Wali Kota Tatong Bara dan rombongan saat berada di kediaman Wakil Bupati Bomong Yanny Ronny Tuuk.
Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), melakukan safari natal di kediaman pejabat dan tokoh kristen.
Di hari pertama safari natal, Selasa (25/12), yang dimulai di kediaman Wakil Bupati Bolmong Yanny Ronny Tuuk, kemudian dilanjutkan di kediaman Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Edwin Silangen, serta di rumah Duta Besar Indonesia untuk Filipina Sinyo Harry Sarundajang.
Wali Kota Tatong Bara, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan dan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, saat berbincang-bincang dengan Gubernur Olly Dondokambey di kediamannya.
Sedangkan di hari kedua, Rabu (26/12), wali kota dan wakil wali kota serta rombongan mengunjungi kediaman Kapolres Kotamobagu Gani Fernando Siahaan, serta sejumlah tokoh Kristen yang ada di Kota Kotamobagu.
Wali Kota Tatong Bara, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, dan rombongan foto bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw.
Safari natal yang dilakukan itu selain telah menjagi agenda rutin tahun, juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan silaturahmi antar umat beragama. “Melalui safari natal ini diharapkan akan lebih mempererat hubungan silturahmi antar umat beragama,” sebut wali kota.
Wali Kota dan Wakil Wali Kota saat berada di kediaman salah satu tokoh kristen di Kotamobagu.
Wali kota dan wakil wali kota juga mengucapkan selamat natal bagi umat kristiani khususnya yang ada di Kota Kotamobagu. (advertorial)
Gerakan Pemuda Ansor Kotamobagu, petugas keamanan dan kelompok masyarakat lainnya foto bersama disela penjagaan pelaksanaan ibadah natal di salah satu gereja yang ada di Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Pelaksanaan ibadah natal yang dilaksanakan di sejumlah gereja oleh umat kristiani di Kota Kotamobagu berlangsung khidmat, aman dan lancar. Selain petugas keamanan yang berjaga-jaga di area tempat pelaksanaan ibadah, organisasi masyarakat (Ormas) Islam, Hindu Parisade Kotamobagu serta komunitas dan kelompok masyarakat lainnya ikut ambil bagian dalam mengamankan pelaksanan ibadah.
“Ini bagian dari upaya dan komitmen kita dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Kota Kotamobagu,” kata Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kotamobagu, Dani Ikbal Mokoginta.
Ia mengungkapkan, apa yang dilakukan pihaknya bersama ormas lainnya itu adalah untuk menciptakan suasana yang aman dan damai di tengah perayaan Natal yang dilaksanakan umat kristiani. “Harapan kita, semoga kedamaian di daerah ini akan selalu tercipta seiring dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan memperat hubungan dan toleransi antar umat beragama. Keamanan dan kedamaian di kota ini harus kita jaga bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, mengapresiasi apa yang dilakukan ormas islam serta komunitas atau kelompok masyarakat lainnya yang sudah ikut ambil bagian dalam menciptakan suasana aman dan damai pada perayaan natal tahun ini. “Atas nama Pemerintah Kota Kotamobagu tentu sangat mengapresiasi. Kita harap keamanan dan kedamaian di daerah ini terus terjaga,” harapnya. (ads/trz)
ZONA KOTAMOBAGU – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan (Dispertanak) hamper mencapai 100 persen. Tercatat, hingga dua pecan jelang berakhir tahun anggaran, PAD yang terealisasi baru 94 persen untuk sector perikanan, dan 95,5 persen untuk sector peternakan.
“Memang belum capai target, tapi kita akan berupaya sampai tutup buku tahun anggaran. Kita yakin bisa 100 persen,” kata Kepala Dispertanak, Muljadi Suratinoyo.
Selain yakin bisa mencapai target PAD tahun ini, ia mengaku juga siap jika PAD tahun depan naik dibandingkan tahun ini. “PAD yang kita kelola berasal dari dua sumber, yaitu bidang perikanan dan peternakan. Kita siap meskipun tahun depan target kita naik,” sebutnya.
Dijelaskannya, pada 2019 mendatang, PAD di bidang perikanan sebesar Rp65 juta atau naik sekira Rp7 juta dari tahun ini sebesar Rp58 juta. Sedangkan di bidang peternakan mengalami kenaikan Rp11 miliar atau menjadi Rp75 miliar dari target Rp64 juta. “Semua potensi yang ada akan kita maksimalkan, agar target PAD bisa dicapai,” jelasnya. (ads/trz)
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CP) tahap II. Ada 193 kepala keluarga (KK) yang menerima bantuan beras dengan total 2.895 kilo gram itu.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Ashar Kulo, mengatakan bantuan yang disalurkan tersebut adalah sisa CPP pemerintah tahun ini. “2.895 kilo gram yang disalurkan ini adalah sisa cadangan pangan kita tahun ini. Setiap KK mendapatkan 15 kilo gram,” katanya.
KK yang menerima CPP itu adalah yang masuk kategori kurang mampu dan namanya tak masuk dalam daftar penerima bantuan beras sejahtera (rastra). Adapun nama-nama penerima bantuan itu adalah yang diusulkan pemerintah desa dan kelurahan. “Data yang kita terima dari desa dan kelurahan ini kita cocokkan dengan data penerima rastra di Dinas Sosial. Kalau sudah menerima rastra, maka tidak bisa lagi menerima beras cadangan. Kalau ada yang demikian maka akan kita eliminasi dan diganti dengan orang lain yang memenuhi criteria,” ungkapnya.
Disisi lain, ia berharap beras cadangan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang menerima bantuan tersebut. “Harapan kita, bantuan ini dapat memberi manfaat bagi mereka yang menerima terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan sehari-sehari,” harapnya. (ads/trz)
ZONA KOTAMOBAGU – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) mendapat kesempatan libur dan cuti bersama dalam rangka hari natal. Libur dan cuti bersama itu terhitung mulai 26, 27, 28 dan 31 Desember. Hal itu sesuai surat edaran Gubernur Sulut nomor 523/2018 tentang penetapan cuti bersama khusus hari raya natal di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam surat edaran itu, ada beberapa poin yang ditekankan, diantaranya soal pelayanan ke masyarakat yang harus dilakukan terutama oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berurusan dengan pelayanan publik.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta, mengingatkan semua PNS untuk dapat mematuhi ketentuan waktu libur dan cuti bersama. “Tidak boleh menambah waktu libur, apalagi dengan alasan yang tidak jelas,” kata Sahaya.
Ia menekankan, semua PNS maupun tenaga kontrak untuk mengikuti ketentuan libur dan cuti bersama sesuai surat edaran gubernur tersebut. “Kita harap ketentuan ini jadi perhatian bersama. Kehadiran pegawai tetap jadi focus kami. Ini itu merupakan salah satu bahan evaluasi nanti,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan SKPD yang membidangi pelayanan kesehatan seperti rumah sakit atau Puskesmas, petugas BPBD dan Dinas Perhubungan untuk tetap memberi pelayanan dengan pengaturan shift kerja. “Termasuk petugas pemadam kebakaran, keamanan dan ketertiban umum,” ujarnya.
Ditambahkannya, ada sanksi yang disiapkan bagi PNS maupun tenaga kontrak yang sengaja menambah waktu libur. “Tidak ada alas an menambah libur, kecuali sakit yang disertai surat keterangan dokter. Kalau ada libur lebih dulu atau menambah waktu libur, pasti ada sanksinya,” tambahnya. (ads/trz)
ZONA KOTAMOBAGU – Ratusan santri se-Kota Kotamobagu mengikuti wisuda santri yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot), Jumat (21/12), di Aula Kantor Wali Kota. Santri-santri yang mengikuti wisauda itu merupakan binaan dari guru mengaji di tiap Taman Pengajian Alquran (TPA) yang ada di desa dan kelurahan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos), Adin Mantali, mengatakan maksud dilaksanakan wisuda santri itu adalah untuk menanamkan rasa ingin tahu terhadap Alquran sebagai bekal dan motivasi pemahaman dasar beragama. “Ini juga bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka buta alquran,” katanya.
Ia mengungkapkan, wisuda santri sudah dilaksanakan sejak 2015 lalu. Tercatat, ada 2.913 anak-anak yang di wisuda yang berasa dari TPA di desa dan kelurahan. “Untuk wisuda kali ini ada 800 anak,” ungkapnya.
Wali Kota Tatong Bara, menyampaikan rasa bangganya kepada para santri. “Ini adalah capaian yang luar biasa. Hari ini adik-adik resmi di wisuda,” sebut Tatong, saat member sambutan pada kegiatan itu.
Tatong mengakui, peran 517 guru mengaji dalam mendidik anak-anak dalam mempelajari Alquran sangat penting. Oleh karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada semua guru mengaji yang telah ikhlas mengajarkan anak-anak tentang Alquran. “Masa depan daerah dan negara kita ada di pundak anak-anak ini. Maka dengan bekal agama, saya yakin mereka bisa menjadi anak-anak yang berguna dan berbakti untuk orang tua, agama, nusa dan bangsa,” ujar Tatong.
Pada kesempatan itu, Tatong juga berpesan agar para santri dan santriawan yang baru mengikuti wisuda untuk terus belajar, dan lebih mendalami ilmu agama. “Hari ini khatam iqra, insya allah dalam waktu dekat akan ikut wisuda alquran lagi,” ujar Tatong. (ads/trz)
Wali Tatong Bara saat memberi sambutan pada perayaan ibadah natal.
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara mengajak semua elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antar umat berada di Kota Kotamobagu. Hal ini disampaikannya saat memberi sambutan pada kegiatan perayaan ibadah natal bersama yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot), Polres Kotamobagu, Kodim 1303 Bolmong, Kejaksaan Negeri Kotamobagu serta Pengadilan Negeri Kotamobagu, kemarin.
Foto bersama Wali Kota Tatong Bara, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, dan para undangan.
Menurutnya, jalinan silaturahmi serta hubungan baik antar umat berada yang sudah lama terjalin denga baik harus terus dipertahankan, dijaga dan lebih ditingkatkan lagi. Selain itu, wali kota juga meminta masyarakat untuk selalu menciptakan suasana yang aman dan damai, terlebih katanya saat ini sudah menjelang Hari Natal. “Beri rasa aman kepada saudara-saudara kita yang akan merayakan natal. Kondusifitas wilayah harus kita jaga bersama,” imbau wali kota.
Wali Kota Tatong Bara (ketiga dari kiri) dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan (kanan) di sela kegiatan.
Kegiatan perayaan ibadah natal bersama itu dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan Anggota DPRD Kotamobagu, para pejabat sipil, TNI dan Polri serta pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Kotamobagu. (advertorial)
ZONA KOTAMOBAGU – SDN 2 Kotamobagu berhasil mendapat penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri tingkat nasional. Hal ini sesuai surat undangan nomor UN.13/P2SDM/LATMAS/SDM.2/12/2018 perihal penyerahan penghargaan adiwiyata nasional dan mandiri nasional tahun 2018, yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot). Dalam undangan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulut dan Kota Kotamobagu terundang dalam serta-terima penghargaan yang akan dilaksanakan Jumat (21/12), di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat.
“Undangan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK) sudah kami terima. Insya Hari Jumat (besok) penyerahannya oleh Menteri LHK dan Kehutanan, Siti Nurbaya,” kata Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Nasrun Gilalom.
Ia mengungkapkan, penghargaan adiwiyata diberikan kepada sekolah-sekolah yang dinilai berhasil mendidik siswa menjadi indvidu yang bertanggungjawab terhadap lingkungan hidup. “Penilaian adiwiyata didasarkan pada empat kriteria, yaitu kebijakan sekolah peduli dan berbudaya, pengembangan kurikulum berbasis lingkungan, pengembangan kegiatan berbasis partisipatif, serta pengelolaan dan pengembangan sarana pendukung sekolah,” ungkapnya.
SDN 2 Kotamobagu menjadi satu-satunya sekolah di Sulawesi Utara yang diundang menerima penghargaan dari KemenLHK dan Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) itu. (ads/trz)
Kadis Kominfo, Ahmad Yani Umar, turun ke jalan membagikan leaflet si KeMas ke masyarakat.
ZONA KOTAMOBAGU – Jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) membagikan leaflet Si KeMas (Sistem Informasi Keluhan Masyarakat) di beberapa titik keramaian di pusat kota, Rabu (19/12). Pembagian leaflet itu dilakukan sebagai sosialisasi aplikasi Si KeMas kepada masyarakat luas.
Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, mengatakan aplikasi Si KeMas sudah diluncurkan sejak beberapa waktu lalu, dan sudah banyak digunakan masyarakat. Namun untuk lebih mengenalkan kepada masyarakat soal aplikasi yang pernah meraih juara harapan II pada lomba inovasi layanan publik tingkat Provinsi Sulut itu, dilakukan pembagian leaflet agar lebih tersosialisasi. “Melalui pembagian leaflet ini kita harap masyarakat bisa mengetahui tata cara penggunaannya,” katanya.
Ia menerangkan, aplikasi Si KeMas bisa digunakan semua masyarakat. Cara cukup mudah, hanya dengan menginstal aplikasi tersebut pada smartphone. “Aplikasi ini selain menerima keluhan, juga menerima saran. Tujuannya adalah untuk mendorong interaksi antara pemerintah dan masyakat lewat pemanfaatan teknologi dan informasi,” terangnya.
Lanjutnya, keluhan yang bisa disampaikan masyarakat lewat aplikasi Si KeMas adalah berupa pelayanan publik, mulai dari perijinan, pendidikan, kesehatan, kependudukan dan ketertiban umum. Kemudian fasilitas umum, seperti prasarana jalan, jembatan, taman dan lapangan, penerangan jalan, pasar, terminal dan drainase. “Lewat aplikasi ini masyarakat juga bisa menyampaikan aduan masyarakat terkait kinerja dan disiplin ASN, termasuk juga soal sampah dan limbah yang ada di wilayah Kota Kotamobagu,” ujarnya. (ads/trz)
Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, menguji bantuan yang diberikan BI perwakilan Sulut.
ZONA KOTAMOBAGU – Tiga kelompok tani nenas mendapat bantuan dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut). Bantuan berupa mesin pengolahan nenas itu diserahkan Kepala BI Gunawan dan diterima Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Rabu (19/12), di Kelurahan Mongkonai Barat, Kecamatan Kotamobagu Barat.
Dalam sambutannya, Nayodo berpesan agar petani nenas yang menerima bantuan senilai Rp185 juta itu dapat memanfaatkannya dan menjaganya dengan baik serta digunakan sesuai peruntukkannya.
“Bantuan mesin yang diberikan ini harus digunakan dengan baik, sehingga tujuan dari pemberian bantuan yaitu untuk meningkatkan kualitas serta hasil hasil produksi nenas dapat terwujud,” kata Nayodo.
Nayodo mengungkapkan, nenas merupakan salah satu potensi unggulan yang dimiliki Kota Kotamobagu. Oleh karena itu, pengembangannya terus dilakukan dengan sasaran adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kota Kotamobagu cukup unik. Meski wilayah perkotaan tapi memiliki area perkebunan yang cukup luas. Nenas menjadi salah satu unggulan di bidang perkebunan. Area perkebunan nenas mencapai 136 hektare, dengan produksi rata-rata 10 ribu per hektar,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Nayodo juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada pihak BI yang telah memberikan bantuan tersebut. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu menyampaikan terima kasih. Dengan adanya bantuan ini kami berkeyakinan produksi nenas akan meningkat, begitu juga dengan kesejahteraan petani. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan tak hanya pada petani nenas saja, tapi juga kepada petani lainnya,” sebut Nayodo.
Kepala BI Perwakilan Sulut, Gunawan, mengatakan pemberian bantuan itu merupakan tindak lanjut dari kerja sama Pemkot Kotamobagu dengan BI Perwakilan Sulut tentang pengembangan potensi nenas di Kota Kotamobagu. “Kami melihat komoditas nenas sangat potensial. Lahannya luas, ukurannya besar dan rasanya manis. Ini yang menjadi alasan kami memberikan bantuan kepada petani di sini,” katanya.
Ia berharap, bantuan yang diberikan itu dapat bermanfaat bagi para petani, terutama dalam meningkatkan hasil produksi nenas. “Harapan kami, bantuan ini menjadi pemicu bagi Pemerintah Kota Kotamobagu untuk sama-sama bersinergi mengembangkan nenas di daerah ini,” harapnya. (ads/trz)