Beranda blog Halaman 302

Wakili Bupati, Wabup Hadiri Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Sulut

ZONA MANADO – Mewakili Bupati Sam Sachrul Mamonto, Wakil Bupati Boltim Oskar Manoppo, menghadiri pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Utara (Sulut), masa bakti 2021-2026 oleh Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, bertempat di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Selasa (25/5).

Diketahui kegiatan ini digelar menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan diikuti peserta dengan jumlah yang terbatas dan peserta lainnya mengikuti secara daring.

Pada saat prosesi kegiatan, dewan kehormatan dan pengurus PMI Sulut menandatangani berita acara pelantikan sambil disaksikan oleh Gubernur Olly selaku Pelindung PMI Sulut dan pemasangan pin PMI secara simbolis yang diikuti oleh seluruh pengurus yang baru dilantik. Kemudian Ketua Umum PMI Yusuf Kala menyerahkan pataka kepada Ketua PMI Sulut.

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menyampaikan bahwa pada dasarnya PMI adalah organisasi yang bergerak pada saat ada kesulitan di masyarakat, baik itu karena bencana alam, ataupun manusia.

“Prinsip-prinsip pokok seperti keberanian, keikhlasan dan kemandirian ini sangat penting dalam menjalankan tugas PMI,” ujar Jusuf Kalla.

Indonesia adalah daerah rawan bencana “ring of fire”. Terlebih saat ini seluruh dunia sedang mengalami pandemi Covid-19, oleh karena itu diperlukan kerja sama yang solid antara pusat dan daerah untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

“PMI berada di tengah-tengah masyarakat untuk menerima bantuan dan menyalurkannya untuk membantu masyarakat. Modal PMI adalah keterampilan dan kepercayaan. Tugas utama adalah setiap ada kesulitan di masyarakat, PMI hadir. Untuk itu dibutuhkan kepercayaan. Kepercayaan akan timbul jika kita bekerja dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly menyambut kedatangan Ketua Umum PMI beserta jajaran pengurus. “Terimakasih, Pak Ketua umum PMI menjadi suatu kebanggaan bagi kita, karena kunjungan ini membawa dampak yang sangat positif bagi Provinsi Sulawesi Utara. Karena dalam situasi pandemi Covid-19 ini, kunjungan dari para pimpinan dan pejabat pusat tentunya memberikan harapan yang cerah, sehingga banyak orang akan datang berkunjung ke sini,” ucapnya.

Gubernur juga menyampaikan bahwa PMI di Sulut berjalan dengan aktif, bekerjasama dengan Pemprov Sulut maka semua kegiatan dan masalah dapat tertolong dan teratasi, baik saat menghadapi bencana alam maupun pandemi Covid-19.

“Beberapa waktu lalu banyak yang terserang demam berdarah sehingga membutuhkan donor darah, atas kerja sama PMI di Sulawesi Utara sehingga banyak masyarakat merasa terbantu. Dan juga pada saat menghadapi bencana alam, masyarakat merasakan kehadiran PMI di tengah-tengah masyarakat,”ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PMI Sulut Annie Dondokambey mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PMI atas kesediaan melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Sulut.

“PMI Sulut telah bersinergi dengan Pemprov Sulut dan aktif melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan. Kiranya sinergitas kita akan terjalin erat dalam menjalankan misi kemanusiaan di daerah Sulawesi Utara dalam menjalankan tugas dan peran di masa pandemi Covid-19 ini,” pintanya. (*/guf)

Berikut susunan Dewan Kehormatan PMI Sulut Masa Bakti 2021-2026:

Ketua: Steven O.E. Kandouw
Sekretaris: Andi Silangen

Pengurus PMI Sulut
Pelindung: Gubernur Sulawesi Utara
Ketua: Annie Dondokambey
Sekretaris: Mercy Rampengan
Bendahara: Maria Jean d’arc Rogi

Penatausahaan Aset Daerah, Wabup Boltim Kunjungi KPKNL

ZONA BOLTIM- Menindak lanjuti hasil pertemuan dengan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulut beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Boltim, Oskar Manoppo langsung melakukan kunjungan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Manado, Senin (24/5) kemarin.

Adapun tujuan kunjungan tersebut, terkait penatausahaan Aset Barang Milik Daerah (BMD) di lingkungan Pemkab Boltim.

Dalam kunjungan itu, Wabup Oskar Manoppo didampingi Kepala Bidang Aset Ridel Ambarak dan diterima langsung oleh Kepala KPKNL, Rofiq Mansyur yang diwakili oleh salah satu Bagian penilaian KPKNL, Ari.

Kepala Bidang Aset, Ridel Ambarak mengatakan, pertemuan tersebut membicarakan tentang beberapa hal terkait penatausahaan Aset Daerah yang nantinya akan dilakukan penilaian kembali untuk disesuaikan dengan keadaan saat ini.

“Ada beberapa Aset milik daerah berupa tanah jalan dan bangunan yang nantinya akan dilakukan penyesuaian kembali dengan nilai saat ini,” ungkap Ridel.

Ridel menambahkan, selain penatausahaan Aset Daerah berupa tanah jalan dan bangunan, Wakil Bupati juga mengusulkan penilaian Aset berupa kendaraan dinas baik roda 4 dan roda 2 yang nantinya akan dilakukan pelelangan oleh pihak KPKNL untuk tahun depan. (*/guf)

Positive Coffee Hadir Bantu Petani Kopi Kotamobagu

ZONA EKONOMI — Kopi menjadi emerging business atau bisnis baru yang kini banyak dilirik. Bak cendawan di musim hujan. Kedai kopi ramai ditemukan di Kota Kotamobagu. Kian populer. Salah satunya Positive Coffee yang berada di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu.

Namun, berbeda dengan kedai kopi umumnya. Awal didirikan, Positive Coffee bukan mengejar omzet. “Saya termasuk penikmat kopi. Kalau soal omzet, ya terus terang sangat bersyukur. Tapi awalnya bukan itu (omzet) goals-nya,” ujar Yonathan Poli, owner Positive Coffee, dalam awal sesi wawancara dengan media ini, Jumat 21 Mei 2021.

Menurut Yonathan, membuka kedai kopi mampu membantu para petani kopi. Inilah yang memotivasi pria kelahiran Manado tersebut membangun Positive Coffee. “Jadi saling menguntungkan. Itu sebenarnya tujuan awalnya. Selain itu, juga menjadi tempat saya dan sesama pecinta kopi lain untuk menikmati rasa khas dari secangkir kopi. Tapi kalau untuk saya sendiri, kopinya gratis ya!” kata Yonathan, tertawa.

Perlahan, kata Yonathan, banyak pengunjung. Banyak yang mampir di Positive Coffee.

Bahkan, saat ini kedai kopi yang didirikan pada pertengahan Agustus tahun lalu itu, mampu menjual puluhan sampai ratusan gelas kopi per hari. “Puji syukur. Kalau dirupiahkan kira-kira enam ratus sampai sejuta, paling tinggi ya,” aku Yonathan.

Yonathan juga sekilas menjelaskan mengapa ia sampai memilih Positive Coffee sebagai nama kedai kopi miliknya. “Di tengah pandemi Covid-19 makna positif seperti agak bergeser ya. Padahal positif itu selalu berarti baik. Saya pikir, pergeseran makna ini mengingatkan adanya pandemi Covid-19 di tahun-tahun yang akan datang. Itulah sebabnya nama/kata positif dipilih dan kemudian diabadikan menjadi nama kedai kopi ini. Sesuai dengan makna positif sebenarnya,” jelasnya.

Kedai yang mengusung slogan coffee makes you think positively (Kopi akan membuatmu berpikir positif) ini juga menyediakan beberapa snack untuk dijadikan teman saat ngopi. Jadi, bagi kamu yang berminat, boleh langsung berkunjung ke Positive Coffee. (guf)

Pelantikan Pejabat Hasil Seleksi JPT Pemkot Tunggu Persetujuan Gubernur

Tatong Bara.

ZONA KOTAMOBAGU – Lima pejabat hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang digelar Pemkot Kotamobagu beberapa waktu lalu, akan dilantik pekan ini. Hal ini diungkapkan Wali Kota Tatong Bara, usai menghadiri rapat paripurna istimewa HUT ke-14 Kota Kotamobagu di Gedung DPRD Kotamobagu, Senin (24/5) kemarin.

“Insha allah pelantikan pekan ini. Karena masih menunggu persetujuan dari pak Gubernur, sebab ada beberapa jabatan yang harus dikonsultasikan dan mendapatkan rekomendasi untuk diteruskan ke instansi vertikal,” kata wali kota.

Wali kota juga mengungkapkan, untuk nama-nama pejabat yang akan dilantik, sudah dikantongi untuk menduduki jabatan eselon II.

“Nama-nama sudah ada dan tinggal dilantik. Insha allah satu atau dua hari ke depan,” ujar wali kota. (guf)

Meski Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Kotamobagu Naik Berkat Peran Pelaku Usaha

ZONA KOTAMOBAGU – Sekretaris Daerah (Sekda) Sande Dodo, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang tata cara pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Online, bertempat di hotel Sutanraja Kotamobagu, Selasa (25/5).

Sekda dalam sambutannya mengatakan, meski di tengah pandemi Covid-19 Kotamobagu masih dapat bertahan dan berinvestasi.

“Kita ketahui bersama meski ditengah pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2020 minus 2,07 persen dan untuk Kotamobagu pertumbuhan ekonomi masih tetap mengalami kenaikan sebesar 0,20 persen,” ungkap Sande.

Menurutnya, hal ini berkat peran pelaku usaha terhadap pertumbuhan perekonomian Kotamobagu, dimana walaupun dilanda pandemi Covid-19 masih tetap menunjukan tren positif, juga ditopang oleh sektor UMKM sehingga masih dapat bertahan dan berinvestasi di Kotamobagu hingga sekarang ini.

Lanjut Sande, berdasarkan data dari Dinas PMPTSP Kotamobagu, capaian investasi Kotamobagu sejak tahun 2014 sampai pada bulan Mei 2021 berjumlah 4,2 triliun. “Hal ini tentunya menunjukkan tren yang positif, dimana sesuai dengan visi Kotamobagu sebagai kota jasa dan perdagangan berbasis kebudayaan lokal menuju masyarakat sejahtera dan berdaya saing,” kata Sande.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kotamobagu Aljufri Ngandu mengatakan, kegiatan Bimtek LKPM Online ini melibatkan pelaku usaha yang memiliki nilai investasi di atas 500 juta. “Tujuannya untuk memberikan pemahaman dan bimbingan serta pelatihan bagi para pelaku usaha dalam menyampaikan laporan perkembangan realisasi investasi atau penanaman modal,” jelasnya.

Dimana kata Aljufri, dalam pengisian LKPM secara online, merupakan kewajiban oleh pelaku usaha yang sudah memiliki izin usaha dan Nomor Induk Berusaha (NIB). “Sesuai dengan pasal 15 UU nomor 25 tahun 2007, setiap penanaman modal berkewajiban membuat laporan tentang kegiatan pelayanan modal dan menyampaikan kepada badan koordinasi penanaman modal. Dalam pasal 7 huruf C peraturan BKPM nomor 7 tahun 2018 tentang pedoman dan tata cara pengendalian pelaksanaan penanaman modal, yang berbunyi setiap pelaku usaha dan kewajiban menyampaikan LKPM,” terangnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan diikuti 29 pelaku usaha. (*/guf)

Kuasa Hukum Panitia Pilkades Bolsel Diminta Jangan Dahului Putusan Hakim

Amir Minabari, S.H., M.H

ZONA HUKUM – Sengketa pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2021 di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus bergulir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado. Tercatat dari 6 pekara yang terdaftar, ada 5 perkara yang akan memasuki tahapan pengajuan jawab pihak tergugat, sedangkan 1 perkara lainnya tidak dilanjutkan karena telah dicabut pihak penggugat.

Menariknya, meski tahap jawaban atas gugatan belum berproses di persidangan, namun sanggahan terhadap gugatan tersebut telah mengemuka di situs berita. Menyusul, kuasa hukum tergugat, Apriyanto Nusa, SH. MH, menyebutkan di salah satu media online bahwa objek sengketa pihak penggugat dianggapnya keliru. Begitu juga salah satu petitum gugatan penggugat disebutnya irasional.

“Satu hal yang perlu digarisbawahi dalam gugatan TUN ini, apapun hasil putusan hakim nanti, kesemuanya akan dikembalikan ke pejabat administrasi yang digugat, apakah akan melaksanakan putusan hakim ataukah tidak.” Begitu kata Apriyanto Nusa, sebagaimana dikutip dari laman www.terasbmr.id, Senin (24/5).

Pernyataan Apriyanto Nusa itu mendapat respon kuasa hukum penggugat, Amir Minabari SH MH, advokat pada kantor hukum Minabari Mokoagow Noerdin & Associates. Kata Amir, sanggahan kuasa hukum tergugat terhadap materi gugatan penggugat eloknya disampaikan melalui jawaban dalam persidangan.  “Proses persidangan saat ini sedang berjalan, dan para mantan sangadi selaku penggugat sedang menggunakan hak konstitusinya melalui PTUN.”

Lanjut Amir, mengenai irasional atau tidak tuntutan penundaan pemilihan sangadi serta apakah objek gugatan merupakan objek TUN atau tidak, pihaknya serahkan sepenuhnya ke majelis hakim yang akan memutuskannya, “Yang jelas kami selaku kuasa hukum penggugat tidak ingin mendahului putusan hakim. Demikian pula kami harapkan kepada pihak kuasa hukum tergugat yang disebut sebagai ahli hukum dan dosen pula, agar tidak mendahuli putusan hakim,” ucapnya.

Diketahui, proses pemilihan kepada desa serentak di Kabupaten Bolsel  telah usai digelar pada 26 April lalu. Adapun yang menjadi pokok permasalahan sehingga para mantan sangadi itu mengajukan gugatan karena sebagai bakal calon sangadi yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan, mereka tidak langsung ditetapkan calon sangadi melainkan diwajibkan mengikuti seleksi tambahan yang tidak sesuai peraturan.(zul)

Pemkot Gelar Zikir dan Doa Syukuri Capaian Pembangunan di HUT ke-14

Suasana zikir dan doa yang digelar Pemkot Kotamobagu di HUT ke-14.

ZONA KOTAMOBAGU —Mensyukuri segala capaian pembangunan yang telah diraih Kota Kotamobagu di usia yang ke-14 tahun, Pemkot menggelar Zikir dan Doa Bersama di Aula Rudis Wali Kota Kotamobagu, Senin (24/5) malam.

Mewakili Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Ir. Sande Dodo, MT., dalam sambutannya menyampaikan berbagai capaian yang diraih Pemerintah Kota Kotamobagu di usia yang ke 14 tahun ini.

“Banyak program pembangunan yang telah berhasil dilaksanakan oleh Pemerintah daerah hingga usia ke 14 tahun ini. Mulai dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu yang menjadi rumah sakit rujukan di kawasan Bolmong Raya dan daerah sekitar, Masjid Agung Baitul Makmur (MABM) yang merupakan masjid terbesar di Sulawesi utara dengan kapasitas kurang lebih 5.000 jamaah, predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke delapan kali secara berturut-turut dari BPK RI atas penyajian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, hingga catatan berbagai prestasi dan keberhasilan yang diraih oleh Kota Kotamobagu,” ujar Sande.

Capaian pembangunan yang telah berhasil dicapai sampai dengan tahun 2021 ini, menurut Sande harus disyukuri bersama.

“Berbagai capaian prestasi dan keberhasilan pembangunan ini tentu harus kita syukuri bersama, dan malam ini, kami mensyukurinya dengan melaksanakan doa dan zikir bersama di jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu,” ucapnya.

Pada kegiatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan sumbangan dari ASN dilingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, untuk membantu pembangunan Masjid Al Hidayah Desa Sia Kecamatan Kotamobagu Utara, yang diserahkan langsung Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, SH, kepada panitia pembangunan Masjid Al Hidayah.

Doa dan zikir bersama ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, SH., Ketua Tim Penggerak PKK, Anki T. Mokoginta, ST., ME., serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. (guf)

Wali Kota Beber Capaian dan Prestasi Kotamobagu di Rapat Paripurna Istimewa DPRD

ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara, Senin (24/5) pagi, menghadiri kegiatan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Kotamobagu, dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 14 Kota Kotamobagu.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa, Kota Kotamobagu dalam perjalannya selama 14 tahun terakhir, terus mengalami kemajuan dan perkembangan yang sangat pesat. “Perkembangan, Kemajuan, serta Pencapaian di Kota Kotamobagu dalam 14 Tahun terakhir ini, telah menjadikan Kota Kotamobagu sebagai salah satu daerah otonom baru yang saat ini, terus berkembang dan maju.

Wali Kota Kotamobagu juga menyampaikan bahwa, peningkatan dan perkembangan kota kotamobagu, juga dapat terlihat berdasarkan data – data capaian pertumbuhan ekonomi di daerah ini, dimana hal tersebut dapat dilihat dari besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku, pada tahun 2020, yang tercatat pada angka Rp. 29.012.000,- , dan untuk Produk Domestik Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan, tercatat pada angka Rp. 18.344.000,. “Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu juga berhasil menurunkan Tingkat Kemiskinan di daerah ini, dimana berdasarkan data terakhir dari Badan Pusat Statistik Kota Kotamobagu, tingkat kemiskinan Kota Kotamobagu mengalami penurunan dari Tahun 2019 yang tercatat 5,71 persen, menjadi 5,42 persen pada Tahun 2020,” ujar Wali Kota Kotamobagu.

Wali Kota juga mengatakan bahwa, terus meningkatnya kualitas hidup dan kesehatan di Kota Kotamobagu, juga dapat dilihat dari besaran Angka Harapan Hidup yang mencapai angka 70,47, atau mengalami kenaikan dari target sebesar 69,75,. sedangkan untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Kota Kotamobagu berada pada angka 72.97, atau mengalami kenaikan dari target 72,1. “demikian juga, meskipun saat ini kita semua tengah menghadapi pandemi covid – 19 yang melanda dunia secara global, serta ikut menghantam berbagai sendi perekonomian masyarakat, namun, kota kotamobagu masih mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif, yakni pada angka 0,20,” ujar Wali Kota.

Wali Kota Kotamobagu juga menyampaikan bahwa, semua prestasi, capaian, dan keberhasilan ini, tentunya bukanlah hasil perjuangan dari pemerintah daerah kota Kotamobagu semata, akan tetapi juga merupakan hasil dari Sinergitas, dan dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Utara, Olly. Dondokambey, SE, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs. Steven. O.E. Kandouw, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Pimpinan dan anggota DPRD Kota Kotamobagu, Forkopimda Kota Kotamobagu, serta seluruh elemen masyarakat yang terus bekerja keras dan memberikan dukungan dalam menyukseskan program dan kegiatan pembangunan di Kota Kotamobagu. “Melalui kesempatan ini, saya atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan bahkan atas nama seluruh masyarakat kota kotamobagu, ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya, serta ucapan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada semua pihak yang terus memberikan dukungan kepada pemerintah daerah kota kotamobagu dalam melaksanakan program dan kegiatan pembangunan di Kota Kotamobagu,” ujar Wali Kota.

Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan HUT ke – 14 Kota Kotamobagu yang dipimpin Ketua DPRD Kota Kotamobagu, Meiddy Makalalag, ST tersebut, juga dihadiri Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sam Sachrul Mamonto, S. Sos, para Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, SH, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, serta para undangan dari Kabupaten / Kota di Provinsi Sulawesi Utara. (*/guf)

Wakili Bupati, Sekda Buka Sosialisasi Kesepakatan Teknis Batas Desa-Kelurahan

Sekda Sonny Waroka membacakan sambutan Bupati Sam Sachrul Mamonto pada kegiatan sosialisasi kesepakatan teknis batas desa-kelurahan yang diprakarsai Bagian Tata Pemerintahan.

ZONA BOLTIM – Pemkab Boltim melalui Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) menggelar sosialisasi kesepakatan teknis terkait batas desa-kelurahan, Senin (24/5).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula lantai III Kantor Bupati itu, secara resmi dibuka Sekretaris Daerah (Sekda), Sonny Waroka mewakili Bupati Sam Sachrul Mamonto. Turu hadir dalam kegiatan, Kepala Bagian Tapem dan Otda, Ikhlas Pasambuna S.STP, Surveyor Pemetaan Madya Pusat Pemetaan Batas Wilayah Badan Informasi Geospasial, Agus Makmuriyanto, ST., M. Si, para Camat dan Kepala Desa se-Boltim.

Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Sekda mengatakan, berdasarkan undang-undang nomor 06 tahun 2014 tentang Desa disebutkan, bahwa desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki Batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, Kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul dan hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan negara kesatuan republik Indonesia.

“Hal ini mengandung makna, bahwa Desa harus memiliki Batas wilayah yang harus diatur dan mempunyai kejelasan serta memiliki dasar hukum,” ujar Sekda.

Lanjutnya, desa juga merupakan Pemerintahan yang sangat dekat dengan masyarakat, karena dari desa itulah masyarakat mendapatkan informasi tentang program – program pemerintah baik pemerintah Daerah maupun pusat.

“Lewat kegiatan ini, nantinya ada penataan dan pemetaan yang baik sesuai aspek yuridis karena hal ini merupakan salah satu unsur dasar pada pemerintahan desa,” tandasnya. (*/guf)

Mekal Bacakan Sejarah Lahirnya Kota Kotamobagu di Upacara HUT ke-14

Ketua DPRD Meiddy Makalalag membacakan sejarah lahirnya Kota Kotamobagu di HUT ke-14.

ZONA KOTAMOBAGU – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu, Meiddy Makalalag (Mekal), didaulat membacakan sejarah lahirnya Kota Kotamobagu sebagai daerah otonom baru sejak awal diusulkan hingga kepemimpinan saat ini, pada upacara peringatan HUT ke-14 Kota Kotamobagu, di lapangan Boki Hotinimbang, Senin (24/5).

Kota Kotamobagu adalah daerah otonom yang lahir dari rahim pemekaran Kabupaten Bolaang Mongondow. Pemekaran daerah ini mulai dirintis sejak 1987 yang pada saat itu di bawah kepemimpinan Bupati D.A Damopolii dan diteruskan oleh Bupati Samsudin Paputungan dan Muda Mokoginta.

Dalam sambutannya Meiddy Makalalag mengatakan, pada tahun 2000 inisiatif DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow melanjutkan aspirasi pemekaran Kota Kotamobagu ke DPR RI, selanjutnya di bawah kepemimpinan Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow, Marlina Moha Siahaan (MMS) Membentuk panitia pemekaran melalui surat keputusan Bupati Bolaang Mongondow nomor 65 tahun 2004 yang menunjuk ketua panitia, Jainudin Damopolii.

“Berdasarkan usulan tersebut telah mendapat respon positif dari DPD RI dan DPR RI, yang ketika itu anggota DPR RI dari Bolaang Mongondow Djelantik Mokodompit. Selanjutnya proses ini berjalan baik dan dibahas oleh DPD RI dan DPR RI secara bertahap sesuai mekanisme perundang-undangan serta berkat dukungan masyarakat Bolaang Mongondow”, kata meiddy dalam membacakan jejak terbentuknya daerah Kota Kotamobagu.

Dengan demikian, lahirlah undang-undang nomor 4 tahun 2007 tentang Pembentukan kota Kotamobagu di Provinsi Sulawesi Utara. Kota Kotamobagu memiliki luas wilayah 68,06 KM² dan pada 2019 luas wilayah Kota Kotamobagu berubah menjadi 18,89 Km² dan memiliki empat wilayah kecamatan serta 33 desa dan kelurahan.

“Kota Kotamobagu sebagai daerah otonom baru yang ditandai dengan pelantikan pejabat Wali Kota Kotamobagu oleh Siswa Rahmat Mokodongan. Dan pada 20 Agustus 2008 dilaksanakan-lah pemilihan pertama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu. Kemudian terpilihlah Djelantik Mokodompit dan Tatong bara yang dilantik pada 22 September 2008 sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu periode 2008 sampai 2013, dengan Visi Kota Kotamobagu sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional menuju masyarakat sejahtera, sehat, cerdas dan berbudaya,” ucap Meiddy.

Setelah itu, pada 24 Juni 2013 Kota Kotamobagu kembali menggelar pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu. Dan terpilihlah Tatong Bara dan Jainudin Damopolii sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu periode 2013-2018, yang dilantik pada 22 September 2013 yang mempunyai visi Kota Kotamobagu sebagai model jasa di Bolaang Mongondow Raya menuju masyarakat sejahtera, berbudaya dan berdaya saing.

“Kemudian, Tatong Bara kembali mencalonkan sebagai Wali Kota Kotamobagu periode 2018-2023. Melalui pemilihan yang demokratis, pada 27 Juni 2018 terpilihlah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu periode 2018 sampai 2023, Yakni Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan. Mereka memiliki Visi Kota Kotamobagu sebagai Kota Jasa dan Perdagangan, berbasis kebudayaan lokal menuju masyarakat sejahtera dan berdaya saing,” pungkas Mekal. (guf)