Pondok Kebun Imam Masjid di Bukit Ilongkow Ludes Terbakar, Diduga Akibat Sisa Api Pengusir Lebah (Foto: Gie)
Kotamobagu, ZONABMR.COM — Kebakaran melanda sebuah pondok kebun di kawasan Bukit Ilongkow, Kelurahan Kotobangon, pada Kamis 11 September 2025, sekira pukul 18.30 WITA.
Api dengan cepat melalap habis bangunan yang diketahui milik Haris M, seorang imam masjid di wilayah tersebut.
Menurut keterangan salah satu anggota Koramil 1303-01 Kotamobagu yang berada di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh sisa api yang sebelumnya dinyalakan pemilik pondok untuk mengusir sarang lebah.
Api dibuat guna mengasapi lebah yang berada tak jauh dari pondok dan dianggap membahayakan penghuninya.
“Pemilik sempat membuat api untuk mengusir lebah, kemudian meninggalkan pondok guna melaksanakan salat Magrib. Dugaan sementara, bara api yang tertinggal kemudian menyambar sisa hasil panen jagung yang kering di sekitar pondok,” ujar seorang anggota Koramil 1303-01.
Satuan Pemadam Kebakaran dari Dinas Satpol PP dan Damkar Kotamobagu langsung dikerahkan ke lokasi begitu laporan masuk.
Namun, bangunan pondok yang seluruhnya terbuat dari kayu dan bambu membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
“Kami berupaya mencegah api agar tidak merembet ke lahan sekitar. Sayangnya, kondisi angin dan material pondok yang mudah terbakar membuat bangunan itu tidak bisa diselamatkan,” kata salah satu personel Damkar.
Selain tim pemadam, anggota Koramil 1303-01 Kotamobagu juga turut membantu mengamankan lokasi agar warga sekitar tetap berada pada jarak aman selama proses pemadaman berlangsung.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, pemilik pondok mengalami kerugian material, meski hingga kini jumlah total kerugian belum dapat dipastikan.
Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kotamobagu, Sahaya Mokoginta mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran di lahan atau kebun, terutama pada cuaca berangin seperti sekarang ini.
“Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan, sekecil apapun bara bisa menjadi penyebab kebakaran besar,” imbaunya.
Dua perempuan, Sri Paputungan dan Citra Tomaili, berdiri diam membentangkan spanduk bertuliskan “Jangan Lupakan Gaza” dan “Gaza Masih Berdarah” sebagai bentuk kepedulian dari kota kecil Kotamobagu untuk Palestina. (Foto: Sri)
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Kamis pagi, 11 September 2025, langit Kotamobagu tampak biru jernih dengan awan putih bergumpal. Di bawah terik matahari yang menyengat, dua perempuan berdiri tegak di Alun-alun Boki Hontinimbang. Mereka adalah Sri Paputungan dan Citra Tomaili.
Dari pukul 09.00 hingga 11.00 WITA, keduanya membentangkan spanduk sederhana bertuliskan pesan-pesan solidaritas untuk Palestina: “Jangan Lupakan Gaza”, “Gaza Masih Berdarah”, hingga “Genosida Masih Belum Berhenti dan Tidak Ada yang Menghentikan.”
Dengan wajah tertutup masker dan kepala dilindungi topi putih, mereka berdiri dalam diam. Hanya kain spanduk dan tulisan berwarna merah mencolok yang berbicara lantang kepada siapa pun yang lewat.
Angin pagi sesekali mengibaskan ujung kain dan syal Palestina yang mereka kenakan, seakan ikut menjadi saksi bisu dari pesan kemanusiaan itu.
Sejumlah orang yang melintas sempat memperlambat langkah, sebagian berhenti sebentar untuk membaca, lalu kembali berjalan.
Kehadiran dua sosok perempuan itu kontras dengan riuh kehidupan kota: pedagang asongan menawarkan dagangan, lalu lintas kendaraan mengalir, anak-anak bermain di sekitar alun-alun.
Namun di antara keramaian itu, aksi sunyi mereka justru terasa lebih lantang.
Seorang peserta aksi sunyi di Alun-alun Boki Hontinimbang, Kotamobagu, Kamis (11/9/2025), membentangkan pesan solidaritas untuk Palestina di tengah terik matahari. (Foto: Cit)
Sri Paputungan menyebut langkah kecil ini lahir dari rasa gelisah melihat kepedulian yang mulai pudar.
“Aksi ini bentuk kepedulian kami, sebagai pengingat bahwa sampai detik ini Gaza masih dijajah, ditindas, dan dibantai. Kami ingin menyiram kembali kepedulian yang mulai layu, agar orang-orang sadar bahwa di sudut dunia sana ada saudara kita yang masih berjuang untuk hidup,” tutur Sri dengan suara bergetar.
Sementara itu, Citra Tomaili menegaskan bahwa meski mereka hanya dua orang di kota kecil, pesan kemanusiaan tetap bisa menjangkau jauh.
“Kami ingin menunjukkan, dari sebuah kota kecil pun, masih ada yang tidak lupa pada Palestina. Harapan kami, siapa pun yang melihat aksi kecil ini bisa kembali menumbuhkan kepedulian—entah dengan doa, berdonasi, atau terus memilih untuk tidak membeli produk yang berafiliasi dengan pihak penindas,” ujarnya.
Latar Belakang Penjajahan
Sejak 1967, Israel telah menduduki wilayah Palestina: Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza. Menurut data PBB, lebih dari 2,3 juta warga Gaza hidup di bawah blokade yang membatasi akses makanan, air, obat-obatan, hingga listrik.
Amnesty International menyebut kondisi ini sebagai bentuk apartheid modern.
Sejak gelombang serangan besar pada Oktober 2023, lebih dari 40 ribu warga Palestina tewas, mayoritas perempuan dan anak-anak.
Ribuan rumah hancur, sekolah luluh lantak, rumah sakit kewalahan, dan puluhan ribu orang kini hidup sebagai pengungsi di tanah mereka sendiri.
Sunyi yang Menggema
Dua sosok perempuan dengan spanduk sederhana itu seolah menghadirkan gema yang tak bisa diabaikan.
Warna merah di tulisan “Gaza Masih Berdarah” kontras dengan birunya langit Kotamobagu, menyuarakan duka yang jauh dari mata namun dekat di hati.
Meski hanya berlangsung dua jam, aksi sunyi itu meninggalkan kesan mendalam. Sri dan Citra menyalakan kembali ingatan, agar kepedulian pada Palestina tidak padam meski dunia mulai abai.
Dan mungkin, dari alun-alun sebuah kota kecil di Sulawesi, lahir secercah cahaya yang menembus batas-batas dunia.
Sebuah cahaya yang mengingatkan bahwa meski langit Gaza gelap oleh asap dan reruntuhan, masih ada doa yang terbang dari jauh, masih ada hati yang bergetar karena luka itu.
Aksi sunyi dua perempuan itu seakan berbisik kepada dunia: jangan biarkan ingatan ini mati. Karena selama kepedulian tetap hidup, harapan tak akan pernah padam.
Wali Kota Wenny Gaib Buka Pelatihan Aplikasi Pendidikan dan Luncurkan Wali Kota Wenny Gaib Buka Pelatihan Aplikasi Pendidikan dan Luncurkan Program Prioritas Prioritas
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, membuka secara resmi Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan sekaligus Launching Program Prioritas Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu, Senin 8 September 2025, di Ballroom Hotel Sutanraja.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyebut kegiatan ini istimewa karena mempertemukannya langsung dengan para guru dan tenaga pendidik.
“Bertemu dengan para pejuang pendidikan adalah sebuah kebanggaan. Para guru adalah ujung tombak kemajuan pendidikan kita,” ujar Weny.
Ia menegaskan, penguasaan teknologi menjadi hal penting untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital.
“Melalui pelatihan penggunaan aplikasi ini, kita ingin membekali guru dengan keterampilan digital agar mampu menjawab kebutuhan pendidikan yang semakin berkembang,” tambahnya.
Weny juga berharap program prioritas pendidikan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membangun ekosistem pendidikan yang positif dan berkelanjutan di Kotamobagu.
Pelatihan yang berlangsung dua hari, 8–9 September, ini diikuti kepala sekolah dan operator sekolah dari semua jenjang, mulai TK, SD, SMP hingga pendidikan kesetaraan.
Hadir dalam acara tersebut Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., Asisten I Sekda Kotamobagu Nasli Paputungan, Kepala Dinas Pendidikan Aljufri Ngandu, serta perwakilan Google Indonesia wilayah Sulawesi Utara, Surya Putra Sarungu.
Komisioner Bawaslu Arie Setiawan Mokodompit, Komisioner KPU Hairun Laode, Sekretaris Bawaslu Herdy Dajoh dan Peserta dari Berbagai Stakeholder yang Hadir dalam Kegiatan (Foto: Udi)
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Sabtu, 6 September 2025, Selevel Resto & Café tak hanya menjadi tempat santai, tetapi juga ruang diskusi serius.
Di sana, Bawaslu Kotamobagu mempertemukan organisasi kepemudaan, mahasiswa, masyarakat, dan media dalam forum bertema “Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan” dengan subtema “Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dan Pengawasan Partisipatif Bersama Stakeholder”.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Humas, dan Parmas (HP2H) Bawaslu Kotamobagu, Arie Setiawan Mokodompit, membuka forum dengan analogi sederhana namun penuh makna.
“Pemilihan ini ibarat buah, dan buah itu bisa kita petik kalau kita memelihara benih. Pemilu adalah puncak dari konsolidasi. Kerja-kerja demokrasi yang kita lakukan hari ini akan berbuah pada pelaksanaan pemilu nanti,” ujarnya.
Arie juga menegaskan bahwa kegiatan semacam ini adalah bagian dari kerja demokrasi sekaligus sarana menghadapi tantangan nyata di tingkat lokal.
“Kita tidak bisa menutup mata, ada persoalan apatisme politik di kalangan generasi muda, sementara arus hoaks di media sosial kerap memengaruhi cara pandang masyarakat. Kalau tidak diantisipasi sejak sekarang, tantangan ini bisa menjadi masalah serius menjelang pemilu,” tegasnya.
Fondasi Demokrasi: Data Pemilih yang Akurat
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kotamobagu, Hairun Laode yang didaulat sebagai pemateri, menyoroti pentingnya Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).
Menurutnya, PDPB merupakan kerja teknis KPU, namun pengawasannya tetap di bawah Bawaslu.
“Masalah bisa muncul, misalnya ada pemilih yang baru membawa KTP atau Kartu Keluarga pada hari H. Jika sejak awal tidak dilakukan edukasi dan persiapan, hal ini bisa menjadi persoalan serius saat pemungutan suara,” jelasnya.
Landasan hukum PDPB sudah diatur jelas, mulai dari UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, PKPU Nomor 11 Tahun 2018, hingga PKPU Nomor 6 Tahun 2021.
Namun aturan tidak akan berjalan efektif tanpa keterlibatan masyarakat.
Demokrasi sebagai Kerja Bersama
Sekretaris Bawaslu Kotamobagu, Herdy Dajoh, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda yang melibatkan berbagai komponen peserta secara bergantian.
Kehadiran beragam stakeholder menunjukkan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas lembaga pengawas, tetapi kerja bersama.
Demokrasi, seperti benih yang disebut Arie, membutuhkan banyak tangan untuk menjaga, merawat, dan memastikan ia berbuah manis.
Di tengah derasnya arus informasi dan dinamika politik, forum ini menjadi pengingat: demokrasi bukan hanya tentang hasil akhir, melainkan juga tentang proses yang jujur, adil, dan partisipatif. Dan di Kotamobagu, benih itu terus dirawat.
Polres Kotamobagu Rayakan Maulid Nabi Bersama Komunitas Ojol dan Anak Panti
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Polres Kotamobagu memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan cara yang berbeda.
Tidak hanya penuh khidmat, kegiatan yang digelar pada Kamis, 4 September 2025 ini juga menghadirkan komunitas ojek online (ojol) se-Kota Kotamobagu dan anak-anak Panti Asuhan Ar-Rahman Mongkonai.
Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto SIK MH mengatakan, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
“Kegiatan ini wujud kemitraan antara Polres Kotamobagu dan komunitas ojek. Lewat doa dan kebersamaan, kita ingin terus memupuk iman sekaligus menjaga persaudaraan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, seluruh peserta juga melaksanakan shalat ghaib dan doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan.
Setelah rangkaian doa, acara dilanjutkan dengan obrolan santai dan makan bersama yang semakin menghangatkan suasana.
Kehadiran anak-anak panti asuhan turut memberi warna dalam peringatan Maulid Nabi kali ini.
Selain sebagai bentuk kepedulian, doa mereka menjadi bagian penting dalam harapan bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan negeri.
Melalui peringatan ini, Polres Kotamobagu bersama komunitas ojek berharap kebersamaan yang terjalin dapat terus memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Inayah Warso dan Firman hadir mengetuk pintu warga, membawa bingkisan sederhana yang sarat makna.
Senyum Warga Motoboi Kecil Saat SELEVEL Resto & Cafe Berbagi Rezeki (Foto: Selevel & Gie)
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Langkah ringan Inayah Warso bersama sang suami, Firman, menyusuri lorong-lorong Kelurahan Motoboi Kecil, Rabu sore 3 September 2025.
Bukan untuk mengantar pesanan pelanggan, melainkan membawa bingkisan sembako dalam kegiatan berbagi rezeki yang diinisiasi SELEVEL Resto & Cafe.
Dalam kesempatan ini, ada tiga keluarga yang disasar untuk menerima bantuan. Mereka dipilih berdasarkan rekomendasi pemerintah kelurahan setempat, sehingga bantuan dapat benar-benar tepat sasaran.
Setiap pintu yang diketuk disambut senyum hangat, sebelum Inayah dan Firman menyerahkan bingkisan berisi beras, minyak goreng, gula, serta kebutuhan pokok lainnya.
“Insyaallah kegiatan ini akan kami lakukan rutin setiap pekan. Kami ingin hadir tidak hanya lewat hidangan di restoran, tetapi juga langsung di depan pintu rumah warga,” tutur Inayah.
Firman, sang suami yang mendampingi, menambahkan bahwa langkah kecil ini adalah wujud syukur dan kepedulian kepada lingkungan sekitar.
Salah satu penerima, Sahlan Pokona, mengaku sangat bersyukur atas perhatian tersebut.
“Terima kasih banyak. Kehadiran SELEVEL ke rumah kami membuat semuanya terasa lebih dekat, penuh kekeluargaan,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Rasa syukur juga datang dari keluarga Sumitro Modeong dan Runiansya Alhabsyi, yang sama-sama berharap agar usaha SELEVEL semakin berkembang dan rezekinya terus bertambah.
Dukungan pun datang dari pihak kelurahan. “Kami menyambut baik kegiatan ini. Dengan adanya koordinasi, bantuan bisa tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan. Semoga inisiatif SELEVEL ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain,” ujar salah satu perangkat Kelurahan Motoboi Kecil.
Lorong-lorong Motoboi Kecil sore itu menjadi saksi kehangatan. Tiga bingkisan sederhana berisi sembako menjelma menjadi simbol kepedulian.
Berbagi rezeki bukan hanya soal memberi bantuan, tetapi juga menghadirkan ketulusan yang mengetuk pintu dan menyentuh hati.
Satlantas Polres Kotamobagu Latih Komunitas Ojek Lewat Program Safety Riding
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotamobagu menggelar pelatihan Safety Riding bagi komunitas ojek di wilayah Kota Kotamobagu, Rabu, 3 Agustus 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Motabi (Motivasi, Tatar, Bina) yang diinisiasi Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto SIK MH, dengan mengusung tajuk Moyotakin Gojek (Bersama Gojek, red).
Dalam pelatihan, para peserta mendapat pembekalan teori sekaligus praktik mengenai keterampilan berkendara yang aman serta pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran sekaligus kemampuan komunitas ojek agar lebih tertib dan aman saat berada di jalan raya,” jelas pihak Kepala Satlantas Iptu Lutsar Simanjuntak.
Selain membangun kemitraan yang lebih erat dengan komunitas ojek, program Moyotakin diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas serta menumbuhkan budaya keselamatan berkendara di tengah masyarakat Kota Kotamobagu.
Wakil Wali Kota Kotamobagu sekaligus Ketua KONI Kotamobagu terpilih saat Memberikan Sambutan
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotamobagu periode 2025–2029.
Kepastian ini diperoleh dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) II Kotamobagu yang berlangsung khidmat, dengan 27 ketua dan perwakilan cabang olahraga (cabor) sepakat memilih Rendy secara aklamasi.
Dalam sambutannya, Rendy menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin KONI Kotamobagu lima tahun ke depan.
“Ini suatu kehormatan bagi saya pribadi. Mari bersama membangun olahraga di Kotamobagu untuk meraih prestasi yang lebih baik ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa prestasi tidak lahir dari individu semata, melainkan dari kerja sama dan kekompakan tim.
“Mari kita bersatu padu membangun olahraga Kotamobagu dengan semua kekuatan yang ada,” tambahnya.
Rendy juga menekankan pentingnya pembinaan atlet muda berbakat agar mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
“Saya berkomitmen menjadikan KONI sebagai rumah besar yang terbuka bagi semua cabang olahraga di Kotamobagu,” tegasnya.
Rendy Mangkat Resmi Nahkodai KONI Kotamobagu
Di akhir sambutan, Rendy mengajak seluruh pengurus dan pecinta olahraga untuk terus mengembangkan berbagai cabang olahraga sebagai wadah bagi atlet muda mengasah kemampuan, baik secara individu maupun tim.
“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Semoga bersama kita dapat mengukir prestasi olahraga Kotamobagu menjadi lebih baik,” tutupnya.
Dengan kepengurusan baru ini, KONI Kotamobagu diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu, Aljufri Ngandu
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Program revitalisasi sekolah di Kota Kotamobagu tahun 2025 mulai memasuki tahap pengerjaan.
Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu, Aljufri Ngandu, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Musorkot KONI II yang digelar di Cafe TCW Bintang, Mongkonai, Rabu 3 September 2025.
Menurutnya, ada empat sekolah yang mendapat kucuran dana revitalisasi dari pemerintah pusat tahun ini, dan seluruh proses pengerjaan dilakukan secara swakelola.
“Untuk tahun ini, ada empat sekolah yang mendapat dana revitalisasi. Saat ini, progres pekerjaannya sudah sekitar 30 persen. Tanggung jawab kegiatan diberikan langsung kepada kepala sekolah masing-masing,” ujar Aljufri.
Ia menambahkan, sekolah yang belum memperoleh dana kemungkinan besar terkendala pada penginputan data di aplikasi Dapodik.
Namun, keputusan akhir tetap ditentukan oleh pemerintah pusat.
“Setiap pencairan dana untuk pekerjaan fisik menyesuaikan dengan rincian permintaan dari bendahara sekolah,” jelasnya.
Aljufri juga menekankan pentingnya ketepatan data di Dapodik.
Pasalnya, data tersebut menjadi acuan utama pemerintah pusat dalam penyaluran anggaran.
“Data Dapodik selalu diperbarui setiap tahun, tergantung pada jumlah siswa baru di tiap sekolah,” pungkasnya.
Tim DisperindagkopUMKM Kotamobagu bersama Owner SELEVEL Café & Resto
Kotamobagu, ZONABMR.COM – Kabar gembira datang dari dunia kuliner lokal. SELEVEL Resto & Cafe, salah satu tempat nongkrong favorit di Kota Kotamobagu, kini resmi memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Langkah ini menandai keseriusan mereka dalam menjaga orisinalitas sekaligus memperkuat identitas brand.
Apresiasi pun datang dari pemerintah daerah.
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM DisdagkopUMKM Kota Kotamobagu, Widarsi Andu, menyebut bahwa keberhasilan SELEVEL bisa menjadi contoh positif bagi pelaku UMKM lain.
“Kami sangat mendukung inovasi UMKM di Kotamobagu. Dengan HAKI, pelaku usaha memiliki perlindungan hukum atas merek dan kreasi mereka. SELEVEL Resto & Cafe adalah salah satu pionir yang bisa menginspirasi banyak pelaku usaha lain,” ujarnya.
Sang Owner, Inayah Warso, juga tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
Ia menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hanya soal bisnis, melainkan juga tentang menjaga identitas lokal.
“Alhamdulillah, SELEVEL kini sudah resmi memiliki HAKI. Harapan kami, ini bisa memperkuat brand sekaligus memberi motivasi bagi UMKM lain untuk terus berkembang dan melindungi karya mereka,” tutur Inayah.
Dengan HAKI yang telah dikantongi, SELEVEL Resto & Cafe kian mantap melangkah sebagai ikon kuliner lokal.
Tak hanya soal menu yang selalu fresh dan suasana cozy, tapi juga semangat untuk terus berinovasi dan memberi kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.