Beranda blog Halaman 602

Tatong Lantik Sangadi Desa Tabang

Prosesi pelantikan Sangadi Desa Tabang.

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada Yunius Fritz Dilapanga Sangadi (Kepala Desa, red) Tabang, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Rabu (3/1). Pelantikan dilaksanakan di Lapangan Olahraga desa setempat bersamaan dengan pelantikan penggantian antar waktu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) BPD Poyowa Kecil dan Tabang.

“Selamat atas pelantikan ini. Berikan bakti yang maksimal untuk masyarakat. Saya yakin tangan dingin Papa Ridho (Yunius Fritz Dilapanga) bisa membawa Desa Tabang menjadi lebih baik dan lebih maju lagi,” sebut Tatong, dalam sambutannya usai mengambil sumpah jabatan.

Pada kesempatan itu, walikota juga meminta kepada sangadi yang baru terpilih lewat Pilsang antar waktu itu agar dapat mengayomi dan membina kehidupan masyarakat, menjadi teladan, serta selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. “Sangadi yang baru dilantik ini adalah salah satu wartawan senior dan sudah banyak pengalaman. Dengan dukungan masyarakat juga, saya yakin desa ini akan lebih baik dan masyarakatnya lebih sejahtera,” ujar Tatong.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan agar sangadi berlatar wartawan itu dapat mengelola Dana Desa (Dandes) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2018. “Anggaran yang masuk harus dikelola dengan baik. Dipetakan mana yang menjadi prioritas pembangunan, kemudian untuk pemberdayaan agar memperkuat ekonomi masyarakat desa,” ujar Tatong.

Kepada Penjabat Sementara (Pjs) Sangadi Tabang, ia mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan dedikasinya. “Terimas kasih atas semua bakti dan dedikasi yang tulus untuk Desa Tabang. Atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih,” sebut Tatong.

Seperti diketahui, Yunius Fritz Dilapanga terpilih melalui Pilsang antar waktu yang dilaksanakan pada 12 Oktober tahun lalu. Salah satu wartawan senior di Bolmong Raya itu mendapat dukungan mayoritas pemilik suara atau sebanyak 20 dari 31 suara sah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada masyarakat. Kepercayaan ini akan saya emban sebaik mungkin,” sebutnya. (ads/gito)

55 PNS Absen di Apel Perdana

Sahaya Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – 55 dari 2.331 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) tak mengikuti apel kerja perdana yang dilaksanakan Rabu (3/1). Alasan ketidakhadiran para PNS tersebut bervariasi, ada yang sakit, ijin, tugas belajar dan cuti serta ada yang tanpa keterangan.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta, pihaknya akan menindaklanjuti para PNS yang tak hadir tersebut, khususnya yang tanpa ada pemberitahuan atau keterangan. “Ada 11 oarang yang tak masuk tanpa keterangan. Kita akan panggil untuk meminta klarifikasi mereka,” kata Sahaya.

Soal sanksi, ia mengaku tetap menegakkan aturan yang berlaku. “Sanksinya jelas. Sesuai aturan sanksi berupa teguran hingga pemotongan TPP,” ujar mantan Kasat Pol PP itu.

Di hari pertama masuk kerja atau pada Selasa (2/1), dua tim diturunkan untuk melakukan inspeksi mendadak terkait kehadiran PNS maupun tenaga kontrak di tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Dari hasil sidak, rata-rata PNS ataupun tenaga kontrak sudah mulai kembali beraktivitas seperti biasa. Ada yang tidak ditemukan berada di kantor, namun setelah di kroscek ternyata mereka berada di lapangan melaksanakan tugas sesuai tupoksi masing-masing, seperti pegawai di Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ungkap Asisten II, Gunawan Damopolii. (ads/gito)

Awasi Kinerja Tenaga Kontrak, BKPP Beri Nomor Registrasi

Sahaya Mokoginta

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) mengumpulkan tenaga kontrak di aula kantor walikota, Selasa (2/1), dan diberikan nomor registrasi sebagai legalitas dan pendataan tenaga kontrak.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta, nomor registrasi tenaga kontrak itu akan memudahkan dalam pendataan karena sudah masuk dalam data base BKPP. “Nantinya dengan nomor registrasi ini kita bisa memantau kinerja, disiplin termasuk soal kelengkapan berkas lewat aplikasi yang akan kita kelola,” kata Sahaya.

Ia mengungkapkan, setiap saat pihaknya selalu mengevaluasi tenaga kontrak. Yang berkinerja buruk serta disiplin rendah akan diberikan sanksi. “Setiap SKPD memberikan surat jika ada tenaga kontrak yang tidak produktif lagi, nanti kita akan rekomendasi untuk diberhentikan. Tapi saat ini belum ada SKPD yang memberi laporan, berarti semua berkinerja baik dan pelaksanaan tugas berjalan sesuai yang kita harapkan,” ungkapnya.

Akhir Desember lalu, BKPP juga mengumpulkan semua tenaga kontrak dan diinterview seputar pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di tiap SKPD. Hal itu merupakan bagian dari evaluasi sekaligus menjadi tolak ukur dalam perpanjangan tenaga kontrak Tahun 2018.

Jumlah tenaga kontrak yang tersebar di semua SKPD sebanyak 1.643 sudah termasuk guru kontrak dan petugas kesehatan. (rpm)

12,5 miliar untuk Program Anak Asuh Daerah

Rio A. Lombone, SSTP, MH

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) mengalokasikan anggaran sebesar Rp12,5 miliar untuk program anak asuh daerah tahun ini. Jumlah tersebut naik dibandingkan sebelumnya karena disesuaikan dengan jumlah penerima lebih.

“Masih ada ribuan anak hingga mahasiswa yang layak tapi belum menerima bantuan. Saat ini saja sudah ada 13 ribu berkas yang sementara kita verifikasi,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Rio Lombone.

Ia menegaskan, bantuan program anak asuh daerah itu merupakan terobosan pemerintah dalam rangka pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Kotamobagu. “Targetnya adalah anak sekolah dan mahasiwa yang berasal dari keluarga kurang mampu,” tegasnya.

Seerti diketahui, program anak asuh daerah sudah dilakukan sejak 2017 lalu. Ada ribuan siswa SD, SMP dan SMA serta mahasiswa yang mendapatkan bantuan melalui program tersebut. (ads/gito)

Walikota Harap Bisa Buka Turnamen Walikota Cup III 2018

Tatong Bara

KOTAMOBAGU – Turnamen sepakbola Walikota Cup II 2017 berakhir pada 30 Desember. Walikota Tatong Bara sebagai sponsor utama kegiatan itu menutup sekaligus menyerahkan hadiah kepada masing-masing pemenang.

“Selamat kepada para pemenang. Pertandingan ini sangat luar biasa dan bergengsi karena melibatkan pemain-pemain berkelas nasional,” kata walikota, dalam sambutannya pada penutupan kegiatan tersebut.

Walikota mengungkapkan, kegiatan tersebut akan kembali digulir tahun 2018 mendatang. “Semoga saya akan kembali membuka dan menutup Walikota Cup III 2018,” sebut walikota, disambut tepuk tangan ribuan penonton.

Pada kesempatan itu, walikota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut. “Alhamdulillah kegiatan ini sudah berakhir dan berjalan dengan baik. Kalah dan menang adalah hal biasa, yang paling utama adalah sportivitas. Kegiatan ini melatih kita semua soal sportivitas. Bukan hanya para pemain saja, tapi perangkat pertandingan maupun penonton juga harus lebih sportiv lagi. Sekali lagi teima kasih kepada semua pihak yang sudah menyukseskan kegiatan ini,” ujar walikota.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Tony Ponongoa, mengungkapkan turnamen sepakbola Walikota Cup sudah menjadi agenda rutin PSSI Provinsi Sulawesi Utara. “Luar biasa turnamen Walikota Cup kedua ini. Klub-klub yang bertanding rata-rata menghadirkan pemain berkelas nasional dari liga I dan liga II Indonesia. Turnamen ini sudah menjadi agenda tahunan PSSI Sulawesi Utara,” ungkap salah satu anggota EXCO PSSI Sulawesi Utara itu.

Seperti diketahui, total hadiah pada turnamen Walikota Cup II sebesar Rp100 juta. AYMS Bakan yang menjadi juara I berhak atas hadiah berupa trophy, uang tunai Rp50 juta dan medali. Sedangkan Diktra Prima Pobundayan yang menjadi runner up mendapat hadiah trophy, uang tunai Rp25 juta dan medali. Sedangkan juara III bersama yang diraih Bintang Muda Matali dan Persin Sinindian mendapat masing-masing trophy, uang tunai Rp7,5 juta serta medali. Selain itu, pemain yang menjadi top skor, Zulham Zamrun, serta pemain terbaik, Nandi Mokoagow, masing-masing mendapat trophy, uang tunai Rp1,5 serta piagam. (ads/gito)

Pemkot Berdzikir Sambut Tahun Baru 2018

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar dzikir dan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru 2018 di Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Minggu (31/12). Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan Majelis Dzikir Nurul Khairat, jajaran Pemkot serta ribuan masyarakat.

“Akhir tahun merupakan waktu yang pas untuk kita mengevaluasi sejauh mana dan apa yang telah kita perbuat kemudian ditingkatkan lagi di tahun yang akan datang,” kata walikota.

Walikota mengungkapkan, malam tahun baru harus dijadikan momentum untuk introspeksi diri dan evaluasi dari apa yang dilakukan sebelumnya. “Apakah yang kita lakukan sudah sesuai atau seperti apa. Kita semua harus introspeksi diri dan terus berbenah untuk menjadi yang lebih baik lagi,” ungkap walikota.

Pada kesempatan itu, walikota juga mengajak semua elemen masyarakat Kota Kotamobagu untuk menutup tahun 2017 dan menyambut tahun 2018 dengan penuh syukur dan optimisme. “Atas nama pribadi dan pemerintah saya ucapkan selama tahun baru. Saya harap kemesraan ini tidak cepat berlalu. Terus jalin silaturahmi diantara kita,” sebut walikota. (ads/gito)

Tahun Baru, Desa Tabang Sangadi Baru

Marham Anas Tungkagi
Anas Tungkagi

ZONA KOTAMOBAGU – Desa Tabang, Kecamatan Kotamobagu Selatan, miliki sangadi (kepala desa, red) baru. Rabu (3/1), Walikota Tatong Bara dijadwalkan akan melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada Junius Frits Dilapanga, sangadi terpilih hasil Pilsang antar waktu yang dilaksanakan Oktober 2017 lalu. Prosesi pelantikan direncanakan akan dilaksanakan di lapangan olahraga desa setempat.

“Iya, besok (hari ini, red) pelantikan Sangadi Tabang terpilih. Ibu walikota yang akan melantik. Sesuai jadwal waktu pelantikan mulai pukul 10.00 Wita,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Anas Tungkagi.

Ditambahkannya, agenda pelantikan tersebut merupakan agenda Pemkot. “Kegiatannya dilaksanakan Pemkot melalui Bagian Tapem. Selain pelantikan sangadi, akan ada juga pelantikan BPD Desa Tabang dan Poyowa Kecil,” tambahnya.

Seperti diketahui, Frits Junius Dilapanga terpilih melalui Pilsang antar waktu yang dilaksanakan pada 12 Oktober tahun lalu. Salah satu wartawan senior di Bolmong Raya itu mendapat dukungan mayoritas pemilik suara atau sebanyak 20 dari 31 suara sah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada masyarakat. Kepercayaan ini akan saya emban sebaik mungkin,” kata Junius Frits Dilapanga, usai Pilsang beberapa waktu lalu. (ads/gito)

2018, Pemkot Usung Tema Tahun Inovasi dan Kreativitas

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) mengusung tema tahun inovasi dan kreativitas pada tahun 2018 mendatang.

“Kota Kotamobagu dipersiapkan menjadi ibukota calon Provinsi Bolaang Mongondow Raya. Sehingga itu perlu bagi kita untuk menjadikan daerah ini sejajar dengan daerah maju lainnya di Indonesia,” kata Walikota Tatong Bara.

Tatong menjelaskan, penetapan tema tahun inovasi dan kreativitas tersebut merupakan pentahapan dari prioritas pembangunan dalam satu periode kepemimpinannya. “Setiap tahun tema ini saling terkait dan mempengaruhi secara umum terhadap pencapaian sasaran yang diinginkan. Setelah pembenahan dan penataan kelembagaan, pelayanan dasar, infrastruktur dan investasi, di tahun kelima kita lebih menitikbertakan pada inovasi dan kreativitas,” jelas Tatong.

Untuk mensukseskan tema tahun inovasi dan kreativitas tersebut, Tatong meminta semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memperhatikan rencana kerja pemerintah serta kebijakan strategis baik di tingkat nasional maupun di tingkatan daerah. Selain itu, Tatong juga meminta semua aparatur pemerintahan hingga ke tingkat desa dan kelurahan untuk selalu mendukung penuh pelaksanaan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.

“Dengan adanya dukungan dari semua elemen masyarakat, sasaran dari pelaksanaan program dapat dicapai sesuai yang direncanakan dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Tatong. (ads/gito)

3 Januari Apel Perdana, Semua ASN Wajib Hadir

Sahaya Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) diwajibkan ikut apel perdana pasca libur tahun baru, pada Rabu (3/1) mendatang. Hal ini sesuai surat edaran nomor 800/BKPP-KK/1276 perihal libur bersama dan apel perdana Tahun 2018.

Surat edaran yang ditandatangani Sekretaris Kota (Sekkot) Adnan Massinae itu, ditegaskan semua pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pejabat administrator, pengawas, fungsional umum/tertentu, tenaga kontrak, para camat, sangadi, lurah serta Hansip se-Kota Kotamobagu untuk mengikuti apel yang dimaksud.

“Untuk Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan dapat menghadirkan pegawai dilingkungan masing-masing yang bertugas pada UPTD Puskesmas, maupun di SKB, TK, SD dan SMP,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sahaya Mokoginta.

Ia mengungkapkan, khusus PNS maupun tenaga kontrak yang bertugas di UPTD Puskesmas maupun rumah sakit yang bertugas pada pagi hari diberi dispensasi untuk tidak ikut apel perdana. “Mereka tidak ikut apel perdana tapi tetap melaksanakan tugas pelayanan seperti biasa,” ungkapnya.

Pada apel perdana tersebut, Kasubag kepegawaian dapat mengkoordinir masing-masing PNS dan tenaga kontrak  serta membawa finger print. “Kemudian daftar hadir pegawai di tiap SKPD harus dimasukkan secara manual ke BKPP,” ujarnya. (ads/gito)

Walikota Ajak Lestarikan Seni dan Budaya

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara mengajak semua elemen masyarakat untuk terus melestarikan seni dan budaya di Kota Kotamobagu. Hal ini diutarakannya usai meresmikan Gedung Sanggar Belajar Seni dan Budaya Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis (28/12).

Menurut walikota, pelestarian seni dan budaya tak hanya sekadar tanggung jawab dari pemerintah daerah saja, tapi juga sangat membutuhkan adanya dukungan dari semua pihak, termasuk seniman, budayawan, serta masyarakat umum lainnya. “saya mengapresasi pemerintah desa dengan menghadirkan sanggar seni dan budaya ini. Ini bukan hanya untuk desa saja, tapi sudah untuk kota. Ini juga bisa jadi salah satu pendapatan desa, tinggal bagaimana pemerintah desa menyiapkan Perdes,” kata walikota.

Walikota mengungkapkan, gedung sanggar seni dan budaya tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk belajar serta melestarikan seni dan budaya Mongondow di Kota Kotamobagu. “Ini sangat baik khususnya untuk generasi muda kita. Di sini mereka belajar serta melestarikan seni dan budaya daerah kita,” ungkap walikota.

Usai meresemikan bangunan itu, walikota juga menyerahkan satu unit kendaraan ambulance milik Desa Bilalang I serta bantuan kepada sejumlah kelompok masyarakat serta penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba yang dilaksanakan pemerintah dan pemuda Desa Bilalang I. (ads/gito)