Beranda blog Halaman 497

Ada Festival Gapura Cinta Negeri Jelang HUT RI

Hendra Makalalag

ZONA KOTAMOBAGU – Masyarakat Kota Kotamobagu diminta ikut serta memeriahkan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus mendatang. Hal ini disampaikan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Hendra Makalalag.

Menurutnya, dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-74 RI, akan diadakan festival gapura cinta negeri tingkat rukun warga (RW). Festival gapura itu dilaksanakan secara nasional.

“Kita sudah terima pemberitahuan melalui radiogram yang ditujukan kepada gubernur, bupati dan wali kota se-Indonesia. Nanti pemberitahuan ini akan kita tindaklanjuti ke masyarakat. Untuk saat ini sementara tahap sosialisasi, agar masyarakat atau kelompok masyarakat dapat mempersiapkan kelompok yang ada di lingkungannya untuk merencanakan dan merancang bentuk seperti apa gapura yang akan diikutsertakan dalam lomba,” kata Hendra, kemarin.

Ia menjelaskan, gapura yang akan ditentukan sebagai pemenang lomba berdasarkan semangat gotong royong/kolaborasi, orisinalitas, keasrian, kebersihan, keunikan, kreativitas dan asas manfaat terhadap masyarakat. “Kemudian setiap gapura harus mencantumkan logo HUT RI ke-74 dan unsur ke-Indonesia-an, seperti burung garuda dan motif kedaerahan. Untuk pesertanya adalah perwakilan kelompok masyarakat di tingkat lingkungan atau RW,” jelasnya.

Lanjutnya, pelaksanaan lomba dimulai 8 Juli hingga 31 Juli mendatang. Sedangkan pemenang lomba katanya akan mendapatkan piala presiden dan akan diundang ke Istana Merdeka. “Kita harap kelompok masyarakat dapat berpartisipasi untuk mengikuti lomba. Ini juga bagian dari mempromosikan daerah dan membangkitkan kreatifitas masyarakat, disamping menanamkan semangat patriotisme ke-Indonesia-an. Melalui kegiatan ini juga diharapkan menjadi wahana gotong royong bagi warga untuk membangun persatuan dan kesatuan masyarakat,” tambahnya.(gjm)

Tim Penilai LSS Tingkat Nasional Kunjungi SMA Negeri 3 Kotamobagu

Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, saat menyambut kedatang tim penilai LSS tingkat nasional.

ZONA KOTAMOBAGU – Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional mengunjungi SMA Negeri 3 Kotamobagu, Selasa (16/7). Kedatangan tim penilai yang berasal dari berbagai unsur itu adalah untuk menilai kelayakan sekolah perwakilan Sulut itu mendapatkan predikat sekolah sehat tingkat nasional.

Anggota tim penilai, Dra Maya Pinontoan, mengatakan ada banyak indikator yang menjadi fokus penilaian, yang termasuk didalamnya adalah soal kepedulian terhadap lingkungan. “SMA Negeri 3 Kotamobagu mampu memenuhi semua indikator yang ada. Contohnya, di sekolah ini setiap murid yang melihat sampah langsung diangkat tanpa harus diperintahkan. Selain itu penilaiannya ada pada kantin sehat, kemudian hubungan antara pihak sekolah dengan tim pembina UKS tingkat kabupaten, serta kegiatan pelatihan atau sosialisasi yang dilakukan pihak Puskesmas di sekolah ini,” katanya.

Ada 24 sekolah tingkat menengah atas yang mengikuti lomba LSS tingkat nasional. 24 sekolah itu adalah perwakilan dari tiap-tiap provinsi yang ada di Indonesia. Setelah penilaian, selanjutnya akan dipilih 9 sekolah terbaik yang akan menerima penghargaan untuk tiga kategori. “Ini tidak mudah. Butuh kerja kerja dan kerja sama semua pihak terkait untuk ikut lomba ini. Sebelumnya kita ikut LSS tingkat SMA di Kotamobagu, dan hanya mendapat juara II. Sejak itu kami terus berbenah dan memperbaiki mana yang masih kurang, sehingga mendapatkan juara I untuk tingkat Kotamobagu dan tingkat Provinsi,” sebut Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 3, Warini Daun.

Ia mengakui, persiapan pihaknya dalam mengikuti LSS tingkat nasional sudah sangat matang, dan telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. “Tidak mudah untuk sampai pada posisi ini. Kita harus mengubah cara berpikir warga SMA Negeri 3 Kotamobagu. Aspek terpenting dari keberhasilan ini adalah menerapkan budaya hidup bersih. Insya Allah kita bisa mendapatkan yang terbaik di tingkat nasional ini,” tambahnya.

Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, yang menyambut kedatangan rombongan tim penilai itu menjelaskan panjang lebar soal keberadaan Kota Kotamobagu. Ia juga membeber beragam prestasi yang didapat Pemerintah Kota (Pemkot) diusianya yang relatif muda sejak dimekarkan sebagai daerah otonom baru pada 23 Mei 2007 lalu. (gjm)

Pemkab Harap SDN I Boroko Juara Lomba LSS Tingkat Nasional

Bupati Drs Hi Depri Pontoh saat menyambut kedatangan tim penilai lomba LSS tingkat nasional, di ruang kerjanya.

ZONA BOLMUT – Bupati Drs Hi Depri Pontoh menyambut Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional Tahun 2019, Senin (15/7), di ruang kerjanya. Tim Penilai LSS yang datang itu terdiri dari unsur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementrian Kesehatan dan Kementrian Agama.

Usai disambut Bupati Bolmut, Tim Penilai LSS Tingkat Nasional Tahun 2019 didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Dr Drs Hi Asripan Nani MSi, bersama instansi terkait melanjutkan agenda untuk meninjau Sekretariat UKS Kabupaten Bolmut dan melakukan penilaian di SDN 1 Boroko Timur Kecamatan Kaidipang.

Sekretaris Daerah, Dr. Asripan Nani dalam kesempatan tersebut, berharap SDN 1 Boroko yang mewakili Kabupaten Bolmut bisa menjadi yang terbaik pada LSS Tingkat Nasional 2019 ini. (Rendi)

Ikut Seleksi JPT, Pejabat Di Luar Pemkot Harus ada Rekomendasi Kepala Daerah

Ilustrasi

ZONA KOTAMOBAGU – Pejabat asal luar daerah yang hendak mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), harus mendapatkan rekomendasi dari pimpinan daerah dari pejabat yang bersangkutan. Hal ini berdasarkan lampiran pengumuman Pansel JPT Pratama yang diumumkan beberapa hari lalu.

“Seleksi ini terbuka untuk pejabat dari daerah lain di Bolmong Raya. Tapi bagi ada syarat tambahan yang dikhususkna bagi pejabat yang berasal dari luar Pemkot, yaitu harus ada rekomendasi dari kepala daerah tempat ia bertugas,” kata anggota tim sekretariat Pansel, Dedy Afandy Iman.

Adapun lampiran lain dalam pengumuman itu adalah, pejabat yang hendak mengikuti seleksi JPT harus membuat pakta integritas yang menyatakan; siap berperan aktif dalam pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme, tidak meminta atau menerima pemberian secara langsung atau tidak langsung sesuai ketentuan yang berlaku, bersikap jujur, objektif dan akuntabel dalam melaksanakan tugas, bekerja disiplin dan berdedikasi dalam memberikan pengabdian yang terbaik untuk Kota kotamobagu, serta akan memegang teguh rahasia negara dan jabtan serta setia dan taat kepada pimpinan dalam menjalankan fungsi sebagai ASN.

Selain itu, setiap pejabat atau peserta seleksi JPT juga harus membuat pernyataan tidak pernah, tidak sedang atau tidak dalam proses pemeriksaan hukuman disiplin. “Kemudian wajib juga membuat surat pernyataan tidak sedang tersangkut kasus hukum pidana. Semua pernyataan itu ditandatangani oleh pejabat yang bersangkutan di atas materai 6000,” jelasnya.

Soal jumlah pendaftar, ia mengaku pihaknya hingga kini masih terus menunggu hingga batas akhir tahapan pendaftaran. “Kita masih menunggu. Mungkin dalam beberapa hari ke depan sudah ada yang menyerahkan berkas pendaftaran,” tambahnya. (gjm)

Eba Minta Dinas Pendidikan Tuntaskan Pembayaran Tunjangan Guru

Abdul Eba Nani

ZONA BOLMUT – Belum dibayarkannya Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi tenaga pendidik yang ada di empat Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), ditanggapi Wakil Ketua DPRD, Abdul Eba Nani.

Menurut Polisi PAN itu, Dinas Pendidikan harus segera menyelesaikan pembayaran TPG tertunda dua bulan. “Apapun alasannya, tunjangan tenaga pendidik SKB selama dua bulan yakni Bulan Mei dan Juni harus dibayarkan. Anggarannya ada, jadi tidak ada alasan keterlambatan,” kata Eba.

Sebelumnya, ada sejumlah tenaga pendidik yang mengeluh belum menerima tunjangan sejak Bulan Mei. Alasan Dinas Pendidikan belum membayar karena masih menunggu pergeseran anggaran. (Rendi)

KemenPUPR Setujui 195 Unit BSPS

Ilustrasi

ZONA KOTAMOBAGU — Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyetujui usulan  Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Kuota yang diberikan untuk Kota Kotamobagu sebanyak 195 unit.

Kepala Bidang Perumahan Dinas PUPR, Chelsea Paputungan, mengatakan bantuan 195 unit BSPS tersebut diperuntukkan bagi 195 penerima yang sudah terlebih dahulu didata dan diverifikasi. “Penerimanya berdasarkan SK,” katanya.

Ia menjelaskan, satu unit rumah dianggarkan Rp17,5 juta, termasuk didalamnya anggaran untuk upah pekerja. “Upah pekerja 2,5 juta. Sisanya untuk bahan material bangunan rumah. Bahannya diambil di toko yang sudah ditunjuk. Jadi penerima tidak lagi menerima tunai, tapi dalam bentuk barang. Penerima bantuan ini tersebar di 22 desa dan kelurahan,” jelasnya.

Lanjutnya, saat ini pihaknya tinggal menunggu transfer dana dari pusat. Jika sudah ada, langsung dilakukan pekerjaan. “Nanti kalau anggarannya sudah masuk, akan langsung ditransfer ke rekening pemilik toko untuk biaya bahan bangunan, dan rekening pemilik rumah untuk biaya pekerja,” tambahnya. (gjm)

Presidium Pemekaran Gelar Halal bi Halal

Suasana kegiatan Halal bi Halal yang dilaksanakan Presidium Pemekaran Kabupaten Bolmut.

ZONA BOLMUT – Presidium Pengawal Pembangunan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal dengan mengusung tema “Merajut Silaturahmi Bersama Membangun Bolmut”. Kegiatan itu dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Pariwisata, Sabtu (13/7).

Menurut Ketua Presidium, Moh Irianto Christophel Buhang S,Sos, momentum ini sangat penting bagi kita, karena nilai esensi dari tema saat ini adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. “Saya berharap dari kegiatan ini bisa menjadikan Bolmut sebagai rumah besar bagi semua Rakyat tanpa terkecuali. Artinya tidak ada yang dimarjinalkan sekalipun itu pejabat yang ada di daerah ini,” ungkapnya, saat memberi sambutan.

Sementara itu, Bupati Drs Depri Pontoh, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Ide ini muncul saat buka puasa kemarin, dan dibuatlah kegiatan ini. Kurang lebih 12 Tahun perjuangan menuju daerah otonom yang baru. Nah Peletak dasar pemerintah itu adalah penjabat bupati HR Makagansa. Memang dinamika beberapa tahun yang lalu kita masih terkotak – kotak, tapi mulai hari ini saya minta untuk bergandengan tangan membangun Daerah ini bersama – sama,” sebut bupati.

Bupati juga mengharapkan jika ada kinerjanya yang salah, agar dikiritik diberi saran dan masukan karena itu merupakan hal yang seharusnya dilakukan. (Rendi)

1 Agustus JCH Kotamobagu Menuju Jeddah

Suasana pelepasan JCH Kotamobagu pada musim haji tahun lalu.

ZONA KOTAMOBAGU – 137 Jamaah Calon Haji (JCH) siap diberangkat ke tanah suci, Makkah. Pemberangkatan para calon tamu Allah itu rencananya pada 30 Juli mendatang.

Kepala Seksi Penyelenggaaraan Urusan Haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag), Sahran Noor, mengatakan sebelum diberangkatkan, terlebih dahulu ada ada prosesi pelepasan oleh Pemerintah Kota (Pemkot). “Rencananya akan dilepas wali kota, tapi untuk kepastian waktu dan tempatnya masih akan dikoordinasikan lagi,” katanya.

Ia menjelaskan, setelah pelepasan dan pemberangkatan menuju ke Asrama Haji, Manado, selanjutnya para JCH akan menuju Embarkasih Balikpapan dan 31 Juli, dan 1 Agustus bertolak menuju Jeddah, Arab Saudi. “Sekarang tinggal menunggu jadwal pemberangkatan saja. Kita doakan mudah-mudahan semua jamaah dalam keadaan sehat mulai dari pemberangkatan sampai tiba di tanah suci,” jelasnya.

Disisi lain, ia mengimbau para JCH untuk menjaga kesehatan. “Jaga kesehatan, agar saat tiba di tanah suci bisa melaksanakan semua rangkaian ibadah haji dengan baik dan lancar,” imbaunya. (gjm)

Pemdes Bilalang I Bangun Rumah Layak Huni Pakai Dandes

Peletakkan batu pertama oleh Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah layak huni di Desa Bilalang I.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara, memanfaatkan Dana Desa (Dandes) untuk merehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan taraf hidup serta penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat.

Jumat (12/7), Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan RTLH. “Kita harap melalui program ini masyarakat bisa merasakan langsung dan menikmati hasil pembangunan, serta secara perlahan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Nayodo.

Nayodo juga berharap, pembangunan lima unit RTLH tersebut dapat berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan bersama. “Pemerintah desa dan masyarakat bisa ikut mengawasi langsung di lapangan, agar pekerjaannya bisa berjalan lancar,” harapnya.

Sementara itu, Sangadi Bilalang I Badaria Mokoginta, menjelaskan lima unit RTLH itu dianggarkan melalui Dana Desa Tahun 2019. “Anggarannya lima puluhan juta. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat terutama yang menerima program ini,” jelasnya. (gjm)

Usulan 47 miliar di BNPB Dapat Lampu Hijau

Silvian Pontoh

ZONA KOTAMOBAGU – Usulan anggaran Rp47 miliar di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendaat lampu hijau. Wali Kota, Tatong Bara, akan mengunjungi BNPB untuk memastikan anggaran tersebut didapat Pemerintah Kota (Pemkot).

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Kontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Silvian Pontoh,  menerangkan jika tidak ada kendala pekan depan wali kota akan mengunjungi BNPB, karena berdasarkan informasi usulan anggaran BPBD sebesar Rp 47 Miliar mendapat respon baik dan sudah ada lampu hijau. “Saya sudah dihubungi langsung dari BNPB untuk mendatanginya, dan memastikan berapa anggaran yang akan diterima nanti. Ini akan ditindak lanjuti oleh ibu wali kota,” ujarnya.

Menurutnya, usulan tersebut sudah sejak tahun 2017 lalu dan baru mendapat respon tahun 2018. Namun, karena waktu itu ada beberapa daerah mengalami bencana sehingga anggaran digunakan ke daerah bencana seperti Palu Dan NTB. “Tahun 2019 ini usulan itu sudah direspon,” ujarnya.

Ditambahkannya, jika disetujui semua, anggaran yang diusulkan Rp47 miliar itu rencananya untuk pembuatan talud Rp32 Miliar dan sisanya untuk drainase. (gjm)