
Kotamobagu, ZONABMR.com–Korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan saat kegiatan drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, kembali bertambah. Berdasarkan pembaruan data yang diterima, Ahad (9/8/2026) sekira pukul 21.30 WITA, jumlah korban meninggal dunia kini tercatat tujuh orang.
Korban terbaru yang dilaporkan meninggal dunia yakni Rugaina Manangin, warga Bilalang IV. Rugaina sebelumnya tercatat sebagai korban luka berat dan mendapatkan penanganan medis di RSUD Kotamobagu, Pobundayan. Namun, dalam pembaruan data terbaru, status Rugaina dilaporkan telah meninggal dunia.
Dengan bertambahnya Rugaina, jumlah korban meninggal dunia yang tercatat di RSUD Kotamobagu menjadi lima orang.
Sebelumnya, Humas RSUD Kotamobagu, Desak Putu Indrawati, mengonfirmasi empat korban meninggal dunia yang ditangani rumah sakit tersebut.
Keempat korban itu masing-masing Januni Pusung (35), warga Desa Bilalang Baru; Ali Ponamaon (65), warga Desa Pontodon; Bio Mokoagow (74), warga Desa Bilalang III; dan Lisma Mokoginta (38), warga Bilalang III.
Sementara itu, dua korban meninggal dunia lainnya tercatat di RS Monompia, yakni Harianti Mokoginta, warga Bilalang III Utara, serta Nilawati Mokodongan, warga Pontodon Induk.
Nilawati sebelumnya juga tercatat mengalami luka berat sebelum kemudian dilaporkan meninggal dunia.
Dengan demikian, berdasarkan pembaruan data sementara dari RSUD Kotamobagu dan RS Monompia, tujuh korban meninggal dunia telah teridentifikasi.
Insiden maut tersebut terjadi saat kegiatan drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu (9/8/2026).
Berdasarkan informasi awal, sebuah mobil peserta kehilangan kendali ketika melaju di lintasan. Kendaraan tersebut kemudian mengenai sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Selain korban meninggal dunia, sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.
Hingga berita ini diterbitkan, data korban masih bersifat sementara dan berpotensi berubah seiring pembaruan dari fasilitas kesehatan maupun pihak berwenang.
Penyebab pasti kecelakaan, termasuk bagaimana kendaraan dapat keluar dari lintasan dan mengenai warga di sekitar lokasi, masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan pihak kepolisian.



