
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berencana menggelar seminat adat mongondow. Hal itu dilakukan guna mengaktualisasi adat, seni maupun budaya lokal yang sekarang ini sudah hampir punah.
Menurut Kepala Disparbud, Agung Adati, pihaknya mendata ada sejumlah seni budaya mongondow yang hampir punah. Oleh karena itu, pihaknya menggagas seminar yang didalamnya membahas sekaligus mengkaji warisan leluhur yang harus dipertahankan. “Ada sekitar 17 seni tradisi mongondow yang hampir punah. Ini akan kita kaji bersama lewat kegiatan itu,” kata Agung.
Lanjutnya, usulan kegiatan tersebut muncul pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota yang dilakukan pada 2017 lalu. “Ini tentu masukan yang baik untuk kita tindaklanjuti,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, dalam pelaksanaannya nanti pihaknya akan bekerja sama dengan para lembaga ataupun tokoh adat mongondow yang ada di Kota Kotamobagu. “Kita rencanakan pada kegiatan itu juga akan ada pertunjukan kesenian asli mongondow seperti Bondit, Yoyungkagi, Odenon dan masih banyak lagi. Mudah-mudahan kegiatan ini akan terlaksana dengan baik,” ungkapnya. (ads/gito)



