Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, Anggota DPRD Sulut Alfian Bara dan Koordinator Staf Khusus Bupati, Fiko Onga saat melakukan kunjungan kepada Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel, beberapa waktu lalu.
ZONA BOLTIM — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Jumat (4/6) besok, akan kedatangan tamu istimewa yakni, Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel.
Informasi diperoleh, ini merupakan kunjungan pertama Wakil Ketua DPR RI di daerah Boltim. Selama di Boltim, Ketua Komando Pemenangan Wilayah (Kompenwil) Nasdem Wilayah Sulawesi itu akan menggelar pertemuan dengan bupati, wakil bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim, serta wali kota dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Kotamobagu.
“Kunjungan Pak Rachmat Gobel ini merupakan hasil lobi oleh Bupati Sam Sachrul Mamonto beberapa waktu lalu yang mengutus saya dan Pak Wakil Bupati bertemu dengan Rachmat Gobel di Jakarta,” kata Koordinator Staf Khusus Bupati, Fiko Onga.
Selain pertemuan dengan jajaran Pemkab Boltim dan Pemkot Kotamobagu, mantan Menteri Perdagangan Republik Indonesia itu juga rencananya akan berkunjung ke Danau Mooat dan meninjau pembangunan rumah sakit di Desa Sumber Rejo. “Ini sebuah ke syukuran bagi kita, karena di tengah kesibukannya Wakil Ketua DPR RI menyempatkan diri datang berkunjung ke Boltim,” ujarnya. (*/guf)
Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu, Fahri Damopolii saat menerima kunjungan kerja Dinas Kominfo Bolmut.
ZONA KOTAMOBAGU – Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau yang lebih dikenal dengan e-government di Kota Kotamobagu mendapat perhatian pemerintah luar daerah. Kamis (3/6), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kotamobagu menerima kunjungan dari Dinas Kominfo Bolmong Utara (Bolmut) untuk study banding soal pelayanan SPBE.
Kedatangan Dinas Kominfo Bolmut tersebut, diterima langsung Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu, Fahri Damopolii di ruang kerjanya.
Informasi diperoleh, Dinas Kominfo Bolmut memilih Kota Kotamobagu karena dinilai telah cukup maju untuk pelayanan dengan SPBE, terlebih dengan keberadaan Data Center yang dikelola ahli IT Dinas Kominfo Kotamobagu.
“Makanya, kita memilih Diskominfo Kotamobagu untuk studi banding kali ini, sekaligus untuk berdiskusi serta mempelajari beberapa program, juga soal progres data center di pemerintah daerah, yang ikut menguatkan pelayanan SPBE nanti,” ungkap Kepala Bidang Informatika Diskominfo Bolmut, Lelly Paputungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Kotamobagu Fahri Damopolii SKom ME, mengatakan kalau pihaknya cukup terbuka untuk berdiskusi terkait dengan hal-hal yang menyangkut penerapan data center yang ikut mendukung implementasi SPBE di lingkungan pemerintah daerah.
“SPBE ini akan menjadi salah satu penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) diimplementasikan dalam lingkungan pemerintah daerah. Sehingga atas hal tersebut teman-teman Diskominfo Bolmong Utara datang untuk berdiskusi,” ungkap Fahri.
Fahri menambahkan, untuk teknis penilaiannya, pemerintah daerah akan mengisi formulir secara elektronik, yang didalamnya ada sekira 40 indikator yang akan jadi dasar penilaian. “Nanti setelah itu akan diakumulasi yang masuk kriteria dari Kemenpan, serta akan ada tim yang turun di setiap daerah,” tambahnya.
Sekadar diketahui, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Pengguna SPBE. Hal ini seperti yang tertuang pada Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. SPBE ditujukan untuk untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya. Tata kelola dan manajemen sistem pemerintahan berbasis elektronik secara nasional juga diperlukan untuk meningkatkan keterpaduan dan efisiensi sistem pemerintahan berbasis elektronik. (*/guf)
Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan memberikan sambutan pada pencanangan Desa Tabang sebagai Desa Cinta Statistik.
ZONA KOTAMOBAGU – Desa Tabang, Kecamatan Kotamobagu Selatan, resmi dicanangkan sebagai Desa Cinta Statistik (Cantik) oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (3/6).
Tabang menjadi satu-satunya desa di Kota Kotamobagu dan 9 desa se-Sulawesi Utara (Sulut) serta masuk 100 desa secara nasional yang manjadi role model Desa Cantik.
Kegiatan pencanangan tersebut, dilaksanakan di Aula Kantor Desa Tabang, dihadiri oleh Kepala BPS Sulut, Sirley Worotikan, Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan, Asisten III Setda Kotamobagu Adnan Massinae, jajaran OPD; antara lain Kepala Diskominfo, Kepala Disdukcapil, Kepala Dinas PMD, Kepala Bappelitbangda, Camat Kotamobau Selatan, serta lurah dan sangadi di wilayah Kecamatan Kotamobagu Selatan.
Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, mengatakan bahwa Pemerintah Kota Kotamobagu mengucapkan terima kasih kepada Badan Pusat Statistik (BPS) karena telah menetapkan Desa Tabang sebagai salah satu pilot project program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dari 100 desa percontohan se-Indonesia.
“Kemampuan aparatur desa dalam memahami, mengelola dan memanfaatkan data statistik sangat diperlukan agar berbagai program pembangunan yang dilaksanakan pemerintahan di tingkat desa dapat lebih tepat sasaran,” ucap Wawali.
Lanjutnya, hal ini juga menjadi sangat penting karena desa merupakan ujung tombak dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga kebijakan pembangunan di desa akan bermanfaat bagi masyarakat jika dilandasi data yang lengkap dan akurat.
“Dengan dicanangkannya Desa Tabang sebagai Desa Cantik, pemerintah daerah berharap ke depan nanti pemerintah desa dan masyarakatnya akan semakin mengembangkan desanya melalui pemanfaatan data yang lengkap dan akurat tentang desa, sehingga nantinya dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kotamobagu, Didik Tjahjawinardi, mengatakan Program Desa Cinta Statistik (Cantik) merupakan quick win Badan Pusat Statistik untuk menjawab tantangan pembinaan pengelolaan dan pemanfaatan data-data statistik di level desa/kelurahan melalui peningkatan kompetensi aparatur desa.
“Manfaat Desa Cantik adalah tersedianya data-data statistik yang akurat sebagai dasar informasi dalam proses pembangunan. Output yang diharapkan perangkat desa mampu mengolah data dengan baik, agar data siap digunakan oleh berbagai pihak, dan perangkat desa memiliki kemampuan menyajikan statistik dalam bentuk sederhana dan mudah dipahami,” tandasnya. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) kembali digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kotamobagu di Kantor KPU Kotamobagu, Rabu (2/6).
Rekapitulasi PDPB tersebut dihadiri pimpinan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kotamobagu Ivan Tandayu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu Ruslan Adiwijaya Malah, dan sejumlah pimpinan Partai Politik (Parpol) yang ada di Kota Kotamobagu.
Ketua KPU Kotamobagu Iwan Manoppo mengatakan, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai amanat Undang-Undang Nomor: 7 Tahun 2017 (UU No:7/2017) Tentang Pemilihan Umum (Pemilu). “Di mana kita berkewajiban melakukan pemutakhiran dan memelihara data pemilih secara berkelanjutan dengan memperhatikan data kependudukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya.
Ia berharap, PDPB ini nantinya mempermudah proses pemutakhiran dan penyusunan data pemilih pada Pemilu atau pemilihan berikutnya. “Itu tujuan kita melaksanakan rekapitulasi PDPB setiap bulannya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kotamobagu Yokman Muhaling, menjelaskan rekapitulasi PDPB ini adalah yang kedua kalinya digelar KPU Kotamobagu. “Rekapitulasi PDPB Juni 2021 ini adalah yang kedua kalinya kita gelar. Karena kita masuk kategori daerah yang melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, di mana kegiatan PDPB sebelumnya diintegrasikan dengan tahapan penyusunan daftar pemilih pemilihan serentak 2020,” jelasnya.
Adapun hasil rekapitulasi PDPB kata Yokman, jumlah pemilih mengalami perubahan. Di mana, dari hasil rekapitulasi PDPB Juni jumlah pemilih bulan berjalan, laki-laki sebanyak 43.802 pemilih dan perempuan sebanyak 42.959 pemilih dengan total sebanyak 86.761 pemilih. “Jumlah pemilih berubah karena adanya pemilih baru, pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena meninggal dunia dan pindah domisili ke luar daerah, dan pemilih yang pindah masuk ke Kotamobagu. Serta dalam proses ini kita juga melakukan ubah data bagi pemilih yang belum lengkap elemen data pemilihnya,” kata Yokman.
Menurut Yokman, KPU Kotamobagu membuka layanan pendaftaran pemilih dalam kegiatan PDPB ini setiap hari kerja. “Bagi warga yang baru berumur 17 tahun dan sudah memiliki KTP-el, begitu juga warga yang pindah domisili, serta yang baru jadi anggota TNI/Polri ataupun baru pensiun dari TNI/Polri kami berharap datang melapor di Kantor KPU Kotamobagu,” ujar Yokman. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Perubahan RPJMD Kota Kotamobagu tahun 2018-2023.
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Dinas PUPR, Rabu (2/6), secara resmi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo dan dihadiri Tenaga Ahli Lingkungan Prof DR Zetly E. Tamod SP, M.Si, Tenaga Ahli Sistem Informasi Geogragis Surono SP, M.Sc, dan Tenaga Ahli Perencanaan Wilayah Kota Senimiawaty ST, MT.
Sekda dalam sambutannya menyampaikan, FGD yang digelar merupakan bagian dari tahapan penyusunan KLHS RPJMD Perubahan yang pada saat ini sudah pada tahapan laporan akhir.
“KLHS merupakan dokumen yang terintegrasi kedalam rencana pembangunan dan salah satu syarat penetapan Perda tentang RPJMD sebagai salah satu instrumen yang mengintegrasikan pertimbangan lingkungan pada tingkatan pengambilan keputusan yang bersifat strategis. Yakni pada arah kebijakan, rencana dan program pembangunan,” urai Sekda.
Menurutnya, penyusunan KLHS dalam setiap penyusunan RPJMD baik baru maupun perubahan menggunakan pendekatan penilaian pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) daerah untuk mendukung capaian TPB nasional.
“KLHS juga bertujuan untuk memastikan bahwa aspek pembangunan berkelanjutan telah terintegrasi dalam kebijakan rencana dan program dalam RPJMD menggunakan capaian TPB daerah yang dibandingkan dengan target TPB nasional,” ujarnya.
Dengan pendekatan ini, ia pun berharap capaian TPB yang belum memenuhi target dapat dilakukan percepatan melalui upaya tambahan dalam RPJMD.
“Untuk itu kepada tim pokja KLHS dan tenaga ahli agar tetap bersinergi dalam penyusunan dokumen ini sampai selesai sesuai dengan amanat undang-undang,” harap Sekda. (*/guf)
Wali Kota Tatong Bara bersama kepala daerah se-Sulawesi Utara menghadiri Rakor Evaluasi Penanganan Stunting.
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, menghadiri undangan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Penanganan Stunting yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara bertempat di Hotel Luwansa, Manado, Rabu (2/6).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bappeda Sulut ini, diikuti seluruh kepala daerah se-provinsi Sulawesi Utara.
Wakil Gubernur, Steven Kandou dalam sambutannya menyampaikan bahwa, dalam rangka mendukung program prioritas nasional dalam Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting, maka Pemerintah melalui Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Stunting melakukan Penilaian Kinerja bagi kabupaten/kota dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting.
Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara dalam Pemaparannya yang dibawakan oleh Kepala Bappelitbangda Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, mengatakan kegiatan ini tentunya bernilai strategis karena membahas tentang upaya-upaya dalam rangka penanganan stunting di masa pandemi ini.
“Keseriusan dalam penanganan stunting oleh pemerintah kota kotamobagu dapat kita lihat pada capaian penurunan angka stunting pada tahun 2020 sebesar 4.94 persen,” tuturnya.
Diketahui, bahwa capaian penurunan angka stunting kota kotamobagu pada tahun 2019 berada pada posisi 5.32%. Ini artinya ada perbaikan kondisi stunting dari tahun sebelumnya sebesar 0.38%
Lanjut Sofyan, penurunan stunting merupakan program prioritas, sehingga Pemerintah Kota Kotamobagu melalui badan perencanaan penelitian dan pengembangan daerah telah melaksanakan rapat konvergensi penanganan stunting yang dihadiri oleh perangkat daerah yang memiliki peran strategis lewat program kegiatan dan dilanjutkan dengan penentuan desa/kelurahan lokus penanganan stunting.
“Dalam pelaksanaan intervensi penurunan stunting pemerintah kota kotamobagu telah menerbitkan surat keputusan walikota Tentang Tim Penanganan dan Pencegahan Stunting Kota kotamobagu serta Surat Keputusan Walikota Tentang Penetapan Lokasi Khusus Desa/Kelurahan penanggulangan stunting kota kotamobagu” tandas Sofyan. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU—Pemkot Kotamobagu bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021, Selasa (1/6) di Aula Rudis Wali Kota, Jalan Ahmad Yani Kotamobagu.
Mewakili Wali Kota Kotamobagu Ir. Hj. Tatong Bara, Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, SH., tampak hadir bersama jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Ir. Sande Dodo, MT., dan Plt Kepala Kesbangpol, Dra. Hj. Rukmi Simbala, MAP.
Dalam upacara yang digelar secara virtual, dan dipusatkan di Gedung Pancasila Jakarta ini, bertindak selaku inspektur upacara adalah Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma’ruf Amin, para pimpinan lembaga tinggi Negara, kementerian dan pemerintah daerah se-Indonesia.
Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyampaikan Peringatan Hari Lahir Pancasila harus benar-benar dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Walaupun Pancasila telah menyatu dalam jiwa kita sepanjang republik Indonesia ini berdiri, namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan. Yang harus kita waspadai adalah semakin meningkatnya ideologi transnasional radikal yang memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan strategi,” ucap Joko Widodo.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan revolusi industri 4.0 dan konektivitas 5 G yang melanda dunia menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog, berinteraksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas Negara.
“Kemudahan ini bisa digunakan oleh ideologi transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia. Untuk menghadapi ini saya mengajak seluruh aparat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, kaum professional, generasi muda Indonesia, serta seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan,” ujar Joko Widodo. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU—Adanya informasi beredar terkait aktivitas siswa-siswi yang akan melakukan konvoi dan corat-coret pakaian seragam sekolah menyambut pengumuman kelulusan sekolah tahun ini, di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung mendapat perhatian serius Pemkot Kotamobagu.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kotamobagu, Drs Teddy Makalalag, menghimbau para siswa di Kotamobagu untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerumunan pada saat pengumuman kelulusan nanti.
“Merayakan kelulusan tidak harus dengan aktivitas berlebihan, apalagi saat ini kita semua masih berjuang melawan pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini. Rayakan dengan aktivitas positif, tanpa harus berkerumun, corat-coret seragam sekolah hingga melakukan konvoi di jalanan yang bisa membahayakan keselamatan para siswa-siswi sekalian,” ucap Teddy, Senin (31/5).
Menurut Teddy, untuk mengantisipasi hal ini Pemerintah Kota Kotamobagu telah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan aparat TNI dan Polri, pada Senin (31/5/2021), di ruang rapat Sekretaris Daerah Kotamobagu.
“Dalam rapat dibahas langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah daerah untuk mengantisipasi rencana aktivitas konvoi bersama dan aksi corat-coret para siswa-siswi ini. kami juga meminta para guru dan orang tua dapat berperan aktif mengawasi anak-anaknya agar tidak ikut serta dalam aktivitas ini,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, SSTP., ME., menuturkan pihaknya bersama aparat TNI Polri akan menindak tegas jika pada saat pengumuman kelulusan nanti, para siswa-siswi di Kotamobagu akan melakukan konvoi di jalanan.
“Kami sudah mendengar informasi corat-coret dan konvoi para siswa-siswi di Kotamobagu, dan kami akan mengambil tindakan tegas jika rencana ini tetap dilakukan,” tutur Sahaya.
Ia juga menghimbau agar para siswa-siswi dapat menunggu pengumuman kelulusan dari pihak sekolah dengan berada di rumah saja, tanpa harus berkeliaran di luar rumah dan melakukan aktivitas yang tidak perlu.
“Diharapkan pengumuman dapat ditunggu di rumah masing-masing, tidak perlu berkerumun di tempat umum ataupun melaksanakan aktifitas corat-coret atau konvoi di jalanan yang selain menimbulkan kerumunan, juga membahayakan keselamatan para siswa sekalian,” ucapnya. (*/guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Kotamobagu untuk secara serentak mengibarkan bendera Merah Putih satu tiang penuh, pada peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2021, esok.
Imbauan tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Sande Dodo, tertanggal 31 Mei 2021, tentang pengibaran bendera merah putih dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila untuk menindaklajuti Radiogram Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor: 019.1/3204/SJ tanggal, 28 Mei 2021 dan surat edaran Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor: 02 tahun 2021.
Surat imbauan tersebut telah disampaikan kepada para asisten, staf ahli, kepala SKPD, pimpinan BUMN dan BUMD, para Camat, sangadi/lurah serta Universitas, sekolah negeri dan swasta. (guf)
Berikut Imbauan untuk memeriahkan Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021:
1. Seluruh warga Negara Indonesia untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2021 melalui siaran langsung di kanal Youtube BPIP, laman facebook BPIP, instagram BPIP dan Televisi Republik Indonesia (TVRI) dari kantor/ruang kerja/rumah/tempat tinggal masing-masing dengan tetap mematuhi protokol pencegahan COVID-19, kegaitan dimaksud akan dilaksanakan pada Selasa, 1 Juni 2021 pukul 08.45 Wita.
2. Seluruh perkantoran dan seluruh komponen masyarakat Indonesia mengibarkan Bendera Merah Putih selama satu hari pada tanggal 1 Juni 2021.
3. Turut memeriahkan Peringatan Hari lahir Pancasila tahun 2021 melalui Media Publikasi Cetak, Elektronik, serta media sosial dengan menggunakan Tema, logo, latar belakang layar (Background). Atau membuka link Twibbon harlah pancasila 2021; https://twb.nz/harlah5sila
https://twb.nz/harlah5sila2021
https://twb.nz/bpipharlah
4. Tidak mengadakan kegiatan/aktifitas Peringatan Hari lahir Pancasila tahun 2021 yang mengakibatkan berkumpulnya orang banyak atau masa pada suatu lokasi.
Bupati Sam Sachrul Mamonto didampingi Asisten I Pryamos, Kepala Dinkes Eko Marsidi dan Kepala Dinas Kominfo Ikhlas Pasambuna, saat menerima bantuan APD dari P2TM.
ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Persaudaraan Peranakan Tionghoa Manado yang telah memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju Hazmat sebanyak 280 buah kepada Pemerintah Kabupaten Boltim.
Bantuan tersebut diserahkan pengurus P2TM dan diterima Bupati Sam Sachrul Mamonto didampingi Asisten I Pryamos, Kepala Dinas Kesehatan Eko Marsidi dan Kepala Dinas Kominfo Ikhlas Pasambuna, di Cafe Top Up Tikala, Manado, Minggu (30/5). APD tersebut, nantinya akan diserahkan ke tiap-tiap Puskesmas yang ada di wilayah Boltim.
“Terima kasih saya ucapkan kepada Persatuan Tianghoa Makasar Manado yang telah memberikan bantuan kepada Pemkab Boltim berupa APD yang jumlahnya mencapai 350 juta rupiah. Bantuan ini akan digunakan sebaik mungkin oleh Pemkab Boltim dalam penanggulangan Covid-19,” ujar Bupati usai menerima bantuan.
Sementara itu, Ketua P2TM Ferry Rani melalui Sekertaris Rizdianto, merasa senang dan berterimah kasih kepada Bupati Sachrul Mamonto karena telah menerima bantuan yang mereka berikan. “Semoga bantuan bisa membantu Pemkab Boltim dalam pencegahan Covid-19,” kata Ferry. (*/guf)