Beranda blog Halaman 533

Kotamobagu Masuk RPJMN Pengembangan Kota Agropolitan

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Kota Kotamobagu masuk lokasi prioritas kota sedang yang berfokus pada upaya pemerataan wilayah di Sulawesi. Fokus pengembangannya diarahkan sebagai kota agropolitan yang berfungsi sebagai pusat pertumbuhan wilayah provinsi yang mendukung pertumbuhan produksi pertanian wilayah di Sulawesi Utara.

Walikota Tatong Bara, mengatakan pengembangan Kota Kotamobagu sebagai kota agropolitan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). “Kita dapat undangan di Jakarta untuk membahas soal apa saja yang dibutuhkan terkait pengembangan ini. Untuk Kota Kotamobagu kita fokus ke infrastruktur, seperti jalan lingkar serta pemanfaatan jalan Mongkonai-Lalow (Kabupaten Bolmong) sebagai akses menuju pelabuhan dan bandara. Kita butuh konektivitas untuk kelancaran produksi,” katanya.

Walikota mengungkapkan, Kota Kotamobagu menjadi satu-satunya daerah di wilayah Sulawesi yang masuk RPJMN untuk pengembangan kawasan agropolitan. “Ada 4 daerah di Indonesia yang diundang, yaitu Kotamobagu, Tasikmalaya dan dua daerah lainnya. Kepala daerahnya harus hadir sebagai wujud keseriusan dan komitmen menyikapi hal ini. Ada banyak hal yang akan kita dorong, selain infrastruktur juga universitas dengan program study pertanian termasuk laboratoriumnya,” ungkapnya.

Masuknya Kota Kotamobagu sebagai lokasi pengembangan agropolitian di wilayah Sulawesi karena memiliki lahan pertanian yang cukup luas serta mayoritas penduduknya petani. “Salah satu indikator penetapan kota agropolitan yakni dilihat daerah pembangunan ekonomi Kotamobagu yang berbasis pertanian. Itu sudah kita laksanakan dengan mensinergikan berbagai potensi daerah lainnya,” kata Kepala Dinas Pertanian, Muljadi Suratinoyo. (ads/trz)

Walikota Ikut Workshop Penyusunan Master Plan dan Development Plan Pengambangan Kawasan Perkotaan

Walikota Tatong Bara bersama sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengikuti workshop penyusunan masterplan dan development plan serta aksi new urban agenda, yang diselenggarakan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Santika Premiere Bintaro, Kamis (1/11).

Menurut walikota, kegiatan tersebut bertujuan untuk mewujudkan optimaliasi pengembangan kawasan perkotaan sesuai Rencana Pembanbangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). “Kegiatan ini menghasilkan konsep pengembangan wilayah, serta rencana dan program pengembangan infrastruktur yang terpadu dan sinergis antar sektor, kawasan dan tingkat pemerintahan,” kata walikota.

Pada kegiatan itu, walikota juga mengusulkan pembangunan infrastruktur yang meliputi; jalan ring road, universitas dan pembangunan kantor walikota. “Setelah kegiatan ini, nantinya akan dilaksanakan FGD (Forum Group Discussion) di Kota Kotamobagu dengan melibatkan SKPD teknis,” ujar walikota.

Walikota juga menyamaikan terima kasih dan apresiasi ke pihak KemenPUPR yang telah memasukkan Kota Kotamobagu sebagai salah satu daru 4 kota se-Indonesia dalam penyusunan master plan dan development plan. “Ini ada kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat, sebab Kota Kotamobagu masuk dalam pengembangan kawasan perkotaan,” sebut walikota.

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Perkotaan, Ir Agusta Ersada Sinulingga ST, serta dihadiri Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Kota Besar dan Kota Baru, Badan Pengembangan Wilayah. (advertorial)

Walikota Undang Menko PMK Resmikan RSUD

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara mengundang Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, datang ke Kota Kotamobagu meresmikan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu. Undangan tersebut sudah disampaikan walikota secara lisan langsung ke Menko PMK usai galam dinner dalam rangka Pekan Kerja revolusi Mental di Manado, pekan lalu.

“Mba Puan (Menko PMK) belum pernah ke Kota Kotamobagu. Kita harap beliau hadir dan meresmikan rumah sakit. Beliau sudah setuju dan tinggal mengatur waktu kedatangannya,” kata Walikota Tatong Bara.

Walikota mengungkapkan, kedatangan Menko PMK sangat ditunggu. Ada beberapa hal penting yang berkaitan dengan pembangunan yang akan disampaikan saat menteri tersebut berada di Kota Kotamobagu. “Kita harap beliau datang untuk bisa merasakan kebatinan kita di sini. Ada banyak kebutuhan kita, seperti universitas bisa kita sampaikan secara langsung saat beliau ada di sini,” ujar walikota.

Bangunan RSUD yang akan diresmikan adalah tower A dan B yang belum lama ini rampung dikerjakan. Bangunan tersebut memiliki kapasitas 300 kamar dan untuk menunjang operasional rumah sakit yang dipersiapkan sebagai rujukan di wilayah Bolmong Raya dan daerah sekitar lainnya. (ads/trz)

Pembangunan Rusus PNS Terkendala Pembebasan Lahan

Imran Amon

ZONA KOTAMOBAGU – Rencana Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) membangun rumah khusus Pegawai Negeri Sipil (PNS), terpaksa masih tertunda. Pasalnya, anggaran pembebasan lahan tak memungkinkan untuk dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019.

Menurut Kepala Dinas PRKP, Imran Amon, lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan perumahan tersebut seluas satu hektare yang berlokasi di Desa Tabang, Kecamatan Kotamobagu Selatan. “Kita sudah cek, di sana (Desa Tabang) sudah ada lokasi yang memenuhi kriteria. Lahan itu milik tujuh orang dan harus dibebaskan agar pemerintah pusat mengucurkan anggaran pembangunannya,” katanya.

Lanjutnya, anggaran pembebasan lahan belum bisa dialokasikan dalam APBD karena terkendala efisiensi anggaran. “Kita harus memaklumi itu. Meskipun kementerian sudah siap membangun, tapi kita tidak bisa memaksakan untuk penyediaan lahannya. Belum bisa dipastikan pembangunan ini terealisasi kapan,” ujarnya.

Soal anggaran pembebasan lahan, ia mengaku belum bisa menentukannya sebab masih akan melalui penghitungan terlebih dahulu dari lembaga yang berkompeten dalam menaksir nilai harga lahan. “Untuk penentuan harga nanti akan ditentukan oleh lembaga yang independen,” tambahnya. (ads/trz)

Pemkot Terima Penghargaan dari Kemenkeu

Wakil walikota saat menerima piagam penghargaan dari Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulut.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menerima piagam penghargaan dari Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, atas raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2017. Penghargaan itu diserahkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Sulawesi Utara (Sulut), Muhdi, dan diterima Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, Rabu (31/10), di Aula Rumah Dinas Walikota.

“Saya atas nama ibu Menteri Keuangan mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kota Kotamobagu atas raihan opini WTP yang kelima kali secara berturut-turut. Ini prestasi yang luar biasa dan tidak mudah dicapai tanpa ada upaya, kerja keras dan kerja sama semua jajaran. Jika realisasi keuangan baik, maka LKPD juga baik. Sebaliknya, jika realisasi keuangan tidak baik, maka penyusunan dan pelaporan LKPD pasti tidak akan baik juga,” kata Muhdi.

Sementara itu, Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, mengungkapkan berbagai prestasi dan penghargaan yang didapat Pemkot khususnya di bidang pengelolaan keuangan, tak lepas dari bimbingan dan arahan Kanwil Ditjen Perbendahaan Sulawesi Utara serta KPPN Kotamobagu atas sinergitas selama ini. “Terima kasih juga kepada semua jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu atas upaya dan kerja keras sehingga berhasil dalam menyusun dan menyajikan LKPD dengan baik yang berbuah opini WTP,” sebutnya.

Mantan Ketua KPU Kotamobagu itu juga berharap, raihan penghargaan itu menjadi pemacu dan pemicu semangat dalam mempertahankan dan lebih meningkatkan lagi prestasi yang sudah didapat. “WTP bukan prestasi, tapi satu kewajaran yang harus dilaksanakan pemerintah dalam konteks pengelolaan keuangan. Ini harus kita pertahankan dan lebih ditingkatkan lagi kedepannya,” tambahnya. (ads/trz)

12 Pelamar CPNS Tenaga Teknis tak Ambil Kartu Ujian

ilustrasi

ZONA KOTAMOBAGU – Pengambilan kartu peserta ujian Computer Assistad Test (CAT) dimulai Rabu (31/10). Di hari pertama, ada jadwal pelamar tenaga tenkis untuk mengambil salah satu persyaratan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang pelaksanaannya dimulai Minggu (4/11) hingga Senin (5/11) mendatang.

“Pengambilan kartu ujian kita bagi per formasi. Hari pertama (kemarin) tenaga teknis, kemudian hari kedua (hari ini) tenaga kesehatan dan hari terakhir (besok) tenaga guru. Sengaja kita bagi jadwal per formasi untuk pengambilan kartu ujian ini agar tertib dan mereka (pelamar) tidak berdesakan di sini,” kata Kepala Bidang Pengadaan dan Pengembangan Potensi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Faisal Pobela.

Dari 90 pelamar tenaga teknis yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, hanya 78 diantaranya yang mengambil kartu ujian. Sedangkan 12 pelamar lainnya tidak datang mengambil kartu ujian di Kantor BKPP hingga pukul 16.00 Wita kemarin. “Kita beri kesempatan sampai hari jumat untuk pengambilan kartu ujian. Tapi kita harap, pelamar dapat memperhatikan waktu dan jadwal pengambilan kartu ujian ini,” ujarnya.

SKD untuk pelamar diinstansi Pemerintah Kota Kotamobagu dimulai 4 November mendatang di Gedung SMK Cokroaminoto. Tim seleksi pengadaan CPNSD membagi lima sesi untuk hari pertama dan tiga sesi di hari kedua. Waktu pelaksanaan SKD mulai pukul 08.00-09.30 Wita untuk sesi I, pukul 10.00-11.30 Wita sesi II, pukul 12.00-13.30 Wita sesi III, pukul 14.00-15.30 Wita sesi IV dan pukul 16.00-17.30 Wita sesi V. “Kita harap peserta datang satu jam sebelum ujian di mulai. Jangan sampai terlambat,” kata Sekretaris Timsel Pengadaan CPNS, Sahaya Mokoginta. (ads/trz)

Pemkot Terima Penghargaan dari Kemenkeu

Pemerintah Kota (Pemkot) menerima piagam penghargaan dari Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, atas raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2017. Penghargaan itu diserahkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Sulawesi Utara (Sulut), Muhdi, dan diterima Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, Rabu (31/10), di Aula Rumah Dinas Walikota.

Wakil Wali Kota menerima piagam penghargaan dari Kaknwil Ditjen Perbendaharaan Sulawesi Utara Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sulut.

“Saya atas nama ibu Menteri Keuangan mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kota Kotamobagu atas raihan opini WTP yang kelima kali secara berturut-turut. Ini prestasi yang luar biasa dan tidak mudah dicapai tanpa ada upaya, kerja keras dan kerja sama semua jajaran. Jika realisasi keuangan baik, maka LKPD juga baik. Sebaliknya, jika realisasi keuangan tidak baik, maka penyusunan dan pelaporan LKPD pasti tidak akan baik juga,” kata Muhdi.

Serah-terima piagam penghargaan dari Ditjen Perbendaharaan Sulut ke Wakil Wali Kota.

Sementara itu, Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, mengungkapkan berbagai prestasi dan penghargaan yang didapat Pemkot khususnya di bidang pengelolaan keuangan, tak lepas dari bimbingan dan arahan Kanwil Ditjen Perbendahaan Sulawesi Utara serta KPPN Kotamobagu atas sinergitas selama ini. “Terima kasih juga kepada semua jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu atas upaya dan kerja keras sehingga berhasil dalam menyusun dan menyajikan LKPD dengan baik yang berbuah opini WTP,” sebutnya.

Suasana acara penyerahan piagama penghargaan.

Mantan Ketua KPU Kotamobagu itu juga berharap, raihan penghargaan itu menjadi pemacu dan pemicu semangat dalam mempertahankan dan lebih meningkatkan lagi prestasi yang sudah didapat. “WTP bukan prestasi, tapi satu kewajaran yang harus dilaksanakan pemerintah dalam konteks pengelolaan keuangan. Ini harus kita pertahankan dan lebih ditingkatkan lagi kedepannya,” tambahnya. (advertorial)

On the Track Smart City, Pemkot Latih SDM Aparatur

ZONA KOTAMOBAGU – Kota Kotamobagu on the track smart city. Tahun 2021 ditargetkan ibukota calon Provinsi Bolmong Raya ini sudah menjadi kota cerdas. Untuk mewujudkan target besar itu, Pemerintah Kota (Pemkot) terus berbenah, termasuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur pemerintahan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Ahmad Yani Umar, mengatakan pihaknya saat ini sedang melatih para perangkat pemerintahan agar lebih maksimal dalam penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan sistem pemerintahan. “Kita sementara melatih SDM untuk pembuatan website, perumusan aplikasi sistem pelayanan administrasi pemerintahan dan sistem pelayanan publik yang terintegrasi dengan data center,” katanya.

Khusus di tingkat desa dan kelurahan, katanya kedepannya setiap desa dan kelurahan akan memiliki website masing-masing. Dalam website itu memuat data dan informasi yang berkaitan dengan desa dan kelurahan itu sendiri. “SDM di desa dan kelurahan juga akan dilatih. Ini penting agar kedepannya pelayanan pemerintahan hingga di tingkat desa dan kelurahan sudah menggunakan sistem informasi teknologi,” ujarnya.

Walikota Tatong Bara, mengungkapkan sistem pemerintahan berbasis informasi dan teknologi merupakan instruksi presiden. Semua daerah katanya dituntut untuk menjadikan pelayanan publik berbasis IT sebagai jargon daerah. “Pelayanan publik yang cepat, murah, mudah dan transparan mutlak untuk dilaksanakan. Oleh sebab itu teknologi menjadi paling utama. Kita maju sekarang ini karena sudah berisap sejak awal. Sekarang dunia sudah berkembang dan teknologi informasi sudah menjadi pioner saat ini. Kita sekarang sedang bersiap dan insya allah tahun 2021 Kotamobagu menjadi smart city,” ungkap walikota. (ads/trz)

 

Walikota Follouw Up Penambahan DAU

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Luas wilayah Kota Kotamobagu bertambah sekira 40 kilometer persegi (km2) atau menjadi 104 km2 dari sebelumnya 68,8 km2 . Hal itu sesuai  kesepakatan Pemerintah Kota (Pemkot) dengan Kabupaten Bolmong yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 68 Tahun 2017 tentang batas daerah Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolmong.

Walikota Tatong Bara, mengatakan penambahan luas wilayah itu akan ikut berpengaruh pada bertambahnya Dana Alokasi Umum (DAU). Oleh karena itu, ia mengaku dirinya akan terus mem-follow up ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) agar dalam penghitungan komponen DAU mengacu pada luas wilayah saat ini. “Sekarang luas wilayah kita sudah lebih dari 100 kilometer persegi. Ini harus dapat persetujuan dari Mendagri, agar bisa masuk ke Kementrian Keuangan untuk penghitungan nilai DAU kita,” kata walikota, kemarin.

Lanjutnya, perubahan luas wilayah Kota Kotamobagu sudah tidak ada masalah lagi. Hanya saja, masih ada beberapa hal yang harus disesuaikan kembali dengan Kabupaten Bolmong sebagai daerah yang berbatasan. “Setelah semuanya rampung, maka luas wilayah kita sudah masuk dalam penghitungan nilai DAU bersama jumlah penduduk dan nilai APBD. Insya allah Selasa (hari ini, red) atau Rabu (besok) saya akan mem-follow up lagi ke kementrian,” ujarnya. (ads/trz)

Besok Pengambilan Kartu, Tanggal 4 November Mulai ujian CPNS

Sahaya Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Pelaksanaan tes Computer Assissted Test (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Kotamobagu, dijadwalkan Tanggal 4 hingga 5 November mendatang. Hal ini sesuai pengumuman tim seleksi pengadaan CPNSD nomor 25/813/TIMSEL-SPNSD/X/2018 tentang ketentuan pelaksanaan CAT CPNS. Dalam pengumuman itu, disebutkan tempat pelaksanaan tes di Gedung SMK Cokroaminoto dan akan dimulai pukul 07.30 Wita.

“Teknis pelaksanaan ujian nantinya akan dibagi per sesi. Untuk pembagian sesi itu nanti akan diumumkan melalui website dan papan pengumuman BKPP,” kata Sekretaris Tim Seleksi Pengadaan CPNSD, Sahaya Mokoginta.

Dalam pelaksanaan ujian, semua peserta diminta untuk hadir satu jam sebelum ujian dimulai, dan membawa kartu peserta, KTP, menggunakan kemeja berwarna putih polos tanpa corak, celana panjang atau rok hitam polos dan sepatu hitam polos. “Kalau ada peserta yang hadir tidak sesuai dengan jadwal yang ditentukan, maka tidak bisa lagi mengikuti ujian di sesi berikutnya dan dinyatakan gugur,” ujarnya.

Ditambahkannya, sebelum mengikuti ujian, peserta terlebih dahulu harus mengambil kartu peserta ujian sesuai waktu dan jadwal yang sudah ditentukan, yakni Rabu (31/10) hingga Jumat (2/11). “Untuk pengambilan kartu ujian ini kita jadwalkan sesuai formasi. Tenaga teknis hari pertama (Rabu), kemudian hari kedua (Kamis) tenaga kesehatan, dan hari ketiga (Jumat) tenaga guru. Waktu pengambilan kartu mulai pukul delapan pagi sampai pukul empat sore. Kemudian khusus pelamar yang berasal dari luar daerah Sulawesi Utara, pengambilan kartu akan dilayani mulai hari ini (kemarin, red) sampai Hari Jumat. Saat mengambil kartu ujian, peserta harus membawa KTP, ijazah dan transkrip nilai. Kartu ujian tak bisa diberikan jika pelamar tidak membawa dokumen-domumen itu,” tambahnya. (ads/trz)