
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Perhubungan (Dishub) terus memacu penyelesaian pekerjaan pembagunan shelter. Saat ini, progres pengerjaan infrastruktur penunjang operasioanal Bus Rapid Transit (BRT) itu mencapai angka 70 persen.
“Sekarang sementara pengerjaan. Kita terus awasi agar pekerjaannya bisa selesai tepat waktu dan sesuai yang kita harapkan bersama,” Kepala Dishub, Nasli Paputungan.
Ia mengungkapkan, pengoperasioan BRT masih menunggu selesainya pembangunan 21 shelter yang dibagi dalam dua koridor itu. “Kalau semua selesai akhir tahun ini, baik itu pembangunan shelter ataupun hal lain yang menunjang operasional BRT, maka Bulan Februari kita launching angkutan BRT,” ungkapnya.
Lima unit BRT katanya saat ini sudah siap dioperasikan. BRT tersebut diberikan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) sebagai moda transportasi baru di Kota Kotamobagu. “BRT ini bisa menjadi alternatif baru bagi masyarakat dalam memilih angkutan umum,” tambahnya. (ads/trz)


