Beranda blog Halaman 535

Pembangunan Rusus PNS Terkendala Pembebasan Lahan

Imran Amon

ZONA KOTAMOBAGU – Rencana Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) membangun rumah khusus Pegawai Negeri Sipil (PNS), terpaksa masih tertunda. Pasalnya, anggaran pembebasan lahan tak memungkinkan untuk dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019.

Menurut Kepala Dinas PRKP, Imran Amon, lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan perumahan tersebut seluas satu hektare yang berlokasi di Desa Tabang, Kecamatan Kotamobagu Selatan. “Kita sudah cek, di sana (Desa Tabang) sudah ada lokasi yang memenuhi kriteria. Lahan itu milik tujuh orang dan harus dibebaskan agar pemerintah pusat mengucurkan anggaran pembangunannya,” katanya.

Lanjutnya, anggaran pembebasan lahan belum bisa dialokasikan dalam APBD karena terkendala efisiensi anggaran. “Kita harus memaklumi itu. Meskipun kementerian sudah siap membangun, tapi kita tidak bisa memaksakan untuk penyediaan lahannya. Belum bisa dipastikan pembangunan ini terealisasi kapan,” ujarnya.

Soal anggaran pembebasan lahan, ia mengaku belum bisa menentukannya sebab masih akan melalui penghitungan terlebih dahulu dari lembaga yang berkompeten dalam menaksir nilai harga lahan. “Untuk penentuan harga nanti akan ditentukan oleh lembaga yang independen,” tambahnya. (ads/trz)

Pemkot Terima Penghargaan dari Kemenkeu

Wakil walikota saat menerima piagam penghargaan dari Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulut.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menerima piagam penghargaan dari Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, atas raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2017. Penghargaan itu diserahkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Sulawesi Utara (Sulut), Muhdi, dan diterima Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, Rabu (31/10), di Aula Rumah Dinas Walikota.

“Saya atas nama ibu Menteri Keuangan mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kota Kotamobagu atas raihan opini WTP yang kelima kali secara berturut-turut. Ini prestasi yang luar biasa dan tidak mudah dicapai tanpa ada upaya, kerja keras dan kerja sama semua jajaran. Jika realisasi keuangan baik, maka LKPD juga baik. Sebaliknya, jika realisasi keuangan tidak baik, maka penyusunan dan pelaporan LKPD pasti tidak akan baik juga,” kata Muhdi.

Sementara itu, Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, mengungkapkan berbagai prestasi dan penghargaan yang didapat Pemkot khususnya di bidang pengelolaan keuangan, tak lepas dari bimbingan dan arahan Kanwil Ditjen Perbendahaan Sulawesi Utara serta KPPN Kotamobagu atas sinergitas selama ini. “Terima kasih juga kepada semua jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu atas upaya dan kerja keras sehingga berhasil dalam menyusun dan menyajikan LKPD dengan baik yang berbuah opini WTP,” sebutnya.

Mantan Ketua KPU Kotamobagu itu juga berharap, raihan penghargaan itu menjadi pemacu dan pemicu semangat dalam mempertahankan dan lebih meningkatkan lagi prestasi yang sudah didapat. “WTP bukan prestasi, tapi satu kewajaran yang harus dilaksanakan pemerintah dalam konteks pengelolaan keuangan. Ini harus kita pertahankan dan lebih ditingkatkan lagi kedepannya,” tambahnya. (ads/trz)

12 Pelamar CPNS Tenaga Teknis tak Ambil Kartu Ujian

ilustrasi

ZONA KOTAMOBAGU – Pengambilan kartu peserta ujian Computer Assistad Test (CAT) dimulai Rabu (31/10). Di hari pertama, ada jadwal pelamar tenaga tenkis untuk mengambil salah satu persyaratan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang pelaksanaannya dimulai Minggu (4/11) hingga Senin (5/11) mendatang.

“Pengambilan kartu ujian kita bagi per formasi. Hari pertama (kemarin) tenaga teknis, kemudian hari kedua (hari ini) tenaga kesehatan dan hari terakhir (besok) tenaga guru. Sengaja kita bagi jadwal per formasi untuk pengambilan kartu ujian ini agar tertib dan mereka (pelamar) tidak berdesakan di sini,” kata Kepala Bidang Pengadaan dan Pengembangan Potensi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Faisal Pobela.

Dari 90 pelamar tenaga teknis yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, hanya 78 diantaranya yang mengambil kartu ujian. Sedangkan 12 pelamar lainnya tidak datang mengambil kartu ujian di Kantor BKPP hingga pukul 16.00 Wita kemarin. “Kita beri kesempatan sampai hari jumat untuk pengambilan kartu ujian. Tapi kita harap, pelamar dapat memperhatikan waktu dan jadwal pengambilan kartu ujian ini,” ujarnya.

SKD untuk pelamar diinstansi Pemerintah Kota Kotamobagu dimulai 4 November mendatang di Gedung SMK Cokroaminoto. Tim seleksi pengadaan CPNSD membagi lima sesi untuk hari pertama dan tiga sesi di hari kedua. Waktu pelaksanaan SKD mulai pukul 08.00-09.30 Wita untuk sesi I, pukul 10.00-11.30 Wita sesi II, pukul 12.00-13.30 Wita sesi III, pukul 14.00-15.30 Wita sesi IV dan pukul 16.00-17.30 Wita sesi V. “Kita harap peserta datang satu jam sebelum ujian di mulai. Jangan sampai terlambat,” kata Sekretaris Timsel Pengadaan CPNS, Sahaya Mokoginta. (ads/trz)

Pemkot Terima Penghargaan dari Kemenkeu

Pemerintah Kota (Pemkot) menerima piagam penghargaan dari Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, atas raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2017. Penghargaan itu diserahkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Sulawesi Utara (Sulut), Muhdi, dan diterima Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, Rabu (31/10), di Aula Rumah Dinas Walikota.

Wakil Wali Kota menerima piagam penghargaan dari Kaknwil Ditjen Perbendaharaan Sulawesi Utara Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sulut.

“Saya atas nama ibu Menteri Keuangan mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kota Kotamobagu atas raihan opini WTP yang kelima kali secara berturut-turut. Ini prestasi yang luar biasa dan tidak mudah dicapai tanpa ada upaya, kerja keras dan kerja sama semua jajaran. Jika realisasi keuangan baik, maka LKPD juga baik. Sebaliknya, jika realisasi keuangan tidak baik, maka penyusunan dan pelaporan LKPD pasti tidak akan baik juga,” kata Muhdi.

Serah-terima piagam penghargaan dari Ditjen Perbendaharaan Sulut ke Wakil Wali Kota.

Sementara itu, Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, mengungkapkan berbagai prestasi dan penghargaan yang didapat Pemkot khususnya di bidang pengelolaan keuangan, tak lepas dari bimbingan dan arahan Kanwil Ditjen Perbendahaan Sulawesi Utara serta KPPN Kotamobagu atas sinergitas selama ini. “Terima kasih juga kepada semua jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu atas upaya dan kerja keras sehingga berhasil dalam menyusun dan menyajikan LKPD dengan baik yang berbuah opini WTP,” sebutnya.

Suasana acara penyerahan piagama penghargaan.

Mantan Ketua KPU Kotamobagu itu juga berharap, raihan penghargaan itu menjadi pemacu dan pemicu semangat dalam mempertahankan dan lebih meningkatkan lagi prestasi yang sudah didapat. “WTP bukan prestasi, tapi satu kewajaran yang harus dilaksanakan pemerintah dalam konteks pengelolaan keuangan. Ini harus kita pertahankan dan lebih ditingkatkan lagi kedepannya,” tambahnya. (advertorial)

On the Track Smart City, Pemkot Latih SDM Aparatur

ZONA KOTAMOBAGU – Kota Kotamobagu on the track smart city. Tahun 2021 ditargetkan ibukota calon Provinsi Bolmong Raya ini sudah menjadi kota cerdas. Untuk mewujudkan target besar itu, Pemerintah Kota (Pemkot) terus berbenah, termasuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur pemerintahan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Ahmad Yani Umar, mengatakan pihaknya saat ini sedang melatih para perangkat pemerintahan agar lebih maksimal dalam penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan sistem pemerintahan. “Kita sementara melatih SDM untuk pembuatan website, perumusan aplikasi sistem pelayanan administrasi pemerintahan dan sistem pelayanan publik yang terintegrasi dengan data center,” katanya.

Khusus di tingkat desa dan kelurahan, katanya kedepannya setiap desa dan kelurahan akan memiliki website masing-masing. Dalam website itu memuat data dan informasi yang berkaitan dengan desa dan kelurahan itu sendiri. “SDM di desa dan kelurahan juga akan dilatih. Ini penting agar kedepannya pelayanan pemerintahan hingga di tingkat desa dan kelurahan sudah menggunakan sistem informasi teknologi,” ujarnya.

Walikota Tatong Bara, mengungkapkan sistem pemerintahan berbasis informasi dan teknologi merupakan instruksi presiden. Semua daerah katanya dituntut untuk menjadikan pelayanan publik berbasis IT sebagai jargon daerah. “Pelayanan publik yang cepat, murah, mudah dan transparan mutlak untuk dilaksanakan. Oleh sebab itu teknologi menjadi paling utama. Kita maju sekarang ini karena sudah berisap sejak awal. Sekarang dunia sudah berkembang dan teknologi informasi sudah menjadi pioner saat ini. Kita sekarang sedang bersiap dan insya allah tahun 2021 Kotamobagu menjadi smart city,” ungkap walikota. (ads/trz)

 

Walikota Follouw Up Penambahan DAU

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Luas wilayah Kota Kotamobagu bertambah sekira 40 kilometer persegi (km2) atau menjadi 104 km2 dari sebelumnya 68,8 km2 . Hal itu sesuai  kesepakatan Pemerintah Kota (Pemkot) dengan Kabupaten Bolmong yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 68 Tahun 2017 tentang batas daerah Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolmong.

Walikota Tatong Bara, mengatakan penambahan luas wilayah itu akan ikut berpengaruh pada bertambahnya Dana Alokasi Umum (DAU). Oleh karena itu, ia mengaku dirinya akan terus mem-follow up ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) agar dalam penghitungan komponen DAU mengacu pada luas wilayah saat ini. “Sekarang luas wilayah kita sudah lebih dari 100 kilometer persegi. Ini harus dapat persetujuan dari Mendagri, agar bisa masuk ke Kementrian Keuangan untuk penghitungan nilai DAU kita,” kata walikota, kemarin.

Lanjutnya, perubahan luas wilayah Kota Kotamobagu sudah tidak ada masalah lagi. Hanya saja, masih ada beberapa hal yang harus disesuaikan kembali dengan Kabupaten Bolmong sebagai daerah yang berbatasan. “Setelah semuanya rampung, maka luas wilayah kita sudah masuk dalam penghitungan nilai DAU bersama jumlah penduduk dan nilai APBD. Insya allah Selasa (hari ini, red) atau Rabu (besok) saya akan mem-follow up lagi ke kementrian,” ujarnya. (ads/trz)

Besok Pengambilan Kartu, Tanggal 4 November Mulai ujian CPNS

Sahaya Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Pelaksanaan tes Computer Assissted Test (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Kotamobagu, dijadwalkan Tanggal 4 hingga 5 November mendatang. Hal ini sesuai pengumuman tim seleksi pengadaan CPNSD nomor 25/813/TIMSEL-SPNSD/X/2018 tentang ketentuan pelaksanaan CAT CPNS. Dalam pengumuman itu, disebutkan tempat pelaksanaan tes di Gedung SMK Cokroaminoto dan akan dimulai pukul 07.30 Wita.

“Teknis pelaksanaan ujian nantinya akan dibagi per sesi. Untuk pembagian sesi itu nanti akan diumumkan melalui website dan papan pengumuman BKPP,” kata Sekretaris Tim Seleksi Pengadaan CPNSD, Sahaya Mokoginta.

Dalam pelaksanaan ujian, semua peserta diminta untuk hadir satu jam sebelum ujian dimulai, dan membawa kartu peserta, KTP, menggunakan kemeja berwarna putih polos tanpa corak, celana panjang atau rok hitam polos dan sepatu hitam polos. “Kalau ada peserta yang hadir tidak sesuai dengan jadwal yang ditentukan, maka tidak bisa lagi mengikuti ujian di sesi berikutnya dan dinyatakan gugur,” ujarnya.

Ditambahkannya, sebelum mengikuti ujian, peserta terlebih dahulu harus mengambil kartu peserta ujian sesuai waktu dan jadwal yang sudah ditentukan, yakni Rabu (31/10) hingga Jumat (2/11). “Untuk pengambilan kartu ujian ini kita jadwalkan sesuai formasi. Tenaga teknis hari pertama (Rabu), kemudian hari kedua (Kamis) tenaga kesehatan, dan hari ketiga (Jumat) tenaga guru. Waktu pengambilan kartu mulai pukul delapan pagi sampai pukul empat sore. Kemudian khusus pelamar yang berasal dari luar daerah Sulawesi Utara, pengambilan kartu akan dilayani mulai hari ini (kemarin, red) sampai Hari Jumat. Saat mengambil kartu ujian, peserta harus membawa KTP, ijazah dan transkrip nilai. Kartu ujian tak bisa diberikan jika pelamar tidak membawa dokumen-domumen itu,” tambahnya. (ads/trz)

Pemkot Peringati Hari Sumpah Pemuda-90

Suasana upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan Pemkot Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90. Upacara tersebut dilaksanakan di Lapangan Boki Hotinimbang, Senin (29/10). Walikota Tatong Bara pada upacara itu bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang dibacakan walikota, peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini harus dijadikan momentum bagi semua anak bangsa untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda Tahun 1928 yang telah mendeklarasikan sumpah pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia, sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. komitmen kebangsaan mereka harus kita teladani untuk membangun bangsa, satukan Indonesia,” kata walikota.

Hari Sumpah Pemuda ke – 90 tahun ini mengambil tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”. Tema itu diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan dan kebangsaan, berdasarkan pancasila dan Undang–undang Dasar Negara Republik Indonesia.

“Revolusi mental yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Ir Joko Widodo, amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju. Ciri pemuda maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya Saing. Oleh karena itu revolusi mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju,” ujar walikota.

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 90 yang dilaksanakan Pemkot itu dihadiri Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah dan jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS). (ads/trz)

120 Unit Komputer Siap Digunakan Ujian CAT CPNS

ilustrasi

ZONA KOTAMOBAGU – Ujian Computer Assissted Tes (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) siap digelar di Gedung SMK Cokroaminoto. Komputer dan fasilitas penunjang lainnya yang akan digunakan saat ujian nanti dipastikan telah siap digunakan.

“Komputer dan lainnya sudah siap, tinggal mana yang dirasa masih kurang itu yang akan dibenahi,” kata Sekretaris Timsel Pengadaan CPNSD, Sahaya Mokoginta.

Dijelaskannya, ada 120 unit komputer yang akan digunakan untuk tes nanti serta 80 unit komputer lainnya yang disiapkan sebagai cadangan. Selain pelamar CPNS Kota Kotamobagu, katanya pelamar asal Kabupaten Bolmong dan Boltim juga akan ujian di satu tempat yang sama, yakni Gedung SMK Cokroaminoto. “Untuk jadwal ujian nanti akan diberitahukan selanjutnya,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, meminta Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) untuk berkoordinasi dengan pihak RSUD dalam penyiapkan fasilitas kesehatan di lokasi ujian. Menurutnya, hal itu penting dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Harus ada satu mobil ambulance yang stand by bersama petugas kesehatan. Ini untuk mengantisipasi ada peserta yang sakit saat tes nanti,” ujar Nayodo, usai meninjau lokasi pelaksanaan ujian CAT, pekan lalu.

Disisi lain, Nayodo juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih ke pihak SMK Cokroaminoto yang telah bersedia membantu pemerintah dalam pelaksanaan ujian CAT CPNS tahun ini. “Atas nama Pemerintah Kota Kotamobagu memberi apresiasi kepada SMK Cokroaminoto yang sudah membantu pelaksanaan ujian CPNS ini,” sebut Nayodo. (ads/trz)

Walikota Cup III Tahun 2018 Dimulai

Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, membuka open turnamen Walikota Cup III Tahun 2018, Minggu (28/10). Pembukaan turnamen sepakbola terakbar di Bumi Totabuan itu ditandai dengan penendangan bola pertama oleh wakil walikota dan langsung dilanjutkan dengan pertandingan pembukaan antara AYMS Bakan vs Gema 45 Bolsel. Kegiatan itu dilaksanakan di Stadion Nunuk Matali dan diikuti 18 tim se-Bolmong Raya.

Turnamen  walikota cup merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot), dengan tujuan untuk pembinaan klub dan pemain sepakbola khususnya di Kota Kotamobagu, serta menjadi ajang hiburan bagi masyarakat. Hadiah yang disiapkan panitia pelaksanaan pada ajang tersebut berupa uang pembinaan total Rp100 juta dan trophy tetap dan tropphy bergilir Walikota Kota Kotamobagu.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan tim-tim peserta dapat selalu menunjukkan permainan yang fair play, agar penonton yang menonton pertandingan dapat terhibur. Kalah dan menang adalah soal biasa, tapi sportivitas adalah yang luar biasa,” sebut Nayodo, saat membuka kegiatan tersebut.

Pada pembukaan kegiatan itu, dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (SKPD), Sekretaris Daerah Adnan Massinae dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). (advertorial)