretaris Dewan (Sekwan), Agung Adati, membacakan surat masuk dari tiga partai peraih kursi terbanyak di DPRD Kota Kotamobagu periode 2019-2024, yakni PDI Perjuangan, Nasdem dan Golkar.
Berdasarkan Surat DPP PDI Perjuangan, Meiddy Makalalag, ditunjuk sebagai Ketua DPRD Kota Kotamobagu Periode 2019-2024. Sedangkan Partai Nasdem, berdasarkan surat Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sulawesi Utara (Sulut) yang dibacakan Sekwan, disebutkan nama Syarifuddin Juaidi Mokodongan sebagai Wakil Ketua DPRD. Untuk Partai Golkar, dipercayakan kepada Herdy Korompot sebagai wakil ketua DPRD.
Selain pengumuman pimpinan definitif, juga dibacakan susunan fraksi di DPRD Kota Kotamobagu. PDI Perjuangan menjadi fraksi dengan jumlah anggota terbanyak, yakni tujuh orang. Didalamnya bergabung PAN dan Gerindra. Sedangkan Nasdem, Golkar, PKB, Demokrat dan Hanura memilih membentuk fraksi sendiri-sendiri, (selengkapnya lihat grafis).
Usai paripurna tersebut, pimpinan DPRD sementara akan segera menyampaikan ke gubernur melalui wali kota perihal pengusulan pimpinan definitif DPRD Kota Kotamobagu periode 2019-2024. (red)
Nama, Pimpinan dan Anggota Fraksi di DPRD Kota Kotamobagu Periode 2019-2024:
Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara dan Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow disela upacara peringatan HUT ke-55 Provinsi Sulawesi Utara.
ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota, Tatong Bara, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Provinsi Sulawesi Utara (HUT), yang dilaksanakan di GOR Wolter Monginsidi, Manado, Senin (23/9).
Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menyampaikan, berkat persatuan, sinergitas dan kebersamaan yang kuat, kita mampu merajut tantangan pembangunan menjadi peluang bahkan kekuatan Sulawesi Utara dalam menghadapi era persaingan global.
“Kita berhasil mewujudnyatakan sejumlah program pembangunan, yang progresnya bisa dilihat dari capaian makro pembangunan daerah Sulawesi Utara seperti nampak antara lain pada, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus meningkat dalam 3 tahun terakhir, dari angka 71,05 di tahun 2016 menjadi 71,66 pada tahun 2017, dan mencapai angka 72,2 pada tahun 2018, dan Persentase penduduk miskin Sulawesi Utara yang selalu berada di bawah rata-rata angka kemiskinan nasional. Tercatat angka kemiskinan Sulawesi Utara pada tahun 2018 sebesar 7,66 %, dimana angka ini masih menjadikan Sulawesi Utara sebagai daerah dengan persentase penduduk miskin terendah di wilayah Provinsi,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Tatong Bara, menyampaikan Pemerintah Kota Kotamobagu akan terus memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
“Saya atas nama Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kota Kotamobagu, juga menyampaikan ucapan selamat HUT ke – 55 Provinsi Sulawesi Utara. Semoga kedepan nanti Provinsi Sulawesi Utara akan semakin Hebat,” sebut wali kota. (red)
Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, saat menyematkan tanda kehormatan bagi ASN.
ZONA KOTAMOBAGU – 56 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) menerima satya lancana karya satya, Senin (23/9), usai upacara peringatan HUT ke-55 Provinsi Sulawesi Utara. Pemberian tanda kehormatan bagi para abdi negara itu dilakukan berdasarkan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 1/TK/Tahun 2019 tentang penganugerahan tanda kehormatan satya lancana karya satya.
“Dengan diterimanya tanda kehormatan ini, kita harap ASN semakin professional dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai abdi negara,” kata Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan. (red)
Berikut Nama-nama ASN yang menerima Satya Lancana Karya Satya:
Masa Pengabdian 30 Tahun:
1 Drs . MUSTAFA LIMBALO
2 MUHAMMAD YAHYA, SP
3 Drs. TEDDY MAKALALAG
4 Drs. NASRUN GILALOM
5 FATMAWATI PAPUTUNGAN, S.Pd
6 DAHLAN MOKODOMPIT
7 HASMAWATI K, S.Kep
8 SOFIAN HATAM, ST
9 ETTY MOKODOMPIT, S.Pd.
10 MERIATI PAPUTUNGAN, SE
11 MASNI PAPUTUNGAN
12 SUWANDI
13 MASNILAM M. PAPUTUNGAN
14 NETTIE MONGILONG
15 HANNA PANDEIROT
Masa Pengabdian 20 Tahun:
1 Ir. SANDE DONDO, MT
2 NURACHIM PATRA MOKOAGOW, S.Pt
3 SULASTRI OKA , S.ST
4 INONTAT MAKALALAG, SE
5 WERLINA A. ALITU, S.Kep
6 HERNY R.S. TAMPI, S.ST, M.Kes
7 SULTANA HAMIN, SST
8 I MADE PARDIKE, S.Kep
9 SANTOSO HARJO, S.ST
10 RATNA MOKODOMPIT, S.Kep
11 YOLAH MAMONTO, S.KEP
12 ERNI GILALOM, S.Kep
13 SUHARTIEN TEGELA, SE
14 AHMAD GULAM M. GILALOM, S.Kep
15 LINDA MOKODONGAN, SST
16 BIBIANA KRISPINA NGALA, SKM
17 Hj. KARTINA MUTU
18 FEMMY HAMEL, SKM
19 HETNY R. LINTJEWAS, Amd.Keb
20 RUTMAN LANTONG, SE
21 ASTRI JUAINITA MAKALALAG, SE
22 HERLINA PODOMI, A.Md.Gz
23 ANOY RUHYANA, SE
24 ROSMAWATI MAKALALAG
25 ROSDIANA PAPUTUNGAN
26 BURHANUDDIN GINOGA, ST
27 RAMLI PAPUTUNGAN
ZONA KOTAMOBAGU – Tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), hingga kini belum bisa dilanjutkan ke tahap assessment. Pasalnya, Panitia Seleksi (Pansel) masih menunggu rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait permintaan tim assessor yang diajukan beberapa waktu lalu.
“Masih menunggu surat dari BKN. Mudah-mudahan secepatnya sudah ada, agar sudah bisa dilaksanakan,” kata Anggota Tim Sekretariat Pansel, Dedy Afandy Iman.
Peserta seleksi terbuka JPT Pratama sudah mengikuti tahapan penulisan dan presentase makalah serta wawancara pada akhir Agustus lalu. Tahapan berikutnya adalah assessment, dan selanjutnya tinggal menunggu hasil pengumuman hasil seleksi. Hasil assement itu akan sangat menentukan siapa peserta yang dipilih menempati jabatan tertentu berdasarkan perolehan nilai masing-masing. “Kita masih tunggu jadwal assessment dari BKN,” kata Ketua Pansel, Sande Dodo.(red)
ZONA BOLMUT – Dampak musim kemarau yang terjadi di sejumlah daerah termasuk di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), mulai dirasakan masyarakat. Selain ancaman kekeringan pada lahan pertanian, kondisi ini membuat warga di sejumlah desa kesulitan mendapatkan air bersih. Sumur-sumur yang selama ini menjadi sumber mata air dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari kini mulai kering.
Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), ada 2.023 dari 16 desa yang tersebar di enam wilayah kecamatan yang mengalami krisisi air bersih.
“Kita sudah siapkan sarana penampung air bersih berkapsitas 1.100 liter. Kita juga akan turun lapangan. Kalau besok sudah ada SK bupati, kita langsung action,” kata Kepala BPBD, Victor Nanlessy.
Sementara itu, Anggota DPRD Abdul Eba Nani, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) merespon cepat soal apa yang dialami masyarakat sebagai dampak dari musim kemarau yang berkepanjangan saat ini. “Seperti kita ketahui bersama, bahwa banyak daerah di Indonesia yang mengalami kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. Ini harus jadi perhatian serius pemerintah daerah,” kata Eba.
Soal tindak lanjut di lapangan, ia mengungkapkan BPBD tak perlu menunggu SK bupati. “Yang paling penting adalah kebutuhan masyarakat. SK itukan hanya persoalan administrasi saja,” tambahnya. (Rendi)
ZONA BOLTIM — Usai dilantik sebagai Anggota DPRD Boltim periode 2019-2024, Seska Ervina Budiman, berjanji langsung action menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat.
Mengawal aspirasi masyarakat di wilayah Kecamatan Modayag Bersatu dan Bolaang Mongondow Timur secara keseluruhan menjadi komitmen istri Sam Sachrul Mamonto itu. “Insya allah setelah pelantikan ini, saya dan teman-teman di DPRD Boltim akan langsung bekerja sesuai tupoksi kami,” sebutnya.
Anggota DPRD dari Partai Nasdem itu juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat di Dapil II yang telah memilihnya pada Pileg lalu.
“Tentu pertama saya bersyukur kepada Allah SWT, karena atas ijinnya sehingga hari ini saya bisa dilantik sebagai anggota DPRD Boltim. Syukur moanto juga kepada masyarakat yang sudah memilih saya dan Partai Nasdem. Ini adalah hasil kerja bersama kita semua. Insya allah amanah dan tanggung jawab ini bisa diemban dengan baik,” kata Mama Icat, sapaan akrabnya. (red)
Suradi Simbala (kiri) dan Seska Ervina Budiman (kanan) usai mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jani anggota DPRD Boltim periode 2019-2024.
ZONA BOLTIM – MasyarakatDesa Modayag II, Kecamatan Modayag, patut bersyukur. Meski jumlah pemilihnya kurang dari 1.500, namun desa ini memiliki dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Keduanya adalah Seska Ervina Budiman dan Suradi Simbala yang sama-sama baru saja mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota DPRD Bolaang Mongondow Timur (Boltim) periode 2019-2024.
“Kita patut bersyukur, karena desa kita ini meski kecil dari sisi jumlah pemilih namun memiliki dua anggota DPRD,” sebut Aidin Mamonto, Tokoh Masyarakat Desa Modayag Barat.
Kehadiran dua anggota DPRD itu diharapkan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. “Insya allah dengan adanya dua anggota DPRD di desa kita ini, akan membantu dan memudahkan kita (masyarakat) dalam menyampaikan aspirasi lewat lembaga DPRD,” harapnya. (red)
Bupati Drs Hi Depri Ponoth (kiri) saat mengikuti rangkaian sidang paripurna.
Bupati Drs. Hi. Depri Pontoh menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolmut dalam rangka Pengucapan Sumpah / Janji Anggota DPRD Periode 2019-2024, di Ruang Sidang DPRD, Senin (16/9).
Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Bolmut Periode 2014-2019 Saiful Ambarak, S.Pd.I dihadiri oleh Ketua TP PKK Bolmut Dra. Hj. Ainun Pontoh Talibo, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Bolmut Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si, Sekretaris Daerah Gorontalo Utara, Anggota DPRD Periode 2014-2019, Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut, Pimpinan Partai Politik, Organisasi Masyarakat serta tamu Undangan lainnya.
Suasana sidang paripurna
Pelantikan sekaligus Pengambilan sumpah / janji 20 Anggota DPRD Kabupaten Bolmut Periode 2019-2024 hasil Pemilihan Legislatif Tahun 2019 dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu Warsito, SH.
Usai dilakukan Pengambilan Sumpah /Janji, Pimpinan Rapat diserahkan kepada Ketua DPRD Sementara Frangky Chendra (PDI P) dan Wakil Ketua Atiya Pontoh (PPP).
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bolmut membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE. Dalam sambutan itu, bupati menyampaikan selamat kepada Anggota DPRD yang baru dilantik. Melalui momentum pelantikan itu, diyakini akan lebih memotivasi serta memacu setiap anggota DPRD untuk bisa bekerja dengan optimal dalam mengemban amanat rakyat.
Sekretaris Daerah bersama tamu dan undangan lainnya berada di ruang sidang paripurna.
Pada kesempatan itu, bupati juga mengharapkan sinergitas DPRD bersama Pemerintah Daerah yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus ditingkatkan pada periode kali ini dalam menjalankan Pemerintahan, Pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. “Terima kasih apresiasi juga kepada anggota DPRD periode 2014-2019 atas pengabdian dan dedikasinya untuk Kabupaten Bolaang Mongondow Utara,” sebut bupati. (Advertotial)
Pertandingan Final Leg II Liga 3 Zona BMR-Minsel antara Boltim FC vs Persikokot.
ZONA BOLA —Persikokot Kota Kotamobagu berhasil menjadi juara Liga III Zona Bolaang Mongondow Raya (BMR)-Minahasa Selatan (Minsel). Gelar juara itu didapat setelah mengalahkan Boltim FC pada final dua leg yang dilaksanakan di Lapangan Motobatu Desa Poyowa Besar II.
Pada leg I, Jumat (13/9), Persikokot menang atas Boltim FC dengan skor 1-0 lewat gol yang dicetak Sahrul Muais. Sedangkan di leg II, Minggu (15/9), anak asuh Firman Usman menumpas Boltim FC dengan skor telak 0-3 yang dicetak Irsyad Kilapong.
Jalannya Pertandingan
Sejak awal pertandingan dimulai, Persikokot yang menurunkan skuad terbaiknya langsung mengambil alih permainan. Meski sudah unggul agregat 1-0, namun anak asuh Firman Usman tetap tampil ngotot. Hasilnya, belum 10 menit pertandingan dimulai, Persikokot berhasil unggul 1-0 lewat sontekan Irsyad Kilapong.
Tak berselang lama, Irsyad Kilapong kembali menambah koleksi golnya dan membawa Persikokot unggul 2-0.
Tertinggal dua gol, Boltim FC mencoba bangkit. Umpan-umpan jarak jauh dengan memanfaatkan kecepatan Ilham Ishak dan Ranto Mamonto di kedua sisi penyerangan dilancarkan Boltim FC. Namun upaya itu belum berhasil. Persikokot justru berhasil menambah satu gol dan unggul jauh 3-0 di babak pertama.
Di babak kedua, Boltim FC mencoba tampil menekan guna mengejar ketertinggalan. Namun anak asuh Rama Bahansubu justru banyak melakukan kesalahan sendiri. Beberapa peluang yang tercipta tak berhasil dikonversi menjadi gol.
Tak ada gol tambahan tercipta. Skor 3-0 bertahan hingga babak kedua selesai. Atas hasil itu, Persikokot berhasil menjadi juara Liga 3 Zona BMR dengan agregat 0-4. Sementara Boltim FC harus puas diposisi runner up. Sedangkan di peringkat III raih Persibom Bolaang Mongondow dan Bolsel FC. (red)