Beranda blog Halaman 593

Walikota: Libatkan Masyarakat Dalam Pembangunan Desa

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Sarana dan prasarana (sarpras) fisik Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Desa Moyag Todulan, Kecamatan Kotamobagu Timur, diresmikan Walikota Tatong Bara, Selasa (6/2). Sarana dan prasana yang diresmikan itu adalah lima titik jalan paving block, gedung TK/PAUD, kantor desa, pos kamling dan infrastruktur lainnya yang dibangun dengan anggaran lebih dari Rp2 miliar yang bersumber dari Dana Desa (Dandes) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2017.

“Untuk Moyag Todulan, Tahun 2017 Dana Desa dan Alokasi Dana Desa keseluruhannya Rp3.248.388.000. Anggaran itu diperuntukkan pada pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Sangadi Sartono Makalalag.

Sementara itu, Walikota Tatong Bara, mengapresiasi pemerintah desa yang sudah memanfaatkan anggaran tersebut untuk pembangunan infrastruktur desa.

“Banyak selamat bagi masyarakat Moyag Todulan, karena saat ini banyak sarana dan prasarana yang dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit. Maksud dari pembangunan ini adalah untuk mempermudah masyarakat dalam hal pelayanan ataupun akses transportasi. Selain itu, sarana dan prasarana yang diresmikan ini akan sangat bermanfaat,” ujar walikota, usai meresmikan bangunan kantor desa.

Walikota menegaskan, miliaran anggaran yang diberikan pemerintah harus digunakan sesuai peruntukkan.

“Kita mendapat anggaran yang besar dibandingkan daerah lain. Ini bagian dari kerja keras agar seluruh masyarakat secara keseluruhan bisa tersentuh pembangunan dan menikmati infrastruktur yang memadai,” ujar walikota.

Pada kesempatan itu, walikota juga mengingatkan pemerintah desa untuk melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan, serta memperhatikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat di dalam desa.

“Itu wajib. Jangan kita membangun sarana dan prasarana kemudian pemanfaatannya mubazir karena tidak sesuai kebutuhan masyarakat. Jadi masyarakat harus dilibatkan mulai dari perencanaan hingga pembangunannya. Jangan sampai program pembangunan yang dilaksanakan hanya sesuai keinginan sangat tanpa melihat apa yang menjadi prioritas di dalam desa,” tutur walikota.

Walikota menambahkan, pemerintah terus berupaya mewujudkan apa yang dibutuhkan masyarakat melalui kerja keras dalam memperjuangkan anggaran di pusat untuk dibawa ke daerah.

“Target kita bagaimana seluruh masyarakat bisa sejahtera dan bahagia. Kerja keras ini adalah bagian dari amanah rakyat yang wajib bagi saya untuk mempertaruhkannya di pusat agar kita mendapatkan anggaran lebih,” tambah walikota. (ads/gito)

 

Angka Kemiskinan Turun di Era Kepemimpinan Tatong Bara

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Angka kemiskinan di Kota Kotamobagu terus mengalami penurunan. Di tahun 2016 presentasenya 5,58 persen, sedangkan di tahun 2017 berkurang menjadi 5,09 persen. Hal ini diutarakan Walikota Tatong Bara, saat berada di Desa Bilalang II, Kecamatan Kotamobagu Utara, Senin (5/2). Pernyataan walikota tersebut sekaligus menepis rumor yang berkembang bahwa era kepemimpinannya gagal menurunkan angka kemiskinan.

“Akhir-akhir ini ada pihak tertentu yang menyebarkan isu bahwa pemerintahan saat ini gagal menurunkan angka kemiskinan. Isu itu tidak mendasar, mengada-ada dan terkesan tujuannya untuk menjatuhkan pribadi saya,” kata walikota.

Walikota menerangkan, hasil verifikasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, angka kemiskinan Tahun 2017 berhasil ditekan hingga angka 5,09 persen. Selain angka kemiskinan yang rendah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), angka harapan hidup, harapan lama sekolah serta pendapatan per kapita adalah yang tertinggi di wilayah Bolmong Raya.

“Untuk angka kemiskinan kita yang terendah kedua setelah Kota Manado. Ini adalah kesuksesan kita semua dan menjadi bukti bahwa masyarakat Kotamobagu sejahtera. Kemudian IPM juga tertinggi di BMR,” kata Tatong.

Tatong mengakui, beberapa hal yang menjadi kendala dalam menekan angka kemiskinan, diantaranya perubahan gaya hidup serta masih ada masyarakat yang belum mampu menepis perkembangan teknologi.

“Bagaimana solusinya agar masyarakat tetap modern tapi mampu menghasilkan pendapatan untuk kebutuhannya?. Caranya adalah memperbaiki struktur ekonomi masyarakat ditopang dengan pemberian modal usaha serta bantuan usaha untuk masyarakat agar bisa mandiri dan mendapat penghasilan untuk menopang kehidupan sehari-hari,” ungkap walikota. (ads/gito)

Ratusan Warga Dapat Pelayanan Kesehatan Gratis

Pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan di Desa Bilalang II.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Bilalang II, Kecamatan Kotamobagu Utara, Senin (5/2). Gelaran kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan kepada masyarakat.

Kepala Bidang Pelayanan Promosi dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan, Soemartini Soegihardjo, mengatakan antusias masyarakat untuk datang memeriksakan kesehatan sangat tinggi. Hal itu terlihat dari membludaknya masyarakat atau pasien yang datang ke tempat pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Banyak pasien yang datang. Bahkan pelayanan sampai sore hari,” katanya.

Diterangkannya, pada kegiatan tersebut, ada 152 masyarakat yang terlayani untuk pemeriksaan mata. Dari jumlah itu, ada beberapa diantaranya yang langsung diberikan kaca mata gratis. Selain itu, ada juga 105 orang pasien umum yang dilayani pemeriksaan kesehatan yang meliputi gula, asam urat, kolestrol dan lainnya.

“Khusus mata, ada yang tidak mendapatkan kaca mata, tapi kita ditindaklanjuti dengan operasi katarak pada Hari Kamis (pekan ini) di kantor Dinkes. Di Hari Kamis itu ada juga sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan lainnya seperti yang dilaksanakan tadi (kemarin, red) di Desa Bilalang II,” terangnya.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan yang dihadiri Walikota Tatong Bara itu, mendapat apresiasi dari warga setempat. Menurut warga, apa yang dilakukan walikota dan jajarannya itu sangat membantu dan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Mudah-mudahan dengan pemeriksaan ini saya bisa sembuh. Rencananya Hari Kamis akan dioperasi katarak. Selama ini belum pernah memeriksa (katarak) karena terkendala dana. Berhubung ini gratis, jadi saya datang ke sini,” kata Harap Mamonto (60), warga Kelurahan Kobo Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Warga lainnya, Sutri Mokodongan (41), mengaku datang ke tempat tersebut untuk memeriksa kolestrol, gula dan asam urat.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali. Sebagai warga Kota Kotamobagu kami merasa ada keringanan dalam memeriksakan kesehatan tanpa ada biaya. Kalaupun ada biaya itu hanya sewa bentor dari rumah ke sini,” ujar warga Kelurahan Genggulang itu. (ads/gito)

Walikota Resmikan Sarana dan Prasarana Fisik Desa Bilalang II

Walikota Tatong Bara saat meresmikan Kantor Desa Bilalang II.

ZONA KOTAMOBAGU – Pembangunan sarana dan prasarana fisik yang dilaksanakan pemerintah dan masyarakat desa pada Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) yang dibiayai Dana Desa (Dandes) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2017, sudah rampung. Saat ini, hasil pembangunan tersebut sedang dinikmati masyarakat di tiap desa.

“Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat karena amanah mengelola dana desa dan alokasi dana desa dengan baik. Ini akan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat di Kotamobagu,” kata Walikota Tatong Bara, usai meresmikan Gedung Satuan Pendidikan Anak Usia Dini dan Kantor Desa Bilalang II, Kecamatan Kotamobagu Utara, Senin (5/2).

Lanjut walikota, semua desa di Kota Kotamobagu mendapat kucuran anggaran besar yang bersumber dari Dandes maupun ADD. Besaran anggaran tersebut diberikan untuk pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.

“Fasilitas di 15 desa saat ini sudah sangat baik. Berkas anggaran besar yang diberikan pemerintah, infrastruktur desa sudah sejajar dengan kelurahan,” ungkap walikota.

Walikota mengungkapkan, masyarakat di tiap desa harus merasakan manfaat dan keuntungan besar dari pembangunan. “Saya harap, anggaran yang besar dapat dikelola dengan baik demi kemudahan masyarakat,” ungkap walikota. (ads/gito)

Hadiri Tulude, Walikota Serukan Jaga Persatuan dan Kesatuan

Walikota Tatong Bara saat menghadiri Tulude di Kelurahan Mogolaing.

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara menghadiri upacara adat Tulude Jemaat GMIBM Solafide Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Minggu (4/2). Kehadiran walikota pada kegiatan itu adalah untuk memenuhi undangan jemaat.

Menurut walikota, kegiatan tersebut merupakan bentuk syukur sekaligus jadi sarana untuk mempererat hubungan antar suku dan agama di Kota Kotamobagu. “Kota Kotamobagu tanpa kita sadari masuk 10 besar daerah paling toleran di Indonesia. Ini harus kita wujudnyatakan melalui kegaitan seperti ini,” kata walikota.

Pada kesempatan itu, walikota menyerukan persatuan dan kesatuan kepada semua jemaat. Menurutnya, persatuan dan kesatuan antar suku dan agama di Kota Kotamobagu harus tetap dijaga dan terus dipertahankan. “Perbedaan suku, agama bahkan politik tidak bisa merusak hubungan persaudaraan kita.  Apapun yang kita hadapi kedepan tidak boleh dirusak hanya karena perbedaan-perbedaan itu,” ujar walikota.

Walikota menambahkan, menjadi sebuah kehormatan bagi dirinya bisa hadir pada kegiatan tersebut. “Terima kasih atas penghormatan ini. Mari kita terus jaga persatuan dan kesatuan kita semua,” tambah walikota. (ads/gito)

Tata Lokasi Air Terjun Molimpungan, Disbudpar Siapkan 450 juta untuk Pembebasan Lahan

Agung Adati

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menyiapkan anggaran Rp450 untuk pembebasan lahan area tempat air terjun molimpungan di Desa Kobo Kecil, Kecamatan Kotamobagu Timur. Hal ini disampaikan Kepala Disparbud, Agung Adati.

Menurutnya, anggaran tersebut dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018. “Ini akan direalisasikan pada Triwulan I ini. Lahan yang akan dibebaskan adalah untuk pembangunan resting area dan tempat parkir,” kata Agung, kemarin.

Diterangkannya, tempat wisata Air Terjun Molimpungan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) untuk dikembangkan. Namun demikian katanya, pihaknya tetap memperhatikan tempat wisata lainnya namun akan ditindaklanjuti secara bertahap.

“Kita sudah survey semua potensi wisata yang ada. Pada prinsipnya semua menjadi perhatian kami, namun untuk pengembangannya dilakukan secara bertahap,” terangnya.

Diungkapkannya, pemerintah dan masyarakat Desa Kobo Kecil sudah merehab jembatan serta pelebaran sekaligus pengerasan jalan sepanjang 800 meter menuju ke lokasi wisata. “Anggarannya itu melalui ADD Tahun 2017,” ungkapnya. (ads/gito)

Walikota Canangkan Gerakan Kebangkitan Zakat

Walikota Tatong Bara saat mencanangkan gerakan kebangkitan zakat.

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara menjadi kepala daerah pertama se-Bolmong Raya yang menyetorkan zakat penghasilan pribadi secara online di gerai penerimaan zakat. Hal ini diutarakan Ketua Baznas Kotamobagu, Hi Rusdin Bonde, saat mendampingi walikota menyetorkan zakat pada kegiatan pencanangan kebangkitan zakat di Lapangan Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat, Sabtu (3/1).

“Walikota Kotamobagu merupakan kepala daerah pertama se-Bolmong Raya yang menyetorkan zakat penghasilan pribadi secara online. Hal ini tentunya sangat baik dan mungkin bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” kata Rusdin.

Ia mengungkapkan, ada banyak keuntungan dalam menyetorkan zakat secara online, diantaranya adalah penyetor zakat akan mendapatkan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ). “NPWZ ini dapat diperhitungkan sebagau pengurang enghasilan kena pajak (PKP) sesuai amanat undang-undang nomor 7 Tahun 2017 tentang pajak penghasilan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Sulut, Abid Takalamingan, mengatakan Kota Kotamobagu menjadi daerah pertama yang mencanangkan gerakan kebangkitan zakat se-Sulawesi Utara. “Kegiatan ini terselenggara atas support serta perhatian penuh dari walikota terhadap kelangsungan penyaluran zat, infaq dan shadaqah,” ujarnya.

Walikota Tatong Bara dalam kesempatannya mengatakan, kegiatan pencanangan kebangkitan zakat yang dilaksanakan dalam rangka peringatan 17 Tahun Baznas itu merupakan salah satu langkah yang sangat baik dan penting guna mempererat tali silaturahmi sesama umat di Kota Kotamobagu. “Dengan memberikan zakat, berarti kita turut membantu sesama saudara-saudara kita yang membutuhkan. Esensi zakat juga merupakan pembersih harta dan jiwa kita umat muslim. Melalui kegiatan ini, kita harap dapat memberi manfaat yang sebanyak-banyaknya kepada masyarakat,” kata walikota.

Pada kegiatan itu, walikota juga menandatangani sekaligus menyerahkan Peraturan Walikota (Perwako) tentang zakat di Kota Kotamobagu kepada Ketua Baznas. (ads/gito)

Walikota Beber Capain Kinerja Pemkot di Rakorev RKPD

Walikota Tatong Bara saat menghadiri Rakorev RKPD di Graha Gubernuran, Manado.

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara menghadiri rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) hasil pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Graha Bumi Beringin, Manado, Jumat (2/2).

Pada kesempatan itu, walikota menyampaikan capaian kinerja pemerintah dan berbagai perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) di Tahun 2017.

“Berbagai capaian yang Pemerintah Kota Kotamobagu di Tahun 2017 akan terus ditingkatkan lagi. Kemudian untuk pelaksanaan program dan kegiatan akan dilaksanakan dengan sebaik mungkin, agar hal-hal yang belum dicapai akan lebih maksimal lagi,” kata walikota.

Pelaksanaan rakorev tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan Pemprov Sulut dalam rangka integrasi dan sinkronisasi pelaksanaan program pembangunan secara menyeluruh dari tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota.

“Melalui koordinasi, konsultasi perencanaan, pengendalian dan evaluasi rencana embangunan dalam rangka sinergi pencapaian prioritas dan sasaran pembangunan nasional untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar walikota. (ads/gito)

Dinas Kominfo Beri Layanan Wifi Gratis

ahmad yani umar
Ahmad Yani Umar

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan layanan wifi gratis kepada masyarakat Kota Kotamobagu. Wifi tersebut dipasang di depan kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan bisa diakses semua masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Yani Umar, mengatakan wifi tersebut sudah bisa diakses oleh semua masyarakat. “Kita pasang di depan kantor (Diskominfo) tapi bisa terakses hingga radius 100 meter,” katanya.

Ia mengungkapkanya, pemasangan wifi tersebut dimaksudkan untuk memberi kemudahan bagi masyarakat terutama dalam mengakses berbagai informasi melalui internet. Hal itu katanya juga bagian dari menunjang pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

“Dengan adanya wifi ini, masyarakat tentu akan lebih mudah lagi meng-up date informasi melalui internet. Ini juga bagian dari implementasi program Pemkot menuju smart city,” ungkapnya.

Diterangkannya, wifi yang terpasang tersebut ditunjang dengan kecepatan bandwitch yang lumayan besar, sehingga dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi melalui internet.

Bandwithnya mencapai 10 Mbps serta full access. Bagima masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, bisa datang berkunjung langsung ke Kantor Dinas Kominfo,” terangnya. (ads/gito)

Pemkot Matangkan Persiapan Jelang Kunjungan MenPAN-RB

Sahaya Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus mematangkan persiapan jelang kunjungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (MenPAN-RB) pada pekan depan. Berbagai hal sudah dilakukan termasuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabuaten (Pemkab) Bolmong soal kunjungan menteri tersebut.

“Pak menteri akan ke Bolmong dulu baru ke Kota Kotamobagu. Kemarin (Rabu) kita sudah koordinasi dengan Pemkab Bolmong. Rundown acara sudah disusun,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta.

Ia mengungkapkan, MenPAN-RB terlebih dahulu berkunjung ke Kabupaten Bolmong dan memberi materi tentang reformasi birokrasi, dan kemudian akan menuju ke Kota Kotamobagu untul launching e-Government. “Agenda di Kotamobagu hanya satu hari, setelah itu pak menteri langsung bertolak ke Manado untuk kunjungan kerja di Unima,” ungkapnya. (ads/gito)