Beranda blog Halaman 539

Desa Didorong Manfaatkan Potensi Lewat BUMDes

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa (Pemdes) Moyag Tampoan memaksimalkan potensi pertanian di desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal itu dimaksudkan Hal ini disampaikan Sangadi, Halidun Tunggil.

Menurutnya, mayoritas masyarakat di desanya berporfesi sebagai petani. Oleh karena itu, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas yang akan dikembangkan lewat BUMDes. “Di Desa Moyag Tampoan ada petani jagung, padi, kelapa dan lainnya. Ini akan kita kembangkan dengan memberi kemudahan bagi petani untuk mendapatkan pupuk maupun alat-alat pertanian. Itu akan kita siapkan lewat BUMDes,” katanya.

Ia mengungkapkan, modal usaha pada BUMDes direncanakan sebesar Rp350 juta. Anggaran tersebut diperuntukkan pada pengadaan pupuk, alat-alat pertanian dan kebutuhan petani lainnya dan selanjutnya akan dijual kembali ke petani. “Jadi semua kebutuhan petani kita siapkan lewat BUMDes. Nanti petani membelinya dengan harga murah. Itu tentu akan memudahkan petani,” ungkapnya.

Selain sektor pertanian, Pemdes Moyag Tampoan juga mendorong pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) di desa. “Usaha kecil seperti kantor, bengkel motor dan lainnya juga akan kita akomodir. Nanti kita akan rapat dengan para pelaku usaha itu, kalau mereka mau nanti kita kembangkan bersama lewat BUMDes,” ujarnya.

Pada kegiatan Bursa Inovasi Desa, Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, mendorong semua pemerintah desa untuk memanfaatkan Dandes dengan baik dan sesuai peruntukkannya. Selain kegiatan pembangunan, pemberdayaan masyarakat lewat BUMDes juga harus dilaksanakan. “Banyak sarana dan prasarana yang dibutuhkan di desa. Itu juga penting. Tapi kegiatan lain yang harus menjadi prioritas adalah yang memberi dampak bagi pertumbuhan ekonomi desa,”ujar Nayodo. (ads/trz)

 

Pemkot Matangkan Persiapan Tes CPNS

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Hal-hal yang dibutuhkan seperti;  komputer, jaringan internet dan kebutuhan lain yang akan digunakan untuk tes CAT empat daerah di Bolmong Raya dipastikan siap digunakan.

“Intinya kita sudah siap. Komputer sudah tersedia, begitu juga dengan jaringan internet,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta.

Dijelaskannya, fasilitas komputer yang dipersiapkan sebanyak 200 unit. Selain itu, ada juga genset berkapasitas besar yang disiapkan untuk mengantisipasi pemadaman listrik. “Kita juga akan berkoordinasi dengan PLN agar tidak ada pemadaman listrik agar semua bisa berjalan lancar,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Bolmong, Boltim dan Bolmut rencananya akan menggelar tes CAT di Kota Kotamobagu. Untuk memastikan kesiapannya, katanya pihaknya akan berkoordinasi dengan intansi terkait di tiga daerah tersebut. “Kita akan rapat bersama mereka soal persiapan pelaksanaan tes. Hal-hal yang masih kurang akan kita selesaikan bersama-sama,” ungkapnya. (ads/trz)

Dinas Dukcapil ‘Diserbu’ Calon Pelamar CPNS

ZONA KOTAMOBAGU – Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dipadati pengunjung. Kondisi itu terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Pantauan koran ini, masyarakat atau pengunjung yang datang didominasi calon pelamar CPNS yang hendak melegalisir Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Rian Damopolii, warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, mengaku dirinya rela mengantri dan menunggu lama di Dinas Dukcapil untuk mendapatkan legalisir KTP dan KK. “Memang banyak yang mengurus. Harus menunggu dari pagi sampai sore. Tapi tidak apa-apa, ini bagian dari perjuangan mengikuti CPNS,” katanya.

Kepala Dinas Dukcapil, Virginia Olii, mengakui antusias masyarakat datang ke Dinas Dukcapil meningkat sejak pengumuman pendaftaran CPNS dibuka. Namun demikian, ia menyebut pihaknya siap melayani masyarakat terutama calon pelamar yang membutuhkan pelayanan. “Hampir semua yang datang untuk melegalisir KTP dan KK. Kita tetap stand by dan memberi pelayanan yang maksimal ke masyarakat,” katanya.

Ia mengungkapkan, legalisir KTP dan KK gratis. Sehingga itu ia meminta masyarakat agar tidak kuatir dengan ada pungutan. “Ini gratis. Cukup memperlihatkan KTP dan KK yang asli kemudian menyerahkan copiannya yang akan dilegalisir,” ungkapnya.

Selain pelayanan legalisir KTP dan KK, pelayanan perekaman KTP dan dokumen kependudukan lainnya juga tetap berjalan seperti biasanya. “Ini tidak mengganggu pelayanan yang lain. Yang ingin mengurus KTP, KK, akta kelahiran dan sebagainya tetap kita layani,” tambahnya. (ads/trz)

Tatong-Nayodo Ikut Prosesi Adat Podui’an dan Poponikan Kon Komalig

Walikota Tatong Bara dan Wakil Walikota Nayodo Koerniawan mengikuti prosesi podui’an atau penobatan pemangku adat tertinggi dan poponikan kon komalig atau menempati rumah jabatan, Rabu (3/10). Prosesi podui’an dilaksanakan di Lapangan Boki Hotinimbang yang diawali dengan bakid atau musyawarah oleh para camat, lurah, sangadi dan pemangku ada di 33 desa dan kelurahan, kemudian molumbat atau permohonan doa untuk membersihkan diri bagi calon pemangku adat tertinggi. Selanjutnya, ada pemasangan tapaluk atau pakaian adat kebesaran seorang pemimpin wanita, penyerahan tungkud atau tongkat sebagai simbol pemimpin adat yang diserahkan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, serta dodandian atau perjanjian antara pemimpin dan rakyat. Setelah prosesi adat podui’an itu, maka Walikota Tatong Bara resmi bergelar Kolano in Kotamobagu.

Selanjutnya, dilaksanakan juga proses adat poponikan kon komalig atau prosesi untuk menempati rumah jabatan. Pada proses ini, Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan diantar oleh para pemangku adat menuju rumah jabatan walikota dan wakil walikota dengan sejumlah prosesi adat mongondow.

Pelaksanaan prosesi adat podui’an dan poponikan kon komalig itu dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Kotamobagu, Sekretaris Daerah, pimpinan SKPD, tokoh agama, tokoh adat serta elemen masyarakat Kota Kotamobagu. (advertorial)

Pendaftaran CPNS Diperpanjang Sampai 15 Oktober

ZONA KOTAMOBAGU – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diperpanjang hingga Senin (15/10) mendatang. Hal itu sesuai surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor K26-30/V 141-2/99 yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

Dalam surat yang ditandatangani Kepala BKN, Bima Haria Wibisana, perpanjangan jadwal pendaftaran itu berdasarkan hasil rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) yang membahas perkembangan terkini di berbagai daerah yang berdampak pada jadwal pelaksanaan seleksi CPNS. Perpanjangan pendaftaran melalui sscn.bkn.go.id itu dilakukan secara otomatis, sehingga kementrian, lembaga dan pemerintah daerah tidak perlu melakukan setting ulang penutupan penerimaan karena sudah dilakukan secara terpusat oleh  Panselnas.

“Iya, ada perpanjangan pendaftaran sampai tanggal 15 Oktober pukul 23.59 WIB,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta. (ads/trz)

Dipercantik, Pengunjung Hutan Kota Meningkat

ZONA KOTAMOBAGU – Hutan Kota Bonawang menjadi salah satu objek wisata alam di Kota Kotamobagu. Pembenahan dan penataannya terus dilakukan agar lebih menarik minat wisatawan. Saat ini, Hutan Kota yang ada di Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat, itu sudah dipercantik dengan berbagai fasilitas yang didekorasi sedemikian rupa. Beberapa tempat sudah dihiasi payung kecil dan hiasan-hiasan lainnya. Semua itu disiapkan untuk memanjakan pengunjung yang datang ke tempat itu.

“Sebelum dibuat seperti ini, pengunjung tidak terlalu ramai. Tapi sekarang ini pengunjung lebih meningkat. Mereka datang bukan hanya sekadar melihat flora dan fauna di sini, tapi ikut berfoto-foto di tempat yang baru dibuat itu,” kata Ramanda Maleteng (40), penjaga Hutan Kota Bonawang.

Ia mengungkapkan, pengunjung yang datang tak hanya berasal dari Kota Kotamobagu saja, tapi banyak juga yang berasal dari luar daerah. “Berapa minggu lalu ada bule’ (Warga Negara Asing) dari Belgia yang datang melakukan penelitian,” ungkapnya.

Untuk pengembangan Hutan Kota Bonawang itu, Pemerintah Kota (Pemkot) sedang mengkaji penambahan luas wilayahnya. Lahan perkebunan warga di sekitar lokasi itu sudah ditwarkan pemilknya dan sedang dipertimbangkan untuk dijadikan area Hutan Kota.

“Hutan kota ini memang perlu ada perluasan. Mengingat fungsinya yang sangat penting dan menjadi paru-paru Kota Kotamobagu,” kata Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Subandi Paputungan.

Ditambahkannya, selain penambahan luas wilayah, sarana dan prasarana penunjng juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan. “Akses jalan, toilet dan fasilitas lain akan dibenahi. Kemudian kita juga akan menanam beberapa jenis pohon di situ,” tambahnya. (ads/trz)

Wakil Walikota Dorong Desa Berinovasi

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa yang ada di wilayah Kota Kotamobagu diharapkan dapat menciptakan berbagai Inovasi dalam rangka  untuk mensejahterakan masyarakat, yang ada di desa masing –  masing. Hal tersebut yang disampaikan Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, saat membuka kegiatan Bursa Inovasi Desa, Selasa (2/10).

“Kegiatan Bursa Inovasi Desa yang kita laksanakan pada pagi hari ini, merupakan program dari Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal Dan Transmigrasi Republik Indonesia, sebagai upaya untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di daerah perdesaan, melalui pemanfaatan Dana Desa, secara lebih berkualitas, efektif dan Inovatif, melalui strategi pengembangan kapasitas desa secara berkelanjutan, khususnya dalam bidang pengembangan ekonomi  lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia, pelayanan sosial dasar, serta Infrastruktur desa,” kata Nayodo.

Nayodo juga mengharapkan, agar Inovasi maupun kegiatan yang akan dilaksanakan di desa, dapat memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. “Bursa Inovasi Desa yang kita laksanakan ini, juga diharapkan akan mampu untuk lebih memicu munculnya inovasi–inovasi baru, sekaligus menjadi wadah pertukaran ide, gagasan dan pengetahuan, sehingga nantinya seluruh desa yang ada di wilayah Kota Kotamobagu akan lebih maju dan berkembang,” tambah Nayodo.

Kegiatan Bursa Inovasi Desa Tahun 2018 yang dilaksanakan di Aula Restaurant Lembah Bening itu dihadiri perwakilan dari Konsultan Pendamping Wilayah (KPW) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Provinsi Sulawesi Utara, para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat, Sangadi dan perangkat desa. (ads/trz)

127 Kelompok Tani Terima Alsintan

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus menggenjot produktifitas hasil pertanian. Berbagai program dan kegiatan dilakukan, termasuk menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. Alsintan yang diserahkan berupa 1 unit excavator mini, 6 unit tractor roda 4, 24 unit tractor roda 2, 5 unit cultivator, 10 unit pompa air, 76 unit handsprayer dan 15 unit mesin potong rumput.

Senin (1/10), Walikota Tatong Bara menyerahkan secara simbolis bantuan alsintan tersebut kepada kelompok tani penerima. “Harapan kita bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, agar tujuan pemerintah untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian dapat diwujudkan,” harap walikota.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian, Meiva Najoan, mengungkapkan semua alsintan tersebut disiapkan untuk para petani. Tujuannya adalah membantu petani dalam menggarap lahan pertanian, dengan sasaran peningkatan produktiftas hasil pertanian yang muaranya pada peningkatan ekonomi masyarakat. “Untuk excavator mini, tractor roda empat dan roda dua dan satu unit cultivator diberikan ke brigade alsintas Dinas Pertanian. Kemudian alsintan yang lainnya diberikan ke kelompok tani,” ungkapnya.

Ditambahkannya, ada 127 kelompok tani yang mendapatkan bantuan tersebut. Kelompok-kelompok tani itu terdiri dari kelompok tani sawah, jagung, holtikulura dan lainnya. “Setelah memberikan bantuan ini, kita akan awasi penggunaannya di lapangan. Kalau ada kelompok tani yang tidak memanfaatkan bantuan ini sesuai peruntukkannya atau ada yang sudah tidak aktif lagi, maka bisa saja bantuan yang diberikan ditarik kembali dan diserahkan ke kelompok yang lain,” tambahnya. (ads/trz)

Ini Agenda Prioritas 100 Hari Kerja TB-NK

 

ZONA KOTAMOBAGU – Tatong Bara didampingi Nayodo Koerniawan, menyampaikan visi misi walikota dan wakil walikota periode 2018-2023 melalui sidang paripurna DPRD, Senin (1/10). Visi walikota dan wakil walikota yang baru dilantik pekan lalu itu adalah; Kota Kotamobagu Sebagai Kota Jasa dan Perdagangan Berbasis Kebudayaan Lokal Menuju Masyarakat Sejahtera dan Berdaya Saing. Sedangkan misi yakni; meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat berbasis modal sosial melalui pemberdayaan masyarakat, meningkatkan daya saing daerah secara berkelanjutan dengan inovasi dan kreatifitas yang berbasis potensi ekonomi daerah dan berwawasan lingkungan, meningkatkan pelayanan publik yang berbasis kebutuhan masyarakat dengan pendekatan data riil yang didukung teknologi informasi dan tata kelola yang baik.

“Untuk mewujudkan visi misi, maka ditetapkan langkah strategis yang menjabarkan agenda prioritas selama 100 hari kerja,” kata Walikota Tatong Bara. (ads/trz)

Berikut Agenda Prioritas Selama 100 Hari Kerja TB-NK:

  1. Mengumpulkan dan memverifikasi data setiap perangkat daerah baik data pencapaian indikator kinerja maupun data kinerja capaian yang pernah dibuat disetiap SKPD sesuai dengan Permendagri 86 tahun 2017.
  2. Menghitung indikator capaian dari setiap data yang diperoleh dan monitoring kinerja aparatur dalam rangka memberikan pelayanan prima.
  3. Memetakan dan mendata aset Kota Kotamobagu.
  4. Membuat peraturan Walikota terkait indikator kinerja utama yang sesuai dengan Permendagri 86 dikombinasikan kinerja capaian dari visi misi Walikota dan Wakil Walikota.
  5. Mengakselerasi kerjasama investor baik investasi PMA (Penanaman Modal Asing) dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri).
  6. Mengakselerasi kerjasama dengan BPKP dan KPK.
  7. Memberikan ruang untuk pemuda melalui lomba-lomba terkait dengam budaya lokal yang inovatif dan kreatif.
  8. Mempermudah pengurusan ijin untuk usaha kecil menengah dan memberikan pelatihan dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan.
  9. Mendorong potensi kelurahan dan desa untuk penguatan kapasitas dalam rangka peningkatan kesejahteraan namun tetap tertib aturan dalam pengelolaan keuangan.

10. Meningkatkan demokrasi dengan membangun komunikasi antara pemerintah dan partai-partai politik dalam rangka memberikan pendidikan kepada masyarakat dan memberikan bantuan kepada partai politik dalam mengembangkan jati diri.

Bupati Mitra Ajak Kepala Daerah di Sulut Belajar Smart City di Kota Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap, mengunjungi Data Center Pemerintah Kota (Pemkot), Senin (1/10). Bupati yang baru pekan lalu dilantik pada periodenya yang kedua bersama Tatong Bara dan kepala daerah lainnya di Sulut itu, terkesan dan kagum dengan berbagai kemajuan yang dimiliki Kota Kotamobagu, termasuk data center dan infrastruktur penunjang smart city lainnya.

“Luar biasa. Kesan pertama saya buat apa harus ke Makasar dan Jakarta lagi. Teman-teman kepala daerah lain di Sulut tidak perlu jauh-jauh lagi, belajar di Kota Kotamobagu kalau urusan smart city. Pelayanan publik berbasis teknologi sudah baik dan maju,” sebut James.

Baca Juga: Bupati Mitra Puji Keberhasilan Tatong Bara

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Walikota Tatong Bara yang memberinya kesempatan berkunjung ke Data Center. “Saya ke sini bukan hanya sekadar hadir di paripurna, tapi saya mau belajar di sini. Kita di Minahasa Tenggara baru terintegrasi dengan provider-provider dan baru aktif semua. Sudah saatnya kita bergerak ke arah ini,” tambah James.

Sementara itu, Walikota Tatong Bara mengungkapkan sistem pemerintahan berbasis informasi dan tekonologi merupakan instruksi presiden. Katanya, semua dituntut untuk menjadikan pelayanan publik berbasis IT sebagai jargon daerah.

“Pelayanan publik yang cepat, murah, mudah dan transparan mutlak untuk dilaksanakan. Oleh sebab itu teknologi menjadi paling utama. Kita maju sekarang ini karena sudah berisap sejak awal. Sekarang dunia sudah berkembang dan teknologi informasi sudah menjadi pioner saat ini. Kita sekarang sedang bersiap menuju smart city. Insya allah Kota Kotamobagu tahun 2021 sudah menjadi smart city,” ungkap Tatong. (ads/trz)