Beranda blog Halaman 670

Tim RBP Mabes Polri dan Menpan RI Sambangi Polres Bolmong

Suasana kegiatan Pengukuran Kinerja dan Pelayanan Publik dengan mengunakan ITK
Suasana kegiatan Pengukuran Kinerja dan Pelayanan Publik dengan mengunakan ITK

ZONA HUKRIM – Tim Reformasi Birokrasi Polri (RBP) Mabes Polri dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) RI melaksanakan kegiatan Pengukuran Kinerja dan Pelayanan Publik dengan mengunakan Indeks Tata Kelola (ITK), Senin (03/04). Kegiatan itu dilaksanakan di Kantor Bhayangkara Kepolisian Resor Bolaang Mongondow (Polres Bolmong).

Dalam sambutannya, Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi SIK mengatakan, wilayah hukum Polres Bolmong memiliki empat kabupaten dan satu kota dengan jumlah personel keseluruhan 900 anggota yang di bagi di 21 Polsek. Dengan dilihat dari kondisi yang ada Polres Bolmong masih sangat minim personel serta fasilitas lain yang berkaitan dengan kinerja polisi.

Menurut Faisol, dengan dilaksanakanya kegiatan itu semoga dapat memberi motivasi bagi institusi terkait dengan pelayanan. “Demi ingin memperbaiki kinerja Polri yang lebih baik, marilah kita menjadi bagian dari pemberi solusi di masyarakat demi kebaikan organisasi. Insyaallah dengan dilaksanakanya kegiatan ini kinerja anggota Polri akan lebih baik lagi,” paparnya.

Ketua tim ITK Mabes Polri AKBP M Asori dalam sambutanya mengatakan, pemilihan kegiatan tipe tersebut sangat kontekstual dengan program nasional Presiden RI Joko Widodo, yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Di dalamnya membangun wilayah perbatasan dan menciptakan keamanan untuk mendukung iklim investasi yang juga menjadi komitmen nyata Kapolri dalam menciptakan anggota Polri yang Promoter (profesional, moderen dan terpercaya).

“Pengukuran ITK menjadi bagian dalam memastikan kualitas keamanan dan pelayanan publik di daerah. Sebab, salah satu faktor utama terlaksananya pembangunan adalah keamanan yang dapat menciptakan iklim investasi,” ujar Asrori.

Selain itu, Peneliti Menpan RI, Arif Nurdiansah juga menambahkan, ITK dibangun atas dasar kebutuhan Polri untuk melihat pelaksanaan program RBP di daerah. Dalam perkembangan seiring kuatnya komitmen lembaga dalam melaksanakan pengukuran ini, ITK menjadi alat ukur yang komprehensif melihat dari awal proses perencanaan, pelaksanaan dan monitoring serta evaluasi kinerja Polri di wilayah.

“ITK merupakan program yang digagas Pak Tito Karnavian sewaktu beliau menjabat sebagai Asisten Perencanaan (Asrena) Kapolri tahun 2014. Saat diangkat sebagai Kapolri, ITK dijadikan sebagai bagian dari program prioritas,” jelasnya.(gito)

Pemkot Imbau Warga Jangan Jual Belikan Rastra

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melakui Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) saat ini tengah menjemput nama-nama penerima bantuan Beras Sejahtera (Rastra) di Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Ekbang Kotamobagu, Alfian Hassan ST, Selasa (04/04).

“Memang untuk triwulan satu kita belum menyalurkan Rastra sebagaimana pada tahun sebelumnya. Ini karena kita masih menunggu nama-nama penerima, dan salah satu Kasubag sudah menjemputnya di Kementerian Sosial. Kalau sudah ada, maka kita tinggal menindaklanjutinya dengan membuat Perwako penerima Rastra,” ungkap Alfian.

Alfian menambahkan, sejauh ini belum ada perubahan signifikan atas proses penyaluran Rastra. Misalnya untuk besaran Rastra yang akan diterima. “Setiap bulan satu penerima akan mendapatkan 15 kilo. Nah, untuk triwulan satu sendiri kita akan akumulasi, dan berikan. Intinya ketika regulasi sudah lengkap, langsung kita distribusikan,” tambahnya.

Alfian lanjut mengimbau agar masyarakat dapat bersabar. Selain itu jika sudah menerima Rastra agar tidak menjualnya kembali. “Kita harapkan agar Rastra ini bisa dimamfaatkan sebagaimana mestinya. Jangan dijual kembali. Terutama dalam proses penyalurannya harus sesuai nama dan takaran yang akan diterima,” pungkasnya.(ads/gito)

Meleo Bongkar Tempat Judi di RS Pobundayan, Enam Orang Diamankan

Tampak para terduga pelaku dalam pengamanan aparat

ZONA HUKRIM – Tim Maleo Polres Bolmong berhasil membongkar tempat judi di gedung baru Rumah Sakit (RS) Pobundayan Kotamobagu, tepatnya di samping tempat penambungan air, Selasa (04/04) sekitar pukul 15.30 Wita.

Pembongkar itu dilakukan berdasarkan laporan masyarakat, kemudian dikembangkan oleh Tim Maleo. Dalam operasi tersebut, Maleo berhasil mengamankan enam orang dan barang bukti uang jutaan rupiah.

Mereka yang diamankan masing-masing, SL alias Sukri (28) warga Desa Poyowa Besar, HP alias Hasby (32) warga Kelurahn Pobundayan, IP alias Ibrahim (41) warga Kelurahan Pobundayan, TT alias Tomy (43) warga Desa Tabang, SM aliad Sapri (47) warga Kelurahan Pobundayan, dan AO alias Amar (50) warga Kelurahan Pobundayan.

Dari tangan mereka, Tim Maleo mengamankan barang bukti 2 pak kartu remi warna biru dan 4 buah kunci motor, serta uang Rp2.816.000 (dua juta delapan ratus enam belas). “Mereka diamankan Tim Maleo di kawasan rumah sakit Kotamobagu,” kata Kapolres Bolmong, AKBP Faisol Wahyudi SIK melalui Kasat Reskrim AKP Hanny Lukas, Selasa (04/04).

Menurut Lukas, saat ini mereka sedang dalam pemeriksaan penyidik Polres Bolmong. “Mereka bersama barang bukti saat ini sudah kami amankan di Polres Bolmong dan sementara dilakukan pemeriksaan penyidik,” jelas Lukas.(gito)

Diduga Ada Upaya Menghambat Pelantikan Yasti-Yanny

ZONA BOLMONG – Agenda pelantikan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) terpilih, Yasti Soepredjo Mokoagow dan Yanny R. Tuuk (Yasti-Yanny) diduga sengaja dihambat oknum tertentu. Sebagaimana informasi diperoleh, disebut proses pelantikan sengaja diulur sampai akhir bulan depan.

“Memang ada oknum yang sengaja mengulur-ngulur proses pelantikan. Seharusnya setelah penetapan dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) secepatnya dilakukan pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati oleh legislatif,” ujar sumber yang meminta namanya tak dipublikasi.

Menanggapi hal tersebut, Moh Syahrudin Mokoagow, salah satu tim pemenangan Yasti-Yanny meminta agar eksekutif maupun legislatif mempercepat administrasi sebagai persyaratan untuk rapat paripurna penetapan ke depan.

“Kalau persyaratan pendukungnya sudah lengkap, otomatis awal bulan depan sudah bisa dilaksanakan proses pelantikan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan (TUP) Pemkab Bolmong, Teguh Krisjati membantah adanya isu tersebut. “Tidak ada seperti itu (menghambat). Kami masih menunggu pleno penetapan dari Dekab Bolmong,” katanya.(gung)

Satpol PP Giat Tertibkan Pedagang Pasar 23 Maret

Suasana penertiban pedagang di Pasar 23 Maret

ZONA KOTAMOBAGU – Meski sudah sering ditertibkan, pedagang yang berjualan di badan jalan Pasar 23 Maret Kotamobagu masih saja membandel. Hampir setiap hari, Satpol PP harus membubarkan para pedagang itu. Selain mengganggu pengguna jalan, keberadaan pedagang itu pun membuat pedagang yang memiliki kios merasa terganggu.

“Kita terus mengarahkan kepada setiap pedagang yang ada agar dapat berjualan di tempat yang sudah disediakan. Karena, badan jalan bukan merupakan tempat jualan,” kata Kasatpol PP Kotamobagu Sahaya Mokoginta, Selasa (04/04).

Lanjutnya, pengawasan yang digiatkan pihaknya setiap pagi, terus mendapat penolakan para pedagang yang kerap mengelar daganganya di badan jalan tersebut. Namun, hal ini terus dilakukan demi menjaga kelancaran dan ketertiban arus lalu lintas.

“Ini akan terus kami tertibkan, apalagi jalur yang ada ini merupakan akses keluar masuknya kendaraan,” aku Sahaya.(ads/gito)

Ketua RT di Lolak Ini Dibacok Warga

ZONA HUKRIM – Naas nasib dialami Ketua Rukun Tetangga (RT) Jastro Anggay (42) yang terbaring lemas di Klinik Bersalin Nasywah di Desa Diat, Kecamatan Lolak, Bolmong, Senin (3/4) sore tadi jam 03.30 wita. Pasalnya ia dibacok warga setempat lantaran masalah ternak sapi.

Data diperoleh menyebutkan, kejadian bermula ketika korban hendak mengamankan ternak sapi yang dibiarkan berkeliaran di kebun miliknya. Sapi itu diikatnya karena sudah merusak tanaman.

Namun sialnya, Setelah korban mengikat sapi tersebut, datang warga berinisial WD alias Aji (50) yang tanpa mengeluarkan kalimat langsung mengambil sapi tersebut. WD pun ditegur korban.

“Korban hanya mau menegur, karena seharusnya pelaku minta maaf karena hewan peliharaannya sudah merusak tanaman. Malah, pelaku langsung menebas korban,” ungkap saksi, Jaya Tarban warga sekitar.

Sementara itu Jastro mengatakan pelaku hendak mau menebas lehernya. “Karena saya menghindar, tebasan parangnya kena di kepala,” ungkapnya di klinik setelah proses pengobatan.

Rahman Sahe, salah satu warga yang berada tak jauh dari lokasi kejadian menuturkan, karena mendengar ada orang minta tolong dirinya langsung bergerak mendekati.

“Sampai ke tempat kejadian, korban sudah luka. Jadi korban langsung dinaikkan ke sepeda motor dan dibawa ke Klinik Bersalin Nasywah untuk mendapat pertolongan,” jelasnya.

Sekertaris Desa Diat Abdul Maun mengatakan, pihaknya segera akan menindaklanjuti kejadian tersebut. “Ya, secepatnya kami akan tindaklanjuti untuk menyelesailan masalah ini,” tegasnya.(gung)

Pemkab Siap Sukseskan Kegiatan TMMD Ke-98 Tahun 2017

rapat evaluasi final persiapan TMMD Ke-98 Bolmong tahun 2017

ZONA BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 1303 Bolmong melaksanakan rapat evaluasi final persiapan jelang TNI Manunggal Membanguna Desa (TMMD) Ke-98 Kodim 1303 Bolmong tahun 2017, Rabu (4/4)

Menurutnya Sihotang, pihak TNI bersama pemerintah daerah telah siap melaksanakan kegiatan TMMD yang akan dipusatkan di Kecamatan Bilalang. “Segala sesuatu sudah disiapkan untuk pengerjaan jalan penghubung Tuduaog sampai Kalingagaan,” ungkapnya.

Sihotang menambahkan, pihaknya melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk menyukseskan program nasional TMMD ke-98 Tahun 2017 Bolmong. “Untuk menyukseskan pelaksanaan pengerjaan ini kita melibatkan seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Bagian Humas dan Protokol Setda melalui Kepala Sub Humas Ma’rif Mokodompit menyampaikan pemerintah daerah siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan TMMD yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Bolmong dengan skala besar. “Pemda siap mendukung untuk mensukseskan pelaksanaan TMMD di Kab Bolmong,” kata ma’arif.(gung)

Pemkab dan DPRD Bolmong Rapat Target 2019 di Provinsi

Suasana Rapat Target 2019 di Provinsi

ZONA BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) bersama pimpinan DPRD Bolmong menghadiri rapat memulai program pertemuan perecepatan sanitasi pemukiman dan air minum Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2017 yang bertempat di diruang Rapat C.J rantung kantor Gubernur. Rabu (04/04).

Sekda Bolmong Ashari Sugeha mengatakan kegiatan ini dalam rangka pencapaian target universal accses di Tahun 2019 melalui program percepatan pembangunan sanitasi pemukiman dan untuk mesingkronisasikan seluruh program kegiatan.

“ini dilakukan untuk targel 2019 melalui program sanitasi permukiman yang ada di kabupaten/kota dan provinsi Sulawesi Utara tahun 2017,” ujar Sugeha.

Ashari juga mengatakan melalui tim pokja kabupaten yang akan menyesuaikan program sanitasi tersebut dengan  mengalokasikan anggaran sesuai rencana kerja pembangunan daerah yang terintegrasi dengan pemerintah kabupaten/provinsi dan pusat.

“Tim pokja akan menyesuaikan program sanitasi dengan mengalokasikan anggaran sesuai dengan rencana kerja pembangunan di daerah,” ungkap Sugeha.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur untuk pokja Bolmong terdiri atas sekretaris daerah, kepala bappeda, kepala dinas PUPR, kepala badan lingkungan hidup, kepala dinas kesehatan, anggota Dewan koordinator Bidang anggaran, operator nawasis dan tim penyusun memorandum program sanitasi (MPS).(gung)

Tinggal di Emperan Ruko, Lansia Ini Dibantu Pemkot

ZONA KOTAMOBAGU – Setelah sempat menolak upaya Dinas Sosial Kota Kotamobagu dan RSUD Kotamobagu untuk merawatnya beberapa waktu lalu, akhirnya pada Senin (03/4) pagi, Mbah Ngatmijan bersedia dibawa dan dirawat di rumah sakit.

Kadis Sosial Kotamobagu melalui Sekretaris Dinas, Suhartin Tegela SE ketika ditemui di UGD RSUD Kotamobagu menjelaskan bahwa ini merupakan bentuk kepedulian Pemkot terkait keberadaan lansia terlantar di wilayah Kotamobagu.

“Ini respon cepat Pemkot dalam menangani masalah lansia terlantar di Kotamobagu. Alhamdulillah hari ini, kami bersama pihak RSUD Kotamobagu berhasil membujuk Mbah Ngatmijan, setelah dijelaskan beliau akan dirawat dengan baik,” jelas Tegela yang turun langsung menjemput Mbah Ngatmijan di emperan ruko Pasar Serasi.

Mantan Kabag Humas Setda Kotamobagu ini menambahkan, kondisi Mbah Ngatmijan saat ditemui di emperan ruko Pasar Serasi, sangat memprihatinkan dan membutuhkan bantuan kita semua. “Jika ada masyarakat Kotamobagu yang berkeinginan memberikan bantuan, baik berupa pemberian makanan maupun pakaian, bisa menghubungi Dinas Sosial Kotamobagu.

Sementara itu Kepala RSUD Kotamobagu, dr. Wahdania L. Mantang, M.Kes, mengatakan pihaknya akan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi Mbah Ngatmijan, sesuai diagnosa penyakit yang diderita.

Seperti diketahui, Mbah Ngatmijan merupakan transmigran asal pulau jawa yang menetap di Gorontalo. Beberapa tahun terakhir, dengan tujuan menemui keluarga dan mencari nafkah, ia menetap di Kotamobagu. Akan tetapi keluarga yang hendak ditemui ternyata sudah tak menetap lagi di Kotamobagu. Kondisi kesehatan dan usia yang sudah tidak memungkinkan lagi, akhirnya Mbah Ngatmijan memilih tinggal di emperan ruko di kompleks Pasar Serasi Kotamobagu, ia menderita penyakit asma dan sudah mulai lupa ingatan.

Saat ditemuai di UGD tadi pagi, Mbah Ngatmijan terus menangis dan mengatakan ia mempunyai anak di manado, tapi tidak menyebutkan nama dan tempat tinggal anaknya tersebut. Dinas Sosial Kotamobagu berharap pihak keluarga Mbah Ngatmijan dapat mengetahui keberadaannya saat ini, dan segera menghubungi Dinsos Kota Kotamobagu.(ads/gito)

Wali Kota Serahkan LKPD 2016 ke BPK

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara, menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2016, kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara, Senin (03/04).

Penyerahan LKPD tersebut merupakan pertanggungjawaban pemerintahan daerah dalam penyelenggaraan penggunaan keuangan negara selama tahun anggaran 2016. “Pemerintah Kota Kotamobagu juga optimis akan mampu kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian,” ujar Wali Kota.

Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Drs Tangga Muliaman Purba MM mengatakan, penyerahan LKPD merupakan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004. Dalam Pasal 56 ayat 2 UU tersebut menyebutkan bahwa LKPD disampaikan Gubernur/Bupati/Wali Kota paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir.

“Selanjutnya LKPD akan diperiksa BPK untuk diberikan opini dengan menekankan pada 4 aspek yaitu kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintah, kecukupan informasi laporan keuangan, efektifitas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,” urainya.

Kegiatan penyerahan LKPD Tahun Anggaran 2016 yang dilaksanakan di Kantor BPK Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara di Manado tersebut, juga dihadiri Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara, Drs. Tangga Muliaman Purba, MM, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey. SE, serta Bupati dan Walikota se-Provinsi Sulawesi Utara.(ads/gito)