Beranda blog Halaman 264

Marijo Ba Vaksin untuk Lindungi Diri dan Keluarga, Ini Jadwal Besok di Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Program percepatan vaksinasi Covid-19 terus dimaksimalkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu. Dimana, untuk mensukseskan program ini Pemkot mengajak seluruh pihak untuk mendukung tercapainya herd immunity (kekebalan komunal) di wilayah Kota Kotamobagu.

Sebagaimana disampaikan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu, dr Tanty Korompot, pelaksanaan program percepatan vaksinasi dimulai, Senin (28/9) besok.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut vaksin ini, vaksin aman dan halal. Mari jo ba vaksin, lindungi diri dan keluarga dari Covid-19,” ajaknya.

Bahkan tak tanggung-tanggung, per hari target vaksinasi di Kotamobagu sebanyak 2.000 warga. Hal itu dilakukan agar capaian vaksinasi bisa diatas 70 persen sebelum Desember 2021.

“Jika itu tercapai, otomatis tercapai juga herd immunity di Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Sehingga, ia mengajak dukungan semua pihak terutama support dari Tim Satgas Covid Kota Kotamobagu sampai ke tingkat Kelurahan dan Desa.

Karena menurutnya meski tim teknis lapangan dan Puskesmas melakukan edukasi serta penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat, terkait pentingnya vaksinasi. Namun tak ada artinya tanpa dukungan semua pihak.

“Kerja sama adalah kunci keberhasilan. Sehingga ajakan kepada masyarakat untuk beramai-ramai ke gerai vaksinasi, merupakan faktor yang sangat menentukan keberhasilan giat ini. Sehingga sangat diharapkan mobilisasi masa oleh bobato-bobato (Lurah dan Sangadi) di wilayah kerjanya,” tuturnya.

Diketahui capaian vaksinasi Covid-19 Kota Kotamobagu berada diposisi urutan kedua setelah Kabupaten Bolmut untuk wilayah Bolaang Mongondow Raya. (*/guf)

Anggota KUD Perintis Desak Pengurus Segera Gelar Rapat Khusus Perubahan AD/RT dan Pembukaan Rekening

Abdul Bahri Kobandaha.

ZONA BOLMONG – Anggota Koperasi Unit Desa (KUD) Perintis Tanoyan, Abdul Bahri Kobandaha, mendesak pengurus agar segera melaksanakan rapat anggota khusus dalam rangka membahas perubahan Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/RT) dan melakukan pembukaan rekening bersama milik organisasi dan anggota.

Hal ini disampaikan Abdul Bahri agar program kerja di bidang organisasi menjadi prioritas dilaksanakan.

“Saya minta pengurus segera menjadwalkan pelaksanaan rapat anggota khusus untuk membahas perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta pembukaan rekening organisasi dan rekening anggota kud perintis,” kata Abdul Bahri, Minggu 26 September 2021.

Dia menjelaskan, pelaksanaan rapat anggota khusus membahas perubahan AD/ART menjadi sangat penting dan mendesak dilakukan saat ini karena mengingat anggaran dasar yang dimilik KUD Perintis saat ini, masih produk tahun 1995.

“Sudah 26 tahun tidak pernah dilakukan rapat anggota khusus untuk membahas perubahan anggaran dasar. Banyak bab dan pasal-pasal yang sudah tidak relevan lagi dan harus disesuaikan dengan UU nomor 25 tahun 1992 dan Peraturan Menteri Koperasi Nomor 19/PER/M.KUKM/IX/2015. Apalagi dengan kondisi saat ini,” ungkap Abdul Bahri.

Menurut Abdul Bahri, untuk pembahasan perubahan AD/ART, harus dijabarkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing pengurus KUD.

“Supaya pembagian kerja, tugas dan fungsi dapat diketahui dengan jelas oleh masing-masing pengurus dan anggota. Dan masing-masing pengurus wajib menyusun program kerja untuk memajukan KUD Perintis,” bebernya.

Selain itu, dia juga mendesak pengurus agar segera membuka rekening KUD Perintis dan rekening anggota.

“KUD Perintis harus memiliki rekening bersama dan semua dana simpanan pokok dan simpanan wajib anggota, harus disimpan dalam rekening tesebut. Rekening bersama KUD Perintis bagian dari pembenahan pengelolaan keuangan organisasi agar lebih transparan dan diketahui semua anggota. Apalagi kud saat ini memiliki usaha yang bergerak di bidang pertambangan dan pasar,” jelasnya.

Bukan itu saja, pembenahan administrasi keanggotaan dan administrasi keuangan terkait pelaksanaan kegiatan unit-unit usaha, sumber-sumber pendapatan hingga pengelolaan dana Sisa hasil usaha (SHU) di KUD Perintis harus dilakukan secara transparan.

“Ketidakterbukaan, manajemen pengurus organisasi yang tidak terkoordinasi dengan baik bersama anggota dan pengelolaan keuangan organisasi yang tidak transparan, adalah sumber kehancuran KUD Perintis. Sehingga menjadi penting dan mendesak agar perbaikan-perbaikan kondisi internal di KUD segera ditindaklanjuti oleh pengurus melalui mekanisme rapat bersama anggota,” tandas Abdul Bahri. (*/guf)

Kotamobagu Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya dari Kementerian PPPA

Kepala Dinas P3A Kotamobagu, Virginia Olli menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya yang diserahkan langsung Menteri PPPA.

ZONA KOTAMOBAGU – Belum lama menerima dua penghargaan prestisius tingkat nasional, Jumat 24/9) hari ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, kembali meraih prestasi membanggakan dengan diterimanya penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Mewakili Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kotamobagu, Virgina Olii, menerima penghargaan APE yang diserahkan langsung Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati SE MSi, di Kantor Kementerian PPPA, Jakarta.

“Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya sudah kami terima dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” kata Virgina.

Penghargaan tersebut kata Virgina, diperoleh oleh Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu pada penerapan kesetaraan gender tahun 2020.

“Penghargaan atas komitmen dan peran para pimpinan dan stakeholder pemerintah daerah Kota Kotamobagu, dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi Pengarusutamaan Gender (PUG),” jelas Virgina. (*/guf)

Pemkot dan Satgas Covid-19 Percepat Program Vaksinasi

Pemkot Kotamobagu bersama Satgas Covid-19 saat rapat bersama untuk percepatan pelaksanaan program vaksinasi.

ZONA KOTAMOBAGU – Percepatan program vaksinasi Covid-19 terus dimaksimalkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bersama Satuan Tugas (Satgas) untuk warga masyarakat.

Untuk memaksimalkan program ini, Pemkot bersama Satgas Covid-19 yang terdiri dari unsur TNI dan Polri menggelar rapat bertempat di ruang kerja Asisten I, Teddy Makalalag, Jumat (24/9).

Menurut Asisten I Teddy Makalalag, ada beberapa hal yang dibicarakan dalam rapat tersebut. “Yang paling inti strategi dan program untuk bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ke masyarakat secara menyeluruh,” kata Teddy.

Untuk itu lanjutnya, agar percepatan vaksinasi ini bisa terealisasi, maka akan dilakukan perubahan pola pelaksanaan vaksinasi oleh tim Satgas pada saat di lapangan. “Polanya akan dirubah. Seluruh tim fokus satu kecamatan, dengan target sasaran yang lebih banyak, nanti setelah itu baru dipindah ke kecamatan lain,” terangnya.

Soal jadwal vaksinasi tambahnya, tengah disusun oleh instansi teknis terkait. “Untuk jadwalnya sedang disusun oleh Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Kodim dan juga Polres Kotamobagu,” pungkasnya. (*/guf)

Pedagang Buah Ketiban Rezeki Ditengah Pandemi

ZONA EKONOMI – Di Kota Kotamobagu, banyak warga bahkan meyakini mengkonsumsi buah secara rutin bisa menangkal virus berbahaya termasuk Covid-19.

Karena dengan mengkonsumsi buah, daya tahan atau imun tubuh akan tetap terjaga. Pengakuan Linda Kobandaha, warga Kotamobagu Selatan, dirinya setiap pekan membeli berbagai macam buah segar untuk konsumsi rutin keluarganya.

“Sejak ada pandemi, stok buah di rumah tidak pernah habis. Kulkas selalu terisi,” ungkap Linda.

Anita Paputungan, ibu rumah tangga asal Desa Tanoyan, juga mengakui menjadi rajin mengkonsumsi buah sejak ada pandemi Covid-19. “Jus olahan dari buah segar, tiap pagi saya konsumsi,” ucapnya.

Meningkatnya minat masyarakat mengkonsumsi buah, menjadi berkah bagi pedagang buah selama pandemi ini. Omzet mereka tetap seperti biasa sebelum pandemi melanda.

Ahmad Hasan, penjual buah di sekitar Lapangan Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat, mengakui itu. “Per bulan bisa Rp10-15 juta keuntungan,” kata Hasan. Menurutnya, buah lokal paling diminati masyarakat Kotamobagu.

“Mangga, rambutan dan jeruk. Tapi saya menjual semua jenis buah di sini. Adakala pasokan buah dari luar daerah seperti salak dan rambutan masuk, itu juga banyak dibeli masyarakat,” katanya.

Ada juga apel, anggur, semangka, melon, buah naga, buah pir, sankis, jeruk mandarin dan alpukat yang dijualnya.

Buah yang ada ia jual per kilogram dan ada juga dijual satuan. Ia mengakui jika penerapan protokol kesehatan yang ketat juga menjadi faktor jualannya lancar. “Pembeli wajib memakai masker dan mencuci tangan, apalagi tangan menyentuh buah-buahan,” ujarnya.

Dia ikut menyampaikan harapannya supaya pandemi Covid-19 segera berakhir. “Supaya anak-anak sudah bisa masuk sekolah, aktivitas masyarakat normal lagi tanpa takut ada virus,” pungkasnya. (*/guf)

Tes SKD, Pelamar CPNS Boltim Wajib Bawa ini

Foto Ilustrasi.

ZONA BOLTIM – Peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) wajib memperhatikan semua ketentuan berkaitan dengan pelaksanaan SKD yang akan digelar 11 Oktober hingga 13 Oktober mendatang.

Adapun kelengkapan dokumen yang wajib dibawa saat ujian SKD adalah ;

– Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli/Surat keterangan pengganti KTP asli yang masih berlaku/Kartu Keluarga asli/salinan Kartu Keluarga yang di legalisir basah oleh pejabat yang berwenang.

– Kartu tanda peserta ujian yang telah di cetak melalui laman https://sscasn.bkn.go.id.

– Formulir deklarasi/pernyataan sehat yang telah di cetak melalui laman https://sscasn.bkn.go.id.

– Hasil swab test RT PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif/non reaktif pada unit pelayanan kesehatan pemerintah/swasta yang di tanda tangani oleh pihak yang berwenang.

Catatan: Jangan lupa membawa pensil kayu saat ujian SKD.

Besok, Pejabat Hasil Selter JPT Pratama Pemkab Boltim Diumumkan

Bupati Sam Sachrul Mamonto saat menutup seluruh rangkaian kegiatan seleksi terbuka JPT Pratama Pemkab Boltim.

ZONA BOLTIM — Sabtu (25/9) besok, Panitia Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), bakal mengumumkan tiga nama terbaik di tiap formasi jabatan eselon II B yang dilelang.

“Insha Allah paling lambat (pengumuman) Tanggal 25 September, akan diumumkan tiga nama terbaik di tiap formasi jabatan berdasarkan hasil penilian dari semua tahapan seleksi,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Reza Mamonto.

Tapi sebelum itu, kata Reza, hasilnya akan kita serahkan dulu ke bupati selaku PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) sebelum mengajukan permohonan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mendapatkan persetujuan pelantikan.

“Insya Allah tanggal 27 September kita akan menyurat ke KASN perihal permintaan rekomendasi pelantikan. Kalau sudah ada (rekomendasi KASN), selanjutnya tinggal menunggu petunjuk bupati soal pelantikan ” ujarnya.

Pejabat hasil Selter yang akan dilantik nanti diharapkan bisa bekerja dengan baik dan maksimal untuk Bolaang Mongondow Timur. Harapan ini disampaikan Bupati Sam Sachrul Mamonto saat menutup semua rangkaian kegiatan Selter, di Hotel Grand Puri, Manado, Rabu (22/9).

“Siapapun yang terpilih nanti berdasarkan hasil seleksi, harus bekerja maksimal demi kemajuan daerah Bolaang Mongondow Timur tercinta dan tentunya mewujudkan program Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati,” kata bupati.

Selter tersebut dilaksanakan guna mendapatkan pejabat berkompeten untuk ditempatkan pada jabatan tertentu. “Dengan seleksi terbuka seperti ini, bisa diukur kapasitas dari masing-masing pejabat, termasuk profesionalismenya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab,” ujar bupati.

Ada enam jabatan eselon II B di lingkungan Pemkab Boltim yang akan diisi melalui Selter. Enam jabatan tersebut yakni; Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Kepala Dinas Pertanian, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). (*/guf)

Oktober, Pelayanan KB Gratis kembali Digelar

Ahmad Yani Umar.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP-KB) Kota Kotamobagu akan kembali menggelar pelayanan KB gratis bagi masyarakat Kotamobagu Oktober 2021 mendatang. Demikian diungkapkan Kepala PP-KB Kotamobagu, Ahmad Yani Umar.

“Insyaallah pelayanan KB gratis ini akan digelar bulan depan (Oktober),” katanya.

Ia mengatakan, mengingat masih dalam masa pandemi, pelaksanaannya sendiri akan dibagi di sejumlah fasilitas kesehatan yang tersebar di empat kecamatan.

“Rencananya di fasilitas kesehatan baik di puskesmas maupun klinik mandiri. Tapi untuk kepastian lokasinya masih akan disesuaikan dengan melihat jumlah aseptornya terbanyak dimana,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan program KB gratis ini, pihaknya menyediakan kurang lebih 400 alat kontrasepsi (Alkon) yang terdiri dari berbagai jenis. “Jadi targetnya 400 aseptor. Itu sudah pemasangan semua jenis alat kontrasepsi. Baik Implant, IUD, Pil, Suntikan hingga Kondom,” jelasnya. (guf)

Dinilai Tak Profesional, Kinerja PLN UP3 Kotamobagu Tuai Sorotan

Kantor PLN UP3 Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Kinerja PT PLN (Persero) UP3 Kotamobagu menuai sorotan dan banyak mendapat keluhan dari masyarakat.

Pasalnya, proses permintaan pembayaran listrik oleh PLN UP3 Kotamobagu, dinilai sangat tidak profesional, bahkan cenderung abal-abal. Ini tercermin dari status facebook milik salah satu anggota DPRD Kota Kotamobagu Jusran Deby Mokolanut, pada Rabu 22 September 2021 tadi malam.

“Woy PLN belum abis ini bulan, kong ngoni somo pake ancaman seputus lampu (Hai PLN, belum habis bulan ini, terus kalian sudah pakai ancaman untuk melakukan pemutusan listrik.red),” tulis akun facebook Jusran Deby Mokolanut.

“Tuhari so bayar ngoni kase surat moseputus. Antara orang dilapangan deng managemen Nda ada kordinasi.error, pantas negara sudah mo urus ini PE EL ENG. (Yang lalu sudah dibayar, kalian beri surat untuk mau lakukan pemutusan listrik. Antara orang di lapangan dan managemen tidak ada kordinasi. Eror, pantas negara susah untuk urus ini PLN),” sambungnya dengan emoticon marah pada status facebook tersebut.

Menariknya, status Jusran Deby Mokolanut ini, rupanya memantik warga lain untuk mencurahkan kejadian mereka, akibat ulah dari pihak PLN UP3 Kotamobagu tersebut. “Asli pak Bos qu tadi siang kejadian pakita, pas dia kse sisip itu kartas kong kita buka kage pintu, kita bilang baru juga ada bayar, kertas apa ini, kyapa mokase lia slip pembayaran, kurang dia bajalang kong bilang sory sorry. (Asli pak Bosku, kejadian kepada saya tadi siang, ada petugas sisipkan kertas dan berpapasan saya membka pintu tiba-tiba, saya katakan kepadanya kalau kami baru membayar, ini kertas apa? Kenapa mau perlihatkan slip pembayaran. Petugas itu lantas langsung jalan, dan meminta maaf),” tulis akun Anto Anthoni pada komentar facebook dari status Jusran Deby Mokolanut tersebut.

Tidak hanya itu, gaya para petugas PLN yang melayangkan tahihan listrik ke warga pun dinilai sudah keterlaluan, bahkan telah mengarah ke gaya debt collector. “Betul pak Ketua, so sama dengan deptcollectro jo dorang, pake ba ancam. Kalu kase mati lampu nomor 1. (Betul pak ketua, mereka seperti debt collector, pakai mengancam. Kalau padamkan listrik nomor 1,” tambah akun facebook Citra Dewi Ololah masih di komentar Jusran tersebut.

Gaya penagihan petugas PLN UP3 Kotamobagu yang terkesan kerap memaksa, ikut dikuatkan oleh warganet lainnya. Bahkan, mereka menyebut kalau ada petugas yang sudah memaksa untuk melakukan pembayaran tagihan, padahal belum memasuki batas waktu pembayaran. “Kejadian kmrg dirmh lagi ini, Riki Apin so ba marah kiap blm bayar brpa bulan so”,,dri drg dtg drmh. Konk ad blg ni bulan pnya biasa nti tgl 24 mo bayr dri blm ABS le ni bulan..Mar drg paksa so harus byar kmrin konk pe dodak le dya blg musti byar p dya. (Kejadian juga kemarin di rumah, sampai Apin marah dan mempertanyakan sudah berapa bulan belum dibayar, sampai mereka para petugas datang ke rumah. Lantas dikasih tau, kalau biasa kita nanti tanggal 24 mau bayar, karena bulan ini belum juga habis, Tetapi mereak memaksa harus bayar saat itu juga, dan meminta langsung bayar ke mereka),” jelas akun facebook Ingka Eriscka Rampan.

Jusran Deby Mokolanut dalam menanggapi komentar warganet di akunnya, menyayangkan kinerja dari PLN UP3 Kotamobagu tersebut. “Rakyat pe keadaan so susah kong perusahaan negara se klas PLN depe managemen manual. Harusnya PLN punya IT yang bagus, sehingga antara petugas lapangan dengan managemen di kantor yg di dukung IT tersambung online dan nda salah seputus lampu. Abal abal memang, torang ada bayar pajak pa negara, juga untuk mensupport/membiayai agar PLN tetap bagus. (Keadaan rakyat sudah susah, lantas perusahaan negara sekelas PLN managemennya ternyata manual. Harusnya PLN punya IT yang bagus, sehingga antara petugas di lapangan dan managemen di kantor, yang di dukung IT tersambung secara online, dan tidak salah salam melakukan pemutusan listrik. Abal-abal memang, kami bayar pajak ke negara juga untuk bisa mendukung atau membiayai agar kinerja PLN tetap bagus,” jelas Jusran.

Sementara itu, upaya konfirmasi ke pihak PLN UP3 Kotamobagu terkait dengan status dan keluhan warga di media sosial facebook tersebut, hingga berita ini diturunkan masih terus dilakukan. (*/guf)

Bermodalkan Medsos, Yuli Raup Penghasilan dari Usaha Jualan Ayam Geprek dan Piscok

ZONA EKONOMI — Perkembangan teknologi yang terjadi saat ini menjadi ladang bagi para pebisnis rumahan. Hanya dengan menggunakan media sosial, masyarakat yang ingin menjalankan usaha dalam berbagai bidang usaha bisa terealisasikan.

Salah satu warga Kota Kotamobagu yang menjalankan usaha lewat media sosial yakni Yuliana Lumi, warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur ini menjalankan usaha dibidang kuliner ayam geprek dan pisang cokelat (Piscok)

Diakui Yuliana, dengan adanya media sosial ia bisa lebih mudah dalam menjalankan dagangannya.

“Penjualan terasa sangat mudah dan cepat habis hanya karena menggunakan media sosial,” ujar Yuli sapaan akrabnya.

Menurutnya, berjualan dengan menggunakan media sosial lebih fleksibel. Karena dalam berjualan tinggal menunggu orderan tanpa harus menyiapkan terlebih dahulu.

“Untuk jualan bisa lebih fleksibel karena tidak harus selalu stand by di tempat seperti berjualan offline. Tinggal menunggu orderan kemudian dibuat,” tuturnya.

Dalam sehari, ayam geprek dan pisang cokelat yang ia buat bisa menghasilkan ratusan ribu rupiah. “Alhamdulillah keuntungan yang saya dapat lewat jualan ayam geprek dan pisang cokelat ini bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Yul.

Untuk order, bisa langsung menghubungi nomor WhatsApp di nomor: +62 857-5698-8793. (*/guf)