Beranda blog Halaman 11

Porprov Sulut XII Gempar! Ring Muay Thai Rusak, Atlet Sangihe Cedera di Depan Bupati

Porprov Sulut XII Gempar! Ring Muay Thai Rusak, Atlet Sangihe Cedera di Depan Bupati!
Venue Cabor Muay Thai Sempat Memanas Akibat Insiden Cederanya Atlet Sangihe Akibat Kondisi Ring (Foto: Udi)

Manado, ZONABMR.COM — Gelaran Muay Thai pada Porprov Sulut XII memicu sorotan tajam setelah seorang atlet Sangihe mengalami cedera pergelangan kaki saat berlaga, akibat kondisi lantai ring yang bermasalah ketika pertandingan berlangsung, Kamis, 20 November 2025, malam tadi di Manado Youth Center, Kawasan Mega Mas, Manado.

Insiden itu semakin menyedot perhatian karena terjadi di depan Bupati Sangihe, Michael Thungari, yang turut menyaksikan langsung jalannya laga.

Cedera tersebut terjadi ketika atlet Sangihe berhadapan dengan atlet Kota Manado.

Karena insiden ini murni dipicu kondisi teknis pada lantai ring, laga itu akhirnya dinyatakan no contest oleh juri.

Pelatih sekaligus Pengurus Muay Thai Indonesia Kabupaten Sangihe, Yohanes Edward Karel, tak dapat menutupi kekecewaannya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya sudah memperingatkan panitia sejak kemarin lusa mengenai kondisi ring yang tidak layak digunakan.

“Kami sudah bilang dari awal kalau ring bermasalah. Tapi tidak ditindaklanjuti. Sekarang atlet kami yang jadi korban,” tegas Yohanes.

Ketua DPRD Sangihe, Ferdy Sondakh, ikut mengecam keras insiden tersebut.

Menurutnya, kejadian itu bukan hanya merugikan atlet, tetapi juga mengacaukan peluang Sangihe yang selama ini menjadi langganan emas di cabor Muay Thai.

“Ini pukulan besar bagi kami. Muay Thai adalah andalan Sangihe. Ke depan panitia harus benar-benar siap agar hal seperti ini tidak terulang,” ujar Ferdy.

Para atlet yang berlaga juga mengakui bahwa lantai ring memang bermasalah saat pertandingan berlangsung, dengan beberapa titik yang terasa goyang dan tidak stabil.

“Saat berpijak, lantainya tidak stabil. Itu jelas memengaruhi performa kami,” ungkap salah satu atlet yang meminta namanya tak disebutkan.

Situasi semakin memanas ketika panitia sempat mengambil keputusan kontroversial untuk melanjutkan pertandingan hanya di setengah bagian ring yang dianggap aman.

Penolakan keras dari para manajer tim membuat keputusan itu dibatalkan. Laga akhirnya ditunda sampai ring diperbaiki.

Pelatih Muay Thai Kotamobagu, Andre Pakaryanto, menegaskan bahwa keselamatan atlet harus menjadi prioritas.

“Risikonya terlalu besar. Lebih baik dihentikan dulu. Tapi tentu ini merugikan kami karena atlet kami yang belum tampil di semifinal harus bertanding besok. Jika lolos ke final, mereka harus dua kali turun dalam sehari,” ujar Andre.

Ketua Panitia Cabor Muay Thai Porprov Sulut, Hendra Massie, membantah tudingan bahwa panitia tidak siap.

“Muay Thai paling siap dibanding cabor lain. Ini insiden. Jangan memojokkan panitia, itu keliru,” tegasnya.

Hendra juga memastikan bahwa sebagai bentuk tanggung jawab, atlet Sangihe yang cedera akan diberikan medali emas penghargaan, terlepas dari siapa pemenang final antara Kotamobagu dan Manado.

“Akan diberikan medali emas bersama,” ujarnya.

Keputusan panitia tersebut akhirnya diterima oleh pihak tim atlet Muay Thai Sangihe, yang menilai langkah itu menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan atlet mereka yang terhenti karena faktor teknis di luar kendali.

Namun, gelombang kecaman tak berhenti. Pengamat olahraga yang juga mantan jurnalis, Hairil Paputungan, mengkritik keras kelalaian panitia yang dinilainya mengabaikan aspek keselamatan.

“Keselamatan atlet itu harusnya prioritas. Karena kepentingannya Porprov kan untuk persiapan PON juga. Kalau keselamatan atlet tidak diperhatikan, yang rugi kan kita juga, Sulut,” tegas Hairil.

Ia menambahkan bahwa ketika ada keluhan dari peserta tentang arena, panitia seharusnya langsung bergerak cepat agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan.

“Mestinya setiap laporan atau keluhan itu ditanggapi segera. Kalau tidak, kasus seperti ini akan terus terulang, dan itu sangat merusak dunia olahraga kita. Apalagi pernyataan panitia yang menyatakan paling siap, tapi kenyataannya?!,” ujarnya.

Terkait keputusan memberikan medali emas bersama atau medali penghargaan, Hairil menyebut langkah itu sebagai solusi konyol dan tidak mendidik.

“Jika masalah diselesaikan hanya dengan membagi medali, maka panitia tidak belajar apa-apa. Besok-besok, ketika ada arena rusak atau pertandingan tidak aman, solusi instannya ya bagi medali lagi. Ini tidak mendidik dan berpotensi jadi preseden buruk,” katanya memberi alasan.

Hairil menegaskan, panitia harus meminta maaf secara resmi kepada seluruh kontingen dan bertanggung jawab penuh atas insiden yang mencoreng jalannya Porprov tersebut.

Publik kini menuntut evaluasi besar-besaran agar keselamatan atlet tidak lagi dipertaruhkan oleh kelalaian teknis.

Prestasi Melampaui Ekspektasi, Billiard Kotamobagu Koleksi Enam Medali

Prestasi Melampaui Ekspektasi, Billiard Kotamobagu Koleksi Enam Medali
Natalia Yusuf dan Tammy Manoppo, Menutup Porprov Sulut dengan Manis (Foto: POBSI Kotamobagu)

Manado, ZONABMR.COM — Cabang olahraga billiard Kota Kotamobagu kembali membawa pulang medali dan mencatatkan sejarah baru pada Porprov XII Sulawesi Utara 2025.

Meski pasangan double mix, Tammy Manoppo dan Natalia Yusuf, harus mengakhiri langkah mereka di babak penentuan, keduanya tetap menyumbangkan medali perunggu yang menambah catatan gemilang kontingen Kotamobagu di meja hijau.

Pertandingan yang digelar di Miland Billiard and Cafe, Buha, Rabu, 20 November 2025,, menjadi momen penutup bagi seluruh rangkaian laga cabor billiard.

Dengan tambahan perunggu di nomor double mix, total medali yang berhasil dibawa pulang mencapai enam keping, yakni 1 emas, 2 perak, dan 3 perunggu.

Ucapan selamat khusus juga diberikan kepada pasangan Tami Manoppo dan Natalia Yusuf, yang menjadi penyumbang medali di pertandingan terakhir tersebut.

Coach billiard Kotamobagu, Egi Kurniawan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung tim sejak awal.

“Terima kasih buat semua yang sudah mendukung kami. Khususnya untuk Ketua Fachrian Mokodompit. Hari ini menjadi hari terakhir pertandingan, dan besok setelah salat Jumat akan dilanjutkan dengan pengalungan medali. Salut untuk Kotamobagu, ini rapor terbaik selama Porprov,” tutur Egi.

Menurutnya, capaian tahun ini bukan hanya menggembirakan, tetapi juga menunjukkan lompatan besar dibandingkan keikutsertaan sebelumnya.

“Porprov yang lalu-lalu kita selalu jadi juru kunci, tapi tahun ini Kotamobagu justru masuk tiga besar di cabor billiard. Perjuangan dan latihan selama ini tidak sia-sia,” tambahnya.

Kotamobagu Berhasil Menembus 3 Besar Cabor Billiard (Foto: POBSI Sulut)

Ketua POBSI Kotamobagu, Fachrian Mokodompit, sebelumnya telah memberikan apresiasi mendalam atas torehan tersebut.

“Ini sungguh di luar ekspektasi. Dengan raihan medali ini, POBSI Kotamobagu bukan hanya melampaui target, tetapi juga mencatat capaian terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Kotamobagu di cabor billiard Porprov Sulut. Ini prestasi luar biasa,” ujar Fachrian.

Dengan raihan di atas target dan pencapaian terbaik dalam sejarah keikutsertaan mereka, cabor billiard resmi menutup Porprov XII Sulut 2025 dengan penuh kebanggaan.

Pencapaian ini sekaligus menjadi pondasi kuat untuk mengincar hasil lebih tinggi pada ajang berikutnya.

Taekwondo Kotamobagu Sabet Dua Medali Perunggu di Porprov XII Sulut

Taekwondo Kotamobagu Sabet Dua Medali Perunggu di Porprov XII Sulut
Princesa Tawas (kiri) & Syafri Sanusi (kanan), Dua Atlet Taekwondo Berhasil Menambah Medali Perunggu Untuk Kotamobagu (Foto: Ethward)

Manado, ZONABMR.COM—Cabang olahraga taekwondo kembali menyumbang prestasi bagi Kontingen Kota Kotamobagu pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara 2025.

Dua atlet kebanggaan daerah, Syafri Sanusi dan Princesa Tawas, masing-masing berhasil meraih medali perunggu pada pertandingan yang digelar di Aula Kodam XIII/Merdeka, Teling, Kamis, 20 November 2025.

Tambahan dua medali ini semakin memperkuat kontribusi taekwondo dalam perolehan medali Kotamobagu secara keseluruhan di Porprov tahun ini.

Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di cabang taekwondo terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Pelatih taekwondo Kotamobagu, Ethward Pakaryanto, menyampaikan rasa bangganya atas capaian Syafri dan Princesa.

Ia menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja keras para atlet, program latihan yang teratur, serta dukungan penuh dari pengurus dan official selama masa persiapan menuju Porprov.

“Syafri dan Princesa sudah berjuang dengan maksimal. Dua medali perunggu ini menjadi pencapaian penting dan menunjukkan bahwa taekwondo Kotamobagu berada di jalur yang tepat dalam pembinaan atlet,” ujar Ethward.

Ethward juga menekankan bahwa meski masih ada beberapa kekurangan yang perlu dievaluasi untuk kejuaraan berikutnya, raihan medali ini sudah menjadi motivasi besar bagi seluruh atlet taekwondo Kotamobagu agar terus meningkatkan kemampuan mereka.

Ia berharap prestasi ini dapat menjaga semangat kontingen secara keseluruhan, sekaligus menjadi pemicu bagi atlet-atlet muda untuk terus berlatih dan memberi kontribusi bagi daerah.

Menurutnya, dukungan masyarakat Kotamobagu sangat membantu meningkatkan percaya diri para atlet dalam menghadapi event sebesar Porprov.

Dengan tambahan dua perunggu dari taekwondo, harapan untuk menambah koleksi medali di cabang-cabang lain pun semakin terbuka.

Kontingen Kotamobagu optimistis dapat terus memperbaiki posisi klasemen perolehan medali hingga seluruh rangkaian pertandingan Porprov XII Sulut 2025 selesai digelar.

Bulu Tangkis Kembali Raih Perunggu, Ketua PBSI Komit Bonus Pribadi dan Patok Emas!

Bulu Tangkis Kembali Raih Perunggu, Ketua PBSI Komit Bonus Pribadi dan Patok Emas!
Bulu Tangkis Kembali Raih Perunggu untuk Kotamobagu (Foto: PBSI Kotamobagu)

Manado, ZONABMR.COM – Cabang olahraga bulu tangkis kembali memberikan medali perunggu untuk Kota Kotamobagu di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulut 2025.

Kali ini, medali perunggu berhasil diamankan dari nomor beregu putra yang tampil penuh determinasi.

Bertanding di GOR Poltekes Perkamil, Manado, Rabu, 19 November 2025, tim beregu putra Kotamobagu—yang diperkuat Glen Yosua Rumondor, Devis N.A. Karundeng, Azil Abdillah Manoppo, Meutiu R. Karundeng, Stevi G. Mioyo dan Grenly Alkatip Lumintang—harus mengakui keunggulan tim tuan Bitung dengan skor 0–2 di babak semifinal.

Kendati gagal melangkah ke partai puncak, para atlet tetap berhak atas medali perunggu bersama Kota Manado.

Raihan ini sekaligus mempertegas posisi bulutangkis sebagai salah satu cabang olahraga andalan yang konsisten menyumbangkan medali bagi Kontingen Kotamobagu di Porprov XII.

Ketua PBSI Kotamobagu, Sri Afni Manoppo, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet.

Saat mengunjungi mess bulutangkis di Permata Ria, Ranotana, Afni mengumumkan langsung komitmennya untuk memberikan bonus dari kantong pribadinya bagi atlet-atlet yang berhasil menyumbang medali.

Bulu Tangkis Kembali Raih Perunggu, Ketua PBSI Komit Bonus Pribadi dan Patok Emas!
Ketua PBSI Kotamobagu, Sri Afni Manoppo bersama Para Atlet Bulu Tangkis (Foto: Rudi)

“Saya bangga dengan perjuangan mereka. Bonus pribadi sudah saya siapkan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras para atlet,” ujar Afni tegas.

Lebih jauh, Afni menegaskan bahwa target besar masih menanti. Ia memasang target wajib dua medali emas dari para atlet yang akan melakoni kaga semi final besok.

“Target kita jelas: dua emas dari dua kelas yang tersisa. Itu wajib,” tegas Afni.

Terpisah, pelatih bulutangkis Kotamobagu, Rudi Ginoga, menambahkan bahwa besok ada tiga nomor yang akan berlaga di semifinal.

Tunggal putra menghadapi Kabupaten Minahasa, tunggal putri menantang Kota Bitung, dan ganda putra berjumpa Kota Tomohon.

“Kami optimis bisa melangkah ke final. Keyakinan atlet tinggi, persiapan matang, dan mereka siap tampil habis-habisan,” ucap Rudi penuh optimisme.

Dengan semangat yang terus menyala dan dukungan langsung dari Ketua PBSI, cabor bulutangkis Kotamobagu kini membidik medali emas untuk mengukuhkan dominasi pada Porprov XII Sulut 2025.

Tembus Podium! Riski Hadirkan Perunggu Cabor Balap Sepeda Porprov XII

Tembus Podium! Riski Hadirkan Perunggu Cabor Balap Sepeda Porprov XII Sulawesi Utara 2025
Tembus Podium! Riski Hadirkan Perunggu Cabor Balap Sepeda Porprov XII Sulawesi Utara 2025 (Foto: ISSI Kotamobagu)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Kamis, 20 November 2025, menjadi momen membanggakan bagi atlet Cabor Balap Sepeda Kota Kotamobagu di ajang Porprov XII Sulawesi Utara 2025.

Atlet muda andalan, Moh. Riski E. Syamsudin, sukses menyumbangkan medali perunggu pada nomor Individual Time Trial (ITT) kategori Under 25, yang digelar di lintasan kompleks kawasan Bukit Golf Boulevard, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.

Sejak start, Riski tampil agresif namun tetap terkontrol hingga mampu menjaga konsistensi kecepatan dan menutup balapan dengan catatan waktu yang mengantarkannya ke podium tiga.

Pengurus ISSI Kotamobagu sekaligus pelatih balap sepeda, Samsuri Mamonto, mengapresiasi perjuangan atletnya.

“Riski sudah bekerja keras sejak masa persiapan. Perunggu ini adalah buah dari kerja kerasnya dan dukungan tim. Kami sangat bangga,” ujar Samsuri.

Ia juga menegaskan bahwa ISSI Kotamobagu masih membidik medali tambahan pada nomor-nomor berikutnya.

“Untuk Jumat dan Sabtu besok, kami menargetkan medali di nomor Criterium dan Individual Road Race (IRR), baik di kelas 26–35 tahun maupun Master 35+. Persiapan para atlet sangat baik, dan kami optimistis,” jelasnya.

Samsuri turut meminta dukungan penuh dari warga. “Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Kota Kotamobagu, agar cabor balap sepeda bisa memberikan hasil maksimal dan membawa pulang medali tambahan untuk daerah kita,” tambahnya.

Dengan capaian ini, Kotamobagu kembali menegaskan kehadirannya di lintasan balap sepeda Porprov XII Sulut 2025. Semangat, kerja keras, dan doa masyarakat menjadi kombinasi yang siap mengantarkan prestasi selanjutnya.

Rekor! Cabor Selam Kotamobagu Melesat Dengan 3 Emas, 3 Perak, 3 Perunggu

Rekor! Cabor Selam Kotamobagu Melesat Dengan 3 Emas, 3 Perak, 3 Perunggu
Para Atlet Selam Kotamobagu bersama Wakil Wali Kota, Rendy Virguawan Mangkat (Foto: POSSI Kotamobagu)

Manado, ZONABMR.COM — Siapa sangka daerah yang secara geografis tak memiliki laut justru tampil menggila di arena selam?

Kotamobagu kembali membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi.

Pada Porprov Sulut XII 2025, cabor selam bukan hanya bangkit—tetapi meledak dengan torehan luar biasa: 3 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu.

Mereka menjawab keraguan dengan prestasi yang membuat banyak mata terbelalak.

Medali emas pertama hari ini dipersembahkan oleh Alleysha Karalieva A. Korompot yang tampil tanpa kompromi di nomor 400 meter Bifin Putri.

Alleysha menyisihkan lawan-lawannya dan mengibarkan nama Kotamobagu di podium tertinggi.

Di sisi putra, Abdullah Khairul Azzam Bengga menambah pundi prestasi dengan torehan medali emas di nomor 50 meter Bifin Putra setelah sebelumnya meraih medali perak.

Kecepatan, konsistensi, dan ketenangan Azzam menjadi modal penting dalam persaingan ketat di kolam selam.

Medali emas ketiga datang melalui Muh. Fabian Laoh yang menguasai nomor 100 meter Bifin Putra.

Dengan start bertenaga dan ritme yang stabil, Fabian memastikan Kotamobagu tetap berada di jalur perburuan medali.

Tak kalah membanggakan, Fransiska Katarina Lamongi mempersembahkan medali perak pada nomor 100 meter Bifin Putri, menambah daftar prestasi para atlet muda penuh potensi ini.

Ketua POSSI Kotamobagu, Muslim Patra Mokoginta, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.

“Alhamdulillah, capaian hari ini sangat luar biasa. Alleysha menyumbang emas di 400 meter Bifin Putri, Azzam menambah perak, dan total akhir 3 emas, 3 perak, 3 perunggu. Ini benar-benar hasil kerja keras semua tim,” ujarnya.

Muslim pun mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dan berharap prestasi ini menjadi awal kebangkitan lebih besar lagi.

“Terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Kotamobagu. Semoga para atlet terus tumbuh, berkembang, dan kembali membawa harum nama daerah di ajang-ajang berikutnya,” tutupnya.

Capaian itu juga mendapat pujian Icha, mahasiswa Unsrat asal Kotamobagu, yang menyebut ini adalah hal yang spesial.

“Ini sangat membanggakan, mengingat Kotamobagu secara geografis tidak memiliki laut. Yang artinya secara kultur tidak begitu dekat dengan dunia selam, Tapi justru mengukir prestasi gemilang. Ini benar-benar bukti bahwa semangat bisa mengalahkan keterbatasan,” ucapnya.

Dengan hasil spektakuler ini, cabor selam tidak hanya menyumbang medali—mereka menyumbang cerita inspiratif tentang bagaimana mimpi bisa berenang jauh, bahkan dari daerah yang tak punya laut.

The Winner Dukung Penuh Atlet di Pembukaan Porprov XII Sulut 2025

The Winner Dukung Penuh Atlet di Pembukaan Porprov XII Sulut 2025
The Winner Dukung Penuh Atlet di Pembukaan Porprov XII Sulut 2025

Kotamobagu, ZONABMR.COM – Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara 2025 di Stadion Klabat Manado, Rabu (19/11/2025), menjadi momen penting bagi Kontingen Kotamobagu. Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama Wakil Wali Kota, Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., hadir langsung untuk memberikan dorongan moral kepada para atlet yang akan bertanding.

Acara yang dibuka oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., berlangsung meriah dengan rangkaian tarian, marching band, defile, pengibaran bendera Porprov, dan penyalaan api Porprov. Ribuan atlet dari seluruh Sulawesi Utara turut memeriahkan suasana.

Wali Kota hadir bersama Ketua TP-PKK, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, sedangkan Wakil Wali Kota didampingi Wakil Ketua TP-PKK, Ny. Resty A. Mangkat Somba. Keduanya memberikan semangat langsung kepada 234 atlet Kotamobagu yang berlaga di 21 cabang olahraga. Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi simbol dukungan penuh bagi perjuangan para atlet.

“Kami datang untuk memberikan energi positif dan keyakinan bahwa para atlet Kotamobagu mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah. Tunjukkan kerja keras, disiplin, dan sportivitas,” ujar Wali Kota Weny Gaib.

Wakil Wali Kota menambahkan bahwa Porprov bukan sekadar kompetisi, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kepercayaan diri dan membangun prestasi olahraga daerah. “Semangat juang para atlet adalah kebanggaan kami. Bertandinglah dengan hati, jangan pernah ragu,” tegas Rendy Mangkat.

Pembukaan Porprov turut dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Forkopimda Sulut, Wakil Sekjen KONI Pusat, para kepala daerah se-Sulut, pengurus KONI provinsi dan kabupaten/kota, serta ribuan atlet dari seluruh kabupaten/kota.

Muay Thai Meledak! Kotamobagu Kirim Delapan Wakil ke Semifinal Porprov Sulut 2025

Muay Thai Meledak! Kotamobagu Kirim Delapan Wakil ke Semifinal Porprov Sulut 2025
Muay Thai Meledak! Kotamobagu Kirim Delapan Wakil ke Semifinal Porprov Sulut 2025 (Foto: Andre)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Cabang olahraga Muay Thai kembali menghadirkan kejutan manis bagi Kontingen Kota Kotamobagu pada Porprov Sulut XII 2025.

Sebanyak delapan atlet putra dan putri dipastikan mengamankan tiket ke babak semifinal yang akan digelar, Kamis (20/11), di Kawasan Youth Center Manado.

Kedelapan petarung ini sukses menyingkirkan lawan-lawan mereka pada babak perempat final yang berlangsung sejak Selasa siang.

Performa agresif dan determinasi tinggi membuat mereka tampil dominan di masing-masing kelas.

Berikut daftar atlet Muay Thai Kotamobagu yang akan tampil di semifinal:

Novelita Paransi — Kelas 43 Kg Putri Tarung

Erfan Bangki — Kelas 45 Kg Putra Tarung

Hastiaty Mokodompit — Kelas 48 Kg Putri Tarung

Moh. Fadjar Damongayo — Kelas 54 Kg Putra Tarung

Sivanda Sanusi — Kelas 54 Kg Putri Tarung

Moh. Zikri Podomi — Kelas 57 Kg Putra Tarung

Wawan Aditya Pahibe — Kelas 60 Kg Putra Tarung

Aditya Pobela — Kelas 65 Kg Putra Tarung

Reinaldo Kasibulan — Kelas 71 Kg Putra Tarung

Pelatih Muay Thai Kotamobagu, Andre Pakaryanto, mengatakan seluruh pertandingan perempat final sudah rampung, dan para atlet kini fokus menghadapi laga semifinal.

“Besok langsung digelar babak semifinal untuk putra maupun putri. Semua kelas akan bertanding di Youth Center Manado,” ujar Andre.

Ia berharap seluruh jadwal berjalan lancar dan para atlet mampu menjaga tren positif hingga partai puncak.

“Semoga pertandingan besok berjalan sesuai jadwal dan para atlet Kota Kotamobagu bisa meraih hasil maksimal,” harapnya.

Delapan tiket semifinal ini menjadi sinyal kuat bahwa Muay Thai Kotamobagu kembali menjadi salah satu cabang yang tampil mencolok pada Porprov Sulut tahun ini.

Pasangan Suami Istri Sumbang Perak di Cabor Billiard, POBSI Kotamobagu Cetak Sejarah Baru

Pasangan Suami Istri Sumbang Perak di Cabor Billiard, POBSI Kotamobagu Cetak Sejarah Baru
Duet Harmonis Suami-Istri Annisa MT Arsyad dan Dwi Rizky Djafar, Berhasil Sumbangkan Perak Untuk Kotamobagu (Foto: Egie)

Kotamobagu, ZONABMR — Atlet Billiard Kota Kotamobagu kembali menambah pundi-pundi medali pada gelaran Porprov Sulawesi Utara XII di Manado.

Kali ini datang dari nomor Double Mix, lewat duet harmonis pasangan suami-istri Annisa MT Arsyad dan Dwi Rizky Djafar.

Pada laga final di venue Miland Billiard & Café, desa Buha kecamatan Mapanget, melawan pasangan kuat perwakilan tuan rumah Kota Manado, Annisa–Dwi harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 5-3.

Padahal sejak game pertama, keduanya tampil agresif dan sempat unggul poin sebelum ritme permainan berbalik di pertengahan laga.

Meski gagal membawa pulang emas, performa pasangan ini tetap menuai pujian.

Mereka tampil konsisten, percaya diri, dan memberikan perlawanan sengit terhadap lawan yang dikenal punya jam terbang tinggi dan langganan PON.

Ketua PB POBSI Kotamobagu, Fachrian Mokodompit, memberikan apresiasi mendalam atas pencapaian tersebut.

“Ini sungguh di luar ekspektasi. Dengan raihan medali perak ini, POBSI Kotamobagu bukan hanya melampaui target, tetapi juga mencatat capaian terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Kotamobagu di cabor billiard Porprov Sulut. Ini prestasi luar biasa,” ungkap Fachrian.

Ia menambahkan bahwa konsistensi dan determinasi atlet-atlet POBSI Kotamobagu pada Porprov tahun ini membuktikan bahwa cabang billiard terus berkembang dan mampu bersaing dengan daerah-daerah yang lebih dulu mapan.

Sementara itu, Dwi Rizky Djafar mengaku bangga dan termotivasi dengan hasil yang diraih bersama sang istri.

“Pencapaian ini jadi motivasi bagi saya dan istri. Semoga ke depan lebih baik lagi. Terima kasih untuk POBSI Kotamobagu yang selalu mendukung,” ujarnya.

Raihan ini semakin menegaskan kontribusi cabor billiard bagi Kontingen Kotamobagu, sekaligus menjadi sejarah baru bagi POBSI dalam perjalanan Porprov Sulut.

Perbakin Kotamobagu Terus Melesat, Tambahan Medali Warnai Persaingan Porprov XII

Perbakin Kotamobagu terus melesat, tambahan medali warnai persaingan Porprov XII
Made Anggan Marendea (tengah) Berhasil Menyumbangkan Medali Perak Kelas Light Varmin WRBF 25 Meter untuk Kotamobagu (Foto: Perbakin Kotamobagu)

Kotamobagu, ZONABMR.COM — Kontingen Kota Kotamobagu kembali mengamankan tambahan medali pada gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara 2025 di Manado.

Kali ini, prestasi datang dari Cabang Olahraga Menembak (Perbakin) yang berlaga di Lapangan Menembak Rindam XIII/Merdeka Aermadidi, dan sukses menyumbangkan medali perak dan perunggu untuk daerah.

Tambahan medali perunggu dipersembahkan oleh tim 10 Meter Air Pistol Beregu Putra yang diperkuat, Wawan Ridwan Lombone, Mohammad Zulfan Maani dan Muhamad Nur Zainudin Mokodompit

Sementara itu, medali perak yang berhasil diraih oleh Made Angga Narendra pada kelas Menembak WRABF Light Varmin 25 Meter, mempertegas kualitas atlet menembak Kotamobagu yang tampil konsisten di Porprov kali ini.

Humas Cabor Perbakin Kotamobagu, Kadir Kolopita, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian para atlet.

“Alhamdulillah, ini merupakan hasil maksimal yang diraih atlet Perbakin. Peluang menambah medali masih terbuka lebar,” ujarnya penuh optimisme.

Kolopita menegaskan bahwa perjuangan atlet belum selesai. “Atlet menembak Kotamobagu masih punya peluang besar di beberapa nomor lainnya. Kami optimis akan ada tambahan medali,” katanya.

Ia pun mengajak masyarakat Kotamobagu untuk terus memberikan dukungan moral bagi para atlet.

“Kami berharap doa dan support dari masyarakat Kotamobagu agar para atlet tetap termotivasi membawa pulang prestasi terbaik untuk daerah,” pungkasnya.

Dengan tambahan perak dan perunggu ini, langkah Kontingen Kotamobagu semakin mantap dalam persaingan memperebutkan medali di Porprov XII Sulut 2025.