Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Rabu (2/5), di Lapangan Boki Hotinimbang, Kotamobagu. Penjabat Sementara (Pjs) Walikota, Muhammad Mokoginta, bertindak sebagai inspektur pada upacara yang dihadiri para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), guru dan siswa se-Kota Kotamobagu.

Pada upacara itu, Pjs Walikota yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), menyampaikan pentingnya memberi dukungan kepada anak-anak Indonesia dalam sektor pendidikan lewat peningkatan kemampuan karakter, literasi dan kompetensi. Menurutnya, anak jaman sekarang rentan terpengaruh dengan perkembangan teknologi, sehingga perlu ada pembentukan karakter yang dimulai dari keluarga.
“Karakter anak harus dibentuk dari lingkungan keluarga dengan pendidikan agama dan budaya. Sebab, anak adalah generasi yang disiapkan untuk membangun negeri ini menjadi lebih baik di arus globalisasi saat ini,” katanya.

Selain dengan pendekatan itu, setiap anak juga perlu mendapat pengawasan dalam pergaulannya setiap hari. Peran keluarga katanya sangat penting dalam membangun karakter yang baik di tengah kehidupan sosial masyarakat.

“Keluarga sangat berperan dalam mengontrol aktifitas anaknya. Jangan sampai kita lengah dan kemudian anak kita tidak bisa dikontrol, apalagi sekarang game online sudah menjamur yang dampaknya sangat buruk bagi tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Rukmi Simbala, mengungkapkan peringatan Hardiknas tiap 2 Mei berdasarkan hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara. Semboyan Tut Wuri Handayani adalah hal penting bagi siswa. “Semboyan Ini yang mendorong anak- anak untuk terus berjuang dan mendorong semangat anak-anak mencapai masa depan,” ungkap Rukmi. (advertorial)


