Beranda blog Halaman 675

Pungli di Minut, Polres Tangkap Oknum Staf Bendahara Diknas

ZONA HUKRIM – Seorang oknum staf Bendahara Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) berinisial MR, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) Polres Minut, Senin (20/3).

Kuat dugaan MR melakukan pungli dengan cara meminta uang sebesar Rp20 ribu setiap bulan kepada setiap guru yang akan mengambil gaji. Alasannya uang tersebut sebagai potongan pajak gaji masing-masing guru.

Hal tersebut mendapat keluhan dari semua guru dan kepala sekolah di daerah setempat. Bahkan apabila tidak menyerahkan uang tersebut, para guru akan dikenakan denda sebesar Rp100 ribu.

Tim Saber Pungli juga berhasil mengamankan barang bukti uang sebesar Rp600 ribu bersama daftar potongan guru SMA dan blangko guru sekolah SD dan SMP.

Kapolres Minahasa Utara AKBP Eko Irianto membenarkan proses penangkapan oknum tersebut. “Apapun alasannya, pungutan itu tidak ada dasarnya. Kita masih mendalami kasus ini,” pungkas Eko.(hms/gito)

Operasi Simpatik Berakhir, Arke Imbau Warga Tetap Penuhi Kelengkapan Berkendara

ZONA HUKRIM – Operasi Simpatik Ambang Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bolmong yang dimulai sejak tanggal 1 Maret lalu, berakhir hari ini Selasa (21/03).

“Operasi simpatik digelar selama 21 hari, dan selesai hari ini. Dalam operasi banyak pengendara roda dua maupun roda empat yang terjaring. Masih banyak pelanggar yang kami berikan teguran,” ungkap Kasat lantas Polres Bolmong AKP Arke Parasan, Selasa (21/03).

Untuk itu, kata Arke, bagi pengendara yang belum melengkapi surat-surat kendaraan baik itu Surat Izin Mengemudi (SIM) dan surat-surat lainnya agar segera dilengkapi. “Segera dilengkapi agar tidak kena tilang oleh Satlantas,” katanya.

Seluruh pengendara, tambah Arke, jangan berpikir setelah operasi simpatik berakhir sehingga tidak akan melengkapi surat kendaraan lagi ketika berkendara di jalan.

“Walaupun operasi simpatik berakhir, kami tetap akan lakukan operasi kelengkapan lagi, namanya operasi rutin. Ingat, Satlantas tidak akan berhenti untuk melakukan tilang kepada penggendara yang melanggar,” tegas Arke.(gito)

Tatong Bara Seriusi Maraknya Isu Penculikan Anak

ZONA KOTAMOBAGU – Maraknya informasi penculikan anak yang merebak di seluruh indonesia dan santer diberitakan sejumlah media, baik televisi maupun surat kabar, mendapat perhatian serius Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara.

Ditemui usai upacara peringatan HUT Satpol PP, Damkar dan Limas, kepada sejumlah awak media Tatong mengatakan, kasus penculikan anak yang belakangan merebak dan sangat meresahkan masyarakat akan segera ditindaklanjuti dengan membetuk tim kerja.

“Hal ini akan kita antisipasi dengan membentuk sebuah format kerja Satpol PP dan Linmas untuk lebih memperketat lagi pengawasan dan penjagaan di lingkungan masing-masing. Karena jangankan malam, siang pun para penculik anak bisa beraksi, seperti kasus barusan yang terjadi di kelurahan Matali,” kata Tatong.

Lebih lanjut dikatakan, di tingkatan pemerintahan permasalahan ini bukan hanya tanggung jawab Satpol PP dan Linmas saja, melainkan akan menjadi bahasan seluruh lurah dan sangadi. “Lurah dan sangadi agar senantiasa waspada terutama di lingkungannya masing-masing,” pungkas Tatong.(ads/gito)

Ini Harapan Wali Kota di HUT Satpol PP, Damkar dan Linmas

ZONA KOTAMOBAGU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) dan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) diharapkan menjadi garda terdepan dalam pengendalian keamanan dan ketertiban di Kotamobagu. Begitu disampaikan Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara usai memimpin upacara peringatan HUT ke-67 Satpol-PP, HUT Ke- 98 Damkar, HUT ke-55 Linmas, Selasa (21/3) pagi tadi. Upacara yang berlangsung khitmad tersebut, turut dirangkaikan apel Korpri ASN Pemerintah Kota Kotamobagu.

“Mudah-mudahan dengan momentum HUT ini, akan lebih membangkitkan semangat untuk waspada terhadap lingkungan, apalagi dengan kejadian yang belakangan cukup memprihatikan dan meresahkan kita sekalian, termasuk isu penculikan anak yang merebak di Kotamobagu serta daerah lainnya,” ujar Tatong.

“Hari ini saya benar-benar melihat kesiapan mereka (Satpol-PP dan Damkar/Red), disaat mereka siaga pada tugas masing masing, termasuk Linmas yang terus dimaksimalkan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, selaku inspektur upacara  Wali Kota Tatong Bara membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, yang pada intinya mengimbau kepada segenap komponen pemerintahan untuk bersama-sama menjalin kerjasama yang massif dan kondusif. Kerja sama itu agar ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dapat memecah belah bangsa ini teratasi, serta mengubah paradigma dan meninggalkan pola pikir dari dilayani ke melayani.

Kegiatan yang dilaksanakan di alun-alun Boki Hontinimbang Kotamobagu tersebut, turut dihadiri Wakil Wali Kota Jainuddin Damopolii, Sekretaris Daerah Tahlis Gallang, sejumlah anggota DPRD Kotamobagu, Forkopimda, para pejabat eselon serta pimpinan SKPD. Termasuk seluruh ASN Pemkot Kotamobagu, camat serta lurah/sangadi dan perangkatnya se-Kota Kotamobagu.(ads/gito)

Sempat Ditarik Penculik, Bocah Asal Poyowa Diselamatkan Ibunya

ZONA HUKRIM – Kabar hoax terkait adanya penculikan anak hingga muntilasi yang beredar di dunia maya belakangan ini, memang wajib diwaspadai warga. Pasalnya, kejadian itu mulai terjadi di wilayah BMR. Seperti dialami Herlina Mondo (29), warga Desa Poyowa Besar 1, Kecamatan Kotamobagu Selatan. Anaknya Aldavid Lantong, usia 3 tahun, nyaris diculik di perkebunan Kelurahan Matali Kecamatan Kotamobagu Timur (Kotim) oleh seorang lelaki yang tidak diketahui identitasnya, Senin (20/03/2017) sekitar pukul 15.00 wita.

Herlina Mondo saat berada di Polres Bolmong menuturkan kronologis peristiwa kejadian yang dialaminya itu. Kata dia, saat menjelang sore ia sedang istirahat di kebun tempat ia memelihara ayam pertelur. Tiba-tiba ia mendengar seperti ada orang di sekitar kadang.

“Saat mendengar itu, saya langsung bangun tidur kemudian melihat ada seorang lelaki dengan cirri-ciri berkulit hitam, berbadan gemuk, rambut pendek, pakai baju warna kuning, celanan pendek berwarna cokelat. Lelaki itu langsung datang mendekat kepada saya dan anak,” kata Harlina.

Menurut Herlina, biasanya ia berada di kebun dengan suaminya. Tetapi saat itu suaminya sedang keluar. Ia merasa sontak curiga dan takut dengan perkataan lelaki yang tidak diketahui identitasnya itu. “Ketika seorang lelaki itu mendekati saya, dia mengatakan kalau anak itu akan dia pinjam. Saat itu pun saya langsung berteriak minta pertolongan,” ujar Herlina.

Lanjut Harlina, pada saat itu juga, lelaki itu memaksa akan mengambil anak yang sementara digendongnya. “Tarik menarik saya dan lelaki itu terjadi, ia seperti akan merampok anak saya. Pada saat itu saya langsung melarikan diri. Lelaki itu sudah tidak ketahui mengarah ke mana,” jelas Herlina.

Merasa takut atas kejadian itu, Herlina bersama anaknya langsung melaporkan peristiwa itu ke Polres Bolmong, sebagaimana tercatat dengan laporan polisi nomor STTLP/197.a/111/2017/SULUT/SPKT/RES BM. “Laporan sudah kami terima. Saat ini sementara dilakukan penyelidikan,” kata Kapolres Bolmong, AKBP Faisol Wahyudi melalui Kasat Reskrim Polres Bolmong, AKP Hanny Lukas.

Perustiwa itu, kata Lukas, sangat meresahkan masyarakat BMR. Dengannya akan ia dalami. “Kami akan melakukan penyelidikan lebih jauh terkait kejadian ini. Motifnya akan kita dalami,” ujar lukas.

Atas peristiwa tersebut, Lukas berharap kepada seluruh warga BMR agar dapat memperhatikan anak-anaknya. “Jika berada di sekolah ataupun berada di mana, orang tua harus perhatikan baik-baik. Jika berada di sekolah maka jemput tepat waktu, dan jangan sembarangan meninggalkan anak sendiruan di rumah,” harap Lukas.(gito)

Tingkatkan SDM di Bidang TIK, Diskominfo Gelar Pelatihan HCI

ZONA KOTAMOBAGU – Dalam rangka meningkatan kemampuan serta pengetahuan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kotamobagu melaksanakan In House Training terkait penggunaan Teknologi Virtualisasi Server atau Hyper Converged Infrastructure (HCI), Senin (20/03).

Kegiatan diikuti seluruh tenaga operasional data center Diskominfo, dengan menghadirkan narasumber dari perusahaan Sangfor Technologies Shenzen China yakni Liu Hai Tao dan Jonathan selaku perwakilan Sangfor Indonesia.

Kepala Diskominfo Kota Kotamobagu Moch Agung Adati melalui Kepala Bidang Tekhnologi Informasi dan Komunikasi Indra Sutriadi Pipii mengatakan, “Pelatihan yang dilaksanakan itu guna memberikan pembekalan kepada tenaga data server dalam penggunaan HCI dari perusahaan Sangfor Technoligies,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Data Center Kota Kotamobagu Rudhie Unu menjelaskan, Sistem Virtiualisasi Server atau HCI merupakan langkah efisiensi anggaran. “Artinya dengan menggunakan 1 server tersebut perbandingannya sama dengan menggunakan 10 server biasa dengan kegunaaan yang sama, tapi fungsinya lebih komplit,” ujar Rudhie.

Menurutnya, untuk saat ini pembekalan tenaga operasional data center masih menjadi prioritas. Untuk itu diharap ke depan saat mulai dioperasikannya Data Center, SDM-nya pun sudah siap dalam mengoperasikannya.(ads/gito)

Lukas: Kasus Korupsi di BMR Banyak Belum Disentuh

ZONA HUKRIM – Dalam 100 hari kerjanya, Kasat Reskrim Polres Bolmomg AKP Hanny Lukas gencar melakukan pengusutan sejumlah kasus korupsi di wilayah hukum Bolmong Raya. Sejumlah kasus pun mulai didalami pada tahap penyelidikan. Hal tersebut dikatakannya saat dikonfirmasi zonabmr.com, Senin (20/3) pagi tadi.

Menurut Lukas, setelah dipercayakan menjabat Kasat Reskrim Polres Bolmong, kasus korupsi yang pertama menjadi prioritas pihaknya. “Saat ini penyidik saya sudah melakukan tahapan penyelidikan korupsi di empat kabupaten dan satu kota yang ada,” sebutnya.

Lanjutnya, untuk lebih mengoptimalkan penyelidikan kasus korupsi, pihaknya akan berkoordinasi dengan institusi penegak hukum lainnya, seperti pihak kejaksaan. “Kasus korupsi akan jadi PR saya. Lihat saja nanti, jika terbukti akan ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang ada,” kata Mantan Paminal Polda Sulut itu.

Disinggung apakah daeri sejumlah kasus itu sudah ada yang naik tahapan penyidikan, Lukas mengaku pihaknya saat ini belum bisa membeberkannya. “Ini masih dalam penyelidikan. Pastinya kasus korupsi di wilayah hukum BMR sangat banyak yang belum disentuh. Jika ada yang memenuhi unsur korupsi dalam penyelidikan yang dilakukan kita akan tingkatkan ke proses penyidikan,” pungkasnya.(gito)

Pemkot Mulai Lakukan Tahapan Seleksi Paskibraka

Pengukuhan dan pelantikan Paskibraka Kotamobagu 2016 silam

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotamobagu bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI) mulai melaksanakan tahapan seleksi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka). Tahapan itu dengan mengunjungi setiap sekolah di tingkat SMA serta SMK yang ada di wilayah Kotamobagu.

Kepala Dispora Kotamobagu Tony Ponongoa mengatakan, perekrutan paskibraka saat ini sudah berbeda dengan tahun sebelumnya. Saat ini dilakukan dengan mengunjungi setiap sekolah yang ada.

“Dispora telah melayangkan surat di setiap sekolah untuk mempersiapkan siswa yang akan ikut seleksi secara langsung,” kata Ponongoa, Senin (20/3).

Ia menambahkan, dalam tahapan seleksi tersebut sudah ada delapan sekolah yang dikunjungi pihaknya dari sembilan belas sekolah yang ada di Kotamobagu.

“Pertama di tingkat sekolah, dan kemudian diseleksi lagi ditahap ke dua untuk mencari tiga puluh delapan anggota Paskibra yang nantinya dua pasang akan menjadi perwakilan di tingkat provinsi. Dan sisanya tiga puluh enam adalah tim terpilih Paskibra Kotamobagu,” jelas Ponongoa.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda, Maulana Lombu menambahkan, pengumuman untuk yang terpilih di tahap awal ini dengan cara menyurat ke sekolah. “Pengumumannya tidak dilakukan secara langsung, tapi diumumkan lewat surat,” kata Maulana.

Menurutnya, hal ini dilakukan agar menghindari rasa kekecewan bagi para peserta yang ikut seleksi. Seleksi ini sendiri dijadwalkan selama tujuh hari, agar dalam pemilihan perwakilan dari sekolah benar-benar yang terbaik dan memenuhi syarat. “Tidak menutup kemungkinan di tahap pertama ini akan ada banyak peserta yang lolos,” pungkasnya.(ads/gito)

Pemkot Terus Berbenah Jelang P2 Adipura

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Lingkungan Hidup Kotamobagu terus memaksimalkan upaya menjaga kebersihan di wilayahnya dengan berbagai pembenahan. Salah satunya meningkatkan sarana kebersihan bagi warga.

Sebagaimana dikatakan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Alex Saranaung, jelang penilaian Tahap 2 (P2) Piala Adipura, pihaknya mulai membagikan tempat sampah di setiap desa dan kelurahan yang ada di empat kecamatan.

“Setiap desa dan kelurahan mendapat tiga tempat sampah yakni, untuk sampah organik, sampah plastik dan sampah beracun,” kata Saranaung, Senin (20/03).

Persiapan Penilaian  ini lanjut Saranaung, pihaknya tidak hanya membagikan tempat sampah di setiap desa dan kelurahan yang ada, namun juga terus membenahi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan Rumah Kompos, termasuk kerja bakti di sejumlah titik strategis.

“Semuanya kita persiapkan dengan sebaik-baiknya agar saat penilaian nanti semua berjalan dengan baik dan sesuai harapan,” akunya.

Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar terus menjaga kebersihan lingkungan masing masing dan dapat mendukung program lipu modarit lipu mosehat yang dicanangkan Pemerintah Kotamobagu.

“Lingkungan yang bersih tentunya kesehatan kita akan terjaga,” jelasnya.(ads/gito)

Door! Pelarian Hen Berakhir di Tangan Buser Polres Bolmong

ZONA HUKRIM – Pelarian HP alias Hen (26), terduga pelaku pencurian dan pengrusakan Toko Agung Raya Teknik di Jalan Kartini, Kotamobagu akhir Desember 2016 lalu, akhirrnya terhenti. Ia dibekuk aparat  tepatnya di Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan (Bolmong), Sabtu (18/03) sekitar pukul 08.00 Wita.

Dalam penangkapan, Hen yang merupakan warga Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan satu tembakan Opsnal Buser Polres Bolmong.

“Pelaku teridentifikasi melalui rekaman CCTV di toko itu. Kemudian kami kembangkan dan dilakukan pengejaran. Dan akhirnya berhasil ditangkap di wilayah perkebunan Desa Mopusi,” kata Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi SIK melalui Kasat Reskrim AKP Hanny Lukas, Sabtu (18/03).

Menurut Lukas. saat penangkapan, Hen melakukan perlawanan dan menyembunyikan beberapa barang bukti yang diduga hasil dari kejahatanya. “Pelaku melawan anggota dan lari ke arah perkebunan. Terpaksa dengan pelarinnya itu pelaku dilumpuhkan dengan timah panas,” ujarnya.

Lanjut Lukas, saat itu usai dilakukan perawatan tim medis, pelaku langsung dibawa ke Polres Bolmong untuk dilakukan pemeriksaan. “Dari pengakuannya, uang tunai berjumlah sekitar Rp 30 juta, diduga hasil pencurian di toko itu, sudah ia gunakan untuk membeli satu unit sepeda motor Jupiter merek Yamaha dan satu unit telepon genggam jenis Samsung.”

“Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan. Saat ini pelaku sementara dilakukan pemeriksaan penyidik. Jika terbukti pelaku akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” jelas mantan Kasat Reskrim Polres Minahasa Utara dan mantan Kasat Narkoba Polres Bolmong itu.(gito)