Beranda blog Halaman 575

Final Tarik Tambang Putra Seru, Satpol PP ‘Susah Payah’ Kalahkan Kawan Kota-Dinas Kominfo

Tim Kawan Kota-Dinas Kominfo saat tampil di final tarik tambang.

 

ZONA KOTAMOBAGU — Babak final tarik tambang putra mempertemukan Kawan Kota-Dinas Kominfo melawan Dinas Satpol dan Damkar. Di partai puncak yang berlangsung Sabtu (28/4), Kawan Kota-Dinas Kominfo terpaksa harus menyerah atas Dinas Satpol PP dan Damkar yang berstatus sebagai juara bertahan.

Jalannya laga, Kawan Kota-Dinas Kominfo yang tampil tidak dengan kekuatan penuh masih bisa menyulitkan lawannya di set pertama laga. Tarik-menarik dan saling adu kuat antara kedua tim mewarnai sepanjang laga, meski pada akhirnya Kawan Kota-Dinas Kominfo harus menyerah dari para pasukan penegak perda itu.
Di set kedua, anak-anak Dinas Satpol PP yang merasa berada di atas angin dan meyakini bisa meraih kemenangan dengan mudah, justru mendapat perlawan sengit dari Kawan Kota-Dinas Kominfo yang terus berusaha menyamakan skor.
Meski tampil dominan seperti di set pertama, namun dengan terpaksa tim gabungan wartawan Kotamobagu dan ASN Dinas Kominfo yang tanpa persiapan apapun harus mengakui ketangguhan Dinas Satpol PP & Damkar yang diunggulkan sejak awal lomba.
“Meskipun kalah tapi kita bisa memberi perlawanan kepada mereka yang diketahui bersama sebagai tim juara bertahan. Kami tak pasang target di lomba ini, tapi bisa sampai ke babak final itu adalah hasil yang sangat maksimal,” kata David Wulur, dibenarkan wartawan lainnya. (trz)

Manfaatkan Momen BBGRM, Dinas Dukcapil Layani Puluhan Warga

Pelayanan dokumen kependudukan oleh Dinas Dukcapil pada kegiatan BBGRM ke-XV di Lapangan Mogolaing.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) memanfaatkan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XV Tahun 2018, dengan membuka pelayanan dokumen kependudukan seperti perekaman  Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA) dan surat pindah-datang. Pantauan koran ini, stand yang menjadi tempat pelayanan Dinas Dukcapil dipadati warga yang mengurus dokumen kependudukan.

“Ada informasi bahwa di sini ada pelayanan perekaman KTP, jadi saya datang ke sini. Pengurusannya juga mudah, tidak perlu mengantri panjang dan menunggu lama,” kata Veniyanti Marintoneng, salah satu warga Kelurahan Mogolaing.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Data, Adi Malah, mengakui, antusias masyarakat datang mengurus dokumen kependudukan pada momen BBGRM tersebut cukup tinggi. Ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang terlayani.

“Alhamdulillah, kemarin banyak masyarakat yang datang mengurus dokumen kependudukan. Warga yang datang semua kami layani dengan maksimal,” ujarnya.

Diterangkannya, ada puluhan warga yang terlayani para pelayanan melalui kegiatan BBGRM tersebut. Ada yang merekam KTP elektronik, KK, akta lahir dan KIA.

“Ada 21 orang terekam KTP, kemudian ada 36 dokumen kartu keluarga dan akta kelahiran 13 dokumen yang diterbitkan. Kemudian ada juga 21 berkas KIA dan 2 berkas penyerahan surat pengganti KTP elektronik,” terangnya.

Ditambahkannya, pihaknya saat ini terus memaksimalkan pelayanan dokumen kependudukan. Selain di kantor, pihaknya juga menurunkan tim ke tiap desa dan kelurahan.

“Sekarang ada tim yang juga turun di tiap desa dan kelurahan, kemudian di kantor juga ada petugas yang stand by setiap hari,” tambahnya. (ads/gito)

Final Tarik Tambang, Kawan Kota-Diskominfo Optimis Kalahkan Satpol PP

Tim Kawan Kota-Dinas Kominfo saat tampil di babak semi final tarik tambang putra.

ZONA KOTAMOBAGU — Ketangguhan Kawan Kota-Dinas Kominfo diuji, Satpol PP & Damkar. Dua tim itu akan adu kuat di babak final tarik tambang putra yang akan berlangsung Sabtu (28/4).
Bersua Satpol PP & Damkar, Kawan Kota-Diskominfo optimis bisa mengalahkan tim juara bertahan itu. Kekompakan, kerja keras dan kerja sama menjadi andalan tim gabungan para kuli tinta dan ASN Dinas Kominfo untuk mengukir prestasi di lomba tersebut.
“Kami lolos ke babak final berkat kerja bersama. Setelah sampai ke fase ini, tentu kita akan terus berusaha dengan maksimal agar bisa menjadi juara,” sebut Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar.
Senada juga disampaikan para wartawan. Meski mengakui Satpol & Damkar adalah lawan tangguh, namun para insan pers itu akan berusaha dan yakin bisa memberi perlawanan dan mengalahkan tim juara bertahan itu.
“Kami sudah tidak sabar lagi bertemu Satpol PP besok. Secara fisik maupun mental kami sudah siap melawan dan mengalahkan mereka,” sebut Dadang Djabu, dibenarkan rekan-rekannya. (ads/gito)

Kawan Kota-Diskominfo Melenggang Mulus ke Final Tarik Tambang

Tim Kawan Kota-Dinas Kominfo berhasil lolos ke babak final tarik tambang putra.

ZONA KOTAMOBAGU — Tim gabungan Komunitas Wartawan Kotamobagu (Kawan Kota)-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berhasil melenggang mulus ke babak final tarik tambang putra. Satu tiket ke final didapat dengan mudah tim asuhan Kepala Diskominfo, Ahmad Yani Umar.
Di babak delapan besar, Kawan Kota-Diskominfo bersua Desa Tabang. Pada pertandingan itu, Kawan Kota-Diskominfo menang mudah dengan dua set langsung. Hasil positif juga didapat di babak semi final. Bersua Kelurahan Mongondow, Kawan Kota-Diskominfo dengan mudah mengalahkan Kelurahan Mongondow yang nyaris tak ada perlawanan.
“Alhamdulillah kita bisa lolos ke babak final. Ini berkat kerja sama kita semua,” sebut Kepala Diskominfo, Ahmad Yani Umar.
Di babak final, Kawan Kota-Diskominfo akan berjumpa juara bertahan, Dinas Satpol PP & Damkar. Target mengalahkan pasukan penegak perda itu dipasang para kuli tinta bersama Dinas Kominfo.
“Kami yakin bisa menjadi juara baru di lomba tarik tambang putra ini. Untuk mewujudkan itu, kuncinya terus berusaha, tetap bekerja sama dan tak lupa berdoa,” ujar Rusmin Mamonto, salah satu wartawan. (ads/gito)

Terus Berprestasi, Pemkot Raih Penghargaan KPPD 2016

ZONA KOTAMOBAGU – Sistem penyelenggaraan pemerintahan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) mendapat pengakuan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Ini dibuktikan dengan diraihnya penghargaan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (KPPD) terbaik tahun 2016. Hal itu sesuai keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 100-53 Tahun 2018 tentang peringkat dan status kinerja enyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2016 pada acara Hari Otonomi Daerah ke-XXII yang di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (25/4).

Sekretaris Kota (Sekkot), Adnan Massinae, mengaku sangat bersyukur atas pencapaian prestasi tersebut. “Tentunya rasa bangga dan syukur atas keberhasilan ini. Kota Kotamobagu adalah daerah yang masih berusia muda dibandingkan daerah lainnya, tapi mampu bersaing di berbagai tingkatan baik di provinsi maupun pusat,” kata Adnan.

Ia mengaku, berbagai prestasi yang di raih Pemkot merupakan bukti kerja sama dan kerja keras semua pihak, termasuk dukungan dari pihak legislatif serta masyarakat. “Atas nama pribadi dan pekerintah menyampaikan terima kasih kepada semua elemen masyarakat atas dukungan baik motivasi dan doa sehingga kita mendapatkan penghargaan ini,” sebutnya.

Sekadar diketahui, peringkat dan status kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah hasil evaluasi dan penilaian oleh pemerintah pusat terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2016 yang dilakukan terhadap 523 daerah otonom dengan meliputi 33 Provinsi, 397 kabupaten dan 93 kota se-Indonesia. Dari evaluasi itu, Kota Kotamobagu berada di peringkat 54 nasional kategori kota madya dengan skor sangat tinggi atau berjumlah 3.0271. Capaian nilai itu juga menempatkan Kota Kotamobagu sebagai satu-satunya daerah di Sulut yang meraih atribut bintang. (ads/gito)

Disdagkop dan UKM Jual Bapok Murah

pasar murah yang dilaksanakan Pemkot di Lapangan Mogolaing.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) menjual harga bahan pokok (Bapok) dengan harga murah melalui kegiatan pasar murah pada Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Lapangan Kelurahan Mogolaing, Kamis (26/4). Pasar murah itu disambut baik dan dimanfaatkan warga untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

“Kegiatan seperti ini sangat baik karena memudahkan kami ibu rumah tangga dalam mendapatkan kebutuhan sehari-hari. Harganya lebih murah dibandingkan harga normal di pasaran,” sebut Yani, salah satu warga.

Kepala Disdagkop dan UKM, Herman Aray, mengungkapkan bahan pokok yang disediakan pada murah itu seperti beras, tepung terigu, gula, minyak bimoli, telur ayam dan mentega. Harga semua bahan pokok itu jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran. “Tidak semua bisa membeli, karena ini hanya dikhususkan bagi warga kurang mampu. Sebelumnya kita sudah data lebih dulu dan diberikan kupon,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui pasar jurah itu, masyarakat dapat dimudahkan terutama dalam mendapatkan kebutuhan sehari-hari. “Mudah-mudahan warga terbantukan dengan adanya kegiatan ini,” harapnya. (ads/gito)

Gelar BBGRM, Pemkot Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat

Pjs Walikota memukul tetengkoren sebagai tanda pencanangan BBGRM ke-XV.

ZONA KOTAMOBAGU – Beragam kegiatan pelayanan terpadu serta lomba olahraga tradisional dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) pada pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XV yang dilaksanakan di Lapangan Mogolaing, Kamis (26/4).

Pelayanan terpadu oleh Satuan Kerjan Perangkat Daerah (SKPD) terkait itu dalam rangka mendekatkan pelayanan ke masyarakat. Pelayanan yang dimaksud adalah pengobatan dan pelayanan kesehatan gratis, pasar murah, pelayanan dokumen kependudukan dan lainnya. Sedangkan untuk olahraga tradisonal yang dilombakan adalah langkadan, hadang, pisikan dan tarik tambang.

“Selain pelayanan terpadu dan lomba olahraga tradisional, ada juga penyerahan bantuan kepada lanjut usia dan bantuan lainnya dari Dinas Pertanian serta penyerahan bibit pertanian dan perikanakan dari Dinas Pertanian,” kata Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Teddy Makalalag, dalam sambutannya.

Sementara itu, Asisten I Pemerintah Provinsi Sulut, Edison Humiang, melalui pelaksanaan BBGRM dapat lebih meningkatkan arti penting nilai gotong royong. Oleh karena itu, ia meminta agar semangat gotong royong tak hanya sekadar dijadikan slogan saja, tapi harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Pencanangan BBGRM ini menjadi momentum kita untuk meningkatkan semangat dan nilai-nilai gotong royong. Mari kita fokuskan energi kita untuk kegiatan gotong royong diberbagai bidang seperti kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya dan lainnya,” ungkapnya.

Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, mengatakan pelaksanaan BBGRM merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong pengintegrasian model pembangunan yang partisipatif. Artinya, semua duduk bersama, merencanakan, membicarakan serta menyepakati bersama berbaga program dan kegiatan yang dilaksanakan secara gotong royong, baik untuk pembangunan maupuan keejahteraan masyarakat. Katanya, kebersamaan serta gotong royong merupakan nilai utama yang harus senantiasa dilestarikan dalam konteks pembangunan.

“Kita semua harus menyadari bahwa kegotong-royongan merupakan nilai utama yang harus senantiasa dilestarikan dan dikembangkan sebagai kekuatan integrasi sosial, karena menjadi modal utama bagi kita semua dalam menyukseskan berbagai program dan kegiatan pembangunan sebagai tujuan utama pelaksanaan BBGRM,” katanya, dalam sambutannya sebelum mencanangkan BBGRM ke-XV Tahun 2018.

Pencanangan BBGRM itu ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh Pjs Walikota dan Asisten I Pemprov Sulut yang didampingi Ketua TP PKK Kotamobagu. (ads/gito)

Wartawan ‘Hajar’ Perangkat Kelurahan Pobundayan

Para wartawan yang bertugas meliput di Kota Kotamobagu mengikuti lomba tarik tambang yang dilaksanakan Pemkot.

ZONA KOTAMOBAGU – Sejumlah wartawan yang bertugas meliput di Kota Kotamobagu ‘menghajar’ para perangkat Kelurahan Pobundayan dihadapan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

Hal itu terjadi saat para wartawan yang dikomandoi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Ahmad Yani Umar, bersua perangkat Kelurahan Pobundayan di bawah pimpinan Lurah Pobundayan, Apri Djunaidi Paputungan, pada lomba tarik tambang yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot), di Lapangan Mogolaing, Kamis (26/4).

“Pertandingan tadi sangat seru. Meski dari postur tubuh kita kalah, tapi kita bisa mengalahkan mereka (perangkat Kelurahan Pobundayan),” kata Erwin Makalunsenge, salah satu wartawan.

Ia optimis, ia bersama rekan-rekannya bisa memberi prestasi pada berbagai cabang olahraga yang dipertandingan. “Target kami menyapu bersih juara tarik tambang, langkadan dan pisikan. Itu target yang rasional jika melihat semangat teman-teman dalam mengikuti lomba ini,” sebutnya.

Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, mengapresiasi para wartawan yang ikut melibatkan diri pada kegiatan BBGRM ke-XV yang dilaksanakan Pemkot tahun ini.

“Terima kasih buat teman-teman wartawan yang sudah ikut memeriahkan kegiatan ini. Semoga kedepannya kemitraan antara Pemerintah Kota Kotamobagu dan wartawan akan terus terjalin dengan baik,” sebutnya. (ads/gito)

PKK Pelopor Peningkatan Kesejahteraan Keluarga

Ketua TP PKK saat memberi sambutan pada peringatan HKG PKK ke-46.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) baru saja memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-46, Kamis (26/4). Peringatan HKG PKK itu diharapkan menjadi momentum untuk mengingat kembali tentang penting dan strategisnya peran perempuan dalam rangka membangun keluarga sehat dan kuat serta mampu mewujudkan sebuah daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Hal ini diutarakan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, saat memberi sambutan pada kegiatan tersebut.

Menurutnya, sebagai salah satu unsur pembangunan bangsa, keberadaan PKK dengan misi yang sangat mulia mampu menjadi pembangkit dan pelopor peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat khususnya di Kota Kotamobagu.

“Para kader PKK di daerah ini tentu harus mampu memadukan gerak langkahnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui program pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK, Yunikesumawaty Mokoginta-Paputungan, dalam kesempatannya meminta seluruh pengurus TP PKK Kota Kotamobagu untuk lebih berperan aktiv dalam menyukseskan berbagai program dan kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan.

“Sebagai organisasi mitra pemerintah, mari kita sebagai pengurus dan kader PKK untuk senantiasa memberi dukungan dan bekerja sama dalam rangka menopang dan menyukseskan program pemerintahan,” ujarnya, usai membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK, dr Erni Guntarti Thajo Kumolo.

Peringatakan HKG PKK itu dirangkaikan dengan pencanangan Bulan Bhkati Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-VX yang dilaksanakan di Lapangan Mogolaing. (ads/gito)

 

Proyek Dandes Harus Swakelola

ZONA KOTAMOBAGU – Keran pencairan Dana Desa (Dandes) sudah mulai dibuka sejak beberapa waktu lalu. Namun jelang akhir April ini, baru ada 5 dari 15 desa di Kota Kotamobagu yang menerima dana yang diberikan pemerintah pusat tersebut. Sementara 10 desa lainnya, saat ini masih berkutat pada dokumen Peraturan Desa (Perdes) Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) yang menjadi syarat mutlak pencairannya.

“Baru lima desa yang cair, yaitu Desa Tabang, Bilalang I, Kopandakan I, Moyag Todulan dan Sia’. Yang lain Perdes APBDes-nya masih tahap berifikasi di kecamatan, kemudian ada juga yang masih dalam perampungan di tingkat desa,” kata Kepala Seksi Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Rum Mokoagow.

Penjabat Sementara (PJs) Walikota, Muhammad Mokoginta, dalam berbagai kesempatan mengingat semua pengelola Dandes diminta untuk memanfaatkan anggaran tersebut dengan baik dan sesuai peruntukannya. Khusus pelaksanaan pekerjaan fisik, Asisten II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) itu menegaskan harus dilakukan secara swakelola dengan memberdayakan masyarakat desa setempat.

“Tidak boleh lagi menggunakan jasa kontraktor, harus secara swakelola,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat ikut terlibat dalam pengawasan pengelolaan Dandes, agar pelaksanaan program dan kegiatan yang dibiayai melalui anggaran tersebut bisa berjalan lancar dan sesuai peruntukkannya.

“Masyarakat harus ikut mengawasinya di lapangan,” imbaunya.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, saat berkunjung ke Kota Kotamobagu dua pekan lalu, menyampaikan Dandes yang dialokasikan lewat Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) terus meningkat. Hal itu merupakan bentuk komitmen Presiden Joko Widodo yakni membangun dari pinggiran.

“Dana desa ini diberikan ke semua desa dengan maksud untuk mempercepat pembangunan yang dampaknya pada peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Seperti diketahui, Dandes yang yang diterima 15 desa di Kota Kotamobagu tahun ini sebesar Rp17,4 miliar yang dicairkan tiga tahap. Desa Kobo Kecil menjadi desa sebagai penerima Dandes terbesar dengan jumlah Rp1,6 miliar, sedangkan yang terkecil adalah Desa Sia’ atau berjumlah Rp839 juta.

Selain Dandes, 15 desa juga menerima ADD sebesar Rp39,4 miliar, Dana Bagi Hasil (DBH) pajak Rp900 juta dan retribusi Rp58,4 juta. (ads/gito)