Beranda blog Halaman 676

Jalan Sehat Meriahkan HUT Ke-63 Kabupaten Bolmong

ZONA BOLMONG – Perayaan Hari Ulang (HUT) Ke-63 Kebupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dimeriahkan kegiatan jalan sehat yang diikuti lebih 1000 peserta aparatur lengkap di lingkup Pemkab Bolmong, Jumat (17/03) pagi tadi.

Pelaksanaan jalan sehat dilepas Ketua Panitia HUT Taufik Mokoginta yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas pertanian. Jalan sehat tersebut diawali di lapangan Daagon Desa Lolak dan berakhir di Lapangan Kantor Bupati Lolak.

Seluruh peserta jalan sehat yang dipimpin Sekretaris Daerah Bolmong Ashari Sugeha, menempuh jarak kurang lebih 6 kilometer. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan senam  zumba (aerobik) di halaman kantor Bupati di Lolak.

Ketua Panitia HUT Taufik Mokoginta mengatakan, kegiatan itu merupakan satu bagian dari seluruh rangkaian acara yang dilaksanakan untuk lebih menyemarakan jelang acara puncak. “Berbagai kegiatan sementara berlangsung di antaranya lomba voly ball, tenis meja, bulu tangkis, Enggran, gasing, cipta menu, lomba kebersihan antarperangkat daerah, kecamatan desa. Dan masih banyak kegiatan-kegiatan lainnya yang diselenggarahkan sebelum puncak HUT Kabupaten Bolmong,” terang Taufik.(gung/ldy)

Tahlis Gallang Resmi Daftar Seleksi Sekda Bolmong

ZONA BOLMONG – Sekertaris Daerah (Sekda) Kotamobagu Tahlis Gallang resmi ikut seksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) Sekda Bolmong. Menyusul, pada Jumat (17/03) tadi, dirinya menyerahkan berkas pendaftaran ke Sekretariat Tim Panitia Seleksi (Pansel).

Hal itu dibenarkan Yani Pudul, Kepala Bidang Pengembangan Karir, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bolmong. Kata dia, sudah ada pejabat dari internal serta eksternal Pemkab Bolmong dan Kota Kotamobagu yang mendaftar ke sekretariat panitia pendaftaran.

“Ya, sudah ada ketambahan dua pejabat yang mendaftar sehingga tercatat sampai saat ini sudah ada tiga orang yang akan mengikuti seleksi, salah satunya panglima ASN kotamobagu,” ujar Pudul, Jumat (17/03).

Setelah mendaftar, Tahlis mengatakan dirinya sudah siap mengikuti semua tahapan seleksi JPT jabatan Sekda Bolmong. “Saya ikut seleksi murni merupakan keterpanggilan pribadi untuk membangun Bolaang Mongondow serta tidak ada unsur paksaan,” ungkapnyasembari menambahkan, jika diri lolos sebagai Sekda Bolmong maka target utamanya yakni penataan pengelolaan keuangan dan penataan pemerintahan.

Sementara itu, informasi dihimpun tercatat hingga hari terakhir penyerahan berkas ke sekretariat Tim Pansel, terdapat tiga orang calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang telah mendaftar. Tiga pejabat eselon II itu selain Tahlis Gallang, ada juga Ulfa Paputungan (Kadis Parawisata Bolmong) dan Ramlah Mokodongan.(gung/ldy)

Gelar Forum SKPD, Ashari: Masyarakat Ikut Berpartisipasi dalam Pembangunan

ZONA BOLMONG — Pemerintah Kabupaten Bolmong mengelar Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di ruang rapat asisten III Sekretariat Daerah Bolmong, Kamis (16/03). Kegiatan itu digiatkan untuk membahas proses percepatan pembangunan infrastruktur dan ekonomi, demi kesejahteraan rakyat.

Dalam sambutannya Pj Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung yang dibacakan Sekda Bolmong Ashari Sugeha dijelaskan, forum SKPD merupakan salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan. Hal itu sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang (UU) Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.

“Proses ini merupakan penyelenggaraan pembangunan yang dilaksanakan secara bersama-sama antara pemerintah dan seluruh komponen masyarakat. Dan dalam hal ini, masyarakat merupakan mitra kerja pemerintah dalam setiap tahapan proses pembangunan,” ujar Ashari.

Dijelaskan, pelaksanaannya Forum SKPD sampai pada tahap evaluasi. Hal Itu menandakan bahwa masyarakat tidak lagi dijadikan hanya sebagai objek pembangunan, akan tetapi diikutsertakan dalam proses penentuan arah dan kebijakan.

“Ini merupakan wadah penampungan serta penjaringan aspirasi masyarakat maupun para pemangku kepentingan demi penyempurnaan rancangan kebijakan penyusunan rencana kerja perangkat daerah,” jelasnya.

Untuk penyempurnaan rancangan kebijakan penyusunan RKPD, tambah Ashari, merupakan wahana antarpihak-pihak. Pihak dimaksud baik yang langsung atau tidak langsung mendapatkan manfaat atau dampak dari program dan kegiatan setiap perangkat daerah.

“Sebagai perwujudan dari pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah ini, sedapat mungkin menjamin pemanfaatan seluruh sumber daya yang ada untuk kesejahteraan masyarakat,” tutupnya (gung/ldy)

BPK Mulai Periksa Kegiatan SKPD Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mulai agendakan pemeriksaan di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Kotamobagu. Pemeriksaan BPK dilakukan untuk kegiatan fisik yang dilaksanakan tahun 2016.

Dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Pemkot Kotamobagu Adnan Massinae, setelah melakukan pemeriksaan proyek fisik di sejumlah sekolah, mulai Jumat (17/3) pemeriksaan dilanjutkan dengan proyek fisik di sejumlah SKPD.

“Pemeriksaan proyek fisik di setiap SKPD akan dimulai pekan ini,” kata Adnan.

Lebih lanjut Adnan mengimbau kepada seluruh SKPD agar selalu siap dalam proses pemeriksaan tersebut. Sebap, pihak BPK tidak akan menentukan jadwal SKPD mana yang akan dikunjunginya saat pemeriksaan.

“Intinya semua dokumen yang diperlukan dalam pemeriksaan tersebut harus disiapkan,” kata Adnan. (gito)

 

Tahlis Gallang Ingatkan Kades dan Lurah Hindari Pungli

ZONA KOTAMOBAGU –  Sekretaris Daerah Kotamobagu Tahlis Gallang meminta kepada seluruh kepala desa (kades) dan lurah untuk menghindari praktik pungutan liar (pungli).

“Ini harus menjadi perhatian bagi kepala desa dan lurah untuk tidak memungut biaya kepada masyarakat yang mengurus administrasi. Jika tidak ada landasan hukumnya, itu namanya pungli,” ujar Tahlis, Jumat (17/03) pagi tadi di ruang kerjanya.

Ia menegaskan, bagi kades atau lurah yang menerima sesuatu yang tidak sesuai dengan aturannya, akan ada sanksi, “Ada sanksi bahkan bisa diproses hukum,” ucap Tahlis.

Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara sedang menggalakkan Kota Kotamobagu bebas pungli. Menurut Tahlis, untuk operasional desa sudah dialokasikan melalui Alokasi Dana Desa. Anggaran tersebut disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Selain menekankan soal pungli, Tahlis juga menegaskan soal disiplin kepala desa bersama jajarannya dalam bekerja. Untuk itulah, dirinya meminta kepada seluruh camat agar bisa mengawasi disiplin kepala desa dan jajarannya.

Sebelumnya, terdengar kabar bahwa warga mengeluhkan pelayanan di Kelurahan Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Barat. Keluhan itu lantaran untuk mengurus surat pindah, warga dimintai biaya adimistrasi sebesar Rp75 ribu perlembar surat. Padahal tidak ada landasan hukum yang mengatur tentang pungutan biaya tersebut.

Namun atas itu, Lurah Gogagoman Fani Pudul menjelaskan, bahwa biaya yang diberikan oleh warga itu atas dasar keikhlasan. Ada yang berbentuk uang dan adapula yang berbentuk barang seperti kursi.(ads/gito)

Haduh, Kakek Asal Lolak Dilapor Cabuli Ponakan

ZONA HUKRIM –  Diduga cabuli anak di bawah umur, seorang kakek berinisial MP alias Din (67) warga Desa Motabang, Kecamatan Lolak, Bolmong, dibekuk aparat Polsek Lolak di rumahnya, Kamis (16/03) siang kemarin.

Informasi dirangkum mengurai, peristiwa itu bermula pada Kamis (16/03) dinihari sekitar pukul 01.00 Wita. Saat itu korban sedang tidur di samping terduga pelaku yang tak lain adalah pamannya sendiri.

Entah apa yang ada dibenak Din saat tidur bersama ponakannya itu, tiba-tiba ia memasukan tangan kanannya ke dalam celana dalam korban kemudian meraba dan memainkan alat vital korban. Ironisnya, usai melakukan aksi itu ia mengancam akan memukul korban jika menceritakan perbuatan itu kepada orang lain atau keluarga.

Siangnya saat korban berada di sekolah, gerak geriknya membuat guru kelasnya merasa curiga. Kecurigaan dan rasa penasaran membuat gurunya coba mengorek informasi dari muridnya itu. Peristiwa itu pun terkuak. Korban menceritakan apa yang ia alami kepada gurunya.

Mengetahui kejadian itu, guru kelasnya langsung memberitahukan kepada keluarga korban dan kasus itu dilaporkan ke Polsek Lolak. Hal itu sebagaimana tercatat dalam laporan polisi nomor LP/31/3/2017/Sulut/Res-bm/Sek Lolak tanggal 16 Maret 2017.

Kapolsek Lolak AKP Suharno melalui Kanit Reskrim Polsek Lolak Bripka Samilantong membenarkan kejadian tersebut. “Setelah menerima laporan, kami bersama dengan anggota piket langsung menindaklanjuti laporan itu. Kemudian pelakunya berhasil diamankan. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek,” urai Samilantong didampingi anggota unit Reskrim, Brigadir M Isnan Udeng.

Menurut Samilantong, berdasarkan pengakuan korban bahwa terduga pelaku sudah berulang kali melakukan aksi cabulnya kepada korban. “Korban mengaku pelaku sudah 4 kali melakukan perbuatan itu. Pelaku juga sering mengancam korban jika mengadukan perbuatan tersebut. Pelaku bakal dijerat dengan Pasal 82 UU tentang perlindungan anak dengan ancaman minimal 5 tahun penjara paling lama 15 tahun,” jelasnya.(gito)

Audit Produk Makanan Olahan, Pemkot Gandeng LPPOM MUI

ZONA KOTAMOBAGU – Dalam rangka memberi jaminan dan perlindungan kepada masyarakat tentang keamanan serta kenyamanan pangan produk makanan yang dikonsumsi masyarakat, Pemerintah Kotamobagu (Pemkot) melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja bekerja sama dengan LPPOM MUI Sulut serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Sulut selaku pendamping, melakukan audit produk makanan pada 5 UKM di Kotamobagu, Rabu (15/09).

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kotamobagu Drs Hidayat Mokoginta melalui Kabid Perindustrian Fadlun Paputungan mengatakan, audit tersebut dilakukan guna meninjau produk serta proses produksi makanan.

“Hal itu guna proses penerbitan sertifikasi halal pada produk  yang dihasilkan yang juga merupakan persyaratan untuk masuk pasar yang diminati, harus dengan sertifikat halal agar produk yang dihasilkan sudah memenuhi peraturan mengenai label undang-undang kesehatan,” ujar Fadlun saat mendapingi Tim Auditor LPPOM Sulut di lapangan.

Disinggung soal biaya, Fadlun mengungkapkan kegiatan tersebut dibiayai dengan APBD Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Kotamobagu.

Sementara itu, Direktur  LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut Drs Adnan Mandiri selaku auditor, mengatakan audit yang dilakukan merupakan tindak lanjut usulan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kotamobagu untuk memverifikasi bahan, proses dan sebagainya yang terkait dengan sertifikasi halal.

Ditanya soal hasil audit produk makanan pada sejumlah UKM, Adnan mengungkapkan, “Sejauh pemantauan sudah memenuhi syarat. Namun ia pun tak menampik ada beberapa hal yang sedikit diperbaiki, antara lain gudang yang bercampur dengan barang lain, yang tidak ada kaitan dengan produksi. Serta pengepakkan produk makanan juga harus diperbaiki, tapi itu sudah tidak terlalu prinsip” ujarnya.

Senada dikatakan Sekretaris Umum MUI Sulut yang juga selaku auditor, “Jadi dalam hal ini ada beberapa hal yang perlu diperbaiki oleh perusahaan atau pengusaha sehingga pabila proses audit telah selesai maka kemudian masuk pada proses  sidang,” ujarnya.

Ditambahkannya, hari kerja untuk penerbitan sertifikat halal adalah 15 hari kerja, setelah menerima perbaikan baru akan diterbitkan sertifikat halal setelah adanya sidang dari komisi fatwa,” pungkasnya.

Kepada para pelaku usaha khusunya produk makanan yang belum mengantongi sertifikat halal dari MUI, ia pun mengimbau agar segera mengurusnya untuk keamanan dan kenyamanan pangan. Sehingga nantinya, produk yang dihasilkan dapat dipasarkan secara lebih luas di pasaran.

Adapun Daftar UKM yang di Audit oleh Tim LPPOM MUI Sulut adalah:

NONAMA UKMLOKASIPRODUK OLAHAN
1U.D BersamaMotoboi KecilKacang Goyang, Kacang Sanghai serta Nogat
2U.D SerasiMotoboi KecilKacang Goyang,Kacang Sanghai,Nogat
3U.D ArafahPoyowa Besar IKue Moka,Kue kolombeng
4Rumah Kue ARMINAPoyowa Besar IIKlapertart dan Kue Moka
5U.D MojagoBilalang IKopi olahan

Pemkot Dorong Konsep Pertanian Organik

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2K), Rabu (15/3) pagi tadi melaksanakan kegiatan Pelatihan budidaya kopi organik bagi para petugas penyuluh  pertanian.

Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Kotamobagu Ir Moh Hardi Mokodompit ME yang sekaligus bertidak selaku narasumber. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka peningkatan pengetahuan dan keterampilan para petugas penyuluh lapangan (PPL) serta untuk meningkatkan kerja sama petugas dan kelompok tani (Poktan) menuju kemandirian petani.

Berangkat dari misi Wali Kota tentang pertanian secara organik, misi ini sangat cerdas dimana Kotamobagu tidak mempunyai keunggulan komparatif. Untuk itu pemerintah melalui Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu akan mendorong produk pertanian organik menjadi sebuah keunggulan kompetitif bagi wilayah Kotamobagu meskipun luas lahan pertaniannya sangat kecil,” ujar Hardi.

Lebih lanjut dijelaskan, intuk Kotamobagu masih pada tataran jumlah produksi kopi. Untuk itu dengan munculnya sertifikasi terhadap kopi organik, hal ini yang harus diupayakan serta didorong agar petani dapat menerapkan budidaya pertanian pada konsep pertanian organic,” terangnya.

Ia pun berharap kepada para peserta pelatihan, agar dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh agar pada gilirannya nanti ilmu yang diperoleh pada pelatihan tersebut, dapat diimplementasikan di lapangan nanti.

Kegiatan yang dilaksanakan di Restoran Lembah Bening Kotamobagu tersebut dihadiri seluruh peserta pelatihan yang terdiri dari penyuluh pertanian di lingkup Dinas Pertanian dan Perikanan Kota kotamobagu.(ads/gito)

Dishub Kotamobagu Pasang Rambu Lalin Baru

ZONA KOTAMOBAGU  – Kepala Dinas Perhubungan Kotamobagu melalui Sekertaris Dinas Hendra Makalalag mengatakan, untuk lebih memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat pihaknya melakukan pemasangan rambu lalu lintas (Lalin) di sejumlah titik yang dianggap rawan terjadi kecelakaan.

“Sebagai calon Ibukota Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR), kelengkapan rambu lalu lintas di Kotamobagu sudah menjadi keharusan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” kata Hendra, saat dikonfirmasi zonabmr.com, Kamis (16/03) pagi tadi.

Pemasangan rambu lalu lintas juga bisa menekan angka kecelakaan di jalan raya yang selama ini kerap terjadi di lokasi-lokasi tertentu. “Ada beberapa titik di Kotamobagu yang butuh pemasangan rambu-rambu lalu lintas, karena selama ini sering terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Selain memasang rambu-rambu lalu lintas baru lanjutnya, Dishub Kotamobagu juga akan memperbaiki rambu-rambu yang rusak atau tidak jelas dilihat oleh pengendara. “Ada beberapa lokasi rambu rambu lalu lintas yang tidak jelas dilihat pengendara yang bisa berakibat fatal terhadap kecelakaan,” ujarnya.(gito)

Satlantas Gelar Sosialisasi di SMA 2 Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Berkaitan dengan Operasi Simpatik tahun 2017, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bolmong, menggelar sosialisasi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kotamobagu, Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat (Kobar).

“Berkaitan dengan Operasi Simpatik 2017, Rabu tanggal 15 Maret kemarin, kami melakukan sosialisasi tentang bagaimana tertib dan keselamatan lalu lintas ke anak-anak sekolah bertempat di SMA Negeri 2 Kotamobagu,” kata Kasat Lantas Polres Bolmong, AKP Arke P Parasan saat ditemui di kantornya, Kamis (16/03).

Menurut Arke, tujuan dalam kegiatan itu agar para siswa mendapat pemahaman tentang undang-undang lalu lintas, terutama tentang membawa kelengkapan saat mengendarai kendaraan bermotor.

“Baik melengkapi diri dengan SIM, alat kelengkapan saat berkendara maupun melengkapi kendaraan dengan surat-suratnya. Untuk saat ini, para siswa masih banyak yang mengendarai kendaraan bermotor tanpa kelengkapan tersebut, sehingga perlu untuk disosialisasikan seperti itu,” ujar Arke.

Lanjut Arke, pihaknya berharap sosialisasi itu bermanfaat bagi para siswa. “Semoga apa yang kami sampaikan kepada mereka dapat bermanfaat, karena itu juga sebagian dari keselamatan yang mengunakan sepeda motor maupun mobil saat pergi ke sekolah,” jelas Arke.(gito)