Beranda blog Halaman 657

Jadwal Grand Final Uyo-Nanu Ditetapkan

Finalis Uyo Nanu Kotamobagu 2017

ZONA KOTAMOBAGU – Ajang pemilihan Uyo-Nanu tahun 2017 kini masuk tahapan Grand Final. Masing-masing finalis sudah melakukan sesi pemotrtan serta pengundian nomor dada. Selanjutnya, para peserta akan masuk dalam tahap karantina selama lima hari.

Kepala Dinas Pariwista dan Kebudayaan (Disparbud) Kotamobagu, Bambang Ginoga melalui Kabid Kebudayaan, Thelma Olola mengungkapkan, untuk jadwal grand final yang direncanakan dilaksanakan pada Minggu 21 mendatang, dimajukan pada Sabtu 20 Mei mendatang.

“Alasan dimajukan pelaksanaanya, selain kesiapan panitia dan peserta, yang benar-benar sudah siap, malam Minggu diperkiraka penontonnya sangat banyak. Sehingga sangat cocok untuk dijadikan malam grand final,” kata Thelma, kemarin.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, seleksi Uyo-Nanu telah menyisakan 30 finalis, terdiri dari 15 Uyo dan 15 Nanu, dari 84 peserta yang mendaftar. Kriteria yang dipakai untuk menentukan pemenang dalam malam grand final nanti, adalah Beauty, Brain, Behavior dan Brave, serta tentunya panitia akan memilih juri yang berkompeten di bidangnya.(ads/gito)

RSUD Kotamobagu Naik Tipe C

ZONA KOTAMOBAGU – Setelah melalui beberapa tahapan penilaian serta sejumlah persyaratan dipenuhi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu naik kelas menjadi tipe C.

Menurut Humas RSUD Kotamobagu, Gunawan Ijom, naiknya status Rumah Sakit ke tipe C, oleh sebab sejumlah kriteria telah terpenuhi. Mulai dari status akrediatsnya, pelayanan, fasilitas serta kondisi bangunan. “Selain itu, ketersediaan dokter ahli juga menjadi indikator,” kata Gunawan.

Selain hal tersebut, tambah Gunawan, rumah sakit juga sudah memiliki sarana dan prasarana serta alat kesehatan yang memenuhi standar. Bahkan, segala proses adminitrasi untuk mewujudkan rumah sakit tipe C sudah dilengkapi.

“Proses administrasi sudah juga dilakukan penilaian dari dinas kesehatan provinsi beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, RSUD Kotamobagu sejak beberpa waktu lalu sudah memberikan layanan 24 jam. Sehingga secara bertahap jumlah pasien atau warga yang memeriksakan kesehatannya terus meningkat. Hal ini tentu saja harus kita imbangi dengan pelayanan yang prima.

“Selain kualitas pelayanan, RSUD Kotamobagu dalam hal pengelolaan keuangan juga menggandeng BPK tujuannya untuk menciptakan tata kelola rumah sakit yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel,” tandasnya.(ads/gito)

Kendaraan Dinas Yasti-Yanny Siap Digunakan

Toyota alphard
Ilustrasi

ZONA BOLMONG – Agenda pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow terpilih yakni Yasti Soepredjo Mokoagow dan Yanny Ronny Tuuk, terus dimatangkan. Bersamaan dengan itu, kendaraan dinas untuk keduanya dipastikan siap digunakan. Begitu diungkapkan Kepala Bagian Umum (Kabag) Mansur Paputungan.

“Kendaraan dinas sudah siap untuk bupati terpilih. Tinggal menunggu tanggal 22 Mei mendatang,” ujarnya.

Ditambahkan, kendaraan dinas yang disediakan untuk bupati yakni Toyota Alphard. Sedangkan untuk wakil bupati adalah Mitsubishi Pajero Sport. “Ya, setelah selesai pelantikan, kendaraan dinas sudah bisa digunakan Ibu Yasti dan dan Pak Yanny,” sebutnya.

Lanjut dijelaskan, untuk kendaraan dinas bupati yakni Toyota Alphard, anggarannya berkisar Rp 1,1 miliar. Wakil Bupati yakni Mitsubisi Pajero Sport anggarannya yakni Rp 630 juta. “Untuk pengadaan kendaraan dinas itu, anggarannya telah tertata di APBD 2017,” tutupnya.(gung)

Seriusi Pengembangan Wisata, Pemkot Gelar FGD RIPDA

FGD Parawisata Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus mengupayakan pengembangan destinasi wisata di wilayahnya. Hal itu dibuktikan dengan digelarnya Focus Group Discucion FGD) terkait penyusunan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daearah (RIPDA) oleh Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Kotamobagu.

“Kegiatan ini digelar, untuk membahas soal pengembangan potensi pariwisata di Kota Kotamobagu. Agar supaya pada saat perencanaan, tidak tumpang tindih dalam program yang terjadi di kemudian hari,” kata Kepala Bapelitbang Kotamobagu, Sofian Mokoginta.

Menurutnya, pertumbuhan sektor pariwisata punya dampak positif dalam pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat. “Misalnya akan tercipta lapangan kerja, kemudian juga akan tumbuh usaha-usaha pendukung lainnya. Sehingga hal ini nantinya akan mengurangi angka kemiskinan serta menyedot lapangan kerja di wilayah ini,” ujarnya.

Kepala Bidang Litbang Atmawijaya Damopolii mengatakan, kegiatan FGD tentang RIPDA ini masih dalam tahap awal. Nantinya ada susulan terkait pembahasan lainnya. “Ini juga masih tahap identifikasi tempat-tempat pariwisata. Selanjutnya kita akan turun di setiap desa/kelurahan untuk melakukan survei. Tidak semua tempat wisata berpotensi, tapi diharapkan dapat juga menciptakan tempat destinasi wisata yang baru,” tandasnya.(ads/gito)

Puluhan Pengendara Terjaring Operasi Patuh Satlantas Polres Bolmong

Aparat Satlantas Polres Bolmong saat menggelar apel sebelum melaksanakan Operasi Patuh

ZONA HUKRIM – Puluhan pelangaran lalu lintas terjaring Operasi Patuh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bolmong, di depan Kampus STIE, Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Selasa (16/05/2017) sekitar pukul 09.00 Wita.

Kasat Lantas Polres Bolmong, AKP Arke Parasan melalui Kanit Patroli Satlantas IPDA D.S Ngalimin mengatakan, Operasi Patuh di depan Kampus STIE mengamankan 84 pelangaran lalu lintas.

“Pelangar 42, tidak bawah SIM 17, tidak bawah STNK 12, motor 12, dan satu mobil. Jumlahnya ada 84 pelanggaran,” urai Ngalimin.

Lanjutnya, pelanggar yang terjarin operasi itu didominasi anak sekolah. Untuk itu pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menaati aturan lalu lintas.

“Kami imbau kepada masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas dan kepada seluruh kendaraan harus melengkapi surat dan kelengkapan lainnya. Jika ditemukan yang melanggar kami langsung tindak langsung,” jelas Ngalimin.(gito)

Jelang Ramadan, Polsek Urban Kotamobagu Agendakan Operasi Pekat

Kompol Rusman Buntuan

ZONA HUKRIM – Menjelang bulan suci Ramadan 1438 hijriah, aparat Polsek Urban Kotamobagu,    mengagendakan gelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), dengan tujuan menyisir tempat hiburan malam yang ada di wilayah Kota Kotamobagu. Begitu dikatakan Kapolsek Urban Kotamobagu Kompol Ruswan Buntuan.

“Menjelang bulan suci Ramadan ini, kami akan menggelar Operasi Pekat. Surat perintah Operasi Pekat sudah ada. Sudah saya tandatangani. Tinggal menunggu waktu baru Kita akan akan melakukan razia di tempat hiburan malam, seperti kafe, tempat karaoke dan tempat-tempat lainnya yang sering terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kita bersama,” kata Ruswan.

Menurutnya, Operasi itu sudah menjadi agenda tahunan. Tak hanya melaksanakan operasi di tempat hiburan malam, pihaknya juga bakal menggelar operasi di tempat Kos-kosan, hotel, dan tempat penjualan minuman keras.

Rusman lanjut mengimbau kepada seluruh masyarakat kotamobagu agar dapat menjaga keamanan di wilayah Kotamobagu. “Harapan saya, masyarakat dapat menjaga keamanan agar wilayah yang kita cintai ini akan terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” jelas Ruswan.(gito)

30 Finalis Uyo-Nanu Diumumkan

ZONA KOTAMOBAGU – Setelah melalui tahapan seleksi, akhirnya Panitia Pemilihan Uyo-Nanu Kotamobagu 2017 yang terdiri dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Ikatan Putra-Putri Kotamobagu (IPKK) mengumumkan nama-nama 30 finalis.

Para finalis yang terdiri dari 15 Nanu dan 15 Uyo itu, dihasilkan setelah melalui seleksi yang cukup ketat. Sebelumnya, yang mendaftar sebanyak 84 orang dari berbagai instansi atau SKPD. Pengumuman 30 finalis, dilakukan Sabtu akhir pekan lalu di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kotamobagu.

Kepala Disparbud, Bambng Ginoga melalui Kabid Kebudayaan, Thelma Ololah mengungkapkan, parameter seleksi yang dipakai untuk menentukan 30 besar terdiri dari medical chek up, kecerdasan, keberanian melalui tes wawancara. Sedangkan kepribadian, kecantikan dites lewat penampilannya.

“Selanjutnya, para finalis wajib mengikuti karantina yang diadakan panitia, agar nantinya mereka bisa tampil secara maksimal pada saat malam grand final,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk waktu karantina nantinya akan ditentukan melalui surat. Menurutnya, untuk pelaksanaan grand final akan diselenggarakan pada minggu 21 Mei mendatang, di kegiatan kotamobagu expo bertempat di Keluarahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat.

“Untuk malam Grand final, akan diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan Kotamobagu expo di Keluarahan Molinow,” katanya.

Perwakilan IPKK, Iwan mengaku semua peresta yang mendaftar di pemiliahan Uyo-Nanu, berkualitas. Namun katanya, panitia seleksi hanya mengambil 30 finalis saja. “Semua sudah memenuhi standar. Tapi pada tahapan final nanti, panitia hanya mengambil 30 peserta, mau tidak mau harus ada yang tersingkir,” katanya.(ads/gito)

Berikut 30 Finalis Uyo Nanu:

15 Finalis Uyo:

1     Syahri Rafdan Mokoginta    Dinas Kersipan dan Perpustakaan

2     Marcelino J. Kawari     Diperindagkop,UKM

3     Irwin S. Mokoagow       Dineas Kesehatan

4     Firman   Setda

5     Sabri Hatam  Dinas PU

6     Abd. Bima Waworuntu Kesbangpol

7     Remco F. Harimu  SMK Kristen

8     Novian A. Mokodompit Dinas Perhubungan

9     Rifky K. Baranoi   DPP & PA KK

10   Moh. Edito Sani    Dinas Sosial KK

11   Rizky Zulhadji       Dinas Perhubungan KK

12   Firasat Mamonto  PMD KK

13   Richard Manurip   SMK Kristen

14   R. Ham Palamay   Dinas Penanaman Modal KK

15   Milliano T. Ridangen    Pribadi

15 Finalis Nanu:

1     Herza Nabila Tungkagi Dinas Kearsipan & Perpustakaan

2     Firenji Makarawung     Diperindagkop,UKM

3     Indriani B. Mewengkang     Dinas Sosial KK

4     Tri Wahyuni Makalalag DisKominfo KK

5     Sonia R. Dotulong Kel. Gogagoman

6     Megan C. Sumiko Dinas Pendidikan

7     Angelina Timbuleng     SMK Kristen

8     Nuni Mokodompit DPD KNPI

9     Siti Nue Azizah Anggai SMK 1 KK

10   Sintike Eudia Lumintang    Sanggar Manduru

11   Dissa S Sugeha    Kel. Genggulang

12   Faralita Kawulusan     Kel, Kobo Besar

13   Friana A. Mokoginta     Dinas Pemuda dan Olahraga

14   Larasati A. Mokoginta  Kec. Kotamobagu Utara

15   Sintia Kaluku SMK Muhammdiyah

BPKD Kotamobagu Rampungkan Berkas Lelang Mobnas

Rio A. Lombone, SSTP, MH

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu saat ini tengah merampungkan berkas pengajuan pelaksanaan lelang aset Mobil Dinas (Mobnas) ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Manado.

“Saat ini kita tengah merampungkan sejumlah administrasi. Mulai dari kelengkapan kendaraan hingga persetujuan dari pimpinan daerah, selanjutnya kita serahkan ke KPKNL,” ungkap Kepala BPKD Kotamobagu, Rio A Lombone melalui Kepala Bidang Aset, Sugiarto Yunus.

Dijelaskan, untuk Mobnas sebanyak 41 unit sudah dinilai oleh KPKNL. Nantinya, jika pengajuan pelaksanaan lelang disetujui KPKNL, maka proses lelang sudah bisa diselenggarakan.

“Untuk kendaraan sudah dinilai. Nah, pengajuan yang nantinya kita ajukan akan diverifikasi oleh KPKNL. Jika disetujui, maka KPKNL akan menyusun jadwal untuk pelaksanaan lelang,” pungkasnya.

Terpisah, Sekretaris Kota Kotamobagu, Tahlis Gallang mengungkapkan bahwa untuk 39 unit Mobnas akan dilelang secara terbuka. Sisanya akan dilelang secara tertutup dikarenakan digunakan oleh pimpinan daerah.

“Untuk lelang terbuka, semua elemen masyarakat bisa ikut lelang. Tetapi ada mekanisme yang nantinya diatur oleh KPKNL dalam proses lelang,” singkatnya.(ads/gito)

Soal Dandes, Inspektorat Imbau Jangan Ada Masalah Seperti 2016 Lalu

ZONA BOLMONG – Kepala Inspektorat Bolmong Abdul Latif, mengimbau agar aparatur pemerintahan desa lebih memperhatikan pengelolaan dana desa (dandes) tahun 2017. Hal itu dikatakannya mengingat tahun sebelumnya, ada beberapa desa yang kena masalah.

“Tahun ini pun ada indikasi beberapa desa pekerjaannya tidak sesuai dengan RAB, tidak tepat jumlah pengelolaan dan tidak tepat sasaran,” ungkap Latif.

Dijelaskan, dandes itu dari pusat masuk ke daerah, kalau daerah ke daerah itu kewenangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakuan pemeriksaan. Ini masuk kewajiban dan harus tegas.

“Sifat inspektorat hanya pengawasan, semua kewenangan pemeriksaan itu hak BPK, jika terindikasi ada temuan maka langsung ditindak sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku,” tutupnya.(gung)

Pembekalan Finalis Nanu–Uyo Kotamobagu Dimulai

ZONA KOTAMOBAGU – Setelah tahapan karantina Finalis Nanu-Uyo Kota Kotamobagu Tahun 2017 resmi dibuka Wali Kota Kotamobagu, selanjutnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  (Disbudpar) bekerjasama dengan Ikatan Putra Putri Kota Kotamobagu (IPPKK), mulai memberikan pembekalan bagi para 30 besar finalis Nanu-Uyo tersebut, Senin (15/05).

Kepala Disbudpar Kotamobagu, Irawan B. Ginoga melalui Kabid Pariwisata, Thelma Ololah mengatakan, pembekalan itu merupakan rangkaian kegiatan karantina luar yang dilaksanakan selama 3 hari, dimulai tanggal 15 hingga 17 Mei 2017.

“Pembekalan yang diberikan berupa pemberian materi terkait  pemerintahan, kebudayaan dan pariwisata, global warming, bahaya narkoba, tata cara berlalu lintas yang baik, pembentukan kepribadian, dan masih banyak lagi,” jelas Thelma.

Selain itu menurut Thelma, para Finalis Nanu-Uyo Kota Kotamobagu Tahun 2017akan diberikan tambahan pengetahuan umum tentang penjabaran visi misi Kotamobagu, prioritas pembangunan propinsi sulawesi utara, bimbingan penggunaan bahasa mongondow dan bimbingan penggunaan bahasa inggris.

Pembekalan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Sutanraja Kotamobagu, juga dihadiri Sekretaris Disbudpar, Meifi Mohamad, serta seluruh pengurus dan anggota Ikatan Putra Putri Kota Kotamobagu.(ads/gito)