Beranda blog Halaman 124

Kota Kotamobagu Berhasil Pertahankan Status Eliminasi Malaria

ZONA KOTAMOBAGU – Kota Kotamobagu berhasil mempertahankan status sebagai daerah Eliminasi Malaria se-Provinsi Sulawesi Utara.

Hal ini dibuktikan dengan diraihnya penghargaan dari Gubernur Sulawesi Utara atas keberhasilan Kotamobagu mempertahankan status sebagai Eliminasi Malaria, Sabtu (19/11/2022), di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Menurut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu, dr. Wahdania Mantang, M.Kes., penanganan terhadap penyakit malaria memang menjadi salah satu program unggulan Dinas Kesehatan, khusunya bidang Kesmas dan P2P.

“Di tahun 2014 Kotamobagu juga menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas status eliminasi malaria ini. Sejak saat itu kami berusaha mempertahankan status ini. Kasus malaria yang ada di Kotamobagu hanya kasus import artinya penderita terjangkit dari daerah endemis malaria dan bukan dari wilayah Kotamobagu,” ucap Wahdania.

Dinas Kesehatan Kotamobagu hingga saat ini konsisten melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk tetap mempertahankan status eliminasi malaria ini. Mulai dari memberikan pengobatan pada penemuan penderita baru, yang biasanya berasal dari daerah luar, hingga melaksanakan skrining deteksi dini pemeriksaan rapid malaria bagi kelompok yang baru datang dari daerah endemis.

“Selain itu kami juga terus bekerjasama dengan semua fasilitas kesehatan yang ada untuk segera melaporkan jika ada penemuan penderita malaria di Kotamobagu,” lanjut.

Status Kotamobagu sebagai daerah eliminasi malaria menurut Wahdania akan terus dipertahankan, terlebih penghargaan yang diterima merupakan bentuk nyata dari kinerja semua pihak dalam mewujudkan eliminasi malaria.

“Dengan upaya promotif preventif diharapkan dapat terus mempertahankan status dan kondisi daerah yang telah melakukan eliminasi malaria dan mendorong program lain untuk meningkatkan kinerja dan cakupan program sesuai dengan target yang telah ditentukan,” ujarnya.

Penghargaan diserahkan langsung Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs. Steven Kandouw, dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional.
Selain itu, tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kotamobagu, atas nama Hariansyah Mokodompit, S.Kep. Ns, juga mendapatkan penghargaan sebagai tenaga perawat terbaik se-Sulawesi Utara. (*/guf)

Kontingen Taekwondo Kotamobagu Tempati Tiga Besar

ZONA KOTAMOBAGU – Kontingen Taekwondo Kotamobagu menempati posisi ke 3 cabang olahraga (Cabor) Taekwondo pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulut ke-XI.

Dua hari pelaksanaan pertandingan Tim Taekwondo Kotamobagu sukses mendulang total 6 medali. Masing-masing 2 emas, 1 perak dan 3 perunggu.

Meski gagal meraih juara umum, namun Ketua Taekwondo Kota Kotamobagu Dharma Eka Korompot mengaku bangga dengan hasil yang telah diraih seluruh atlet.

Sebab lanjut Eka, perolehan dua medali emas yang menjadi target dalam Porprov berhasil dicapai.

“Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh atlet Taekwondo Kota Kotamobagu, para petarung yang hebat yang sudah berjuang keras hingga bisa melebihi target,” ucapnya.

Eka menyebutkan, kontingen Taekwondo Kotamobagu hanya mengikuti 10 dari 12 kategori yang dipertandingkan dalam Porprov kali ini.

“Meski hanya 10 kategori yang kita ikuti, namu cabor Taekwondo Kotamobagu mampu menyabet juara 3 umum. Tentunya ini pencapaian yang harus diapresiasi,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotamobagu, Marham Anas Tungkagi, berharap Cabor yang masih bertanding dapat memberikan yang terbaik untuk daerah Kotamobagu.

“Harapan kami tentu masih berpeluang menambah emas di beberapa Cabor diantaranya kick boxing yang malam ini akan final kategori full contac, Muaythai, Catur, Karate dan Silat. Begitupun balap sepada masih berpeluang mendapat medali emas,” harapnya.

“Atas nama pemerintah daerah mengucapkan banyak terima kasih kepada atlit dan cabor yang sudah memberi pundi medali bagi Kota Kotamobagu, baik itu emas, perak dan perunggu,” sambung Anas. (*/guf)

Pansel Perpanjang Tahapan Pendaftaran Seleksi PPPK Nakes Boltim

ZONA BOLTIM – Tahapan pendaftaran seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga kesehatan (Nakes) di lingkungan Pemkab Bolaang Mongondow Timur (Boltim) diperpanjang.

Menyusul terbitnya surat edaran Pansel penerimaan PPPK Kabupaten Boltim momor 38310/B-KS.04.01/SD/K/2022, perihal penyesuaian jadwal pelaksanaan seleksi penerimaan PPPK Nakes Tahun 2022.

Adapun poin surat yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) tersebut, memberikan kesempatan yang lebih luas kepada calon peserta seleksi penerimaan PPPK Nakes Tahun 2022.

Menurut Kepala BKPSDM Boltim, Rezha Mamonto, dengan terbitnya surat edaran ini, maka tahapan pendaftaran lewat Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) diperpanjang sampai dengan 22 November 2022.

“Sedangkan untuk periode pemasukan berkas fisik yang telah dibuka dari 3 November 2022 diperpanjang sampai 23 November 2002,” ungkapnya. (*/guf)

Cabor Wushu Tambah Daftar Perolehan Medali Emas dan Perak untuk Boltim

ZONA BOLTIM– Stevanus Bimbanaung atlet cabang olahraga (Cabor) Wushu kembali menambah daftar perolehan medali kontingen Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada ajang Porprov ke-XI Sulut.

Turun berlaga di kelas 52 Kg Putra, Stevanus berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan atlet Wushu Manado atas nama Aril Ageng.

Dalam pertandingan yang digelar di Yadika Sport and Hall, Bolmong, Jumat 18 November 2022 ini, Stevanus mendominasi pengumpulan poin. Terbukti, dua ronde berturut-turut atlet Boltim ini mengungguli poin lawan hingga dinyatakan sebagai pemenang.

Diperolehnya 1 medali emas dari cabor Wushu tersebut menambah koleksi medali emas untuk kontingen Boltim. Dimana, sebelumnya 2 medali emas lainnya disumbangkan atlet cabor Karate dan atletik (lompat jauh).

Selain 1 medali emas, dalam cabor Wushu kontingen Boltim juga berhasil meraih 1 medali perak yang disumbangkan Fernando Bawentik atlet wushu yang turun bertanding di kelas 56 Kg Putra.

Dengan demikian sejauh ini, kontingen Boltim telah mengoleksi total 7 medali. Masing-masing 3 emas, 3 perak dan 1 perunggu. (*/guf)

Menang Straight Game, Tim Badminton Beregu Putra Tambah Emas untuk Kotamobagu

 

ZONA KOTAMOBAGU– Tim badminton beregu putra sukses menambah perolehan medali emas untuk Kota Kotamobagu pada hari ke-4 pelaksanaan Porprov Sulut ke-XI, Kamis (17/11/2022).

Pada partai final kontra tim Manado di Cabor Bulutangkis ini, tim Beregu Putra Kotamobagu menang dengan skor 2-0. Kedua partai dimenangkan straight game.

Adapun turun di partai pertama tunggal putra atas nama Firdaus Lomban, sementara partai ganda menurunkan kakak beradik Frenly dan Alka Lumintang.

Kepala Pelatih Cabor Bulutangkis Kotamobagu Calvein Ponto, mengaku bangga dengan medali emas yang baru saja diperoleh tim beregu putra Kotamobagu.

“Cabor bulutangkis merupakan salah satu olahraga favorit di Sulawesi Utara, dan hari ini Kota Kotamobagu mampu membuktikan dengan merebut medali emas pada cabang ini,” ujarnya.

Dia pun berharap, raihan medali di nomor beregu ini bisa memotivasi atlet lainnya untuk tampil lebih baik lagi.

“Semoga kedepan regenerasi atlet pada cabor ini akan terus terjaga. Di sisi lain kami juga butuh dukungan untuk keberlangsungan cabang olahraga ini kedepannya,” harapnya.

Lanjut Calvein, untuk cabor bulutangkis sendiri, menargetkan 3 medali emas.

“Mudah-mudahan dua emas menyusul, dari nomor perorangan dan ganda,” tandasnya. (*/guf)

BP2MI Sulut Gelar Pelatihan Kewirausahaan Bagi PMI Purna

Kepala BP2MI Sulut Hendra Makalalag melihat langsung pelatihan kewirausahaan bagi PMI yang sudah purna.

ZONA MANADO – Balai BP2MI Sulut kembali menggelar pelatihan kewirausahaan bagi 20 PMI Purna dan keluarga PMI yang kali ini menyasar Kota Tomohon.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Alamanda Lokon Resort Tomohon, 14 hingga 17 November 2022 yang dihadiri langsung oleh Kepala BP2MI Sulut, Hendra Makalalag.

Dalam sambutannya pada acara penutupan hari ini Kamis 17 November 2022, Hendra mengatakan bahwa pelatihan kewirausahaan diberikan kepada para pahlawan devisa yang sudah pulang ke tanah air, agar mereka dapat memanfaatkan hasil bekerja ke luar negeri dengan membuka usaha sendiri di daerahnya masing-masing.

“Tujuan BP2MI mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi para PMI Purna adalah agar para PMI yang sudah pulang dari kerja di luar negeri dapat mengelola keuangannya dan membuka usaha sendiri di kampung halaman sehingga dapat mensejahterakan ekonomi keluarga dan daerahnya dengan menjadi wirausaha sukses. Jadi sudah tidak perlu kerja di luar negeri. Bangun daerah dengan mendirikan usaha yang bermanfaat bagi masyarakat” tukas Hendra.

Hendra juga menambahkan bahwa untuk mendukung kesuksesan pelatihan, BP2MI juga turut melibatkan instansi terkait agar pelatihan ini bisa memberikan dampak maksimal bagi PMI Purna yang dibina.

“Untuk pelatihan kali ini, selain melibatkan Dinas Tenaga Kerja Kota Tomohon, kami juga melibatkan Dinas Perindustrian Kota Tomohon, Bank BNI 46 cabang Tomohon, serta mengundang Instruktur Praktek dari Rumah Terpadu UMKM Sulut dan IKM D’Harvest Tomohon,” jelas Hendra.

Lebih lanjut Hendra mengatakan bahwa selama 4 hari, para peserta telah diberikan ilmu dalam bentuk teori dan praktek langsung tentang cara pembuatan sari jeruk kunci dan cara pembuatan Sambal Roa yang sudah menjadi ciri khas Sulut.

“Mereka akan dibantu dalam bentuk pendampingan kelompok usaha dan perorangan. Para peserta di hari terkahir langsung difasilitasi oleh Mitra Industri BP2MI, dalam hal ini Disperindag Provinsi Sulut, untuk didaftarkan NIB (Nomor Induk Berusaha) yang diserahkan langsung oleh Kepala Balai BP2MI Sulawesi Utara pada saat acara penutupan. Mitra Industri BP2MI selanjutnya akan menindak lanjuti untuk mendapatkan P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dari Dinas Kesehatan,” tutup Hendra. (*/guf)

Pemkot Kotamobagu Sosialisasi Pelaksanaan Protokol CHSE untuk Kenyamanan Wisatawan

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melaksanakan sosialisasi Pelaksanaan Protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability), sebagai upaya meningkatkan pemahaman penerapan CHSE oleh semua pemangku kepentingan dengan penuh kesadaran dan kepedulian baik itu di destinasi wisata maupun sarana dan prasarana pendukungnya seperti jasa kuliner dan akomodasi sehingga tercipta rasa kepercayaan wisatawan yang berkunjung.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Pemkot Kotamobagu, Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kotamobagu, Kamis, 17 November 2022.

Mewakili Wali Kota Kotamobagu Ir. Hj. Tatong Bara, Asisten Bidang Pemerintahan, Nasli Paputungan, SE menegaskan beberapa upaya harus dilakukan agar pariwisata segera pulih, dimana salah satu strategi yang diterapkan adalah program CHSE yaitu kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan yang bertujuan menerapkan protokol kesehatan di destinasi wisata beserta seluruh sarana dan prasarana pendukungnya.

“Perlu saya ingatkan kepada seluruh peserta bahwa saat ini sektor pariwisata tidak lagi berorientasi pada kuantitas, tetapi pada quality tourism, yakni bagaimana kita mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan pada saat berkunjung ke daerah ini.
oleh karena itu, pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi para pelaku jasa kuliner dan akomodasi tentang pentingnya penerapan protokol cleanliness, health, safety and environment,” kata Nasli.

Nasli juga menghimbau kepada seluruh peserta agar terus mematuhi protokol kesehatan yang berbasis pada cleanliness, health, safety and environment dengan konsisten, sehingga industri pariwisata di daerah ini, akan dapat semakin berkembang serta dapat berjalan dengan baik, sebagaimana yang menjadi harapan kita semua.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Bidang Pengembangan Industri, Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Fany J. Mathewus, SP.,M.Si., Assesor Nasional BNSP Uji Kompetensi Pariwisata Sam Tampusu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Kotamobagu Anki Taurina Mokoginta, ST.,ME., dan Peserta Sosialisasi Pelaksanaan Protokol CHSE ( Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability). (*/guf)

Dua Atlet Boltim Sumbang 2 Medali Emas di Cabor Karate dan Lompat Jauh

Apriadi dan Cinta Muaya raih medali emas di Porprov ke-XI Sulut.

ZONA BOLTIM – Dua atlet asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), sukses menambah perolehan medali emas di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara (Sulut) ke-XI di Kabupaten Bolaang Mongondow, di hari ke empat pelaksanaan.

Tak tanggung-tanggung, dua medali emas berhasil diraih masing-masing, di Cabang Olahraga (Cabor) Karate atas nama Cinta Muaya dan Cabor Lompat Jauh yakni Apriadi.

Atas prestasi ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Boltim Sogol Mamonto mengaku bangga dengan perjuangan para atlet Kabupaten Boltim dalam ajang Porprov Sulut di Kabupaten Bolmong.

“Pencapaian Cinta Muaya dan Apriadi menyumbangkan perolehan medali emas di Porprov Sulut ini merupakan prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama kabupaten kita Bolaang Mongondow Timur,” kata Sogol, Kamis 17 November 2022.

Selain dua medali emas lanjutnya, kontingen Boltim juga menyabet dua medali perak. Masing-masing di cabor lari 100 meter putri dan lomba tolak peluru putra, serta satu medali perunggu untuk lomba wushu.

“Sampai dengan hari ini sudah ada lima medali yang diraih oleh atlet Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” sebutnya.

Dirinya berharap, raihan medali tersebut bisa memotivasi atlet di cabor lainnya untuk memberikan yang terbaik bagi daerah.

“Semoga atlet lain juga memberikan performa terbaiknya dan meraih medali untuk mengharumkan nama Boltim,” tandasnya. (*/guf)

Bupati Boltim Buka Coaching Clinic dan Evaluasi Dokumen Renja-Renstra OPD Tahun 2022

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si, membuka kegiatan Coaching Clinic dan Evaluasi dokumen perencanaan Rencana Kerja (Renja) dan Rencana Strategi (Renstra) OPD Tahun 2022.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bappeda di Hotel NDC Manado, Kamis (17/11/2022) ini, dihadiri oleh semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Boltim guna melihat capaian dan realisasi hingga triwulan III Tahun 2022.

Bupati saat memberi sambutan mengatakan, bahwa sesuai dengan Permendagri nomor 86 tahun 2017 sangat tegas menyatakan bahwa evaluasi dan pengendalian bertujuan untuk mewujudkan konsistensi antara kebijakan dengan pelaksanaan dan hasil rencana Pembangunan Daerah.

“Harus konsisten antara RPJMD, RPJPD dan RTRW Daerah dan kesesuaian antara capaian pembangunan daerah dan indikator kinerja yang ditetapkan,” ujarnya.

Mamonto juga mengatakan, dengan kegiatan ini akan menjawab permasalahan perangkat daerah sehingga target tahun depan akan lebih baik lagi dengan capaian positif pada tahun sebelumnya.

“Saya telah memotret kemampuan kepala OPD dalam memahami visi-misi Bupati dan Wakil Bupati. Saya tahu siapa yang paham dan yang tidak. Saya ingin pejabat yang benar-benar mengetahui arah pembangunan daerah. Harus ada capaian pembangunan yang signifikan.” tegas mantan komisioner KPU ini.

 

Bupati menjelaskan, ketika selesai pandemi covid-19, pertumbuhan ekonomi Boltim naik. Berarti dengan intervensi APBD maka Boltim berhasil. Namun ada yang kurang, yakni IPM Boltim masih rendah. Sehingga Bupati menekankan agar pejabat harus benar-benar mengerti bagaimana meningkatkan IPM Boltim. Ini dipengaruhi oleh beberapa faktor terutama pendidikan.

“Tahun ini juga sudah digelontorkan anggaran untuk menyelesaikan, agar bisa ada peningkatan. Pejabat kalau tidak mampu maka harus diganti karena sudah satu tahun diberi kesempatan,” ujar mantan ketua DPRD Boltim ini.

Mamonto juga menekankan, karena adanya keterbatasan APBD maka harus ada efisiensi anggaran di masing-masing OPD. Termasuk pemotongan anggaran untuk operasional Bupati. Lebih baik anggaran untuk kebutuhan masyarakat dalam bentuk pembangunan.

“Tahun lalu anggaran Bupati dipangkas untuk penghematan, dan tahun depan juga akan dipangkas. Pimpinan berusaha agar anggaran ini sampai ke masyarakat untuk pembangunan daerah dan untuk kesejahteraan rakyat. Ini agar kalian paham bahwa harus ada penghematan terutama untuk anggaran yang tidak penting,” tegas Bupati yang juga mantan wartawan ini.

Diakhir sambutan Mamonto mengatakan bahwa evaluasi yang dilakukan, nantinya menjadi penilaian untuk melaksanakan pergantian pejabat, agar tahun depan arah kebijakan terarah dan tepat sasaran.

“Terima kasih kepada narasumber sekaligus evaluator yang telah disiapkan oleh panitia. Semoga lewat kegiatan ini proses perencanaan tahun depan akan lebih baik. Mudah-mudahan ini menjadi energi positif agar setelah kegiatan ini, semua akan bekerja lebih baik,” pungkas Mamonto.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain, DR. Magdalena Wullur, M.Si sebagai narasumber dan evaluator, Sekda, Ir.J. Sonny Warokka, Ph.D, Para Asisten dan Pimpinan OPD. (Advertorial)

Buka Konferensi PWI Ke-III Kotamobagu, Rafiqa Bora: Pers Mencerdaskan Bangsa

ZONA KOTAMOBAGU – Pers diharapkan untuk terus mendukung upaya mencerdaskan masyarakat, sehingga pada gilirannya nanti masyarakat akan mampu menyerap nilai – nilai positif, serta mampu menangkal informasi yang bersifat negatif.

Hal ini disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Kotamobagu Sitti Rafiqah Bora, SE mewakili Wali Kota Ir Hj Tatong Bara, saat membuka secara resmi Konferensi PWI Ke- III Kota Kotamobagu.

Bertema Lahirkan Pemimpin yang Berintegritas demi terwujudnya Organisasi Profesional dan Berwibawa, dilaksanakan Kamis 17 November 2022 di Aula Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kotamobagu.

Konferensi ini menghadirkan Forkopimda, Kapolres Kotamobagu, AKBP Dasveri Abdi, SIK, Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu Junita Beatrix Ma’i SH MH, mewakili Dandim 1303 Bolaang Mongondow Letda Inf Venly Towoliu, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu Intelejen Eko Ranggas AMD, Ketua PWI Sulawesi Utara Drs Voucke Lontaan bersama Jajaran PWI Sulut, mewakili Inspektur Kota Kotamobagu, Kepala Dinas Kominfo Kota Kotamobagu Moh. Fahri Damopolii, S.Kom ME, Plt Ketua PWI Kotamobagu Erwin Ilam Mamonto dan Anggota PWI Kota Kotamobagu.

Rafiqa Bora, menambahkan pers tidak saja merupakan sebuah sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, akan tetapi juga merupakan sarana dalam menyampaikan berbagai informasi penting kepada seluruh masyarakat.

“Pers memiliki tanggung jawab yang besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat. Apalagi, seiring dengan cepatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini juga akan semakin meningkatkan berbagai jenis informasi yang ada di tengah – tengah masyarakat,” kata Rafiqa.

Bagi Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, keberadaan organisasi persatuan wartawan indonesia, yang menjadi wadah berhimpunnya wartawan, merupakan organisasi yang sangat penting.

“Sebab, sukses tidaknya pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah saat ini, juga sangat tergantung dari dukungan, serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat di daerah ini, termasuk Persatuan Wartawan Indonesia, yang juga tentunya diharapkan dapat memberikan ide, saran dan masukan, kepada Pemerintah Kota Kotamobagu dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan,” ucap Rafiqa.

Konferensi ke-III PWI Kota Kotamobagu, mengagendakan pemilihan Kepengurusan PWI Kota Kotamobagu periode 2022-2025. (*/guf)