Beranda blog Halaman 536

Bahas Pembangunan di Kotamobagu, Walikota Temui Tiga Menteri

Walikota Tatong Bara bersama para menteri, gubernur, wakil gubernur dan Bupati Bolmong.

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara menemui tiga menteri dan menyampaikan berbagai hal tentang pembangunan sekaligus yang dibutuhkan pemerintah dan masyarakat Kota Kotamobagu. Tiga menteri yang ditemui usai kegiatan gala dinner dalam rangka Pekan Kerja revolusi Mental di Manado, Jumat (26/10), yakni Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (MenPAN-RB), Syafrudin.

Kepada Menko PMK, walikota meminta kesediannya untuk berkunjung ke Kota Kotamobagu sekaligus meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu. Sedangkan kepada Mendagri, walikota menyampaikan soal perubahan luas wilayah Kota Kotamobagu, dan tentang kebutuhan tenaga medis di RSUD kepada MenPAN-RB. “Saya juga menemui Kepala BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional) Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, Pak Triono Junuasmono, dan membicarakan banyak soal rencana pekerjaan jalan dan jembatan di Kelurahan Kotobangon, Mogolaing dan jalan lingkar,” kata walikota.

Pertemuan itu juga dihadiri Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow. (ads/trz)

Wawali Hadiri Pertemuan Berkala SMP Katolik se-Keuskupan Manado

Wakil Walikota Nayodo Koerniawan saat membuka kegiatan pertemua berkala ke-42 SMP Katolik se- Keuskupan Manado.

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, menghadiri kegiatan Pertemuan Berkala ke – 42 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Katolik se – Keuskupan Manado, yang dilaksanakan di Kota Kotamobagu, Sabtu (27/10).

Dalam sambutannya, wakil walikota yang juga merupakan salah satu lulusan SMP Theodorus Kotamobagu, mengungkapkan rasa rindunya terhadap masa – masa  saat dirinya bersekolah di SD dan SMP Katolik Kotamobagu. “Melalui kesempatan yang sangat berbahagia ini, dari hati yang paling dalam saya ingin mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada guru – guru saya, karena berkat bimbingan dari bapak ibu guru sehingga saya bisa seperti sekarang ini,” katanya.

Ia mengakui, dirinya hingga kini masih mengingat saat-saat dirinya masih bersekolah di SD dan SMP Katolik Kotamobagu pada sekitar tahun 70-an dan 80-an, dan mendapat banyak motivasi dan bimbingan para guru di sekolah. “Saya harap kedepannya akan lahir pemimpin – pemimpin besar yang berasal dari lulusan sekolah ini,” ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung SMP / SMA Katolik Theodorus – Kotamobagu tersebut,  dihadiri Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, Pastor Paroki Kristus Raja Kotamobagu Canisius Rumondor, MSC, Ketua Tim Penggerak PKK Kotamobagu Anki Taurina Mokoginta, para Kepala Sekolah dan Guru SMP Katolik, serta Siswa dan Siswi SMP Katolik se – Keuskupan Manado, yang berasal dari Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo, dan Provinsi Sulawesi Tengah. (ads/trz)

 

Dinas PRKP Maksimalkan Rusunawa jadi Sumber PAD

Imran Amon

ZONA KOTAMOBAGU – Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Gogagoman dan Pobundayan menjadi salah satu ladang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP). Tahun ini, PAD sebesar Rp560.000.000 ditargetkan dari sektor retribusi dua rusunawa itu.

Kepala Dinas PRKP, Imran Amon, mengatakan pihaknya terus memaksimalkan dua rusunawa itu untuk menggenjot PAD. “Dua rusunawa itu terus kita maksimalkan. Sekarang ini baru di Gogagoman yang banyak penghuninya. Untuk Pobundayan masih kurang, tapi kita optimis akan terisi semua apalagi tower A dan B rumah sakit sudah mulai difungsikan,” katanya.

Data didapat dari Bidang Penagihan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), realisasi retribusi rusunawa hingga 16 Oktober lalu, baru Rp196.825.000 atau 35,15 persen. Angka tersebut diyakini akan bertambah dan mencapai target yang diberikan. “Masih ada beberapa bulan lagi. Itu akan kita manfaatkan agar target bisa dicapai sampai akhir tahun,” ujarnya.

Retribusi rusunawa diambil dari setip penghuni yang tinggal, baik di Gogagoman maupun Pobundayan. Besaran retribusi kedua rusunawa itu berbeda, karena disesuaikan dengan fasilitas yang ada. “Di Pobundayan yang lebih besar retribusinya, karena di situ sudah ada fasilitas di dalam kamar. Penarikan retribusi ini sesuai Perda nomor 1 Tahun 2015,” terangnya.

Lanjutnya, rusunawa Gogagoman berkapasitas 68 kamar dengan besaran retribusi Rp400 ribu untuk lantai I, Rp350 ribu lantai II dan Rp300 ribu untuk lantai III. Sedangkan di Pobundayan terdapat 90 kamar, dengan retribusi masing-masing Rp600 ribu untuk lantai I, Rp550 ribu untuk lantai II dan Rp500 ribu untuk lantai III. “Retribusinya dibayar perbulan,” tambahnya. (ads/trz)

10 KRPL Topang Kebutuhan Pangan Rumah Tangga

Nurachim Mokoagow

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah menjadi lahan tanam tanaman pangan. Hal dimaksudkan untuk menjaga ketahanan pangan rumah tangga.

Kepala DKP, Nurachim Mokoagow, mengatakan saat ini sudah 10 Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang tersebar di sepuluh desa dan kelurahan. “Kedepan akan kita tambah lagi KRPL. Disitu ada pemanfaatan pekarangan sebagai lahan pertanian,” katanya.

Ia mengungkapkan, keterkaitan KRPL dengan ketahanan pangan adalah setiap pekarangan rumah memiliki hasil pertanian yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan begitu, masyarakat tak lagi harus mengeluarkan biaya untuk membeli kebutuhan pangan rumah tangga. “Kebutuhan pangan rumah tangga bisa diambil dari pekarangan rumah. Jadi ada kontribusinya terhadap ketahanan pangan. Kita juga memberikan bantuan natura dan dana untuk pengembangan KRPL,” ungkapnya.

Kepala Bidang Konsumsi Pemanfaatan Pekarangan, Lestari Nulisa Pudul, menjelaskan 10 KRPL tersebut mendapat bantuan dari APBD, APBD Provinsi dan APBN. “Bantuan dari APBD dan APBD Provinsi berupa bibit, pupuk dan polybag. Itu diberikan ke KRPL di Kelurahan Motoboi Kecil, Molinow, Mongkonai Barat, Tumubui dan Moyag. Kemudian untuk APBN ada kelompok yaitu di Mongkonai Induk, Sinindian, Bida dan Kotamobagu. Bantuannya dalam bentuk dana,” jelasnya. (ads/trz)

 

Diikuti 18 Tim se-BMR, Ini Pembagian Grup Walikota Cup III

Logo Walikota Cup III Tahun 2018

ZONA BOLA — Walikota Cup III Tahun 2018 segera bergulir. Turnamen sepak bola terakbar di Bumi Totabuan itu dipastikan berlangsung seru karena akan melibatkan pemain-pemain hebat dan berpengalaman yang memperkuat 18 tim peserta se-Bolmong Raya.

Beberapa tim ternama di seperti Persin Sinindian, Bintang Muda Matali, Diktra Prima Pobundayan, Aruman Jaya Motoboi Kecil serta Kota Utama Gogagoman, dipastikan ikut ambil bagian pada turnamen yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp100 juta itu. Selain tim-tim tersebut, ada juga Bhayangkara FC, Well FC, Garuda Putih Moyag serta tak ketinggalan AYMS Bakan yang berstatus sebagai juara bertahan akan ikut serta pada Walikota Cup III tahun ini.

Ketua Panitia Pelaksana, Erwin Damopolii, mengatakan pembukaan kegiatan direncanakan akan dilaksanakan Minggu (28/10), dan langsung dilanjutkan dengan pertandingan untuk Grup A antara juara bertahan AYMS Bakan vs Gema 45 Bolsel. “Rencananya tanggal 28 pembukaan. Kita harap kegiatan ini berjalan aman dan lancar sesuai yang kita harapkan bersama,”katanya. (trz)

 

Pembagian Grup Turnamen Walikota Cup III 2018 :

Grup A

1.AYMS Bakan

2.GEMA 45 Bolsel

3.BHAYANGKARA FC

 

Grup B

1.MAESA FC Tumubui

2.PERSIN Sinindian

3.GARUDA UTAMA FC Poyowa Kecil

 

Grup C

1.Lolak United FC

2.WELL FC

3.POBERS FC Poopo

 

Grup D

1.KOTA UTAMA FC Gogagoman

2.MALABO FC Sangtombolang

3.Garuda Putih FC Moyag

 

Grup E

1.Fajar Passi FC

2.Sunday Kotamobagu

3.Laduna FC Lolak

 

Grup F

1.Diktra Prima Pobundayan

2.Aruman Jaya Motoboi Kecil

3.BMM Matali

Wawali Buka Aksi Pengendalian OPT

Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, usai membuka aksi pengendalian OPT.

ZONA KOTAMOBAGU — Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, membuka kegiatan aksi pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tanaman kopi yang diikuti para petani kopi. Kegiatan tersebut dilaksanakan Kamis (25/10) di Desa Bilalang II.

Dalam sambutannya, Nayodo mengatakan kegiatan tersebut sangat baik karena akan berpengaruh pada peningkatan komoditas perkebunan yang berkelanjutan khususnya tanaman kopi di Kota Kotamobagu. “Kita bersyukur karena Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara memilih Kota Kotamobagu sebagai lokasi kegiatan ini. Atas nama pemerintah dan masyarakat tentu mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih,” kata Nayodo.

Dihadapan para petani kopi, Nayodo meminta agar apa yang didapat setelah mengikuti kegiatan itu dapat diterapkan dalam proses penanaman tanaman kopi. “Dari kegaiatan ini, petani bisa mengetahui bagaimana mengendalikan hama penggerek buah kopi, agar produksi dan mutu tanaman kopi di daerah ini bisa meningkat,” ujar Nayodo. (ads/trz)

Tahapan Penilaian Adipura Bertambah, Pemkot Susun Dokumen Jakstrada

Nasrun Gilalom

ZONA KOTAMOBAGU – Hasil penilaian adipura tahun ini belum diumumkan. Pasalnya, masih ada tahapan penilaian lagi yang akan dilakukan tim penilai adipura, yakni dokumen kebijakan dan strategi daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

“Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan pejabat di Kementrian Lingkungan Hidup, katanya ada perubahan regulasi penilaian dan ada ketambahan satu tahapan lagi. Kalau sebelumnya hanya P1, P2, verifikasi dan presentase kepala daerah, kali ini bertambah tahapannya yaitu dokumen kebijakan dan strategi daerah dalam pengelolaan sampah,” kata Asisten I, Nasrun Gilalom.

Ia menjelaskan, selama ini yang dilakukan pemerintah adalah menjaga kebersihan kantor dan wilayahnya sesuai titik pantau. Sedangkan sesuai regulasi yang baru saat ini, katanya bagaimana kemandirian tiap daerah dalam mengelolah sampah dengan melibatkan peran masyarakat. “Ini jadi PR kita bersama. Bagaimana mengurangi sampah, misalnya di kantor ini akan kita atur agar bagaimana tidak menggunakan air mineral kemasan dalam botol dan pelastik,” jelasnya.

Disisi lain, ia mengimbau semua elemen masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Abdul Talib, mengungkapkan satu tahapan yang baru ditambahkan tim penilai itu adalah dokumen Jakstrada atau Kebijakan dan Strategi Daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Dalam dokumen itu berisi perencanaan tentang penanganan dan pengurangan sampah selama lima tahun ke depan. “Semua daerah termasuk Kota Kotamobagu harus menyusun dokumen itu untuk kelengkapan penilaian,” ungkapnya.

Lanjutnya, dokumen tersebut sudah selesai disusun dan masih akan dikonsultasikan dengan Bagian Hukum. “Akhir bulan ini akan kita konsultasikan, setelah baru dipresentasekan oleh walikota di hadapan tim penilaian,” ujarnya. (ads/trz)

Mosphit Arena Hentak Kotamobagu, Ini Grup Band yang Akan Tampil

ZONA KOTAMOBAGU – Kabar gembira bagi para pencinta musik beraliran keras di Kota Kotamobagu. Minggu (28/10), akan digelar Mosphit Arena di Garage Cafe, Jalan Fajar Bulawan, Kotamobagu. Kegiatan tersebut diselenggarakan Undercity dan akan dimeriahkan oleh band-band indie underground dari luar daerah.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Wade Anggan, band-band lokal Bolmong Raya yang akan tampil pada kegiatan itu adalah; Aire, Stranger, Hello Kitty, Respect dan Earthqueck. Selain itu, ada juga band asal Manado seperti; Durhaka, Brigadir Distorsi dan Karikatur. “Selain band lokal Bolmong dan Manado, akan ada juga penampilan dari From Hell to Heaven, Marsins, Headshot dan 4 Senjata. Semua itu berasal dari Gorontalo,” katanya.

Ia mengungkapkan, gelaran kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda sekaligus aksi peduli bencana gempa dan tsunami di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. “Kegiatan ini akan dimulai pukul 19.00 Wita sampai dengan selesai. Ini gratis atau tidak dipungut biaya,” ungkapnya. (trz)

Jadwal Pengambilan Kartu Ujian Diubah, Ini Pengumumannya

ZONA KOTAMOBAGU – Jadwal pengambilan kartu peserta ujian CAT yang sebelumnya ditetapkan Kamis (25/10) hingga Jumat (26/10),ditunda. Penundaan ini sesuai pengumuman Tim Seleksi Pengadaan CPNSD nomor: 17/813/Timsel-CPNSD/X/2018 tentang perubahan pengambilan kartu peserta ujian Computer Assissted Test CPNS.

Dalam pengumuman yang ditandatangani Ketua Timsel Pengadaan CPNSD, Adnan Massinae, tidak disebutkan alasan perubahan serta jadwal pengambil kartu ujian, namun jadwalnya akan diumumkan kembali melalui website: http://bkpp.kotamobagukota.go.id dan papan pengumuman BKPP Kota Kotamobagu. (ads/trz)

Wawali Buka Perkemahan GMAHK

Wakil Walikota Nayodo Koerniawan saat membuka kegiatan perkemahan GMAHK.

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, membuka kegiatan perkemahan yang dilaksanakan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Bolaang Mongondow, Modoinding dan Gorontali, Rabu (24/10), yang dilaksanakan di Kantor Advent, Jalan Paloko-Kinalang, Kotamobagu.

Dalam sambutannya, Nayodo menyerukan semua elemen masyarakat untuk selalu menjaga hubungan antar umat beragama, serta terus memelihara ikatan tali persaudaraan sehingga dapat tercipta suasana kehidupan yang rukun, aman dan damai. “Hubungan baik antar umat beragama di Kota Kotamobagu harus tetap kita jaga bersama,” pinta Nayodo.

Selain itu, Nayodo juga meminta peran aktif serta dukungan dari semua elemen masyarakat dalam penyelenggaraan program pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Kotamobagu. “Mari kita saling mendukung untuk menyukseskan berbagai program dan kegiatan yang sedang dan akan dilakanakan pemerintah,” ujar Nayodo. (ads/trz)