
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pertanian dan Perikanan baru saja menyalurkan bantuan 44 ribu bibit ikan patin kepada 11 kelompok budidaya ikan. Bantuan tersebut diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas serta menjadikan Kota Kotamobagu sebagai sentra pengembangan ikan patin.
“Setiap kelompok dapat empat ribu bibit,” kata Kepala Bidang Perikanan, Anto Mamonto.
Ia mengakui, ikan patin merupakan jenis ikan yang baru akan dibudidadayakan di Kota Kotamobagu. Mayoritas masyarakat katanya lebih memilih ikan jenis nila dan mas. “Kita coba terobosan baru dengan membudidayakan ikan patin di sini. Kualitas dan rasa ikan ini juga tak kalah dengan ikan air tawar lainnya,” ujarnya.
Dijelaskannya, bibit ikan patin yang diserahkan ke 11 kelompok budidaya ikan itu didatangkan dari Sukabumi. Di daerah yang berada di Provinsi Jawa Barat itu katanya ikan patin berkembang biak dengan cepat. “Kalau di sini proses kembang biak ikan patin harus melalui proses penyuntukan agar bisa berkembang biak dengan cepat. Ikan ini bisa dipanen diumur lima sampai delapan bulan. Tapi jika dia berproduksi bisa sampai dua tahun,” jelasnya.
Kelompok penerima bantuan mengapresiasi upaya pemerintah dalam mengembangkan ikan patin di Kota Kotamobagu. “Dulu saya pernah membudidaya ikan patin, tapi terkendala makanannya yang mahal sehingga sempat terhenti. Dengan adanya bantuan ini, tentu menjadi semangat baru bagi kami untuk kembali dan akan terus membudidayakan ikan patin ini,” sebut Abdul Rahman, Ketua Kelompok Budidaya Ikan di Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat. (ads/gito)



