Beranda blog Halaman 630

Sambut Idul Adha, Pemkot-PHBI Gelar Pawai Takbir

ZONA KOTAMOBAGU – Menyambut hari raya Idul Adha 1438 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menggelar pawai takbiran, Kamis (31/8) malam. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Humas, Ham Rumoroy.

Menurutnya, kegiatan pawai takbiran tersebut sudah menjadi agenda rutin tahunan atau saat perayaan hari besar islam yang dilaksanakan Pemkot bersama PHBI. “Ada pawai obor yang pesertanya dari para siswa, kemudian pawai takbir dari perwakilan masyarakat. Rencananya ibu walikota yang akan melepas peserta pawai,” katanya, kemarin.

Ia berharap, pelaksanaan semua rangkaian kegiatan dalam rangka perayaan hari raya Idul Adha itu dapat berjalan dengan lancar. “Kondisi cuaca mempengaruhi pelaksanaan kegiatan. Akhir-akhir ini kita ketahui bersama selalu hujan. Mudah-mudahan besok malam (malam ini, red), cuaca akan sangat mendukung,” harapnya. (ads/rpm)

Walikota: Ada Madu dan Racun di Pemerintahan

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara mengingatkan semua aparatur pemerintahan untuk tidak melakukan pungutan liar (pungli) kepada masyarakat. Sanksi tegas akan diberlakukan jika didapati ada yang melakukannya.

Menurut walikota, banyak program pemerintah yang diberikan kepada masyarakat secara gratis. Oleh karena itu, ia menekankan agar pelaksana program tersebut tak melakukan pungutan dengan modus apapun kepada masyarakat.

“Sekarang ada sementara pendataan dan pengukuran tanah untuk penerbitan sertifikat. Itu semua gratis. Anggarannya ditanggung pemerintah, jadi tidak boleh ada petugas di lapangan yang memungut biaya. Kalau ada meminta biaya, laporkan. Saya pastikan selesai dia. Ada madu dan racun di pemerintahan. Madu diberikan bagi yang berprestasi dan racun bagi yang melanggar,” tegas walikota, dihadapan masyarakat saat penyerahan program bantuan non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Kecamatan Kotamobagu Timur, beberapa hari lalu.

Tak hanya soal pendataan dan pengukuran tanah, program pemerintah lainnya yang digratiskan seperti surat ijin usaha kepada kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) dan program lainnya yang dikhususkan kepada masyarakat, tak boleh dipungut biaya. “Banyak program dari pemerintah yang ditujukan ke masyarakat. Tujuannya adalah untuk peningkatan kesejahteraan, jadi masyarakat yang menerima bantuan tidak boleh dimintai biaya,” ujar walikota. (ads/gito)

Maju Pilwako, Jusnan tak Kesampingkan Tugasnya di Bolmut

ZONA KOTAMOBAGU –  Meski sibuk dengan pencalonanannya di Pilwako Kotamobagu, namun dr Jusnan C Mokoginta MARS tak mengesampingkan tugasnya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmut. Hal-hal yang berurusan dengan tanggung jawabnya di pemerintahan, tetap dilaksanakannya sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Memang saya ikut penjaringan bakal calon di Partai Golkar, PAN, Gerindra dan Hanura. Tentu ini sangat menyita waktu saya. Tapi semua ini sudah saya laporkan sejak awal kepada pimpinan dalam hal ini bupati dan Sekda,” kata Jusnan.

Lanjutnya, keikutsertaannya dalam penjaringan bakal calon di sejumlah partai politik tak mempengaruhi kinerjanya sebagai Kepala Dinkes Bolmut. “Walapun saya sibuk, tapi koordinasi dengan semua staf tetap jalan. Jadi kalau ada yang bilang kinerja menurun itu tidak benar, karena setelah selesai urusan di Kotamobagu saya langsung balik ke Bolmut beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Ia menegaskan, dirinya siap melepas jabatannya sebagai Kepala Dinkes Bolmut. Namun pengunduran dirinya itu baru akan dilakukan ketika tahapan Pilwako sudah bergulir. “Kalau sudah masuk tahapan, pasti saya akan mengambil sikap,” tegasnya.

Ditambahkannya, sebelum memutuskan ikut bertarung di Pilwako Kotamobagu, dirinya sudah terlebih dahulu berkonsultasi dengan pimpinan daerah tempatnya mengabdi terkait statusnya sebagai salah satu pimpinan SKPD. “Ada permintaan masyarakat Kotamobagu kemudian dukungan dari keluarga besar dan rekan se profesi.  Itu sebabnya saya memutuskan untuk bertarung di Pilwako. Jadi komunikasi dengan bupati dan Sekda soal aktivitas di Kotamobagu tetap saya lakukan,” tambahnya. (***)

Tatong Lobi Anggaran Furniture Hospital di Kemenkes

ZONA KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara tak henti-hentinya melobi anggaran di sejumlah kementrian untuk pembangunan di Kota Kotamobagu. Terkini, walikota menemui Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) melobi anggaran pengadaan furniture hospital di ‘gedung kembar’ Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu yang sedang dalam proses perampungan.

“Setelah pembangunan gedung baru berkapasitas 300 kamar selesai akhir tahun ini, kita pikirkan lagi pengadaan furniture hospital termasuk pengadaan alat kesehatan. Anggarannya sudah kita hitung sekitar Rp49 miliar,” kata Tatong, usai penyerahan bantuan non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Kecamatan Kotamobagu Timur, Senin (28/8).

Dari pertemuan dengan Dirjen Pelayanan Kesehatan itu, Tatong mengaku mendapat respon positif. Bahkan pada pekan pertama September mendatang, ia akan bertemu kembali untuk membicarakan lebih lanjut soal usulan tersebut. “Nanti pada pertemuan itu akan diajukan proposalnya,” ujar Tatong.

Tatong menambahkan, pembangunan ‘gedung kembar’ RSUD tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) dalam meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat di bidang kesehatan.

“Masyarakat Bolmong Raya butuh rumah sakit rujukan. Karena data yang dirangkum Pemprov Sulut, dalam setahun ada 145 pasien asal Bolmong Raya yang meninggal dunia dalam perjalanan saat di rujuk Manado. Oleh karena itu, saya memberanikan diri membangunan rumah sakit dengan anggaran melebihi 100 miliar, agar kedepannya RSUD Kotamobagu menjadi rujukan regional di wilayah Bolmong Raya dan daerah sekitar lainnya,” tambah Tatong. (ads/gito)

Hewan Kurban di Kotamobagu Aman Dikonsumsi

ZONA KOTAMOBAGU – Warga tak perlu khawatir ketika membeli hewan kurban yang diperjualbelikan di sejumlah tempat penjualan di Kota Kotamobagu. Dari hasil pemeriksaan kesehatan hewan yang dilakukan Dinas Kesehatan bersama intansiteknis lainnya, tidak didapati ada hewan kurban yang berpenyakit.

“Hasil pemeriksaan kami bersama Dinas Perdagangan dan Dinas Peternakan, semua hewan kurban aman untuk dikonsumsi. Tidak ada yang ditemukan berpenyakit,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan, drg Abdul Haris Mongilong.

Diungkapkannya, pemeriksaan kesehatan hewan difokuskan pada tempat-tempat penjualan di kompleks pasar Kelurahan Gogagoman dan Kelurahan Mogolaing. “Kita juga mengambil sampel untuk beberapa hewan, tapi tidak terbukti berpenyakit. Itu artinya semua aman dikonsumsi,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengimbau warga agar selalu  berhati-hati dalam memilih hewan yang akan disebelih sebagai kurban pada Hari Raya Idul Adha. “Harus teliti, perhatikan kesehatan hewan sebelum dibeli. Kalau mendapati ada hewan yang cacat atau sakit, silahkan laporkan nanti akan ditindaklanjuti,” imbaunya. (ads/gito)

Pemkot Gelar Rakor Bersama Lurah dan Sangadi Se-Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bulanan seluruh Lurah dan Sangadi se-Kota Kotamobagu, Selasa (29/8) pagi. Rakor yang dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kotamobagu, Drs. Nasrun Gilalom tersebut, merupakan agenda rutin setiap bulannya untuk mengkoordinasikan seluruh program kegiatan yang sudah dilaksanakan selama sebulan terakhir.

Menurut Nasrun, pada rapat pagi itu dibahas berbagai hal menyangkut program dan kegiatan Pemerintah Kota Kotamobagu yang berhubungan langsung dengan desa dan kelurahan yang ada. ”Hal yang dibahas antaranyanya menyangkut program dana desa dan pengawasannya, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta program-program lain yang sudah dicanangkan oleh Wali Kota Kotamobagu,” kata Nasrun.

Ia menambahkan melalui rapat ini juga bisa dilihat, sejauh mana progress dan realisasi dari seluruh program dan kegiatan yang sudah disusun. “Nantinya hasil rapat ini akan dilaporkan kepada Ibu Wali Kota,” ujarnya.

Hadir dalam rakor yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Pontodon Timur ini diantaranya, Kepala Dinas BPMD Kotamobagu, Drs. Teddy Makalalag, Inspektur Daerah Kotamobagu, Drs. Sair Lentang, MAP, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Marham Anas Tungkagi, SE, Kepala Bidang Pendataan dan Pendaftaran BPKD Kotamobagu, Ilmar Z. Rusman, S.STP, para camat serta seluruh lurah dan sangadi se-Kota Kotamobagu.(ads/gito)

Proyek MRBM Dipacu

ZONA KOTAMOBAGU – Proyek lanjutan pembangunan Masjid Raya Baitul Makmur (MRBM) terus dipacu. Saat ini, realisasi proyek berbanderol Rp15,4 miliar itu sudah berada di atas angka 20 persen.

Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos), Adin Mantali, para pekerja dari PT Lumbung Berkat Indonesia (LBI) sebagai pelaksana proyek tersebut sedang mengerjakan pemasangan interior yang meliputi instalasi listrik, plafon hingga pemasangan marmer. “Pekerjaannya di bagian dalam masjid, sehingga kalau dilihat dari luar seperti tidak ada pekerjaan, tapi kalau ke dalam itu ada pekerja yang sedang bekerja,” ujarnya.

Ditegaskannya, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek tersebut. “Kita juga harap ada dukungan dari masyarakat, terutama ikut mengawasi pelaksanaannya,” tegasnya.

Ia berharap, pelaksaan pekerjaan tahun ini bisa berjalan sesuai yang diharapkan. Pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut bisa menyelesaikan target pekerjaan yang diberikan sesuai waktu yang tertuang dalam dokumen kontrak. “Insya allah kalau semuanya berjalan lancar, tahun anggaran selanjutnya pembangunannya akan fokus pada pembangunan menara,” harapnya. (ads/gito)

2.153 Warga Dapat Bantuan PKH

Penyerahan simbolis bantuan PKH oleh Walikota Tatong Bara

ZONAKOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara menyerahkan bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 2.153 kelompok penerima, di Kantor Kecamatan Kotamobagu Timur, Senin (28/8).

“Bantuan yang diberikan ini tujuannya untuk memperkuat ekonomi keluarga. Jadi saya harapkan agar dapat memanfaatkannya dengan baik,” kata walikota, saat memberi sambutan dihadapan para kelompok penerima.

Melalui bantuan tersebut lanjut walikota, bisa menjadi akses bagi masyarakat kurang mampu dapat mendapatkan serta memanfaatkan berbagai pelayanan sosial di bidang kesehatan dan pendidikan. “Bantuan ini harus dimanfaatkan dengan baik, agar program bantuan sosial yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu ini akan tepat sasaran, sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan para keluarga penerima manfaat,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial, Muljadi Suratinoyo, mengungkapkan dari 2.153 penerima bantuan, terdapat 2.123 yang memenuhi kriteria SD, SMP, SMA, balita dan ibu hamil. Sedangkan 30 sisanya masuk dalam kriteria lanjut usia. “Setiap penerima mendapat Rp500 ribu per bulan yang dicairkan setiap tiga bulan melalui Bank BNI. Jadi setiap penerima mendapat kartu yang akan digunakan setiap bertransaksi di bank,” ungkapnya.

Diterangkannya, bantuan program keluarga harapan non tunai merupakan program bantuan sosial yang dilaksanakan pemerintah melalui Kementrian Sosial (Kemensos). “Tujuannya adalah mengurangi beban pengeluaran dari masyarakat kurang mampu,” terangnya.

Salah satu penerima bantuan, Selvi Mamonto, mengaku sangat terbantukan dengan adanya bantuan tersebut, terutama dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anaknya. “Tentunya kami sangat bersyukur. Bantuan ini sangat kami butuhkan. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberi bantuan yang begitu besar manfaatnya bagi kami,” sebutnya, usai menerima bantuan. (ads/gito)

74 Paket Proyek Hemat 1,7 miliar

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) berhasil mengefisiensi anggaran pada pengadaan barang dan jasa sebesar Rp1,7 miliar atau 2,9 persen dari pagu anggaran sebesar Rp164 miliar untuk pekerjaan 74 paket proyek. Hal ini diutarakan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Subhan Muchtar.

Menurutnya, efisiensi anggaran tersebut untuk menampal defisit anggaran yang terjadi saat ini. “Nantinya anggaran yang dihimpun itu akan kembali ditata dalam APBD-P (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan) untuk digunakan pada kebutuhan daerah yang lain,” katanya.

Lanjutnya, dari semua paket proyek yang ada, masih ada beberapa diantaranya yang belum dilelang. Meski tak merinci paket pekerjaan yang dimaksud namun ia meyakini semua itu bisa dilelang dan akan segera dikerjakan. “Masih ada beberapa yang belum dilelang. Kita upayakan agar ada efisiensi anggaran dari sisa paket itu,” ujarnya.

Untuk paket pekerjaan yang sudah berhasil dilelang dan sudah mulai dikerjakan, ia berharap dapat dilaksanakan sesuai dokumen kontrak. “Kualitas dan waktu pengerjaannya harus diperhatikan. Itu harapannya,” tambahnya. (ads/gito)

Waspada Penyakit Antrax pada Hewan Kurban

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kesehatan bersama instansi terkait mengagendakan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang diperjualbelikan di sejumlah tempat di Kotamobagu. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi penyakit antrax dan cacing hati ada hewan kurban.

“Terutama yang hewan yang ada luka, itu perlu diperiksa. Jangan sampai sudah berpenyakit kemudian dibeli masyarakat untuk disembelih sebagai hewan kurban. Apalagi hewan kurban yang dijual di sini rata-rata berasal dari luar daerah, sehingga itu perlu diperiksa kesehatannya,” kata Kepala Dinas Kesehatan, Haris Mongilong.

Lanjutnya, dalam pemeriksaan nanti pihaknya akan mengambil sampel pada beberapa hewan kurban khususnya yang terdapat luka di bagian badan hewan. “Kalau ada luka sudah pasti berpenyakit. Kalau ditemukan ada hewan yang positif berpenyakit, maka itu sudah berbahaya untuk dikonsumsi dan tidak bisa lagi diperjualbelikan,” ujarnya.

Disisi lain, ia mengimbau masyarakat agar berhati-hari memilih hewan kurban yang akan disembelih pada hari raya idul adha nanti. “Selain itu, kita harap juga ada kerja sama dari para pedagang agar tidak menjual hewan yang berpenyakit, karena itu berbahaya,” imbaunya. (ads/gito)