Rutan Kotamobagu Berbagi Takjil, Perkuat Kepedulian dan Reintegrasi Sosial di Bulan Ramadhan

78
Rutan Kotamobagu Berbagi Takjil, Perkuat Kepedulian dan Reintegrasi Sosial di Bulan Ramadhan
Rutan Kotamobagu Berbagi Takjil, Perkuat Kepedulian dan Reintegrasi Sosial di Bulan Ramadhan (Foto: Udi)

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Suasana hangat kebersamaan terasa di depan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotamobagu, Kamis (5/3/2026) sore.

Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran Rutan Kotamobagu turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kotamobagu, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Kotamobagu, Aris Yuliyanta, bersama para pegawai Rutan. Mereka membagikan ratusan paket takjil kepada pengendara roda dua, roda tiga, roda empat, hingga warga sekitar yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Aksi sederhana namun penuh makna itu disambut antusias masyarakat. Sejumlah pengendara mengaku terbantu, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka hampir tiba.

Karutan Kotamobagu, Aris Yuliyanta, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program bakti sosial yang rutin dilaksanakan pihak Rutan setiap bulan.

“Biasanya bakti sosial ini kami lakukan untuk membantu keluarga warga binaan yang kurang mampu. Bantuan tersebut berasal dari hasil program ketahanan pangan yang dikelola di dalam Rutan,” ujarnya.

Namun khusus di bulan Ramadhan, kata Aris, kegiatan sosial tersebut diarahkan untuk berbagi takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan.

“Karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, maka kali ini kami menyalurkan dalam bentuk pembagian takjil kepada masyarakat. Kami juga memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan layanan pemasyarakatan yang ada di Rutan Kotamobagu,” jelasnya.

Aris menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun jembatan sosial antara lembaga pemasyarakatan dengan masyarakat luas. Melalui kegiatan-kegiatan positif, pihak Rutan ingin menunjukkan bahwa proses pembinaan di dalam Rutan tidak hanya berfokus pada menjalani masa hukuman, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali diterima di tengah masyarakat.

“Ini juga bagian dari upaya reintegrasi sosial. Kami ingin masyarakat melihat bahwa di dalam Rutan ada proses pembinaan, ada kegiatan produktif, dan ada semangat untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat secara lebih baik,” tambahnya.

Ia menegaskan, kegiatan bakti sosial akan terus dilakukan secara rutin setiap bulan sebagai bentuk kepedulian Rutan kepada masyarakat serta keluarga warga binaan yang membutuhkan.

“Semoga kegiatan sederhana ini bisa memberi manfaat dan membawa berkah bagi kita semua di bulan Ramadhan,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here