ZONA BOLTIM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menyiapkan 55 vial vaksin jenis Moderna bagi ibu hamil.
Kepala Dinkes Boltim, Eko Marsidi, mengatakan 55 vial vaksin yang disiapkan tersebut untuk vaksinasi tahap I bagi ibu hamil. “Kita dapat 55 vial. Itu bisa mencukupi kebutuhan. Kalau kurang, nanti diusul penambahan lagi,” kata Eko.
Pemberian vaksin dosis pertama bagi ibu hamil dimulai pada trimester kedua kehamilan (usia 13 minggu hingga 33 minggu). Vaksin yang diberikan itu aman dan halal. “Pelayanan vaksinasi dilakukan di Puskesmas yang ada di masing-masing wilayah,” ujarnya.
Disisi lain, ia mengimbau masyarakat untuk tetap dan selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M (Menjaga jarak, Menggunakan masker, Mencuci tangan pakai sabun pada air mengalir, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas). “Kita jangan pernah abai dan selalu terapkan prokes dalam aktivitas keseharian,” imbaunya. (*/guf)
ZONA BOLTIM – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), terus melakukan pemantauan terkait penyaluran program Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Kepala Dinsos Boltim, Slamet Riyadi Umbola, mengatakan capaian penyaluran BST sudah hampir 100 persen.
“Saat ini capaiannya sudah 95 persen. Adapun teknis Penyaluran BST dilakukan melalui kantor PT Pos Indonesia, kami hanya memantau dan mendampingi masyarakat penerima manfaat,” kata Umbola.
Ditambahkannya, untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing mendapatkan Rp300.000. “BST merupakan bantuan sosial khusus untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19. Semoga bantuan ini bisa dapat mengurangi beban warga dimasa pandemi Covid-19 ini,” tandasnya. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu, Ir. Hj. Tatong Bara, Rabu (25/8) pagi, melaksanakan kegiatan kunjungan kerja ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Kotamobagu.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Kotamobagu meminta kepada Dinas PRKP untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam penangangan Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kota Kotamobagu. “Penanganan Perumahan dan Permukiman di Kota Kotamobagu ada di Dinas PRKP. oleh sebab itu tetaplah memberikan satu solusi dengan baik, kekompakan dijaga, terutama yang di lapangan, sehingga bisa ada satu kekuatan yang merealisasikan semua ini. Jika semua ini terealisasi maka akan mendapat apresiasi luar biasa, bukan dari saya tapi dari masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota Kotamobagu juga mengatakan bahwa Dinas PRKP Kota Kotamobagu sebagai leading sektor untuk melakukan koordinasi dengan semua dinas yang terkait dalam rangka untuk mewujudkan Kawasan Permukiman yang tertata dengan baik di Kota Kotamobagu.
Pada kegiatan kunjungan kerja tersebut, Wali Kota Kotamobagu juga didampingi Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Ir. Sande Dodo, MT, Asisten II Pemerintah Kota Kotamobagu, Sitti Rafiqah Bora, SE, Asisten III Pemerintah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta SH, dan Kepala BPKD Kota Kotamobagu, Pra Sugiarto Yunus, SP. (*/guf)
ZONA BOLTIM – Pengurus klub sepakbola mempertanyakan komitmen Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Periode 2021-2025. Pasalnya, sejak terpilihnya kepengurusan baru melalui Kongres Biasa yang digelar 7 Juni lalu, belum terlihat sepak terjang pengurus Askab PSSI dalam mengurus dan membangkitkan gairah sepakbola di Boltim.
“Sangat disayangkan karena sampai saat ini belum ada gerakan dari pengurus Askab PSSI Boltim. Tidak terdengar lagi gaungnya setelah pemilihan pengurus dua bulan lalu. Siapa yang bertanggungjawab atas prestasi dan kemajuan sepakbola jika bukan Askab PSSI sebagai induk organisasi,” kata Santoso Ponto, Pengurus Klub Modayag FC.
Ia mengungkapkan, struktur pengurus Askab PSSI Boltim saat ini diisi oleh orang-orang yang mengerti dan paham tentang sepakbola. Oleh karena itu, ia sangat berharap agar kepengurusan yang ada bisa segera mengambil langkah cepat dan langsung action dengan program kerja yang sudah disiapkan sebelumnya.
“Tidak lama lagi gelaran Liga 3 Indonesia. Kemudian ada juga Porprov di akhir tahun ini. Sangat disayangkan jika Boltim tidak bisa ikut dua kompetisi itu hanya karena gerak lambat dari pengurus Askab. Padahal kami tahu dalam struktur kepengurusan terdapat orang-orang yang memiliki semangat memajukan sepakbola. Kita semua berharap sepakbola Boltim bisa berprestasi,” ungkapnya.
Menanggapinya, Ketua Askab PSSI Boltim, Fiko Onga, mengatakan akan ada giat Askab PSSI Boltim dalam waktu dekat ini. “Awal September akan ada giat Askab. Mohon di kawal bersama-sama,” kata Fiko. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu, Rabu (25/8).
Wali Kota Kotamobagu pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa, tujuan kunjungan kerja tersebut adalah untuk memotret progres pelaksanaan program dan kegiatan pada Dinas PUPR Kota Kotamobagu. “Tujuan dari kunjungan kerja ke Dinas PUPR adalah untuk memotret progress tahun ini, dan kemudian menyesuaikan Kembali dengan kondisi Covid yang terjadi saat ini,” ujar Wali Kota Kotamobagu.
Dikatakannya lagi bahwa, Pandemi Covid – 19 yang terjadi saat ini, telah menyebabkan berbagai perubahan, termasuk perencanaan, demi penanganan Covid – 19 . “Saya dan tim TAPD turun ke dinas untuk bisa melihat lebih secara dekat, apa yang harus menjadi fokus di dua tahun terakhir demi pencapaian RPJMD,” ujar Wali Kota.
Wali Kota Kotamobagu pada kunjungan kerja tersebut, juga didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu, Ir. Sande Dodo, MT, Asisten II Pemerintah Kota Kotamobagu, Sitti Rafiqah Bora, SE, Asisten III Pemerintah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, SH dan Kepala BPKD Kota Kotamobagu, Pra Sugiarto Yunus, SP. (*/guf)
Tampak proyek fisik pembangunan fasilitas pendidikan di SDN 1 Iyok, Nuangan.
ZONA BOLTIM – Salah satu program prioritas Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo adalah Peningkatan Pendidikan untuk Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Untuk mewujudkan program kerja tersebut, Pemkab Boltim saat ini terus memacu pembangunan fisik diantaranya, pembangunan gedung sekolah serta sarana dan prasarana penunjang lainnya.
Diketahui Pemkab Boltim telah melelang beberapa proyek fisik untuk pembangunan yakni, rehab berat dan ringan yang sekarang sudah dalam tahap pengerjaan. Diantaranya; pembuatan bangunan Sekolah, ruangan UKS, ruangan guru, pembuatan jalan, dan pembangunan lainnya yang tersebar di 7 Kecamatan.
Salah satu pembangunan yang saat ini tengah dikerjakan yakni, di Sekolah Dasar Negeri 1 Desa Iyok, Kecamatan Nuangan dengan pembuatan Rungan UKS dan prabotnya, juga pembuatan Ruangan Guru dan rehab bangunan bilik kelas.
“Ada beberapa sekolah yang di rehab ringan-sedang dan ada juga pembuatan ruangan baru. Seperti di SDN 1 Iyok pembuatan ruangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) adalah merupakan sarana belajar mengajar untuk meningkatkan kemampuan dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat pada usia anak sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boltim, Yusri Damopolii.
Menurutnya, program UKS yang tersebut mencakup pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan. “Dan Sekolah ini juga belum ada ruangan guru makanya dibuat ruangan guru, juga penyediaan prabot dan rehab ringan-sedang bilik kelas,” jelasnya.
Sementara itu, Ending Pondabo yang mengawasi proyek pembangunan di SDN 1 Iyok, mengatakan bahwa sudah 15 persen pembangunan sedang berjalan.
“Pekerjaannya sudah berlangsung, kami harap selama 120 hari kerja tidak ada halangan dan bangunannya sudah selesai dan bisa digunakan. Masyarakat juga sama-sama mengawasi jalannya proyek,” kata Ending, Selasa (24/8).
Dikatakannya, paket pengerjaan ini dari satuan kerja Dikbud Boltim diantaranya, proyek pembuatan ruang UKS beserta prabotnya. “Alokasi sumber dana dari APBD/DAK fisik bidang pendidikan dengan nilai Rp95.238.235.41 selama 120 hari kerja,” jelas Ending.
Kedua lanjut Ending, pembuatan Ruangan Guru dengan total anggaran sebesar Rp239.373.809.74 bersumber dari DAK. “Dan ketiga rehab bilik kelas dan penyediaan prabot dengan total anggaran kurang lebih 400 juta lebih dari Dana Alokasi Khusus, dikerjakan selama 120 hari,” pungkasnya. (*/guf)
Salah satu ASN Setwan Boltim saat menerima vaksin dosis II dari tenaga vaksinator Dinkes.
ZONA BOLTIM – Anggota Legislatif (Aleg) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta staf di lingkungan Sekretariat DPRD (Setwan) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), telah menerima vaksinasi dosis II, Selasa (24/8).
“Hari ini proses vaksinasi tahap dua mulai dilakukan di sekretariat dewan oleh tenaga vaksinator dari dinas kesehatan,” kata Sekertaris dewan (Sekwan) Ade Erly Mokoginta.
Lanjut Sekwan, dalam pelaksanaan vaksinasi tahap 2 ini, diikuti oleh staf setwan dan masyarakat.
“Ada 31 orang yang divaksin, untuk Aleg sendiri tidak ada yang ikut vaksin karena mereka ada yang melakukan vaksinasi di wilayah masing-masing dan ada juga yang menjalani vaksin mandiri,” terangnya.
Menariknya, dari 20 anggota legislatif (Aleg), masih ada dua Aleg yang belum sama sekali melakukan vaksinasi dosis I dan II dengan alasan hasil scrinning mengalami gangguan kesehatan. “Dua Aleg yang belum jalani vaksinasi karena masih dalam gangguan kesehatan,” ungkapnya.
Sekwan juga mengimbau kepada seluruh staf DPRD untuk mengikuti program vaksinasi agar terhindar dari penularan virus corona atau Covid-19.
“Ada beberapa staf yang tidak jadi divaksin karena faktor gangguan kesehatan. Tapi untuk staf lain yang tidak ada gangguan kesehatan wajib mengikuti vaksinasi,” tandasnya. (guf)
Pihak Kantor Regional (Kanreg) XI BKN Manado didampingi pihak BKPP Kotamobagu saat melakukan verifikasi kesiapan pelaksanaan SKD di MAN Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU — Jelang pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Kotamobagu tahun 2021, Pemkot melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) terus mematangkan persiapan tes SKD yang dipusatkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotamobagu.
Kepala Bidang (Kabid) Penilaian Kerja, Mutasi dan Promosi, BKPP Kotamobagu, Dedy Affandy Iman, mengatakan bahwa pihaknya telah turun mendampingi Tim Kantor Regional (Kanreg) XI BKN Manado, untuk melakukan verifikasi kesiapan Kotamobagu dalam pelaksanaan Tes SKD. Termasuk di dalamnya sarana dan prasarana pendukung meliputi ketersediaan gedung, jaringan Internet, Listrik, jumlah Computer/Laptop yang tersedia harus sesuai standar dari BKN.
“Alhamdulillah setelah melalui verifikasi dari Tim Kanreg XI BKN Manado, Pemkot Kotamobagu memenuhi syarat dan siap melaksanakan tes SKD di MAN Kotamobagu,” ujar Dedy, Selasa (24/8).
Lanjutnya, terkait jadwal pelaksanaan tes SKD itu sendiri, pihaknya masih menunggu surat resmi dari BKN Regional XI. “Masih menunggu surat resmi. Namun pada intinya, pelaksanaan tes SDK ini akan berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat sesuai juknis pelaksanaan yang dikeluarkan BKN,” pungkasnya. (*/guf)
Kepala Dinkes Kotamobagu saat memaparkan capaian target di hadapan Wali Kota Tatong Bara.
ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Tanty Korompot, menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan kerja Wali Kota Tatong Bara ke Kantor Dinkes Kotamobagu, Selasa (24/8) pagi.
Menurut dr Tanty, banyak sekali saran dan masukkan yang disampaikan ibu wali kota terutama terkait peningkatan kinerja dinas dalam pencapaian target dan indikator.
“Tadi terdapat beberapa poin arahan yang disampaikan ibu wali, salah satunya terkait pengadaan obat-obatan yang harus diintegerasikan di UPTD Farmasi. Dan kami akan segera berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Bagian Hukum untuk menindaklanjuti arahan ini,” kata Tanty.
Selain itu lanjut Tanty, dalam pertemuan dengan wali kota bersama Dinas kesehatan, juga dibahas pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 12 – 17 tahun, penanganan stunting yang membutuhkan kolaborasi dan kerjasama yang baik antar perangkat daerah terkait, hingga insentif tenaga kesehatan dan dana kapitasi.
“Ini semua menjadi masukan yang sangat berarti bagi kami untuk peningkatan kinerja Dinas Kesehatan ke depannya,” pungkasnya. (guf)
Wali Kota Tatong Bara didampingi Sekda Sande Dodo menggelar pertemuan dengan pihak Dinkes Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Ir Tatong Bara, meminta pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu untuk lebih fokus lagi dalam pencapaian target dan pemenuhan indikator terutama yang ada dalam Standar Pelayanan Minimum (SPM) bidang kesehatan. Hal ini disampaikan wali kota saat melakukan kunjungan kerja ke Dinkes Kotamobagu, Selasa (24/8) pagi.
Dalam pertemuan bersam pihak Dinkes, Wali kota menekankan terkait pencapaian target dan indikator dalam Dokumen Renstra dan Renja tahun 2021 yang juga harus dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Mana yang belum tercapai dan indikatornya belum terpenuhi, harus dipersiapkan program kegiatan penunjangnya dalam APBD tahun anggaran 2022.
“Dinas kesehatan juga harus menjadi leading sector dalam koordinasi dan kolaborasi antara UPTD yang ada di bawah kewenangannya. Mulai dari UPTD rumah sakit, UPTD Farmasi dan Puskesmas,” ujar wali kota.
Dalam penanganan Covid, wali kota meminta Dinas Kesehatan menghitung dengan cermat komponen penghasilan ASN yang ada. Terutama insentif tenaga kesehatan yang penganggaran tahun sebelumnya dibiayai oleh APBN, namun tahun ini harus ditanggulangi oleh APBD. Selain itu ada jasa medis, insentif BPJS dan tambahan penghasilan pegawai (TPP). “Ini harus dikaji kembali dan menjadi perhatian bersama,” harap wali kota.
Untuk vaksinasi anak usia 12 – 17 tahun, wali kota meminta Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Capil dan pemerintah desa/kelurahan. “Pendataan terhadap anak-anak yang akan divaksin harus dilakukan terlebih dahulu, dicek di desa kelurahan jumlah anak usia 12-17 tahun dan setelah datanya lengkap, kemudian dilaksanakan vaksinasi agar bisa maksimal dan mencapai target yang diharapkan,” tukas Wali Kota Tatong Bara. (guf)