Beranda blog Halaman 232

Kobandaha: Pengangkatan Kepsek Sudah Melalui Kajian dan Sesuai Aturan

Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Sekolah, beberapa waktu lalu.

ZONA BOLTIM — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Hodong Kobandaha, menegaskan bahwa pengangkatan sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), sudah sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, kabar soal pelantikan Kepsek tersebut menyalahi aturan tidaklah benar. Sebab, sebelum mengangkat atau menunjuk seseorang sebagai Kepsek, pihaknya terlebih dahulu melakukan kajian dan pertimbangan. “Tidak ada yang melanggar aturan karena sudah melalui kajian terlebih dahulu,” katanya, Minggu (9/1).

Berkaitan dengan Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS), ia mengungkapkan hal itu adalah satu satu persyaratan seseorang menjadi Kepsek.

“Menjadi Kepsek itu bersyarat. Salah satunya adalah NUKS. Tapi bukan berarti belum punya NUKS tak bisa jadi Kepsek. Itu bisa, nanti setelah itu baru mengikuti penyesuaian. Memang ada Kepsek yang dilantik belum memiliki NUKS, tapi mereka masih Plt (Pelaksana Tugas). Kemudian faktor lain yang dinilai seseorang bisa menjadi Kepsek adalah kinerja, kompetensi dan kemampuan. Jadi tidak sembarang kita menunjuk Kepsek,” ungkapnya.

Ia mengatakan, beberapa waktu lalu ada Kepsek yang mengikuti tahap pendidikan dan tahap perekrutan calon Kepsek. Namun tahapannya terhenti karena pandemi Covid-19. “Untuk mendapatkan NUKS ini-kan butuh proses. Kemudian ada konsekuensi anggarannya juga. Sementara anggaran untuk itu digeser pada penanganan Covid-19,” katanya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Reza Mamonto, mengungkapkan sejumlah Kepsek yang dilantik Bupati Sam Sachrul Mamonto beberapa waktu lalu, sudah dikaji oleh Tim Penilai Kinerja dan Dinas Pendidikan.

“Bagi guru yang telah diangkat menjadi Kepsek dan belum memiliki NUKS diwajibkan untuk diikutkan dalam pelatihan Cakep (Calon Kepsek) tahun ini. Penyelenggaranya adalah Dinas Pendidikan bekerja sama dengan LP2KS (Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah),” ungkapnya.

Disisi lain, ia membantah jika pelantikan Kepsek yang dilakukan pada 21 Desember lalu itu bernuansa politik. “Tidak ada aroma politik dalam pelantikan Kepsek. Semuanya dilakukan secara profesional. Kemudian untuk dasar pemberhentian Kepsek adalah PP nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS, serta hasil evaluasi kinerja,” tambahnya. (*/guf)

Wujudkan Transparansi, Pemkot Kotamobagu dan BSG Teken PKS Penyaluran BOS Non Tunai

Wali Kota Tatong Bara menghadiri serta menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan BSG terkait penyaluran bantuan dana BOS Non Tunai.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bersama Bank Sulut Gorontalo (BSG) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penyaluran Bantuan Dana Operasional Sekolah (BOS) secara Non Tunai, Senin (10/1).

Perjanjian Kerja Sama itu, ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu Dra Rukmini Simbala MPD bersama dengan Pimpinan Cabang Bank SulutGo Kotamobagu, bertempat di kantor pusat Bank SulutGo di Manado.

Penandatanganan itu disaksikan langsung Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara bersama Direktur Utama Bank Sulutgo Revani Pepah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu Ir Sande Dodo MT serta jajaran direksi BSG.

Adapun dasar pelaksanaan kegiatan penyaluran BOS secara non tunai itu, adalah Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 910/1867/SJ Tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Wali Kota Tatong Bara mengatakan, bahwa tujuan dilakukan penandatanganan PKS untuk penyaluran dana BOS secara non tunai itu, antara lain, untuk mewujudkan dan meningkatkan transparansi serta akuntabilitas pengelolaan dana BOS, juga mencegah dan menekan terjadinya kekeliruan dan atau penyimpangan, serta melakukan pembatasan penggunaan uang tunai dalam pelaksanaan transaksi keuangan di lingkungan Satuan pendidikan Pemerintah Kota Kotamobagu.

“Selain itu, ini juga untuk meningkatkan efektifitas pelayanan transaksi keuangan di lingkungan Satuan pendidikan Pemerintah Pemerintah Kota Kotamobagu, dan untuk  memenuhi kebutuhan satuan pendidikan dalam hal pengendalian terhadap pengelolaan kas, juga dalam rangka mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh para pihak dalam hal pendekatan pelayanan transaksi keuangan,” ungkap Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara.

Ditambahkan oleh orang nomor stau di Kotamobagu ini, hal tersebut juga dilakukan dalam rangka memaksimalkan pelayanan yang didukung oleh teknologi informasi. “Serta yang paling penting adalah untuk mendukung program Pemerintah dalam hal Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT),” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu Dra Rukmini Simbala MPd mengatakan kalau untuk teknis pelaksanaan penyaluran dana BOS secara non tunai itu, pihaknya nanti akan melakukan pendampingan kepada semua sekolah terkait dengan penggunaan  dana non tunai tersebut. “Nantinya operator sekolah akan kita undang untuk melaksanakan pendampingan tersebut,” imbuh Rukmini Simbala.

Selain itu, Ketua PGRI Kotamobagu itu juga menambahkan kalau nantinya dengan pelaksanaan dana BOS secara non tunai itu, akan memudahkan sekolah dalam pembelanjaan serta pertanggungjawaban anggaran tersebut. “Nanti sekolah yang akan membelanjakan melalui SIPLA langsung ke rekening penyedia, sehingga sekolah tidak lagi memegang keuangan secara fisik,” tuturnya. (*/guf)

Simpan 2,92 Gram Sabu di Pipa Besi Sepeda, Warga Boltim Dibekuk Satres Narkoba

Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid SIK, memperlihatkan barang bukti sepeda anak yang digunakan pelaku JL untuk menyimpan sabu.

ZONA HUKUM – JL (40) warga Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), berhasil dibekuk tim Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Kotamobagu, atas kepemilikan Narkotika golongan satu bukan tanaman Methafetamin (SABU) tanpa hak.

Tersangka JL yang berprofesi sebagai penambang itu ditangkap tim Satres Narkoba Polres Kotamobagu pada Senin (3/1), saat menjemput paket kiriman Sabu dari Kota Palu dengan Modus menyisipkan benda haram tersebut didalam pipa besi Sepeda anak yang dikirim melalui Mobil Rental.

Barang Bukti Sabu dan Handphone milik tersangka JL.

Kasus ini terungkap karena adanya informasi pengiriman sebuah Sepeda anak yang dicurigai didalamnya terdapat Narkoba jenis Sabu dari Kota Palu menuju Kotamobagu dan akan dijemput pemiliknya di Lampu Merah, Kelurahan Kotobangon.

“Petugas langsung bergerak cepat dan mencegat kiriman tersebut kemudian memeriksa ternyata didalam pipa besi Sepeda anak ditemukan 2 paket Sabu selanjutnya menghubungi pemilik yang ternyata adalah JL. Dari hasil interogasi petugas, JL mengakui kepemilikan 2 paket Sabu seberat 2,92 gram yang dipesan dari seseorang dari Palu,” ungkap Kapolres Kotamobagu, AKBP Irham Halid SIK, dalam konferensi pers, Jumat (7/1).

Kapolres menegaskan bahwa pelaku dikenakan pasal 112 (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana kurungan paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp800 juta, paling banyak Rp8 Miliar. (*/guf)

Kisah Sam Sachrul Mamonto; Bupati yang Pernah Tolak Tawaran jadi Pegawai Negeri

Foto atas: Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto (kiri) dan Mantan Bupati Bolmong Marlina Moha Siahaan. Foto bawah: Sam Sachrul Mamonto (kemeja putih), – Wartawan Harian Posko Manado Tahun 2004- saat meliput kegiatan Bupati Bolmong Marlina Moha Siahaan (jaket cokelat).

Nasib orang tak ada yang tahu. Seperti halnya Sam Sachrul Mamonto. Kebanyakan orang, dan mungkin ia sendiri tak pernah menyangka dirinya akan menjadi Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) saat ini.

Laporan; Rusmin Mamonto, Sekretaris PWI Boltim

Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si. Begitu nama lengkap Bupati Boltim itu. Sachrul – sapaan akrab Sam Sachrul Mamonto – adalah putra asli Boltim. Ia dibesarkan di Desa Modayag (sekarang Desa Modayag II), Kecamatan Modayag. Ayahnya; A Mamonto (almarhum). Ibunya; I Mamonto. Anak bungsu dari empat bersaudara itu menamatkan Sekolah Dasar (SD) di SD Inpres Modayag pada tahun 1986. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan di Sekolah Teknik Negeri (STN) Kotamobagu — sekarang SMP Negeri 3 Kotamobagu — dan lulus pada Tahun 1989.

Di Tahun 1992, Sachrul menyelesaikan jenjang pendidikan tingkat SMA pada SMA Negeri 4 Manado. Kemudian di Tahun 1996 ia tercatat sebagai salah satu mahasiswa di STIKOM Manado dan resmi menyandang gelar akademik Sarjana Ilmu Sosial (S.Sos) setelah menyelesaikan proses perkuliahan di Tahun 2000. Beberapa hari lalu, Sachrul baru saja menyandang gelar Magister Sains (M.Si) setelah menyelesaikan pendidikan strata 2 (S-2) Program Study Pembangunan di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado.

Papa Icat – begitu Sachrul akrab disapa – mengawali karir sebagai wartawan di salah satu media cetak di Sulawesi Utara. Wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong) — sebelum pemekaran — menjadi salah satu tempat tugas peliputan Sachrul saat masih aktif sebagai seorang wartawan. Di mata pejabat Bolmong, Sachrul dikenal sebagai seorang wartawan yang sangat kritis dan profesional. Tak sedikit pejabat, dan mungkin saja Bupati Bolmong saat itu dibuatnya ‘basuar dingin’ dengan kritikan melalui pemberitaan yang ia tulis di media tempatnya bekerja kala itu.

Sachrul juga sangat dekat dengan para pejabat Bolmong. Namun kedekatannya dengan para pejabat saat itu tak membuatnya kehilangan integritas. Bahkan tawaran menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Bupati Bolmong Marlina Moha Siahaan (MMS) ia tolak.

“Saya berapa kali menawarkan adinda Sachrul (saat masih aktif sebagai wartawan) untuk menjadi PNS, tapi ditolaknya. Nasibnya bukan di PNS, tapi jadi bupati,” sebut MMS, saat berada di Kantor Bupati Boltim, pekan lalu.

Sachrul mengakhiri karirnya di dunia jurnalis pada tahun 2009. Di tahun yang sama, ia terpilih sebagai Anggota KPU Bolmong (sebelum pemekaran) dan sukses menyelenggarakan Pilkada Bolmong 2009 dan Pilkada Boltim-Bolsel Tahun 2010.

Setelah menyelesaikan tugas sebagai penyelenggara Pemilu, Sachrul mengundurkan diri sebagai ketua sekaligus Anggota KPU. Ia kemudian terjun ke dunia politik dan langsung dipercaya sebagai Ketua DPD PAN Boltim. Di bawah kendalinya, PAN Boltim menjadi partai besar dan berhasil memenangkan Pileg Tahun 2014 di Kabupaten Boltim. Ia juga terpilih sebagai Ketua DPRD Boltim setelah meraup 3.456 suara.

Di Tahun 2015, Sachrul memilih bertarung di Pilkada Boltim. Ia berpasangan dengan Medy Lensun. Kala itu, pasangan yang populer dengan jargon SMILE itu mendapat dukungan 20.000-an suara atau kalah sekitar 3000-an suara dari pasangan Sehan Landjar dan Rusdi Gulamalangit.

Kekalahan di Pilkada Tahun 2015 tak membuat semangatnya ciut. Hal itu justeru dijadikannya pengalaman juga pelajaran menatap Pilkada edisi berikutnya. Disebut sebagai seorang fighter oleh pendukung fanatiknya, Sachrul tampil lagi di panggung pesta demokrasi pemilihan Bupati Boltim Tahun 2020, dan terpilih sebagi Bupati Boltim periode 2021-2024.

“Tentu bunda -sapaan akrab MMS- sebagai orang tua, doa bunda yang ikhlas sebagai ibu insyaallah Ananda Bupati Boltim sehat, selamat bersama keluarga dan seluruh jajaran teamwork-nya. Insyaallah bisa menahkodai Boltim, membawa ke arah yang lebih baik dan mensejahterakan masyarakat,” kata MMS, mendoakan kesuksesan Sam Sachrul Mamonto sebagai Bupati Boltim.

Sam Sachrul Mamonto membenarkan dirinya pernah menolak ajakan MMS menjadi PNS saat masih bertugas sebagai wartawan di Kabupaten Bolmong saat itu. Alasannya karena ia masih fokus menjadi wartawan dan mengawal pemerintahan MMS melalui karya-karya jurnalistiknya.

“Dulunya saat jadi wartawan, saya meliput kegiatan paripurna DPRD Bolmong. Bunda MMS duduk di depan sebagai bupati, dan Kak Ding (Soenardi Soemanta) sebagai Ketua DPRD. Saat itu saya meliput kegiatan dan melihat mereka di depan. Tidak pernah terbayangkan saya bisa menjadi seperti Bunda MMS dan Kak Ding (bupati dan ketua DPRD). Tapi nasib orang siapa yang tahu. Dulu saya adalah seorang wartawan, dan sekarang saya adalah bupati dan juga pernah menjadi ketua DPRD,” kata Sachrul, saat mengawali sambutan pada sidang paripurna pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota DPRD PAW sisa masa jabatan 2019-2024, pekan lalu.

Bagi Sachrul, MMS adalah seorang ibu yang harus dihormati dan dihargai jasa-jasanya. Perannya dalam membangun Kabupaten Bolmong dan memekarkannya menjadi empat kabupaten dan satu kota, sangatlah besar.

“Kita doakan bersama kesehatan, keselamatan dan kesuksesan Bunda MMS bersama keluarga,” tambah Sachrul. (###)

Rektor UDK Temui Wali Kota Kotamobagu, ini Yang Dibahas

Rektor UDK bersama jajaran foto bersama dengan Wali Kota Kotamobagu usai melakukan pertemuan.

ZONA KOTAMOBAGU – Rektor Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK) DR Ir Agus Soepandi Soegoto SE MSi, bersama Wakil Rektor dan jajarannya, melakukan pertemuan dengan Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara, bertempat di rumah dinas wali kota, Jumat (7/1).

Dalam kunjungan Rektor UDK itu, Wali Kota Tatong Bara turut didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Pra Sugiarto Yunus bersama Kepala Dinas Pendidikan, Dra Rukmi Simbala MPd.

Menurut BPKAD Kotamobagu, Pra Sugiarto Yunus, ada beberapa hal yang dibicarakan oleh Wali Kota Kotamobagu bersama dengan Rektor UDK bersama jajaran Wakil Rektor UDK pagi tadi. “Ada banyak hal, terkait dengan kemajuan pendidikan, utamanya UDK sebagai salah satu perguruan tinggi di daerah ini yang dibicarkan ibu Wali Kota bersama dengan jajaran rektorat pada pertemuan itu,” ungkap Sugiarto.

Adapun salah satu hal mendasar yang dibahas Wali Kota bersama dengan jajaran Rektor dan Wakil Rektor UDK, adalah soal operasional gedung, untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau kuliah dari mahasiswa. ”Ikut juga dibahas dalam pertemuan itu, soal pinjam pakai Gedung dari pemerintah kepad Universitas Dumoga Kotamobagu, yang lokasinya di eks kantor daerah di ruas jalan Paloko Kinalang Kotamobagu,” tambahnya.

Selain itu, kata Sugiarto, dalam pembicaraan itu juga ikut dibahas soal rencana kerja sama antara Universitas Dumoga Kotamobagu terkait dengan pengembangan sumber daya dan teknologi, leat Pendidikan, penelitian dan pengabdian. “Dimana, soal Pengembangan Sumber Daya dan Teknologi melalui Pendidikan, Penelitian dan pengabdian masyarakat ini akan dituangkan lewat Memorandum of Undestanding atau MoU Bersama antara Pemkot Kotamobagu dan pihak UDK,” tuturnya. (*/guf)

Ungkapkan Rasa Bangganya, Bupati SSM Ajak MMS Melihat Keindahan Alam Boltim

Bupati Sam Sachrul Mamonto mengajak MMS melihat keindahan alam Boltim lewat depan kantor Bupati.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto, mengungkapkan rasa bangganya atas kehadiran mantan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Marlina Moha Siahaan (MMS), di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Jumat (7/1).

“Kali ini saya sangat bangga, karena Bunda Marlina Moha Siahaan (MMS) berkesempatan hadir di Bolaang Mongondow Timur bersama-sama mengikuti acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota DPRD PAW sisa masa jabatan 2019-2024,” tulis Bupati Sam Sachrul Mamonto di akun facebook pribadinya.

Usai mengikuti semua rangkaian kegiatan di Kantor DPRD, Bupati Boltim kemudian mengajak Bunda MMS untuk datang ke Kantor Bupati. “Bunda MMS sudah saya anggap sebagai Ibu saya, jadi saya ajak datang ke kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur dan melihat keindahan alam Boltim dari ruang kerja saya,” tuturnya.

Bupati Sam Sachrul Mamonto mengajak mantan Bupati Bolmong Marlina Moha Siahaan melihat keindahan alam Boltim melalui ruang kerjanya.

Menurut Bupati, ada banyak pesan, juga doa yang dititipkan Bunda MMS untuk dirinya dalam memimpin Bolaang Mongondow Timur. “Insya Allah apa yang menjadi pesan dan doa Bunda disela perbincangan singkat tadi menjadi energi positif sekaligus pemicu dan pemacu semangat bagi saya dalam menjalankan amanah masyarakat Bolaang Mongondow Timur,” pintanya.

“Kita doakan bersama kesehatan, keselamatan dan kesuksesan Bunda bersama keluarga. Amiiin,” tutupnya. (guf)

Bupati Sachrul Hadiri Paripurna PAW Anggota DPRD Boltim

Foto bersama usai rapat paripurna PAW anggota DPRD Boltim sisa masa jabatan 2019-2024.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boltim dalam rangka pengambilan sumpah anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2019-2024.

Paripurna yang digelar di Ruang Sidang DPRD Boltim tersebut, dipimpin langsung Ketua DPRD Fuad Landjar didampingi Wakil Ketua Medi Lensun dan Muhammad Jabir.

Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada Sunardi Sumanta atas dilantiknya sebagai anggota DPRD Boltim dari Partai Golkar.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah daerah (Pemda), mengucapkan selamat atas dilantiknya saudara Sunardi Sumanta sebagai anggota DPRD Pengganti Antar Waktu, dengan harapan semoga akan bekerja dengan sebaik-baiknya. Dan kepada saudara Almarhum Suradi Simbala anggota DPRD yang diganti, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa mencatatnya sebagai amal kebaikan atas segala pengabdian yang telah diberikan,” ujar Sachrul.

Menurutnya, PAW bagi anggota DPRD merupakan proses politik yang harus dilakukan sebagai upaya memenuhi kelengkapan keanggotaan DPRD Kabupaten Boltim. “Sebagai anggota dewan yang baru, tentunya saudara Sunardi Sumanta perlu segera menyesuaikan diri sekaligus mempelajari berbagai ketentuan dan tata tertib yang menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai anggota dewan,” Jelasnya.

Bupati menerangkan, sesuai Undang-undang Dasar 1945, sebagai daerah otonom Kabupaten Boltim memiliki Pemda dan DPRD. Dalam hal ini DPRD memiliki tugas seperti membentuk Peraturan Daerah (Perda) bersama Pemda, termasuk melaksanakan penyusunan APBD.

“Selain itu, dewan juga mempunyai tugas melakukan pengawasan terhadap Perda dan APBD serta wewenang lain yang diatur dalam Perundang-undangan. Masih banyak program yang harus dilaksanakan oleh Pemda. Olehnya saya berharap agar DPRD dan Stakeholder dapat bekerjasama untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,” Terang Sachrul.

Bupati menambahkan, berhasil tidaknya penyelenggaraan pembangunan lanjut Sachrul, salah satunya tergantung pada peran serta DPRD. “Terutama pada pelaksanaan program pembangunan, sehingga pada gilirannya nanti, saudara sekalian betul-betul mewakili daerah pemilihannya untuk mewujudkan Kabupaten Boltim yang lebih bersinar,” tutupnya.

Turut hadir dalam Sidang Paripurna tersebut yakni Wakil Bupati Boltim Oscar Manoppo, mantan Bupati Bolmong Hj Marlina Moha Siahaan, Anggota DPRD Sulut Raski Ashari Mokodompit, Jajaran Forkopimda dan undangan lainnya. (*/guf)

Bunda MMS Doakan SSM Sukses Bangun Boltim

Mantan Bupati Bolmong, Marlina Moha Siahaan bersama Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto saat diwawancarai awak media.

ZONA BOLTIM — Bunda pembaharu tanah Totabuan -Bolaang Mongondow Raya- dan juga Mantan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Marlina Moha Siahaan (MMS), mendoakan Bupati Sam Sachrul Mamonto (SSM) sukses memimpin dan membangun Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

“Tentu bunda -sapaan akrab MMS- sebagai orang tua, doa bunda yang ikhlas sebagai ibu insyaallah Ananda Bupati Boltim sehat, selamat bersama keluarga dan seluruh jajaran teamwork-nya. Insyaallah bisa menahkodai Boltim, membawa ke arah yang lebih baik dan mensejahterakan masyarakat,” sebut MMS, saat berada di Kantor Bupati Boltim, Jumat (7/1).

“Inilah suatu cita-cita bagi bunda sebagai pelanjut pembangunan daerah. Insyaallah sukses, kita doakan bersama,” tambah MMS.

Kehadiran MMS di kantor Bupati Boltim adalah untuk memenuhi ajakan SSM usai menghadiri acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Boltim PAW. MMS datang didampingi kerabat dan keluarga dekatnya.

“Hari ini bunda sangat bersyukur kepada Allah, karena dapat datang ke sini (Boltim). Bukan diundang, tapi sebagai ibu dan ini (Bupati Boltim) anak saya, Papa Icat, ajak bunda untuk ke kantornya,” kata MMS.

MMS yang dikenal masyarakat Bolmong Raya sebagai Bunda Pembaharu itu mengutarakan kekagumannya terhadap kondisi ruang kerja Bupati Boltim yang menurutnya sangat indah.

“Bunda bangga dan sangat terkejut. View-nya begitu indah. Saat masuk di ruangan bupati, bunda terkejut luar biasa. Kenapa terkejut, karena penataannya dalam kantor itu begitu indah, punya nila-nilai artistik dan cita rasa yang tinggi. Kalau ruang kerja nyaman, maka nyaman juga seorang pemimpin bekerja untuk masyarakat,” sebut MMS.

Kondisi ruang kerja Bupati Boltim yang indah kata MMS menjadi wajah juga kewibawaan pemerintah dan masyarakat Boltim. “Tadi bunda bincang-bincang dengan bupati, bunda sampaikan ini penataannya luar biasa. Karena Bupati Boltim ini orang seni, bunda bisa merasakannya karena saya juga orang seni,” kata MMS. (*/guf)

DPRD Boltim Gelar Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah PAW Sisa Masa Jabatan 2019-2024

ZONA POLITIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Jumat (7/1), menggelar rapat paripurna istimewa pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan tahun 2019-2024, antara anggota DPRD sebelumnya Almarhum Suradi Ridwan Simbala, digantikan oleh Hi. Soenardy Soemanta.

Paripurna istimewa ini di pimpin langsung Ketua DPRD Fuad Landjar, serta dua pimpinan DPRD Medy Lensun dan Muhamad Jabir. Paripurna ini juga dihadiri langsung Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo, juga turut hadir mantan Bupati dua periode Bolaang Mongondow Raya (BMR) Hj. Marlina Moha Siahaan, Pimpinan pimpinan KPU Boltim, Bawaslu Boltim, Wakapolres Boltim, Perwira Penghubung, Kepala Bank Sulut Gorontalo, Hi. Tun Emir Sumba, Anggota DPRD Sulut dari Rasky Mokodompit, Kantor Pertanahan Boltim, dan Kepala SKPD lingkup Boltim.

Pada paripurna tersebut, Bupati Boltim dalam sambutannya menyampaikan, dilantiknya Soenardy Soemanta sebagai anggota DPRD Boltim Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Partai Golongan Karya (Golkar), diharapkan dapat bekerja dengan baik sebagai wakil rakyat.

“Untuk saudara almarhum Suradi Simbala, anggota DPRD sebelumnya, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan selama menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Boltim. Semoga Allah Subhana wata’ala mencatatnya sebagai amal kebaikan atas segala pengabdian yang telah diberikan. Pelantikan ini awal bagi saudara Soenardy Soemanta melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat. Saya juga berharap agar saudara dapat bekerjasama dan saling mengisi untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat,” harap Bupati.

Bupati juga menjelaskan, PAW bagi anggota DPRD ini merupakan proses politik yang harus dilakukan sebagai upaya memenuhi kelengkapan keanggotaan DPRD Boltim.

“Sebagai anggota dewan yang baru saja dilantik, tentunya saudara perlu segera menyesuaikan diri, mempelajari berbagai ketentuan dan tata tertib yang menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai anggota dewan. Sesuai UUD 1945, sebagai Daerah Otonomi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur memiliki Pemerintahan Daerah dan DPRD. Dalam hal ini DPRD mempunyai tugas seperti membentuk Peraturan daerah (Perda) bersama Pemerintah daerah, termasuk melaksanakan penyusunan APBD. Dewan juga mempunyai tugas pengawasan terhadap Perda dan APBD, serta wewenang lain yang diatur dalam perundang- undangan,” jelas Bupati.

Menurut Bupati, masih banyak program yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah, sehingga Bupati berharap agar DPRD dan stakeholder dapat bekerjasama untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

“Berhasil tidaknya penyelenggaraan pembangunan di daerah ini, salah satunya tergatung kepada peran DPRD terutama pada pelaksanaan program pembangunan. Sehingga pada gilirannya nanti saudara betul-betul mewakili daerah pemilihannya yang benar-benar amanah untuk mewujudkan Kabupaten Boltim yang lebih Bersinar,” terang Bupati. (Advertorial)

Ratusan Warga Moyag Antusias Ikuti Serbuan Vaksinasi Kodim 1303 Bolmong

Tampak pelajar SMP asal Desa Moyag menerima vaksin dosis I dari tenaga vaksinator Kodim 1303 Bolmong.

ZONA KOTAMOBAGU – Ratusan warga di tiga desa yakni Desa Moyag, Moyag Tampoan dan Moyag Todulan, Kecamatan Kotamobagu Timur, sangat antusias mengikuti pelaksanaan ‘Serbuan Vaksinasi Covid-19’ yang digelar Komando Distrik Militer (Kodim) 1303/Bolaang Mongondow (Bolmong), dengan mendirikan gerai vaksin di Desa Moyag, Jumat (7/1).

Data diperoleh, sebanyak 114 masyarakat menjalani dan menerima vaksin baik dosis I dan II, masing-masing; Lansia 27 orang, anak usia 12-17 tahun 28 orang dan masyarakat umum 59 orang. Sementara 5 orang masih ditunda karena tidak lulus screening.

Sejak dibuka pukul 09.00 Wita hingga 16.30 Wita, masyarakat begitu antusias mendatangi gerai vaksinasi yang telah disiapkan pihak Kodim 1303 Bolmong. Masyarakat yang datang langsung dijemput oleh babinsa dan anggota Kodim kemudian mengarahkan masyarakat ke tempat duduk yang sudah disiapkan sambil menunggu nama dipanggil untuk mendapat pelayanan, mulai dari tahap screening (pemeriksaan kesehatan) hingga pemberian dosis vaksin.

Adapun untuk tenaga vaksinator yang dilibatkan dalam serbuan vaksinasi ini yakni tenaga medis dari Rumkitban Kesdim 1303 Bolmong. Untuk vaksin yang disiapkan adalah jenis Sinovac. Vaksin yang terpakai sebanyak 57 vial dari 114 dosis yang diberikan, diantaranya; dosis I, 60 orang dan dosis II, 54 orang.

Babinsa dan anggota Kodim 1303 Bolmong memberikan pelayanan dengan menjemput warga yang datang di gerai vaksinasi serta mendata warga yang akan melakukan vaksinasi.

Sebelum mendapatkan pelayanan vaksinasi, masyarakat terlebih dahulu diberikan wawasan serta pemahaman oleh Babinsa dan anggota Kodim 1303 Bolmong, bahwa program vaksinasi yang tengah digencarkan pemerintah ini sangat aman dan halal karena dapat membentuk kekebalan tubuh komunal.

“Jadi sebelum pelayanan serbuan vaksinasi dibuka, kami turun melakukan sosialisasi serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya program vaksinasi ini. Kami mendatangi masyarakat dengan cara door to door di setiap rumah serta meyakinkan mereka bahwa vaksin yang diberikan aman dan halal serta mencegah dari penularan virus hingga membentuk kekebalan tubuh,” ujar Babinsa Moyag, Serka Sumardi Maengkom.

Menariknya, Babinsa Moyag Serka Sumardi Maengkom dan Babinsa Moyag Todulan Serka Gafar Mamonto serta anggota Kodim saat memberikan pemahaman serta edukasi bagi masyarakat menggunakan bahasa daerah, yakni bahasa Mongondow. “Tadi juga dalam memberi pemahaman tentang vaksinasi kepada masyarakat Lansia (lanjut usia) di setiap rumah, kami menggunakan bahasa mongondow agar mereka mudah memahami tentang pentingnya program vaksinasi dan bahaya Covid-19. Dan alhamdulillah mereka sudah menerima vaksin,” ujar Babinsa Serka Gafar Mamonto.

Sementara itu, Penjabat Sangadi Moyag, Refli Mamonto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf Raja Gunung Nasution beserta tim vaksinator dan Babinsa yang telah melaksanakan serbuan vaksinasi Covid-19 di Desa Moyag.

“Alhamdulillah dengan adanya giat vaksinasi yang digelar pihak Kodim 1303, capaian vaksinasi di Desa Moyag progresnya terus meningkat. Insha Allah tahun 2022 ini seluruh masyarakat Desa Moyag sudah tervaksin,” ujar Refli yang juga Sekretaris Camat Kotamobagu Timur.

Dirinya juga mengimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Moyag yang belum melakukan vaksinasi agar segera mendatangi setiap lokasi pelayanan baik dari Dinas Kesehatan, Kodim 1303 Bolmong hingga Polres Kotamobagu. “Mari lindungi diri dan keluarga kita dari penularan Covid-19 dengan melakukan vaksinasi. Tetap patuhi protokol kesehatan agar kita semua terhindar dari bahaya virus corona dan varian omicron,” imbaunya.

Ditambahkannya, saat ini pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Kotamobagu Timur terus berupaya maksimal agar capaian vaksinasi terus meningkat, mengingat saat ini progres vaksinasi di beberapa desa masih rendah. “Termasuk di desa Moyag bersatu progres capaian vaksinasi masih rendah. Saat ini kami berupaya untuk jemput bola agar progresnya cepat meningkat. Saat ini kita masih menunggu jadwal dari Dinas kesehatan terkait waktu pelayanan vaksinasi. Target kita khusus Lansia semuanya sudah menerima vaksin. Insha allah dalam waktu dekat, pelaksanaan vaksinasi untuk desa moyag bersatu kita pusatkan di Moyag Induk,” tambahnya. (guf)