Tujuh Orang Meninggal dalam Tragedi Drag Race Upai, Ketua Askot PSSI Sampaikan Duka

21
Tujuh Orang Meninggal dalam Tragedi Drag Race Upai, Ketua Askot PSSI Sampaikan Duka
(Foto: Akbar/Wir)

Kotamobagu, ZONABMR.com-Tragedi kecelakaan dalam event drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu (9/8/2026), meninggalkan duka mendalam. Hingga pembaruan terakhir, jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tersebut tercatat mencapai tujuh orang.

Duka atas musibah tersebut turut disampaikan Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kotamobagu, Michael Solat Bibisa, saat memberikan sambutan pada penutupan turnamen Totabuan Champions League (TCL) 2026 di Lapangan Nunuk Matali, Minggu malam.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Askot PSSI Kotamobagu, menyampaikan turut berdukacita atas korban jiwa akibat insiden di event drag race di Kelurahan Upai,” ujar Michael.

Ia juga menyampaikan doa bagi keluarga korban yang ditinggalkan serta para korban yang masih menjalani perawatan.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap diberikan ketabahan dan kesabaran atas musibah ini. Untuk korban yang mengalami luka ringan dan luka berat, Insyaallah segera diberikan kesembuhan,” katanya.

Insiden tersebut terjadi saat salah satu mobil peserta drag race melaju dengan kecepatan tinggi. Mobil tersebut kemudian dilaporkan tergelincir keluar dari arena balap dan menghantam sejumlah penonton yang berada di sekitar area ujung garis finis.

Benturan tersebut menyebabkan puluhan orang menjadi korban. Sebagian mengalami luka ringan hingga luka berat dan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia terus bertambah seiring proses penanganan di rumah sakit. Salah satu korban terbaru yang sebelumnya tercatat mengalami luka berat adalah Rugaina Manangin, warga Bilalang IV.

Rugaina sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Kotamobagu, Pobundayan, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Dengan bertambahnya Rugaina, jumlah korban meninggal dunia berdasarkan pembaruan data yang diterima hingga Minggu (9/8/2026) mencapai tujuh orang.

Kegiatan drag race langsung dihentikan setelah insiden terjadi. Petugas bersama pihak terkait kemudian melakukan evakuasi dan penanganan terhadap para korban.

Kasat Lantas Polres Kotamobagu, AKP Luster Simanjuntak, turut melakukan penanganan dan pendalaman terkait insiden tersebut. Kepolisian masih melakukan proses pendataan serta penyelidikan untuk memastikan kronologi dan faktor yang menyebabkan kendaraan keluar dari lintasan.

Jumlah dan identitas seluruh korban, termasuk kondisi korban yang masih menjalani perawatan, masih terus diperbarui seiring proses pendataan dari pihak terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak panitia penyelenggara belum memberikan keterangan resmi secara menyeluruh mengenai insiden tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menyisakan pertanyaan mengenai aspek keselamatan dalam penyelenggaraan event otomotif, terutama terkait posisi penonton, pengamanan area finis, serta sistem pengendalian kendaraan ketika terjadi kondisi darurat.

Redaksi masih terus melakukan verifikasi terhadap data korban dan perkembangan penanganan kasus ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here