Beranda blog Halaman 574

Pemkot Kaji Pembatasan Jam Operasional Tempat Hiburan Malam

Muhammad Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) sedang mengkaji pembatasan jam operasional tempat hiburan malam selam bulan ramadhan. Hal ini diutarakan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta.

“Kita masih melakukan pengkajian, apakah itu (tempat hiburan) di tutup selama bulan ramadhan atau hanya dibatasi jam operasionalnya. Kita harus saling menghormati, karena umat muslim berpuasa,” katanya.

Selain tempat hiburan, pihaknya juga akan menyurati rumah makan, restoran dan sejenisnya dengan memasang tirai di bagian depan tempat usaha. “Kalau tempat makan tidak ditutup, karena banyak saudara kita yang mencari rejeki lewat berjualan makanan,” ujarnya.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dolly Dzulhadji, mengungkapkan pihaknya masih menunggu instruksi pimpinan soal pembatasan jam operasional tempat hiburan di Kota Kotamobgu selama bulan ramadhan. “Masih dikaji. Tapi kalau sudah ada keputusan pasti akan kita tindaklanjuti. Petugas siap,” ungkapnya.

Disisi lain, ia meminta semua pelaku usaha tempat hiburan ataupun rumah makan, restoran dan sebagainya untuk saling menghargai dan menghormati umat muslim yang berpuasa di bulan ramadhan. “Intinya kita saling menghargai dan menghormati. Kita harap ada kerja sama dari semua,” pintanya. (ads/gito)

 

Porkot Jadi Ajang Pemanasan Jelang Porprov

Sekkot Adnan Massinae membunyikan sirene sebagai tanda dimulainya Porkot ke-II Tahun 2018.

ZONA KOTAMOBAGU – Pekan Olahraga Kota Kotamobagu (Porkot) ke-II Tahun 2018 dimulai, Senin (8/5). Pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan penekanan sirene yang dilanjutkan dengan pemasangan obor oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Adnan Massinae.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Tony Ponongoa, mengatakan ada 10 cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni atletik, tenis meja, karate, silat bulu tangkis, tae kwondo, renang, catur, basket dan volly ball. “Kegiatannya dimulai hari ini sampai tanggal 14 Mei,” katanya.

Ia mengungkapkan Porkot tingkat Kota Kotamobagu itu dalam rangka persiapan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan dilaksanakan di Kota Bitung. “Kita punya target di Porprov, yaitu masuk lima besar. Mudah-mudahan dengan adanya Porkot ini semua atlit terus meningkatkan kemampuannya agar bisa memberi prestasi baik di tingkat kota maupun di provinsi nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot), Adnan Massinae, berharap Porkot ke-II tahun ini dapat berjalan dengan baik serta memberi dampak positif khususnya dalam peningkatan prestasi oleh para atlet di semua cabang olahraga.

”Saya harap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan, kemampuan dan keterampilan dari para atlit dapat terbina dan terus meningkat. Dengan begitu bisa membuahkan prestasi dan mengharumkan nama daerah kita baik di tingkat regional maupun nasional,” harapnya. (ads/gito)

Harga Bawang Naik Jelang Ramadhan

Herman Aray
Herman Aray

ZONA KOTAMOBAGU – Harga bawang merah dan bawang putih di pasar tradisional mulai naik jelang ramadhan. Para pedagang saat ini membanderol Rp50 ribu per kilo gram atau mengalami kenaikan Rp15 ribu dari sebelumnya hanya Rp35 ribu. Informasi didapat dari para pedagang, kenaikan harga kebutuhan dapur itu dikarenakan tingginya harga yang diberi para pemasok.

“Bawang merah biasanya per karung 800 ribu untuk 40 kilo gram, kini naik jadi 1,5 juta. Begitu juga dengan bawang putih, per karung atau 20 kilo gram biasanya 240 ribu naik jadi 560 ribu,” kata salah satu pedang di Pasar 23 Maret, Sudioto Mokodompit.

Ia memprediksi, kenaikan harga sejumlah bahan pokok ataupun kebutuhan rumah tangga lainnya akan terus naik seiring dengan semakin dekatnya bulan ramadhan.

“Kalau kami pedagang hanya menyesuaikan harga dari pemasok,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM), Herman Aray, mengakui ada pergerakan harga sejumlah bahan pokok di pasaran. Khusus harga bawang putih dan bawang merah katanya baru naik beberapa hari terakhir.

“Hasil sidak kami pekan lalu kenaikannya baru sampai pada angka 45 ribu. Tapi memang ada kenaikan harga untuk beberapa jenis bahan pokok tapi tidak terlalu signifikan,” sebutnya.

Ditambahkannya, pihaknya akan terus memantau pergerakan harga bahan pokok ataupun kebutuhan rumah tangga lainnya di pasaran. Katanya, di momen seperti ini sangat rawan terjadi permainan harga yang sengaja dilakukan oknum tertentu dengan maksud untuk mencari keuntungan sendiri.

“Kita terus pantau di lapangan. Kalaupun ada kenaikan harga yang signifikan, akan kita telusuri penyebabnya. Jika itu sengaja dilakukan pedagang, kami tak segan memberi sanksi,” tambahnya. (ads/gito)

Pjs Walikota Nasehati Finalis Uyo’-Nanu’

Pjs Walikota memasangkan selempang kepada peserta Uyo-Nanu.

ZONA KOTAMOBAGU – Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, meminta kepada 30 finalis Uyo’-Nanu’ tahun ini untuk selalu menjada kebersamaan dan persaudaraan, baik selama maupun sesudah mengikuti ajang pemilihan Uyo’-Nanu’. Hal ini disampaikannya saat memberi sambutan pada karantina peserta yang dilaksanakan Senin, (7/5), di Aula Kantor Walikota.

“Saya berharap kepada seluruh finalis untuk selalu menjaga rasa kebersamaan dan persaudaraan diantara sesama peserta, serta yang paling utama adalah selalu menjunjung tinggi sportifitas di dalam berkompetisi,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta agar seluruh finalis dapat mengikuti semua rangkaian tahapan karantina dengan sebaik – baiknya, serta harus berani dan mampu menampilkan bakat maupun kemampuan yang dimiliki.

“Hal ini sangat penting karena tahapan karantina ini, juga merupakan bagian dari kegiatan penilaian, khususnya berkaitan dengan kriteria utama yang harus dimiliki oleh seorang Nanu’ maupun Uyo’, yaitu soal kecerdasan, penampilan dan kepribadian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Agung Adati, mengungungkapkan selama mengikuti tahapan karantina, para finalis akan mendapatkan sejumlah materi dari sejumlah narasumber.

“Para finalis juga akan mengikuti berbagai kegiatan sosial, seperti anjangsana ke panti asuhan, penanaman pohon serta kunjungan ke sejumlah Industry Kecil dan Menengah (IKM) yang ada di Kota Kotamobagu,” ungkapnya. (ads/gito)

Soal Fenomena Disharmoni Kepala Daerah, ini Kata Nayodo dan Jainudin

Pasangan calon TB-NK dan JaDi-JO saat pengundian nomor urut beberapa waktu lalu.

ZONA KOTAMOBAGU – Fenomena disharmoni kepala daerah menjadi salah satu pertanyaan yang diajukan tim panelis ke tiap pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota pada debat publik yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (5/5), di Hotel Sutanraja. Dari pantauan, tiap pasangan calon bisa melahap dan dengan mudah menjawab pertanyaan tersebut berdasarkan pandangan maupun pengalaman masing-masing.

Calon Wakil Walikota Nomor Urut 1, Nayodo Koerniawan, yang diberi kesempatan lebih dulu menjawab pertanyaan itu mengungkapkan, disharmonisasi kepala daerah terjadi karena ketidakdewasaan berpolitik serta kurang pahamnya soal tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang katanya sudah jelas tertuang dalam undang-undang soal fungsi walikota da wakil walikota.

“Kuncinya adalah kedewasaan sesama (walikota dan wakil walikota). Jika wakil tidak memahami tupoksi, itu ibarat kijang yang berlari tanpa arah dan tujuan. Sudah tegas dan jelas diatur dalam undang-undang soal tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing. Jika kedewasaan ada, maka harmonisasi tetap terjadi. Insya allah jika TB-NK terpilih, kita sudah berkomitmen untuk tetap harmonis sampai berakhir masa jabatan,” sebut Nayodo.

Jawaban berbeda disampaikan Calon Walikota, Jainudin Damopolii. Menurutnya, disharmonisasi kepala daerah itu terjadi karena ketidakikhlasan, komitmen yang tidak dipegang dan selalu mengutamakan ego.

“Ini juga dampak dari Pilkada soal high cost, karena berfikir bahwa walikota yang cost-nya besar, sehingga wakil dibatasi. Kedewasaan yang perlu ditunjukkan. Saya berkomitmen hari ini, insya allah kita menang akan menggunakan takaran hati nurani dalam melaksanakan tugas-tugas sebagai walikota dan wakil walikota,” ujar Jainudin.

Sementara itu, tim panelis menilai secara keseluruhan jawaban yang disampaikan tiap pasangan calon baik pada segmen II (menjawab pertanyaan panelis) ataupun segmen III (tanya jawab) sudah cukup baik meski tak terlalu maksimal karena keterbatasan waktu.

“Tadi itu menarik, ada jawaban global dan spesifik. Tiap pasangan calon sama-sama cerdas. Kalau dilihat memang waktunya terbatas sehingga eksplorasi terhadap visi misi tidak cukup bagus, tapi dari jawaban mereka menurut saya sudah cukup bagus,” sebut salah satu panelis, Taufik Pasiak.

Tim Panelis lainnya, Ferry Daud Liando, mengungkapkan dari pelaksanaan debat pihaknya hanya sebatas menyajikan pertanyaan dengan menggali visi misi tiap pasangan calon. Yang menilai dari apa yang disampaikan pasangan calon katanya adalah masyarakat.

“Semua pasangan calon punya komitmen, tapi apakah itu bisa diterima tergantung dari masyarakat yang menilai karena kebutuhan dan keinginan masyarakat itu berbeda-beda,” ungkapnya. (trz)

Juara Lomba Kelurahan-Desa Dapat Uang Jutaan Rupiah

Ilustrasi Lomba Desa

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) telah mengumumkan pemenang lomba kelurahan dan desa tingkat Kota Kotamobagu. Kelurahan Matali mendapat juara I untuk tingkat kelurahan, kemudian Mongkonai Barat dan Genggulang menjadi juara II dan III. Sedangkan juara di tingkat desa adalah Desa adalah Pontodon Timur sebagai juara I, juara II Desa Kobo Kecil dan Desa Kopandakan I sebagai juara III.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pembangunan, Masri Lantonge, mengatakan masing-masing pemenang lomba mendapat hadiah berupa uang pembinaan dan trophy dari Pemerintah Kota Kotamobagu. “Juara I mendapat 15 juta, juara II 7,5 juta dan juara III 5 juta,” katanya.

Lanjutnya, kelurahan dan desa yang terpilih menjadi juara I akan mewakili Kota Kotamobagu di lomba yang sama tingkat Provinsi Sulawesi Utara. “Kita harapkan kelurahan dan desa yang menjadi wakil Kota Kotamobagu di tingkat provinsi bisa berbenah dari sekarang, agar bisa bersaing dengan desa dan kelurahan lain di Sulawesi Utara,” ujarnya. (ads/gito)

Empat Bulan, BPKD Berhasil Kumpul 3,6 miliar PAD

Hamkah Daun

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) berhasil mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak sebesar Rp3,6 miliar atau 29,31 persen dari target sebesar Rp12,4 miliar di empat bulan pertama tahun ini atau terhitung sejak awal Januari hingga 30 April.

Kepala Bidang Penagihan, Hamkah Daun, mengatakan pajak realisasi semua item pajak daerah rata-rata sudah berada di atas angka 20 persen. Bahkan salah satu diantaranya, yakni pajak hiburan sudah berada di atas angka tersebut. “Semua sudah maksimal, tapi tetap kita genjot penagihannya sampai akhir tahun,” katanya.

Secara keseluruhan, target PAD di semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bertarget sudah mencapai angka Rp12 miliar atau 21,34 persen dari target Rp56,2 miliar di empat bulan pertama tahun ini atau terhitung mulai awal Januari hingga 30 April. Capaian tersebut terealisasi di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Penagihan masih terus dilakukan, untuk itu kita harap ada kerja sama dari tiap SKPD,” ujarnya.

Ia optimis, target PAD tahun ini secara keseluruhan bisa terealisasi maksimal hingga akhir tahun anggaran. “Masih ada beberapa bulan lagi, ini akan dimaksimalkan agar PAD bisa terealisasi maksimal,” tambahnya. (ads/gito)

TB-NK dan JaDi-JO Adu Gagasan Soal Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Debat publik tahap II yang dilaksanakan KPU di Hotel Sutanraja.

ZONA KOTAMOBAGU – Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Periode 2018-2023, Tatong Bara-Nayodo Koerniawan (TBNK) dan Jainudin Damopolii-Suharjo Makalalag (JaDi-JO) adu gagasan dan program pada debat publik tahap II yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (5/5). Debat yang menghadirkan lima orang panelis itu mengusung tema ‘Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik’.

Menurut Ketua KPU, Nova Tamon, debat publik tahap II itu adalah yang terakhir dari pelaksanaan tahapan debat kandidat pada pemilihan walikota dan wakil walikota tahun ini. Oleh karena itu, melalui debat tersebut, masyarakat bisa mengetahui dan memahami apa visi misi dan program yang akan dilaksanakan pasangan calon jika terpilih menjadi walikota dan wakil walikota melalui pemilihan pada 27 Juni mendatang.

“Debat publik ini merupakan upaya pendidikan politik kepada masyarakat. Mari kita catat apa yang visi misi dan program kerja yang dipaparkan oleh tiap pasangan calon. Kita semua mengharapkan melalui Pilkada tahun ini bisa melahirkan pimpinan daerah yang punya komitmen yang tinggi untuk mensejahterakan rakyat dan memajukan daerah ini,” kata Nova.

Nova mengakui, pelaksanaan debat publik kedua itu berlangsung sangat sukses dan berjalan dengan aman dan lancar. “Kita tentu bersyukur karena debat publik ini berjalan lancar,” sebutnya.

Disisi lain, ia mengimbau pasangan calon, tim pemenangan dan pendukung masing-masing untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat jelang hingga hari H pemungutan suara. “Mari kita jaga bersama kedamaian dan kebersamaan di daerah ini,” imbau Nova.

Pada pelaksanaannya, tiap pasangan calon terlebih dahulu diberi kesempatan menyampaikan visi misi serta program prioritas yang berkaitan dengan tema ‘Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik’ jika terpilih menjadi walikota dan wakil walikota periode 2018-2023.

Selanjutnya, tiap paslon juga diminta untuk menjawab pertanyaan dari panelis yang dibacakan oleh moderator. Pada sesi itu, tiap paslon terlihat menguasai dan memahami setiap pertanyaan yang ditanyakan dan bisa menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan.

Setelah sesi itu, tiap paslon berkesempatan saling bertanya dan menanggapi jawaban masing-masing. Di akhir pelaksanaan debat, tiap pasangan calon diberi kesempatan menyampaikan closing statement. Pasangan calon nomor urut 1, TB-NK, mendapat kesempatan pertama menyampaikan statemen penutup.

“Terima kasih kepada semua panelis yang semuanya adalah orang-orang hebat di Sulut. Terima kasih juga kepada pendukung TB-NK dan pendukunga pasangan calon nomor urut 2 yang telah mengikuti proses debat ni. Semoga melalui debat ini akan ada fenomena baru di tahun ini dengan lahirnya Nayodo Koerniawan sebagai wakil walikota,” sebut calon wakil walikota nomor urut 1, Nayodo Koerniawan.

Dikesempatan yang sama, calon walikota Tatong Bara mengungkapkan pelaksanaan Pilwako tahun ini merupakan ajang untuk melahirkan pemimpin. Oleh karena itu ia meminta agar semua masyarakat dapat menyongsongnya dengan menjadikan pemilihan umum yang bermartabat dan memiliki nilai-nilai keluhuran.

“Mari kita sonsong pemilihan ini dengan bermartabat agar didapat pemimpin yang benar-benar berkualitas dan ingin memajukan daerah ini,” kata Tatong.

Calon Walikota Nomor Urut 2, Jainudin Damopolii, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah memfasilitasi pelaksanaan debat kandidat tersebut. Katanya, tahapan debat itu menjadi penyemangat bagi dirinya bersama calon wakil walikota, Suharjo Makalalag, untuk berkompetisi.

“Mari kita sonsong pemilihan ini dengan semangat mototompiaan, mototabian bo mototanoban,” ungkap Jainudin. (trz)

Dinas PRKP Usul 350 BSPS

Imran Amon

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot)  mengusulkan 350 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Saat ini, Pemkot melalui Dinas Perumahaan Rakyat dan Kawasan Permikiman (PRKP) tinggal menunggu persetujuan dari kementrian atas usulan tersebut.

“Kita tunggu sampai pertengahan tahun ini. Mudah-mudahan yang kita usulkan disetujui semua atau paling tidak jumlahnya tidak turun jauh, sebab pihak kementrian masih menyesuaikan dengan anggaran. Intinya kita tinggal menunggu berapa yang disetujui,” kata Kepala Dinas PRKP, Imran Amon.

Ia mengungkapkan, mekanisme penerimaan BSPS masih seperti tahun sebelumnya, yakni dilakukan secara dua tahap. “Tahun lalu anggarannya dua miliar lebih dan diberi ke 280 penerima. Tahun ini kita masih menunggu berapa anggarannya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya sudah terlebih dahulu mendata para penerima bantuan. Itu dilakukan agar bantuan tersebut diterima orang yang layak menerima dan tepat sasaran. “Kita harap setelah bantuan ini diberikan, dapat dimanfaatkan dengan baik. (ads/gito)

Pjs Walikota Ajak Masyarakat Perangi Hoax

Muhammad Rudi Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, meminta masyarakat untuk memerangi berita hoax. Sebab, saat ini  banyak informasi yang berseliweran di media sosial yang belum tentu kebenarannya.

“Diharapkan agar seluruh masyarakat dapat ikut serta memutus mata rantai penyebaran berita hoax. Sebab tu dapat memecah bela persatuan dan hubungan persaudaraan,” katanya.

Ia mengungkapkan, perlu ada kerja sama dari semua pihak termasuk masyarkat dalam memberantas berita atau informasi hoax. “Berita hoax banyak disebar lewat media sosial dan itu mudah tersampaikan ke masyarakat. Oleh karena itu masyarakat diharapkan agar tidak mudah percaya dengan setiap berita atau informasi, cek dulu kebenarannya,” ungkapnya.

Lanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) saat ini sedang giat-giatnya memberantas penyebaran berita hoax. Tim IT Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diberdayakan untuk memberantasnya. “Tim IT terus bekerja memantau aktivitas pengguna media sosial,” ujarnya.

Disisi lain, ia mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Stabilitas keamanan harus tetap dijaga. Apa terlebih saat ini sudah memasuki bulan ramadhan dan sedang berlangsung tahapan Pilkada,” imbaunya.

Imbauan yang sama juga disampaikan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Hendra Makalalag. Menurutnya, pengguna media sosial harus selalu menjunjung tinggi nilai serta etika dalam bertutur kata. Ia mengakui, saat ini marak berita atau informasi hoax serta saling fitnah dan mencaci melalui media sosial.

“Setiap postingan di media sosial harus tidak bermuatan provokativ dan fitnah. Kami mengimbau agar pengguna media sosial tidak terjebak dan lupa diri. Etika dalam bertutur kata harus tetap dijaga,” imbaunya. (ads/gito)