Beranda blog Halaman 542

Desa Bilalang I Miliki Tiga Potensi Wisata Alam

Agung Adati

ZONA KOTAMOBAGU – Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara, memiliki beragama objek wisata alam yang menjanjikan. Data di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), ada tiga objek wisata di desa tersebut yakni; Air Panas Malelang, Kawasan Batu Putih Malelang dan Air Batu Putih. Ketiga objek wisata tersebut sudah didata dan masuk dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (Ripparda).

Sekretaris Desa (Sekdes) Bilalang I, Hartono Mamonto, mengatakan pengembangan semua objek wisata itu sudah masuk perencanaan, namun akan dilaksanakan secara bertahap. “Yang pertama akan dikembangkan adalah wisata batu putih. Sudah beberapa kali Dinas Pariwisata datang ke situ,” katanya.

Ia mengakui, lokasi wisata kawasan batu putih hanya berjarak sekira 1,5 kilo meter dari pemukiman warga. Setiap pengunjung katanya bisa ke tempat itu dengan menggunakan kendaraan roda dua. “Kita minta dukungan dari pemerintah daerah untuk mengembangkannya, karena itu butuh anggaran yang cukup besar terutama untuk pembukaan akses jalan masuk,” ujarnya.

Kepala Dinas Disparbud, Agung Adati, mengungkapkan pihaknya sudah menginventarisir sseua potensi wisata baik alam, buatan, budaya dan religi yang ada di semua desa dan kelurahan. “Semua sudah kita data, termasuk yang ada di Desa Bilalang I. Itu juga masuk dalam rencana pengembangan,” ungkap Agung.

Disisi lain, mantan Kepala Dinas Kominfo itu mendorong pemerintah desa untuk mengembangkan potensi pariwisata yang ada di wilayah masing-masing dengan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) ataupun Dana Desa (Dandes). “Kalau potensi wisata yang ada di tiap desa dikembangkan, maka itu bisa menjadi salah satu sumber pendapatan desa,” tambahnya. (ads/trz)

 

Dinas PRKP Rencana Pasang Lampu di taman Kota Pobundayan

Imran Amon
Imran Amon

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) berecana memasang lampu di taman kota yang ada di Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan. Hal ini diutarakan Kepala Dinas PRKP, Imran Amon.

Menurutnya, anggaran pemasangan lampu tersebut cukup besar dan tak memungkinkan teralokasi pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. “Kita menyesuaikan juga dengan kemampuan keuangan daerah. Karena ada efisiensi sehingga nanti diusulkan untuk anggaran tahun depan,” katanya.

Ia mengakui, pihaknya terus melakukan perawatan di sejumlah taman kota, termasuk yang ada di Kelurahan Pobundayan. Perawatan yang dilakukan berupa penanaman bunga dan tanaman lain serta rutin melakukan pembersihan. “Anggaran perawatan taman dan juga pemasangan lampu kita usulkan di APBD Perubahan. Tapi kalau tidak terakomodir kita prioritaskan tahun depan,” ujarnya.

Taman Kota Pobundayan sering kali disalahmanfaatkan terutama oleh anak-anak remaja. Beberapa kali, petugas kepolisian dan pemerintah kelurahan setempat mendapati ada sekelompok anak remaja yang melakukan aktivitas terlarang di tempat tersebut. “Taman itu perlu dipasangi lampu, karena kalau malam hari sangat gelap gulita. Kondisi itu bisa dimanfaatkan sekelompok orang untuk melakukan hal-hal negatif,” kata Reza Ramadhan, pemuda Kelurahan Pobundayan. (ads/trz)

Dinas Kominfo Siapkan Wifi Gratis untuk Pelamar CPNS

Ahmad Yani Umar

ZONA KOTAMOBAGU – Kabar gembira bagi masyarakat khususnya yang berencana mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tersedia wifi yang bisa digunakan secara gratis oleh calon pelamar menginput data dalam proses pendaftaran.

“Kita siapkan wifi agar para calon pelamar bisa terbantukan saat mengkases internet. Ini gratis,” kata Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar.

Ia menjelaskan, wifi tersebut di pasang di Kantor Dinas Kominfo dan aktif selama 24 jam. “Kapasitasnya 20 Mbps. Ini bisa diakses hingga jarak 100 meter,” jelasnya.

Bagi pelamar CPNS yang ingin menggunakan wifi tersebut, cukup mengakses Free Hotspot Diskominfo dengan Password; diskominfo_2018. “Kita harap wifi yang kita pasang ini dapat digunakan dengan baik dan bisa membantu calon pelamar pada proses pendaftaran lewat online,” tambahnya. (ads/trz)

Kecamatan Kotamobagu Barat Penyumbang PBB Terbesar

Hamka Daun

ZONA KOTAMOBAGU – Kecamatan Kotamobagu Barat menjadi wilayah dengan potensi Pajak Bumi Bangunan (PBB) terbesar di Kota Kotamobagu. Meski hanya terdiri dari enam kelurahan, namun wilayah yang menjadi pusat perdagangan itu memiliki jumlah penduduk terbanyak. Melihat potensi itu, Pemerintah Kota (Pemkot), menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB dari wilayah itu sebesar Rp1,2 miliar.

“Kecamatan Kotamobagu Barat yang paling besar, targetnya 1,2 miliar. Kemudian Kecamatan Kotamobagu Timur 775 juta, Kecamatan Kotamobagu Selatan 593 juta, dan terakhir Kecamatan Kotamobagu Utara 251 juta,” kata Kepala Bidang Penagihan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Hamkah Daun.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan target PBB tahun ini sebesar Rp2,8 miliar. Angka tersebut diyakini bisa dimaksimalkan hingga akhir tahun anggaran. “Penagihan di lapangan terus dimaksimalkan. Kita harap juga ada kerja sama dari para camat dan sangadi-lurah untuk memaksimalkan perangkat desa dan kelurahan dalam melakukan penagihan di lapangan,” jelasnya.

Diungkapkannya, saat ini realisasi PBB baru berada pada angka 46 persen atau. Namun ia optimis realisasinya akan maksimalkan dalam beberapa bulan ke depan. “Biasanya akan naik signifikan di bulan November dan Desember. Tapi kita harap agar penagihan tetap terus dimaksimalkan tanpa harus menunggu akhir tahun,” ungkapnya. (ads/trz))

Wujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis IT, TB-NK Fokus Tingkatkan SDM Aparat Pemerintah

Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan disela acara pelantikan sebagai walikota dan wakil walikota periode 2018-2023.

ZONA KOTAMOBAGU – Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan telah dilantik sebagai walikota dan wakil walikota periode 2018-2023, Selasa (25/9). Selanjutnya, pasangan walikota dan wakil walikota yang akrab dengan sebutan TB-NK itu akan langsung bekerja dan melaksanakan berbagai tugas dan tanggung jawab sebagai nahkoda Kota Kotamobagu.

Menurut walikota, ada berbagai program dan kegiatan yang sudah disiapkan dalam rangka menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan. Salah satu yang akan segera dilaksanakan adalah, mengambil langkah cepat dalam ralam rangka mewujudkan visi misi sesuai target dan waktu yang direncanakan.

“Ini adalah masa transisi. Ada masa estafet pemerintahan dan sudah diperhadapkan dengan APBD 2019. Pertama yang akan kita laksanakan adalah bagaimana merumuskan RPJM. Sejak jauh hari setelah dinyatakan menang, kita sudah membuat kisi-kisi visi misi yang dijabarkan dalam RPJM itu,” kata walikota, saat diwawancarai usai pelantikan, kemarin.

Lanjut walikota, selain itu ada hal yang paling mendesak dan akan segera dilaksanakan, yakni penguatan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) perangkat pemerintahan. Hal itu katanya menjadi sebuah keharusan yang harus dilaksanakan demi mencapai sistem pemerintahan yang baik dan sesuai yang diharapkan bersama. “Ada format baru yang diinginkan pemerintah pusat, yaitu pemerintahan yang berbasis IT serta sistem pelayanan publik yang cepat dan transparan. “Kedepan digitalisasi sudah menjadi mutlak. Oleh sebab itu, peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas dalam rangka penyesuaian dan pencapaian keinginan pemerintah pusat. Semua jajaran pemerintahan sampai ke tingkat desa dan kelurahan harus menguasai IT,” ungkap walikota.

Sementara itu, Wakil Walikota Nayodo Koerniawan, menuturkan setelah pelantikan ia bersama Walikota Tatong Bara akan langsung bekerja dan bersama jajaran pemerintahannya dengan cepat merumuskan apa yang harus dilakukan untuk mewujudkan visi misi. “Diharapkan juga ada dukungan dari semua elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan program pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan,” tutur Nayodo.

Pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan bersama para kepala daerah lainnya yang dilantik, diminta untuk segera bekerja dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagaimana mestinya.  “Selamat kepada bapak ibu yang dilantik. Semoga apa yang menjadi harapan kita semua bisa segera terwujud. Saya yakin bapak dan ibu sekalian mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan baik. Selamat bekerja,” kata Gubernur Olly Dondokambey, dalam sambutannya. (ads/trz)

Data Kependudukan Diblokir Jika tak Rekam e-KTP Hingga 31 Desember

Virginia Olii
Virginia Olii

ZONA KOTAMOBAGU – 5.068 wajib KTP di Kota Kotamobagu hingga kini belum juga melakukan perekaman KTP. Sebagai konsekuensinya, data kependudukan mereka terancam diblokir jika hingga 31 Desember belum juga mengantongi atau merekam KTP.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatatan Sipil (Dukcapil), Virginia Olii, mengatakan pemblokiran data kependudukan merupakan penegasan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) yang siap ditindaklanjuti. “Masih ada kesempatan bagi yang belum merekam. Setiap hari di kantor ada pelayanan,” katanya.

Ia mengungkapkan, data kependudukan yang akan diblokir adalah warga yang berusia 23 tahun ke atas. Hal itu dilakukan agar ada kesadaran dari warga soal pentingnya KTP tersebut. “Fokusnya umur 23 tahun ke atas jika sampai 31 Desember belum merekam. Untuk usia 17 tahun ini masih pemula jadi masih ada dispensasi, tapi alangkah baiknya sudah merekam meski baru genap usia 17 tahun,” ungkapnya.

Ditambahkannya, setiap hari pihaknya siap melayani perekaman e-KTP. Demikian juga dengan blanko yang hingga saat ini selalu tersedia. “Kendalanya hanya pada kesadaran warga saja. Kita sudah melakukan berbagai upaya, termasuk turun ke desa dan kelurahan. Tapi ketika kita turun, mereka yang belum ada KTP tidak berada di tempat,” tambahnya. (ads/trz)

Dilantik Gubernur, TB-NK Nahkodai Kota Kotamobagu

Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan (TB-NK) dilantik sebagai walikota dan wakil walikota periode 2018-2023. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (25/9), oleh Gubernur Olly Dondokambey.

Prosesi pelantikan TB-NK bersama kepala daerah lain di Sulut.

Setelah pelantikan itu, Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan bersama para kepala daerah lainnya yang dilantik, diminta untuk langsung bekerja dan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta bisa melakukan konsolidasi baik diinternal pemerintahan maupun secara berjenjang dengan pemerintah di atasnya, sehingga bisa tercipta sinergitas kerja dengan segenap stakeholder.

Walikota Tatong Bara (putih) foto bersama Forkopimda usai pelantikan.

“Selamat bekerja. Saya yakin bapak dan ibu sekalian mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan baik,” kata Gubernur Olly Dondokambey, dalam sambutannya disela pelantikan.

Sementara itu, Tatong Bara mengaku ia bersama Nayodo Koerniawan akan langsung bekerja setelah dilantik sebagai walikota dan wakil walikota periode 2018-2023. Selain iu, Tatong juga mengharapkan dukungan dari semua elemen masyarakat untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan program pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan.

Foto Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan disela acara pelantikan.

“Setelah pelantikan ini, kita langsug fokus pada pelaksanaan program dan kegiatan yang akan dirumuskan dalam RPJM,” kata Tatong.

Pelantikan Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan sebagai walikota dan wakil walikota disaksikan ribuan undangan termasuk para pejabat di lingkungan Pemkot Kotamobagu serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (advertorial)

5 Tahun, Nilai Investasi Capai 3,6 triliun

Noval Manoppo

ZONA KOTAMOBAGU – Gairah investasi di Kota Kotamobagu meningkat dari tahun ke tahun. Data diperoleh dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), ada 2.309 investor yang datang menanamkan modal dengan total nilai investasi sebesar Rp3,6 triliun dalam lima tahun terakhir.

Kepala DPMPTSP, Noval Manoppo, mengatakan tingginya gairah investasi sangat memberi dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. “Grafiknya terus meningkat dari tahun ke tahun. Khusus tahun ini (Januari sampai Agustus), nilai investasi yang masuk sudah mencapai 493 miliar lebih. Ini masik memungkinkan bertambah empat bulan terakhir tahun ini,” katanya.

Ia mengungkapkan, investasi di sektor jasa dan perdagangan paling mendominasi. Hal itu katanya sejalan dengan target Pemerintah Kota (Pemkot) menjadikan Kota Kotamobagu sebagai kota model jasa di kawasan Bolmong Raya. “Target kita dalam lima tahun (2013-2018) adalah 36 triliun, tapi sekarang ini sudah 3,6 triliun dan memungkinkan akan bertambah lagi sampai Bulan Desember,” ungkapnya.

Ia mengakui, Pemkot membuka diri bagi setiap investor yang ingin berinvestasi di Kota Kotamobagu. Namun demikian, ia meminta setiap investor wajib dan harus patuh terhadap berbagai ketentuan yang berlaku. “Kita selalu menyambut baik setiap investor yang datang ke sini. Kemudian kita permudah pengurusan ijinnya,” tambahnya. (ads/gito)

 

Hasil Simulasi CAT, ada Peserta Dapat Nilai 0

Sahaya Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – 1.099 calon pelamar CPNS telah mengikuti simulasi Computer Assissted Test (CAT) yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dari simulasi yang dilakukan itu, perolehan nilai tertinggi yang didapat peserta adalah 188. Sedangkan terendah adalah 0.

“Capaian nilai itu bukan menjadi ukuran, karena waktu dan jumlah soal yang diberikan tidak sesuai dengan tes CPNS yang sesungguhnya. Tapi paling tidak ini jadi pembelajaran dan motivasi bagi semua peserta,” kata Dedy Afandy Iman, panitia pelaksana simulasi.

Ia mengungkapkan, tujuan dilaksanakan simulasi itu adalah untuk memberi pengetahuan tentang bagamana cara mengisi soal saat ujian nanti, bukan bukan semata untuk mendapatkan nilai tertinggi. “Memang kalau dilihat nilai yang tertinggi hanya 188. Kalau nilai standarnya lebih tinggi dari itu. Tapi tidak apa-apa, yang penting peserta sudah bisa memahami apa yang harus dilakukan ketika ujian nanti. Ada juga yang mendapatkan nilai 0, padahal yang bersangkutan ikut simulasi. Mungkin tidak mengisi soal atau seperti apa, kami juga kaget ketika melihat perolehan nilai itu,” ungkapnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta, ada tiga kategori penilaian dalam simulasi itu, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP), seperti tes CPNS pada umumnya. “Setiap kategori dinilai kemudian diakumulasi total nilainya, setelah itu dilakukan perankingan,” ungkapnya.

Setelah mengikuti simulasi itu, ia berharap calon pelamar CPNS bisa mengetahui tata cara pengisian soal lewat komputer. “Kita harap ini menjadi dorongan bagi tiap calon peserta untuk terus belajar. Untuk bisa mendapatkan nilai terbaik, kuncinya hanya belajar,” ujarnya. (ads/trz)

Asisten II Beber Prestasi Sulut di Upacara HUT Provinsi

Upacara peringatan HUT ke-54 Provinsi Sulut yang dilaksanakan Pemkot di halaman kantor walikota.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Provinsi Sulawesi Utara, Senin (24/9) di Halaman Kantor Walikota. Asisten II Gunawan Damopolii yang mewakili Walikota Tatong Bara membacakan sambutan gubernur pada upacara yang diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara A(SN) itu.

Pada upacara itu, dibacakan berbagai pencapaian serta prestasi yang didapat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara, seperti provinsi terbaik kategori kepatuhan dan kualitas tata kelola seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi tahun 2017, penghargaan presiden sebagai TPID terbaik tingkat provinsi di kawasan Sulawesi, serta prestasi lainnya di berbagai bidang. Selain itu, disampaikan pula berbagai potensi unggulan termasuk di sektor pariwisata dan kuliner yang ada Sulawesi Utara.

“Tercatat pula kesuksesan Bumi Nyiur Melambai dalam menjadi tuan rumah penyelenggaraan iven-iven besar baik skala nasional maupun internasional, seperti Paskah Asia (Asian Ecumenical Youth Assembly) 2018, Asian Science Camp (ASC) 2018, Peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXV (25) tahun 2018, dan lokakarya ke 28 tentang mengelola konflik di Laut Cina Selatan,” beber Gunawan.

Pada kesempatan itu juga, disampaikan bahwa untuk menggapai visi pembangunan daerah yakni terwujudnya Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya, serta menjadikan Sulawesi Utara sebagai salah satu pintu gerbang di Kawasan Timur Indonesia, maka telah banyak yang kita lakukan bersama sejauh ini dan hasilnya sangat signifikan serta memberikan kembanggaan yang nampak pada setiap sektor pembangunan, yang meliputi; angka kemiskinan yang mampu ditekan melalui program OD SK hingga pada akhir tahun 2017 berada pada angka 7.9 persen atau menurun jauh jika dibandingkan angka kemiskinan pada 2016 yakni 8.89 persen, dan angka penggangguran yang juga ditekan hingga 6.09 persen pada semester pertama tahun 2018. Angka indeks pembangunan manusia Sulut yang terus meningkat menjadi 71.66 tahun 2017 dari sebelumnya 70.39 pada 2016. Angka harapan hidup yang meningkat menjadi 71.4 persen dan presentasi balita gizi buruk yang terus menurun hingga mencapai 3.3 persen. Peningkatan produksi padi, 11.23 persen dan produksi daging sapi 1 persen pada tahun 2018, serta produksi jagung yang sejauh ini telah mencapai 1.5 juta ton. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara yang hingga bulan Juli 2018 mencapai 206.264 orang atau melonjak drastis dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada tahun 2015 yakni sebanyak 27.059 orang

“Disamping itu beragam prestasi di berbagai bidang pembangunan juga berhasil kita raih,” ujar Gunawan. (ads/trz)