Beranda blog Halaman 283

27 Paskibraka Boltim Jalani Karantina, Bupati Harap Tetap Jaga Kesehatan

Bupati Sam Sachrul Mamonto memberikan arahan kepada 27 calon anggota Paskibraka Boltim tahun 2021.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto secara resmi membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahun 2021, sekaligus memberikan penyamatan Kartu peserta kepada perwakilan Paskibraka, yang digelar di lapangan upacara, kantor Bupati, Senin (2/8).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Priyamos SH, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Rahman Hulalata serta 27 Paskibraka Boltim.

Bupati mengatakan, para peserta paskibraka ini adalah putra putri terbaik Boltim yang terpilih melalui seleksi yang begitu ketat, tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

“Kalian adalah putra putri terbaik yang terpilih, maka berikan yang terbaik agar dapat menjadi kebanggaan Keluarga, Sekolah dan kita semua,” ujar bupati.

Bupati berharap agar dalam masa karantina ini para peserta paskibraka dapat menjaga kesehatannya masing-masing. “Dimasa Karantina ini kalian harus selalu menjaga kesehatan, apalagi saat ini masi dalam masa pandemi Covid 19. Tetap patuhi protokol kesehatan,” imbau bupati.

Terinformasi, 27 Calon Anggota Paskibraka dikarantina selama 20 hari yang dipusatkan di Penginapan Safira, Desa Tombolikat, mulai Sabtu (31/8) hingga Rabu (18/8) mendatang.

Kepala Bidang Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kurniawan Mokodompit, mengatakan selama menjalani karantina semua Capas akan diberi pembekalan dan pendidikan mengenai pelaksanaan tugas pengibaran bendera merah putih pada upacara HUT RI. Kegiatan dilaksanakan setiap hari mulai pukul 08.00 Wita hingga 11.00 Wita, kemudian pukul 14.00 Wita hingga pukul 16.00 Wita. “Anggota Paskibraka Boltim ini adalah utusan dari 17 SMA dan SMK se-Boltim yang telah melalui proses seleksi,” katanya.

Sebelum menjalani masa karantina, setiap Capas divaksin terlebih dahulu kemudian di swab test. “Kita juga menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat selama masa karantina,” ujarnya.

Disisi lain, ia berharap semua Capas dapat menjaga fisik dan kesehatan agar bisa mengikuti semua rangkaian kegiatan pembekalan dan pendidikan selama masa karantina berlangsung. “Kesehatan semua peserta dipantau setiap hari. Mudah-mudahan semua dalam keadaan sehat sampai pelaksanaan tugas nanti,” harapnya. (*/guf)

Diikuti 6 Negara, 3 Atlit Kotamobagu Raih Medali Emas di Ajang Karate Internasional

Kepala Dispora Kotamobagu, Marham Anas Tungkagi foto bersama dengan atlit peraih medali emas di ajang Karate Internasional.

ZONA KOTAMOBAGU – 3 atlit berprestasi asal Kota Kotamobagu sukses meraih medali emas dan piagam penghargaan pada ajang Open Karate Internasional, yang diikuti 6 negara dan digelar secara virtual pada Juli 2021 lalu.

Adapun ketiga atlit berprestasi tersebut, yakni; Zaskia Salurante (13 tahun) kategori perorangan, Moh Revanlee Makalalag (13 tahun) tingkat SMP Kelompok Umur (KU) 13-15 tahun dan Aziza Dzakiyah Laiya (7 tahun) kategori KU 7-12 tahun tingkat SD.

“Kegiatannya secara virtual yang dilaksanakan oleh panitia kejuaraan international, bertempat di perguruan tinggi di Jakarta. Alhamdulillah, ketiga atlit ini semuanya mendapat emas pada kategori Perorangan atas nama Zaskia dan Moh Revan makalalag di kategori tingkat SMP dan Aziza KU 7-12 tahun untuk tingkat SD,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotamobagu, Marham Anas Tungkagi, Senin (2/8).

Lanjut Anas, ajang Karate Open International ini diikuti 6 negara antara lain, Indonesia, Filipina, India, Maroko, Uzbekistan dan Nepal.

Anas juga berharap, kepada atlit-atlit berbakat dan berprestasi di tingkat nasional dan internasional seperti ini bisa terus memberikan prestasi untuk nama daerah Kota Kotamobagu. “Dan tentunya kami Dispora akan sangat berharap ke depan atlit-atlit muda ini akan mendapat topangan dana khusus untuk pembinaan, khususnya karate dan beberapa cabor yang sudah beberapa kali merebut medali emas,” ujar Anas.

Ditambahkannya, untuk tahun depan Dispora akan mendorong cabang olahraga salah satunya Karate sebagai cabor binaan sesuai instruksi Gubernur Sulut, bahwa setiap kabupaten/kota wajib membina dua cabor unggulan. “Kami Dispora juga sngat berterima kasih kepada Ibu Wali Kota Tatong Bara, bapaj Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan dan bapak Sekot selaku ketua Tim TAPD yang sngat peduli dengan cabor-cabor yang ada di Kotamobagu. Salah satunya adalah baru Kotamobagu daerah di BMR yang sudah memberikan insentif kepada para pelatih yang berlisensi kepelatihan. Insya allah rencana Pemkot akan berjalan lancar tentang Pembangunan sarana dan pra sarana olahraga yang ada di Gelora Ambang, karena saat ini DED-nya sudah sementara dibuat,” pungkas Anas.

Seperti diketahui, penyerahan medali emas serta penghargaan kepada 3 atlit Kotamobagu itu, dilakukan Kepala Dispora Kotamobagu, Marham Anas Tungkagi, bertempat di panggung utama Lapangan Boki Hotinimbang, Kotamobagu, Senin (2/8), dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Cpvid-19. (guf)

Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kotamobagu; 3.670 MS, 357 TMS, ini Rinciannya

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui panitia seleksi penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) secara resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi pendaftar CASN Kotamobagu tahun 2021.

Hal ini sebagaimana surat pengumuman dengan nomor: 13/813/PANSEL-CASN/VIII/2021 tentang Hasil Seleksi Administrasi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2021.

“Yang lolos atau memenuhi syarat (MS) sebanyak 3.670 dan tidak memenuhi syarat (TMS) 357 pelamar,” ujar Kepala BKPP Kotamobagu Sarida Mokoginta, melalui Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Pengadaan dan Pemberhentian Alfi Syahrin Rustam.

Diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) telah menurunkan surat keputusan terkait penetapan kuota Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021, Nomor 746 Tahun 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. Dalam keputusan MenPAN-RB tersebut, terlampir rincian penetapan kebutuhan ASN di Lingkungan Pemkot Kotamobagu sebanyak 330 dengan rinciannya 168 tenaga kesehatan dan 162 tenaga teknis. (guf)

Berikut nama peserta seleksi administrasi CASN Kotamobagu yang lulus seleksi administrasi: KLIK DI SINI

Tak Maksimal, Manajemen RSUD Kotamobagu Sanksi Tegas Sopir Ambulance

Rumah Sakit Umum Daerah Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kotamobagu terus memaksimalkan pelayanan prima bagi masyarakatnya. Namun sayangnya, tujuan pemerintah tersebut masih banyak diabaikan oleh aparaturnya yang digaji oleh negara.

Seperti yang terjadi di RSUD Kotamobagu belum lama ini. Salah satu oknum sopir Ambulance selalu menolak saat diminta melakukan tugas sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Akibatnya, pihak manajemen RSUD Kotamobagu terpaksa memotong insentif oknum sopir Ambulance tersebut sebagai sanksi tegas.

Kepala Bagian Administrasi Umum RSUD Kotamobagu, Tofan Simbala, mengungkapkan, jika oknum sopir itu selama menangani pasien COVID-19 terkesan malas.

“Beliau bertugas sebagai sopir ambulance dengan tugas tambahan penanganan pasien covid 19. Jadi selama menangani pasien covid 19, banyak keluhan dari teman-teman sopir dan perawat di ruangan yang menangani pasien covid 19, saat dimnta tuk melakukan pemindahan pasien, merujuk, dan mengantar jenazah covid di luar dinas jaga, yang bersangkutan selalu menolak,” ungkap Tofan.

Padahal kata Tofan, untuk penanganan COVID-19 setiap perawat maupun petugas lainnya di RSUD Kotamobagu harus siap siaga. Hal itu menjadi dasar penerimaan insentif.

“Harus siap, sebab dasar penerimaan insentif berkaitan dengan kinerja. Kan tidak seimbang jika sopir lain kerja full kemudian insentif mereka harus disamakan dengan yang kerja setengah-setengah,” jelas Tofan.

Dirinya menambahkan, jika uang dari pemotongan instentif dikembalikan ke kas daerah. “Dan harus diketahui bahwa uang yang terpotong tidak mask ke manajemen, tapi di kembalikan ke kas daerah,” pungkasnya. (*/guf)

Tujuh Kecamatan di Boltim Masih Zona Orange

ZONA BOLTIM – Jumlah kasus aktif positif Covid-19 di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berjumlah 32. Hal ini sesuai data situasi dan kondisi Covid-19 yang di-update Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim Senin (2/8).

Dalam data itu, tertuang peta sebaran Covid-19 di tiap kecamatan yang semuanya zona orange atau resiko sedang. Kecamatan Modayag masih menjadi wilayah dengan jumlah pasien terkonfirmasi terbanyak, yakni 11 orang. Selanjutnya Kecamatan Modayag Barat 8 pasien, Kecamatan Nuangan dan Tutuyan masing-masing 5 pasien, Kecamatan Kotabunan 3 pasien serta Kecamatan Mooat dan Motongkad 0 pasien.

Secara keseluruhan, total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Boltim hingga Senin (2/8) berjumlah 266 orang. Rinciannya; 224 sembuh, 32 kasus aktif dan 10 meninggal.

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, masyarakat jangan abai dan harus tetap mematuhi protokol kesehatan (protokol kesehatan) dengan menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun pada air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas). (*/guf)

Pemkot Kotamobagu Gelar Penyemprotan Desinfektan di Fasilitas Umum

Pemerintah Kotamobagu melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah tempat umum yang berpotensi penyebaran covid-19.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menindaklanjuti surat edaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), nomor 440/21.4510/Sekr terkait himbauan penyemprotan disinfektan serentak, Sabtu (31/7).

Dalam surat tersebut, bahwa memperhatikan tren penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Sulawesi Utara yang terus meningkat, maka dimintakan kepada Seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melaksanakan penyemprotan disinfektan di tempat umum dan strategis (seperti pasar, ruang pelayanan publik, dll) secara serentak pada hari Sabtu tanggal 31 Juli 2021 mulai pukul 09.30 WITA.

“Tindak lanjut dari himbauan Gubernur Sulut, Pemkot Kotamobagu lakukan penyemprotan di fasilitas umum terutama masjid dan gereja serta lainnya,” ujar Sekda Kotamobagu, Sande Dodo, Sabtu (31/7).

Sekda sampaikan, dengan penyemprotan yang dilakukan tentu harapannya bisa meminimalisir penyebaran virus corona. “Insyaallah, Pandemi Covid-19 cepat berakhir,” ungkapnya.

Ia mengimbau, kepada masyarakat Kota Kotamobagu agar disiplin menerapkan protokol Covid-19 melalui program 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak).

“Kami himbau masyarakat untuk disiplin 3M dan menghindari kerumunan di setiap kegiatan, khususnya di tempat keramaian ,” tegasnya. (guf)

Didampingi Kapolres, Bupati Boltim Pimpin Penyemprotan Desinfektan Secara Serentak

Bupati Sam Sachrul Mamonto melakukan penyemprotan disinfektan di tempat perbelanjaan.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto, didampingi Kapolres Boltim AKBP Irham Halid SIK dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sonny Warokka, memimpin langsung kegiatan penyemprotan desinfektan secara serentak di wilayah Kecamatan Modayag dan Modayag Barat, Sabtu (31/7) pagi.

Kegiatan yang melibatkan Kepala SKPD Boltim dan personil TNI/Polri serta Palang Merah Indonesia (PMI) tersebut, diawali dengan apel bersama di halaman kantor Camat Modayag, setelah itu menyasar pasar Modayag dan warung-warung serta tempat perbelanjaan lainnya. Selain itu, penyemprotan juga di fokuskan di tempat – tempat ibadah.

Bupati Sachrul dalam penyampaiannya mengatakan, kegiatan penyemprotan desinfektan ini merupakan instruksi dari Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey.

“Kita melakukan penyemprotan di tempat-tempat yang sering terjadi kerumunan, diantaranya terminal dan pasar. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di kabupaten dan kota se-Sulut,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, bupati juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. “Diharapkan kepada warga agar selalu menerapkan 5 M yakni, Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan serta Membatasi mobilisasi dan interaksi,” imbau bupati.

Sementara itu, Kapolres Boltim AKBP Irham Halid SIK, mengatakan dirinya juga mengerahkan personil untuk membantu kegiatan penyemprotan desinfektan tersebut.

“Pada prinsipnya kami Polri dan TNI mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam melakukan penanggulangan penyebaran Covid-19,” ungkap Irham. (*/guf)

HUT RI Ke-76, Masyarakat Diimbau Kibarkan Merah Putih Mulai 1 Agustus

Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengeluarkan Surat Edaran nomor 003/SETDA-KK/372/VII/2021 tentang pengibaran bendera merah putih dan pemasangan umbul-umbul dalam rangka peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Dalam surat edaran yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Ir. Sande Dodo MT, tertanggal 28 Juli 2021, masyarakat hingga perkantoran diimbau untuk mengibarkan bendera merah putih dan memasang umbul-umbul, mulai mulai 1-31 Agustus 2021.

Hal ini untuk menindaklanjuti Surat Sekretaris Jenderal Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor: 003.1/3745//SJ tanggal 30 Juni 2021 dan Surat Edaran Pemerintah Provinsi Sulawesi nomor: 003/21.4480/Sekr tanggal 28 Juli 2021, perihal pelaksanaan pemasangan bendera dan umbul-umbul dalam rangka peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia. (guf)

Berikut isi Surat Edaran Pemkot Kotamobagu:

J-Sport Online Shop Sediakan Perlengkapan Olahraga Sepakbola Berkualitas

ZONA EKONOMI — Mulai menjalankan bisnis jualan perlengkapan olahraga sepak bola sejak 2014, Jery Dunggio, warga Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, bisa raup omset hingga jutaan rupiah dalam sebulan.

Hanya bermodalkan media sosial dengan sistem pre-order atau biasa disebut pesan terlebih dahulu, Jerry sudah punya langganan tetap untuk peralatan olahraga sepak bola.

Diakuinya, awal mula dia menjalankan bisnis berpotensi rupiah ini, hanya karena ingin membantu teman saja. “Awalnya hanya bantu teman untuk pesan alat-alat olahraga seperti sepatu, baju dan perlengkapan sepak bola lainya. Seiring berjalannya sudah banyak yang order. Disitulah saya mulai menjalankan bisnis ini hingga sekarang ini,” ujar Jerry.

Penghasilan yang diraup Jerry dari bisnis penjualan alat olahraga ini mencapai Rp2 juta hingga Rp4 juta dalam sebulan. “Omset dalam sebulan bisa sampai 2 hingga 4 juta,” ujarnya.

Lanjut lelaki umur 34 tahun ini, barang yang tersedia pun sangat berkualitas. Karena, peralatan yang diorder original dan sesuai dengan keinginan dari pemesan. “Barang yang tersedia itu berkualitas, baik yang ready maupun telah dipesan konsumen,” tukasnya.

Selain berkualitas, harga perlengkapan olahraga yang disediakan oleh J-Sport online shop ini sangat bersahabat dengan kantong. Pasalnya, harga yang ditetapkan J-Sport online shop ini lebih murah dari harga yang tertara di daftar harga barang. “Perbandingan harga dari Rp50 ribu sampai Rp100 ribu.
Terkadang kalau ada promo besar-besaran bisa sampai 50%. untuk harga normal ada potongan 20% dan itu sudah bebas ongkos kirim area Kotamobagu,” jelasnya.

Kedepan, Jerry berencana mengembangkan usahanya ini dengan membuka toko perlengkapan olahraga. Tentu, ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat Kotamobagu yang hobi dengan olahraga sepak bola dalam mencari perlengkapan sepak bola dan olahraga lainnya. Untuk memesan perlengkapan olahraga, bisa langsung menghubungi Owner J-Sport di nomor :+62 822-9240-7228. (*/guf)

Kontrak THL di RSUD Kotamobagu Berakhir September

Rumah Sakit Umum Daerah Kotamobagu.0

ZONA KOTAMOBAGU – Kontrak Tenaga Harian Lepas (THL) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu bakal tidak diperpanjang lagi. Kontrak THL kesehatan yang terdiri dari perawat dan bidan, hanya sampai pada September 2021 tahun ini.

“Kontrak THL, baik perawat dan bidan di RSUD Kotamobagu, akan berakhir pada September 2021, dan tidak diperpanjang lagi, sementara medis (dokter spesialis) berakhir pada Desember 2021,” kata Sekretaris RSUD Kotamobagu, Tofan Wahyudi Simbala, Jumat (30/7).

Akan tetapi, kata Tofan, untuk dokter spesialis kontraknya akan mengikuti kebutuhan rumah sakit. “Tergantung kebutuhan rumah sakit, apalagi ada dokter umum yang disekolahkan Pemkot untuk mengambil spesialis, bahkan sudah ada yang selesai,” katanya.

Dirinya menjelaskan, alasan tidak diperpanjang lagi kontrak THL bagi perawat dan bidan, karena anggaran untuk membayar gaji mereka dalam RKA hanya sampai September, dan pada 2020 Pemkot telah merekrut CPNS. “Pemkot juga pada 2020 ada perekrutan CPNS, dan mereka sudah bekerja sejak Januari,” ujarnya.

Ia juga menerangkan, bahwa untuk anggaran THL pada 2022 nanti, tetap dianggarkan. “Anggaran THL 2022 tetap dianggarkan, anggarannya ada di dalam usulan RKA induk, tetapi khusus bidan saja.”

Sementara untuk tenaga perawat, menurutnya kemungkinan tidak akan dianggarkan, karena tenaga kesehatan khususnya perawat di RSUD Kotamobagu sudah cukup. “Saat ini perawat sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit, apalagi penerimaan CPNS 2021 ini dikhususkan untuk RSUD Kotamobagu,” tukasnya.

Diketahui, saat ini jumlah THL tahun 2021 di RSUD Kotamobagu sebanyak 380 orang yang terdiri dari bidan dan perawat. (*/guf)