Beranda blog Halaman 590

Pjs Walikota Hadiri Perayaan Malam Tahun Baru Imlek

Pjs Walikota saat menghadiri perayaan malam tahun baru imlek.

ZONA KOTAMOBAGU – Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk hidup rukun, aman, tentram dan serta mendapatkan rejeki yang melimpah.

Hal ini diutarakan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Rudi Mokoginta, saat menghadiri perayaan malam Tahun Baru Imlek 2569 bersama masyarakat keturunan Tiong Hoa di Kotamobagu, di Klenteng Tian Shang Shen Mu Khung, Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Bara, Kamis (15/2).

Menurutnya, perayaan imlek identik dengan perayaan Cap Go Meh oleh umat Tri Dharmadi Kotamobagu yang dilaksanakan 15 hari pasca imlek. Pemerintah Kota (Pemkot) katanya sangat mensupport dan mendukung penuh pelaksanaannya.

“Harapan saya berkat kita melimpah masyarakat Kota Kotamobagu selalu hidup rukun, aman, damai dan tentram. Kemudian untuk perayaan Cap Go Meh, tergantung umat Tri Dharma apakah akan merayakan besar-besaran atau sederhana saja, yang pasti pemerintah kota mendukung penuh. Sebab ini adalah salah satu daya tarik wisata yang sedang kita galakkan. Apalagi wisatawan yang datang di Sulut kebanyakan berasal dari China,” ujar Rudi. (ads/gito)

Muhammad Rudi Mokoginta Jabat Pjs Walikota

Muhammad Rudi Mokoginta resmi menjabat sebagai Penjabat Walikota Kotamobagu. Kamis (15/2), dilakukan serah terima jabatan dari pejabat walikota Tatong Bara ke Pjs, di aula rumah dinas walikota. Penunjukan Asisten II Pemprov Sulut itu sebaga Pjs walikota adalah untuk mengisi kekosongan jabatan selama walikota dan wakil walikota cuti kampanye. Hal itu sesuai surat keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 131.71-300 Tahun 2018. Dalam surat keputusan itu, Muhammad Rudi Mokoginta akan menjabat Pjs walikota mulai 15 Februari sampai 23 Juni mendatang.

“Terima kasih kepada gubernur dan wakil gubernur yang telah mempercayakan saya sebagai penjabat walikota. Amanah yang diberikan ini akan saya emban dengan sebaik-baiknya,” kata Rudi, saat memberi sambutan pada acara itu.

Pada kesempatan itu, ia meminta dukungan dari semua jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) agar roda pemerintahan berjalan dengan baik. “Amanah ini adalah suatu penghargaan bagi saya. Ini akan terasa berat jika hanya saya pikul sendiri. Untuk itu saya harap ada kerja sama dari kita semua,” ujar Rudi.

Sementara itu, pejabat walikota, Tatong Bara, meminta semua jajaran Pemkot untuk mendukung Pjs dalam menjalankan tugasnya. “Hari ini ada estafet pemerintahan. Tugas dan pengabdian tak boleh terganggung dengan proses estafet pemerintahan ini. Seluruh SKPD, camat, sangadi dan lurah support Pak Walikota (Muhammad Rudi Mokoginta) dalam melaksanakan tugasnya. Kehadiran Pak Walikota (Muhammad Rudi Mokoginta) ini adalah energi bagi masyarakat dan semua jajaran pemerintah. Dega’ niondon dan selamat bertugas di Kota Kotamobagu,” ujar Tatong. (advertorial)

Tatong Minta SKPD Support Pjs Jalankan Roda Pemerintahan

ZONA KOTAMOBAGU — Jabatan Walikota Kotamobagu berpindah tangan dari pejabat sebelumnya Tatong Bara ke Penjabat Sementara (Pjs) Muhammad Rudi Mokoginta. Kamis (15/2) dilakukan serah terima jabatan di aula rumah dinas walikota.

“Hari ini ada estafet pemerintahan. Kehadiran Pak Walikota (Muhammad Rudi Mokoginta) ini adalah energi bagi masyarakat dan semua jajaran pemerintah. Dega’ niondon, dan selamat bertugas di Kota Kotamobagu,” kata Tatong Bara, dalam sambutannya saat acara serah terima jabatan di aula rumah dinas.

Pada kesempatan itu, Tatong meminta semua jajaran pemerintahan Kota Kotamobagu untuk mendukung Pjs dalam menjalankan tugasnya sebagai penjabat walikota.

“Tugas dan pengabdian tak boleh terganggu dengan proses esrafet pemerintahan ini. Seluruh SKPD, camat, sangadi dan lurah support Pak Walikota agar dalam pelaksanaan tugasnya berjalan dengan lancar,” ujar Tatong. (ads/gito)

Rudi: Ibu Walikota Warnanya Terang, Saya Tidak Boleh Gelap

Pejabat walikota sebelumnya, Tatong Bara, saat memberi sambutan pada acara serah terima jabatan.

ZONA KOTAMOBAGU — Beragam prestasi yang didapat Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu diharapkan terus melejit selama kepemimpinan Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Rudi Mokoginta. Hal ini diutarakan Pejabat walikota sebelumnya, Tatong Bara, saat serah terima jabatan di Aula Rumah Dinas Walikota, Kamis (15/2).

“Sudah banyak prestasi diraih daerah ini. Kemudian sekarang ini sementara pemeriksaan BPK kemudian akan ada juga penilaian adipura. Mudah-mudahan dengan adanya estafet pemerintahan ini, semua itu dapat dipertahankan dan terus melejit lagi,” kata Tatong.

Sementara itu, Muhammad Rudi Mokoginta, mengaku siap mempertahankan bahkan lebih meningkatkan lagi prestasi yang di dapat Kota Kotamobagu.

“Saya bersyukur bisa menjabat walikota di Kota Kotamobagu. Saya berjanji tidak akan mengotori prestasi-prestasi yang didapat. Jika ibu walikota warnanya terang, maka saya tidak boleh gelap. Tapi harus lebih berwarna lagi,” sebut Asisten II Pemprov Sulut itu. (ads/gito)

Dipercayakan Jadi Pjs Walikota, Rudi: Terima Kasih Gubernur dan Wakil Gubernur

Pjs Walikota, Muhammad Rudi Mokoginta, dijemput tarian adat saat tiba di rumah dinas.

ZONA KOTAMOBAGU — Muhammad Rudi Mokoginta resmi menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Kotamobagu. Kamis (15/2), dilakukan serah terima jabatan dari pejabat walikota sebelumnya Tatong Bara ke Pjs, di rumah dinas walikota.

Penunjukan Asisten II Pemprov Sulut itu sebagai Pjs Walikota adalah untuk mengisi kekosongan jabatan selama walikota dan wakil walikota periode 2013-2018 cuti mengikuti tahapan Pilkada. Hal itu sesuai surat keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 131.71-300 Tahun 2018. Dalam surat keputusan itu, Muhammad Rudi Mokoginta akan menjabat Pjs walikota mulai 15 Februari sampai 23 Juni mendatang.

“Terima kasih kepada gubernur dan wakil gubernur yang telah mempercayakan saya sebagai penjabat walikota. Amanah yang diberikan ini akan saya emban dengan sebaik-baiknya,” kata Rudi, saat memberi sambutan pada acara serah terima jabatan di Aula Rumah Dinas Walikota.

Pada kesempatan itu, ia meminta dukungan dari semua jajaran Pemerintah Kota (Pemkot), agar roda pemerintahan berjalan dengan baik.

“Amanah ini adalah suatu penghargaan bagi saya. Ini akan terasa berat jika hanya saya pikul sendiri. Untuk itu saya harap ada kerja sama dari kita semua,” ujar Rudi.

Disisi lain, mantan Pjs Bupati Boltim itu mengapresiasi penyambutan jajaran Pemkot terhadapnya.

“Terima kasih kepada walikota (Tatong Bara) atas penyambutannya. Kami sekeluarga sangat tersanjung dengan proses penjemputan ini,” sebutnya.

Sementara itu, pejabat walikota sebelumnya, Tatong Bara, meminta semua jajaran pemerintahan Kota Kotamobagu untuk mendukung Pjs dalam menjalankan tugasnya.

“Tugas dan pengabdian tak boleh terganggu dengan proses esrafet pemerintahan ini. Seluruh SKPD, camat, sangadi dan lurah support Pak Walikota (Muhammad Rudi Mokoginta) agar dalam pelaksanaan tugasnya berjalan dengan lancar,” ujar Tatong. (ads/gito)

Rekam e-KTP, Akhir Februari Dukcapil Kembali Turun ke Desa dan Kelurahan

Virginia Olii
Virginia Olii

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) terus memaksimalkan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP). Strategi jemput bola dengan turun ke desa dan kelurahan akan kembali dilakukan. Hal itu dimaksudkan agar semua wajib KTP yang belum mengantongi kartu identitas tersebut bisa segera terekam.

“Tahun lalu kami turun ke 33 desa dan kelurahan melakukan perekaman. Tahun ini kita programkan lagi,” kata Kepala Dukcapil, Virginia Olii.

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah menyurat ke semua sangadi (kepala desa, red) dan lurah untuk menyampaikan kepada warga bahwa akhir Februari akan dilakukan perekaman di tiap desa dan kelurahan.

“Kita harap ada kerja sama dari pemerintah desa dan kelurahan, terutama dalam menginformasikannya ke masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Adi Malah, menerangkan wajib KTP per 31 Januari 2018 sebanyak 90.949 jiwa. Dari jumlah itu, ada 7.846 yang belum melakukan perekaman.

“Yang belum merekam itu sudah termasuk warga yang baru genap 17 tahun. Untuk warga yang sudah merekam tapi belum mendapatkan e-KTP ada 3.190 jiwaa, tapi itu tiap hari berkurang karena warga selalu ada yang melakukan penukaran KTP,” terangnya. (ads/gito)

Rudi Mokoginta Jabat Pjs Walikota

Wakil Gubernur Steven Kandouw mengukuhkan Rudi Mokoginta sebagai Pjs Walikota Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, mengukuhkan Rudi Mokoginta sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Kotamobagu, Rabu (14/2). Pengukuhan sekaligus penyerahan SK penugasan dilakukan di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, bersamaan dengan SK penugasan wakil bupati Minahasa Tenggara dan Wakil Bupati Kabupaten Bolmong Utara sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati.

Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan surat keputusan Mendagri tentang penunjukan Pjs walikota. Dari surat keputusan itu, disebutkan Rudi Mokoginta menjabat sebagai Pjs walikota terhitung sejak 15 Februari hingga 23 Juni mendatang. Penunjukan Pjs tersebut dikarenakan Walikota Tatong Bara dan Wakil Walikota Jainudin Damopolii menjalani cuti diluar tanggungan negara karena mengikuti tahapan Pilkada 2018.

“Pengkuhannya sudah dilakukan tadi (kemarin, red) oleh wakil gubernur,” kata Kabag Humas, Ham Rumoroy.

Ditambahkannya, setelah pelantikan tersebut akan dilakukan penjemputan adat dan serah terima jabatan walikota Kotamobagu kepada Pjs walikota. “Pelaksanaannya di aula rumah dinas walikota,” tambahnya.

Sementara itu, Rudi Mokoginta, mengaku siap menjalankan tugas yang diamanahkan sebagai Pjs walikota. “Pelaksanaan Pilkada sudah ada aturannya, tugas kita hanya mengawal agar pelaksanaannya berjalan lancar dan wilayah tetap kondusif,” kata Asisten II Pemprov Sulut itu. (ads/gito)

LAKIP Tahun 2017 Berpredikat B, Sekkot: Ini Hasil Kerja Team Work

Sekkot saat menerima piagam penghargaan dari MenPAN-RB

ZONA KOTAMOBAGU – Nilai Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) Pemerintah Kota (Pemkot) terus membaik. Di tahun 2016, nilai yang diberikan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB) hanya CC.

Di Tahun 2017, nilai LAKIP yang didapat Pemkot lebih baik dari sebelumnya, yakni mendapat nilai B. Nilai LAKIP itu diserahkan MenPAN-RB, Aman Abnur, dan diterima Sekretaris Kota (Sekkot) Adnan Massinae, Selasa (13/2) di Hotel Tentrem Yogyakarta.

“Alhamdulillah Kota Kotamobagu menjadi salah satu daerah yang mendapat nilai B. Ini lebih baik dari sebelumnya yang hanya CC,” kata Sekkot, Adnan Massinae.

Ia mengakui, raihan nilai B tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kerja sama semua jajaran Pemkot.

“Tentu ini adalah bagian dari kerja team work dengan satu komando dari pimpinan yang mampu dijabarkan dan diimplementasikan oleh seluruh SKPD,” sebutnya.

Lanjutnya, capaian itu juga menjadi sebuah kesyukuran bagi pihaknya, karena didapat dari sebuah proses yang bertahap, terstruktur dan sistematis.

“Kita lihat trand yang diperoleh mulai Tahun 2015 dapat C, 2016 CC dan 2017 kita mendapat B. Artinya, proses benar-benar terstruktur dan sesuai planing, organising, actuating dan controlling berjalan secara terpadu. Sehingga semua bisa bersinergi dan berimbang disemua sektor,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Tatong Bara, mengaku sangat bangga mendengar jika Kota Kotamobagu mendapat predikat B dari MenPAN-RB atas LAKIP Tahun 2017.

“Tidak mudah mendapatkan predikat seperti ini. Butuh kerja keras dan kerja sama terutama soal sasaran pengelolaan keuangan serta pelaporan tepat waktu. Prestasi yang didapat ini harus dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan lagi,” kata Tatong, usai mengikuti tahapan pengundian dan penetapan nomor urut paslon walikota dan wakil walikota di gedung DPRD, kemarin. (ads/gito)

Empat Bulan, Pjs Walikota Kendalikan Pemerintahan

Marham Anas Tungkagi

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara dan Wakil Walikota Jainudin Damopolii ikut bertarung di Pilwako tahun ini. Keduanya telah mengikuti berbagai tahapan dan sudah ditetapkan sebagai calon walikota oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dengan demikian, kedua top eksekutif itu diharuskan cuti selama mengukuti tahapan kampanye. Cuti keduanya terhitung mulai Kamis (15/2) sampai Senin (23/6) mendatang.

“Cuti walikota dan wakil walikota sampai berakhir masa kampanye, dan akan kembali ke jabatan masing-masing pada tanggal 24 Juni,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Anas Tungkagi.

Ia mengungkapkan, Rabu (14/2) hari ini, Penjabat Sementara (Pjs) walikota akan dikukuhkan bersamaan dengan penjabat bupati dan walikota di enam daerah lain di Sulawesi Utara.

“Pengukuhannya besok secara serentak di enam daerah. Walikota, wakil walikota dan semua pimpinan SKPD terundang pada kegiatan itu,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya sudah melakukan persiapan penyambutan Pjs, termasuk fasilitas yang akan ditempati dan digunakan.

“Mulai kemarin sampai hari ini sudah beres-beres di rumah dinas. Tinggal menunggu penjabatnya siapa dan apakah akan menempati rudis. Pada intinya sudah kita siapkan semua,” tambahnya. (ads/gito)

Dapat Nomor Urut 1, Ini Kata Tatong dan Nayodo

Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan

ZONA KOTAMOBAGU – Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota periode 2018-2013, Tatong Bara-Nayodo Koerniawan (TB-NK) telah mengikuti tahapan pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon. Pasangan TB-NK yang diusung delapan partai politik dan satu partai pendukung itu mendapatkan nomor urut 1.

Oleh Calon Walikota, Tatong Bara (TB), nomor urut 1 merupakan sebuah angka keberuntungan dan kemenangan.

“Kita bersyukur mendapatkan nomor urut 1. Insya allah angka 1 bisa membawa kemenangan lagi. Kita lebih menjadi lebih bersemangat. Bagi kami nomor urut 1 adalah angka keberuntungan,” kata Tatong.

Sementara itu, Calon Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan (NK), optimis angka 1 yang didapat bisa membawa kemenangan bagi dirinya bersama Tatong Bara pada Pilwako tahun ini.

“Insya allah, dengan nomor 1 ini Allah memberikan kesempatan satu kali lagi (satu periode) kepada Ibu Tatong Bara untuk menjadi walikota, dan wakilnya adalah saya,” sebut Nayodo. (red)