Beranda blog Halaman 540

Lapangan Futsal Berbanderol 1 miliar Mulai Dibangun

ZONA KOTAMOBAGU – Proyek pembangunan lapangan futsal, dimulai. Sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) itu dibangun di area Gelora Ambang dengan anggaran Rp1 miliar yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Provinsi Sulut.

“Sekarang sementara pemasangan tiang bangunan. Mudah-mudahan pengerjaannya berjalan lancar, dan bisa selesai tepat waktu,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Tony Ponongoa.

Ia mengungkapkan, pembangunan lapangan futsal tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dibidang olahraga futsal. “Cabang olahraga lainnya sudah ada lapangan sendiri. Futsal yang belum. Sehingga itu kita bangun lapangan agar bisa menjadi wadah bagi para penggemar futsal untuk menyalurkan minat dan bakatnya,” ungkapnya.

Ia berharap, pembangunan lapangan futsal tersebut dapat memberi dampak positif terhadap peningkatan prestasi di bidang olahraga futsal. “Banyak potensi olahraga futsal di sini, dan itu perlu kita dorong dan kembangkan. Untuk pengembangannya tentu dibutuhkan sarana yang memadai. Insya allah dengan adanya lapangan ini, prestasi di bidang olahraga futsal meningkat,” harapnya.

BKK yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulut ke Pemkot Kotamobagu sebesar Rp16,5 miliar yang diperuntukkan pada sektor olahraga Rp1 miliar yang digunakan untuk pembangnan lapangan futsal. Sedangkan sisanya Rp15,5 miliar di sektor kesehatan dan diperuntukkan pada pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). (ads/trz)

Seleksi CPNS Ketat, Banyak Pelamar Dari Luar Daerah

ZONA KOTAMOBAGU – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bakal berlangsung ketat. Oleh karena itu, para putra-putri daerah diminta untuk menyiapkan diri dan terus berlajar agar bisa bersaing dengan pelamar dari daerah lain.

“Persaingan bukan hanya dengan sesama anak daerah, tapi juga dengan pelamar dari daerah lain. Ini tantangan bagi anak-anak kita. Kuncinya untuk meraih sukses hanya belajar, belajar dan belajar,” kata Sekretaris Daerah (Sekda), Adnan Massinae.

Ia mengungkapkan, hasil seleksi CPNS ditentukan oleh capaian masing-masing peserta, dan tidak ada yang bisa menjamin kelulusan seseorang. “Yang menentukan lulus atau tidak itu adalah hasil mereka sendiri. Kuncinya hanya belajar, karena persaingan semakin ketat,” ungkapnya.

Rekrutmen CPNS terbuka untuk semua warga negara Indonesia. Itu artinya, siapa saja yang memenuhi syarat bisa ikut seleksi. “Yang tidak diperbolehkan adalah warna negara asing. Siapapun dia dan dari mana dia berasal, bisa ikut seleksi,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta.

Pelamar CPNS yang sudah menyelesaikan pendaftaran via online sudah lebih dari 200 orang. Para pelamar itu tak hanya berasal dari Kota Kotamobagu saja, tapi ada juga yang dari luar daerah. “Ada juga yang dari luar daerah mendaftar di sini,” sebutnya. (ads/trz)

186 KK Akan Terima 2,8 BCP

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) segera menyalurkan 2,8 ton Beras Cadangan Pemerintah (BCP) kepada 186 kepala keluarga (KK) kurang mampu. Melalui instansi terkait, saat ini Pemkot sedang mengumpulkan data penerima dari tiap desa dan kelurahan.

“Yang akan disalurkan ini adalah tahap II. Untuk tahap I sudah selesai disalurkan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Nurachim Mokoagow.

Ia menjelaskan, penyaluran BCP tersebut untuk menjaga stabilitas harga pangan yang berpotensi melonjak di musim kemarau seperti saat ini. Namun demikian, ia mengaku harga pangan di pasaran masih terbilang stabil. “Kalau ada kenaikan lebih dari 10 persen harga normal, maka kita akan melakukan intervensi. Tapi untuk saat ini masih stabil, kalaupun ada kenaikan tidak melewati koefesien harga pangan,” jelasnya.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Ashar Kulo, mengungkapkan ada 1.000 KK yang tercatat sebagai penerima BCP. Dari jumlah itu, 814 diantaranya telah menerima BCP pada penyaluran tahap I beberapa waktu lalu. “Sisanya masih ada 186, itu akan menerima sisa beras cadangan yang ada. Kalau semua data penerima di desa dan kelurahan masuk, akan langsung kita salurkan. Sekarang ini baru ada 10 desa yang memasukkannya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pengumpulan data itu harus dipercepat agar sisa BCP yang ada bisa segera tersalurkan. “Kita harap pemerintah desa dan kelurahan bisa segera memasukkan datanya, karena itu menjadi acuan kita dalam penyaluran nanti,” tambahnya. (ads/trz)

Petugas Kesehatan Harus Ramah dan Santun

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Walikota Nayodo Koerniawan menginstruksikan semua petugas kesehatan khususnya yang bertugas di rumah sakit untuk selalu memberi pelayanan yang terbaik kepada pasien. Hal itu penting dilakukan agar pelayanan pemerintah khususnya di bidang kesehatan bisa maksimal.

“Pelayanan harus selalu maksimal. Kemudian selalu tersenyum saat melayani pasien, dan usahakan tidak ada pasien atau keluarga pasien yang mengeluh soal pelayanan,” kata Nayodo, saat berada di RSUD, akhir pekan lalu.

Ia mengungkapkan, setiap petugas kesehatan harus bersikap ramah dan santun terutama saat berada di depan pasien. Hal itu penting karena merupakan bagian dari kewajiban dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. “Melayani pasien bukan hanya sebatas memberi obat, tapi sikap juga harus dijaga. Semua pasien harus mendapat perlakuan sama sesuai standar dan prosedur,” ungkapnya.

Selain soal pelayanan, Nayodo juga mengingatkan agar kebersihan lingkungan sekitar rumah sakit harus diperhatikan. “Kebersihan ini menjadi tanggung jawab bersama. Jaga rumah sakit ini tetap bersih agar ada rasa nyaman bagi setiap pasien atau keluarga pasien yang datang ke sini,” tambahnya.

Disela kunjungannya ke rumah sakit itu, Nayodo yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Devie CH Lala, Dirut RSUD Wahdania Mantang, juga meninjau ketersediaan dan kesiapan alat kesehatan yang ada di tower A dan B. Hal itu dilakukan untuk memastikan setiap alkes siap dipakai untuk melayani pasien. (ads/trz)

Soal Pelayanan, Ini Pesan Wawali Kepada PNS

ZONA KOTAMOBAGU – Semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) diminta untuk terus meningkatkan disiplin dan kinerja, serta selalu memperhatikan tugas pokok dan fungsi sebagai abdi negara. Hal ini ditegaskan Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, saat memberi sambutan pada apel pagi ASN di Sekretariat Daerah (Setda), Kamis (4/10).

Menurutnya, sebagai pelayanan masyarakat, setiap ASN wajib untuk terus meningkatkan disiplin dan kinerjanya. “Teruslah bekerja dengan penuh disiplin, dan buktikan bahwa PNS di lingkungan Pemkot Kotamobagu memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas sehari-hari,” katanya.

Selain disiplin dan kinerja, Nayodo juga menekankan agar semua PNS terus memaksimalkan pelayanan ke masyarakat. “Berikan yang terbaik, kemudian layani masyarakat dengan tulus dan ikhlas,” imbaunya. (ads/trz)

SKPD Diminta Maksimalkan Potensi PAD

ZONA KOTAMOBAGU – Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk memaksimalkan semua potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini ditekankan Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan, saat rapat evaluasi potensi PAD Tahun 2019, di Aula Rumah Dinas Walikota, kemarin.

Menurut Nayodo, tiga bulan terakhir tahun anggaran 2018 ini harus dimanfaatkan tiap SKPD khususnya yang mengelola PAD untuk menginventarisir semua potensi untuk dimaksimalkan di tahun 2019. “PAD harus ditingkatkan. Caranya adalah memaksimalkan setiap potensi yang ada. Data semua potensi, agar targetnya bisa terukur,” kata Nayodo.

Selain itu, Nayodo juga meminta kerja sama lintas SKPD dalam rangka meningkatkan PAD di semua sektor. “Sinergitas antar SKPD itu penting. Kita harus saling mengisi, agar semua bisa dimaksimalkan,” ujarnya.

Beberapa SKPD mulai menggarap potensi PAD yang selama ini belum terkelola maksimal. Dinas Perhubungan (Dishub) misalnya. Area parkir rumah sakit mulai dikelolah dengan memasang portal parkir elektronik. Hal itu dimaksudkan untuk menggenjot PAD dari sektor perparkiran. Selain Dishub, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) juga sedang memaksimalkan potensi PAD dari dua Rusunawa yang ada di Kelurahan Pobundayan dan Gogagoman. Kehadiran dua Rusunawa itu diyakini akan mampu mengatrol PAD di Dinas PRKP.

Tahun ini, PAD ditargetkan sebesar Rp56,2 miliar. Target itu dibagi di 10 SKPD yang besarannya disesuaikan dengan potensi masing-masing. Ke-10 SKPD yang bertarget PAD adalah; Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), UPTD Rumah Sakit, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perindagkop dan UKM, Dinas Pertanian, Dinas PUPR, Dinas PRKP dan Dinas Satpol PP. (ads/trz)

Ini Jumlah Sementara Pelamar CPNS dan Formasi Yang Paling Diminati

ZONA KOTAMOBAGU – Calon pelamar yang berencana mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Kotamobagu, diminta untuk segera memasukkan berkas ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) setelah berhasil menyelesaikan pendaftaran secara online.

“Kalau sudah menyelesaikan pendaftaran langsung memasukkan fisik berkas ke BKPP, agar kia bisa memonitor jumlah calon pelamar yang akan ikut seleksi di sini,” kata Kepala BKPP, Sahaya Mokoginta.

Ia mengungkapkan, saat ini baru sedikit calon pelamar yang telah menyelesaikan proses pendaftaran via online menyerahkan fisik berkas ke BKPP. “Tiap hari ada yang datang menyerahkan berkas. Jadi jumlahnya tiap hari terus bertambah,” ungkapnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Faisal Pobela, menjelaskan hingga hari ke-sembilan pendaftaran CPNS dibuka, sudah ada 253 pelamar yang terdaftar di website BKN. Dari jumlah itu, katanya baru sebagian kecil yang memasukkan berkas ke BKPP. “Baru 78 berkas yang masuk. Kita tetap menunggu calon pelamar datang menyerahkan berkas, karena dari situ bisa dilihat keseriusannya,” jelasnya.

Lanjutnya, darijumlah pelamar yang telah mendaftar via online paling banyak mendaftar pada formasi tenaga kesehatan dan guru. Sedangkan tenaga teknis tercatat baru dua orang. “Jumlah pendaftar ini pasti akan bertambah lagi, karena pendaftaran masih diperpanjang sampai tanggal 15 Oktober,” ujarnya. (ads/trz)

 

Desa Didorong Manfaatkan Potensi Lewat BUMDes

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa (Pemdes) Moyag Tampoan memaksimalkan potensi pertanian di desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal itu dimaksudkan Hal ini disampaikan Sangadi, Halidun Tunggil.

Menurutnya, mayoritas masyarakat di desanya berporfesi sebagai petani. Oleh karena itu, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas yang akan dikembangkan lewat BUMDes. “Di Desa Moyag Tampoan ada petani jagung, padi, kelapa dan lainnya. Ini akan kita kembangkan dengan memberi kemudahan bagi petani untuk mendapatkan pupuk maupun alat-alat pertanian. Itu akan kita siapkan lewat BUMDes,” katanya.

Ia mengungkapkan, modal usaha pada BUMDes direncanakan sebesar Rp350 juta. Anggaran tersebut diperuntukkan pada pengadaan pupuk, alat-alat pertanian dan kebutuhan petani lainnya dan selanjutnya akan dijual kembali ke petani. “Jadi semua kebutuhan petani kita siapkan lewat BUMDes. Nanti petani membelinya dengan harga murah. Itu tentu akan memudahkan petani,” ungkapnya.

Selain sektor pertanian, Pemdes Moyag Tampoan juga mendorong pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) di desa. “Usaha kecil seperti kantor, bengkel motor dan lainnya juga akan kita akomodir. Nanti kita akan rapat dengan para pelaku usaha itu, kalau mereka mau nanti kita kembangkan bersama lewat BUMDes,” ujarnya.

Pada kegiatan Bursa Inovasi Desa, Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, mendorong semua pemerintah desa untuk memanfaatkan Dandes dengan baik dan sesuai peruntukkannya. Selain kegiatan pembangunan, pemberdayaan masyarakat lewat BUMDes juga harus dilaksanakan. “Banyak sarana dan prasarana yang dibutuhkan di desa. Itu juga penting. Tapi kegiatan lain yang harus menjadi prioritas adalah yang memberi dampak bagi pertumbuhan ekonomi desa,”ujar Nayodo. (ads/trz)

 

Pemkot Matangkan Persiapan Tes CPNS

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Hal-hal yang dibutuhkan seperti;  komputer, jaringan internet dan kebutuhan lain yang akan digunakan untuk tes CAT empat daerah di Bolmong Raya dipastikan siap digunakan.

“Intinya kita sudah siap. Komputer sudah tersedia, begitu juga dengan jaringan internet,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta.

Dijelaskannya, fasilitas komputer yang dipersiapkan sebanyak 200 unit. Selain itu, ada juga genset berkapasitas besar yang disiapkan untuk mengantisipasi pemadaman listrik. “Kita juga akan berkoordinasi dengan PLN agar tidak ada pemadaman listrik agar semua bisa berjalan lancar,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Bolmong, Boltim dan Bolmut rencananya akan menggelar tes CAT di Kota Kotamobagu. Untuk memastikan kesiapannya, katanya pihaknya akan berkoordinasi dengan intansi terkait di tiga daerah tersebut. “Kita akan rapat bersama mereka soal persiapan pelaksanaan tes. Hal-hal yang masih kurang akan kita selesaikan bersama-sama,” ungkapnya. (ads/trz)

Dinas Dukcapil ‘Diserbu’ Calon Pelamar CPNS

ZONA KOTAMOBAGU – Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dipadati pengunjung. Kondisi itu terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Pantauan koran ini, masyarakat atau pengunjung yang datang didominasi calon pelamar CPNS yang hendak melegalisir Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Rian Damopolii, warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, mengaku dirinya rela mengantri dan menunggu lama di Dinas Dukcapil untuk mendapatkan legalisir KTP dan KK. “Memang banyak yang mengurus. Harus menunggu dari pagi sampai sore. Tapi tidak apa-apa, ini bagian dari perjuangan mengikuti CPNS,” katanya.

Kepala Dinas Dukcapil, Virginia Olii, mengakui antusias masyarakat datang ke Dinas Dukcapil meningkat sejak pengumuman pendaftaran CPNS dibuka. Namun demikian, ia menyebut pihaknya siap melayani masyarakat terutama calon pelamar yang membutuhkan pelayanan. “Hampir semua yang datang untuk melegalisir KTP dan KK. Kita tetap stand by dan memberi pelayanan yang maksimal ke masyarakat,” katanya.

Ia mengungkapkan, legalisir KTP dan KK gratis. Sehingga itu ia meminta masyarakat agar tidak kuatir dengan ada pungutan. “Ini gratis. Cukup memperlihatkan KTP dan KK yang asli kemudian menyerahkan copiannya yang akan dilegalisir,” ungkapnya.

Selain pelayanan legalisir KTP dan KK, pelayanan perekaman KTP dan dokumen kependudukan lainnya juga tetap berjalan seperti biasanya. “Ini tidak mengganggu pelayanan yang lain. Yang ingin mengurus KTP, KK, akta kelahiran dan sebagainya tetap kita layani,” tambahnya. (ads/trz)