Beranda blog Halaman 321

Bupati Boltim Support Rukun Maluku Pela Gandong BMR

Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto (kemeja putih) foto bersama dengan kepala daerah beserta unsur Forkopimda pada pelantikan dan deklarasi Rukun Maluku Pela Gandong BMR.

ZONA BOLTIM – Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto mengapresiasi serta mensuport dengan terbentuknya Rukun Maluku Pela Gandong di wilayah Bolaang Mongondow Raya (RMPG-BMR).

Hal ini diutarakan Bupati usai menghadiri acara pelantikan dan deklarasi Rukun Maluku Pela Gandong Bolaang Mongondow Raya, yang digelar di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Sabtu (3/4).

“Tentu sebagai Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur bersama teman-teman DPRD sangat mensupport kerukunan seperti ini, karena baik sekali untuk persatuan kita semua,” ujar Bupati.

“Pela Gandong ini artinya kita bersaudara. Nah ini tentu, walaupun kita orang mongondow kita harus berkaca juga dari kerukunan ini karena filosofinya bagus sekali. Potong dikuku rasa didaging, artinya Jika seseorang sedang sakit, maka yang lain akan turut merasakannya begitupun ketika bahagia. Luar biasa filosofi ini,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, bahwa kebersamaan dalam rukun ini patut dicontoh dan diteladani. “Nilai-nilai kebersamaan dalam rukun RMPG-BMR ini patut ditiru dan diteladani dalam kehidupan sehari-hari, kemudian untuk pembangunan daerah,” imbuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Wali kota Kotamobagu Tatong Bara, Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf Raja Gunung Nasution, Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK, anggota DPRD serta sejumlah pejabat di BMR. (guf)

Hadiri Pelantikan dan Deklarasi RMPG-BMR, Wali Kota Sampaikan Pesan Haru kepada Masyarakat Maluku

Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara dan Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sam Sachrul Mamonto menghadiri acara pelantikan dan deklarasi Rukun Maluku Pela Gandong BMR, Sabtu (3/4). (Foto: Istimewa)

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara menghadiri acara pelantikan dan deklarasi Rukun Maluku Pela Gandong Bolaang Mongondow Raya (RMPG-BMR), yang digelar di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Sabtu (3/4).

Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Kota Kotamobagu merupakan sebuah daerah yang sangat hiterogen, dimana jika dilihat dari struktur masyarakatnya daerah ini terdiri dari berbagai suku dan agama yang berasal dari seluruh Indonesia.

“Struktur masyarakat di Kotamobagu pada kenyataannya justru membentuk ikatan tali kekeluargaan dan persaudaraan yang sangat kuat, sehingga alhamdulillah Kotamobagu tidak hanya maju namun juga daerah yang sangat aman dan damai. Sehubungan dengan itu, maka keberadaan yang membentuk kebudayaan maupun kerukunan seperti rukun Pela Gandong Bolmong Raya ini tidak saja merupakan wadah silaturahmi, namun juga merupakan sumber kekuatan bagi Pemerintah Daerah Kotamobagu dalam mensukseskan jalannya roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di daerah ini,” ucapnya.

Bagi Pemkot Kotamobagu lanjut Wali Kota, keberadaan kerukunan Rukun Pela Gandong Bolmong Raya merupakan aset yang sangat berharga dalam mensukseskan pelaksanaan pembangunan di daerah, baik dalam memfasilitasi berbagai aspirasi masyarakat yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan maupun untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Sejak dihubungi panitia kerukunan ini, membuat satu keharuan bagi saya karena dengan terbentuknya kerukunan ini berarti semua masyarakat yang berasal dari berbagai suku membentuk satu organisasi yang mempermudah komunikasi dalam implementasi pembangunan. “Dan tentu dalam kesempatan ini, atas nama pribadi dan pemerintah daerah menyampaikan banyak selamat kepada seluruh pengurus, mudah-mudahan dengan dilantiknya kerukunan ini akan mampu bersinergi dengan pemerintah sesuai dengan deklarasi. Dan insha allah tidak ada yang terluputkan dari perhatian pemerintah dalam gerbong-gerbong organisasi ini, sehingga tidak ada yang lepas dari perhatian pemerintah,” ujarnya.

Wali Kota juga berharap, mudah-mudahan dengan keberadaan organisasi ini yang menghimpun berbagai latar belakang mulai dari petani, polisi, ASN, TNI dan semua profesi yang tergabung didalamnya memperkaya nuansa organisasi ini sehingga mampu berkontribusi dan diwujud nyatakan dalam satu bentuk yang bisa diberikan kepada pemerintah sebagai sumbangsi dalam memajukan daerah.

“Insya allah dengan adanya kerukunan Maluku ini di Kotamobagu menjadi wadah saling menguatkan antar anggota kerukunan dan juga memperkokoh sebuah nuansa dalam kebersamaan kita untuk membangun daerah yang sama-sama kita cintai ini,” sebutnya.

Diakhir sambutannya, wali kota menyampaikan pesan haru dan sebuah ungkapan jiwa untuk orang-orang Maluku yang menegaskan simpati bahkan empati serta cinta yang dalam satu sama lain dan memiliki kandungan filosofis yang kaya makna.

Sagu salempeng dipata dua, potong dikuku rasa didaging, beta salam ale sarane, katong samua satu gandong. Artinya, satu potong sagu kering dibagi dua, untuk dimakan bersama, kamu sakit saya juga sakit, saya muslim kamu kristen, tapi kita semua saudara kandung,” ucap wali kota disambut tepuk tangan tamu undangan.

“Ini adalah sebuah ungkapan yang luar biasa, menginspirasi dengan bahasa leluhur yang dititipkan kepada kita, dan kita kawinkan dengan moto Sulawesi Utara ‘Torang Samua Basudara’. Dan untuk kita di Bolaang Mongondow, Mototompian, Mototabian bo Mototanoban. Torang samua ciptaan Tuhan. Semoga Tuhan yang Maha Kuasa Allah SWT senantiasa menjaga kita dalam satu persaudaraan yang kuat,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sam Sachrul Mamonto, Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf Raja Gunung Nasution, Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK, Wakil Ketua DPRD Boltim, Meddy Lensun serta mewakili kepala daerah Bolmong, Bolmut dan Bolsel. (gufran)

Bupati Boltim Tandatangani Usulan PAW Istrinya

Bupati Boltim, Sam Sachrul Mamonto.

ZONA BOLTIM – Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto membuktikan komitmen dan janjinya untuk tidak membangun dinasti politik dalam keluarga. Hal itu ia buktikan dengan menandatangani surat usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) istri tercintanya, Seska Ervina Budiman, yang akan digantikan Alamri Matiala.

“Saya telah menandatangani surat usulan PAW istri saya Seska Ervina Budiman. Dan saat ini tinggal menunggu ditandatangani pak Gubernur,” kata Sachrul usai menghadiri pelantikan dan deklarasi Rukun Maluku Pela Gandong Bolaang Mongondow Raya, di Hotel Sutanraja Kotamobagu, Sabtu (3/4).

Menurutnya, setelah ditandatangani Gubernur Olly Dondokambey, kemudian langsung dilakukan pelantikan. “Jadi ini proses PAW yang paling singkat dan tercepat. Dan mungkin menjadi PAW yang paling cepat di dunia,” ungkapnya.

Dirinya juga menyebut, untuk jadwal pelantikan masih akan dikoordinasikan kepada pimpinan DPRD Boltim. “Mudah-mudahan paripurna pelantikan bisa dijadwalkan pada bulan ramadhan ini. Kita minta izin dulu kepada pimpinan DPRD untuk paripurna pelantikan,” ujarnya.

Sekadar informasi, Seska Ervina Budiman merupakan anggota DPRD Boltim dari partai NasDem.(guf)

Merajut Persatuan di Hari Paskah

ZONA KOTAMOBAGU – Salah satu Kader Forkot, Isa Ansyori menggelar Bakti Sosial (Baksos) saat pelaksaanaan ibadah Jumat Agung, dalam rangka menyambut Hari Paskah oleh Umat Kristiani pada Jumat (02/04/2021). Kegiatan Baksos tersebut bertempat di Gereja Baitel GMIBM Kopandakan, Desa Kopandakan I, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban saudara kita Umat Kristiani, saat diperhadapkan dengan kondisi pandemi Covid-19,” kata Isa.

Ia menuturkan, kondisi pandemi Covid-19 sangat berdampak di berbagai sektor. “Dampaknya sangat terasa di masyarakat menengah ke bawah. Maka dari itu, niat saya membantu tanpa melihat suku, agama, ras maupun golongan,” katanya.

Sementara itu, Pendeta Gereja Baitel GMIBM Meiske Mokoginta mengaku, sangat mengapresiasi adanya kegiatan Baksos yang bertepatan dengan pelaksanaan ibadah Jumat Agung ini. “Kami tidak menyangka kalau ada pemberian bantuan kepada kami. Setidaknya walaupun tidak mengenal tapi masih ada kepedulian untuk berbagi kasih kepada masyarakat,” ujarnya. (*)

3 Sangadi Diperiksa Dugaan Korupsi Dandes, Kapolres Boltim: Semoga Tidak Berkembang ke Kepala Desa Lainnya

AKBP Irham Halid SIK.

ZONA HUKUM – Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) saat ini tengah melakukan pemeriksaan kepada 3 Sangadi (Kepala Desa) terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa (Dandes) tahun anggaran 2019-2020.

“Sampai hari ini sudah tiga sangadi yang kita undang untuk klarifikasi terkait penggunaan dana desa,” kata Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK, kepada sejumlah awak media usai kegiatan pencanangan kampung tangguh nusantara di Desa Sumber Rejo, Kamis (1/2) malam.

Menurut Kapolres, pemanggilan kepada tiga sangadi ini berdasarkan laporan masyarakat yang diterima pihaknya. “Dari informasi yang berkembang di masyarakat, apa yang mereka temukan di lapangan, mereka sampaikan dan laporkan, nah kita tindak lanjuti,” ujar Kapolres.

Mantan Kasubdit 4 Ditreskrimsus Polda Sulut ini berharap, agar para sangadi yang menerima panggilan dari pihaknya agar dapat memberikan klarifikasi dan berlaku proaktif.

“Semoga laporan dugaan penyalahgunaan uang negara ini tidak berkembang untuk kepala desa lainnya, jikalau memang masih ada laporan dari masyarakat pasti akan kita tindaklanjuti dengan pemanggilan untuk dimintai keterangan. Bukan langsung begitu kita undang di kantor kepolisian langsung dinyatakan statusnya sebagai tersangka, kan bukan begitu prosedurnya,” terangnya.

Disisi lain, Irham mengimbau kepada para sangadi dan aparat desa se-Boltim agar memanfaatkan anggaran yang dikucurkan pemerintah hanya untuk kepentingan pembangunan, bukan untuk pribadi. “Anggaran itu bukan punya sangadi, karena anggaran yang diberikan oleh negara bersumber dari pajak rakyat, itu harus dimanfaatkan dengan baik dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab untuk pembangunan di daerah,” pungkasnya.

Meskipun demikian, untuk kerugian negara hingga saat ini belum bisa dipastikan. Tim penyidik masih terus melakukan penyelidikan kepada para sangadi yang diduga mengetahui aliran Dana Desa tersebut. (guf)

Sering Mati-Hidup, Dishub Anggarkan Perbaikan 3 Titik Traffic Light

Nasly Paputungan.

ZONA KOTAMOBAGU – Banyaknya laporan warga terkait lampu Traffic Light (lampu lalu lintas) di Kota Kotamobagu yang sering mati-hidup dalam beberapa hari terakhir, langsung direspon cepat Dinas Perhubungan (Dishub).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Nasly Paputungan, mengatakan bahwa pihaknya telah menganggarkan biaya perbaikan traffic light pada triwulan II. “Untuk biaya perbaikan awal baru dianggarkan Rp50 juta pada tiga titik traffic light,” kata Nasly, Jumat (2/4).

Dirinya mengungkapkan, total anggaran Rp50 juta itu belum cukup untuk biaya pemeliharaan di 3 titik traffic light yang sering mengalami kerusakan. “Total anggaran tersebut sebenarnya tidak cukup untuk pemeliharaan tiga titik. Insha Allah nanti di APBD perubahan baru ditambah lagi,” ungkapnya.

Diketahui, tiga titik traffic light yang akan dilakukan perbaikan yakni, traffic light di simpang empat Kelurahan Mogolaing, simpang empat Kelurahan Molinow dan kelurahan Matali. (guf)

Bupati: Enam Desa Harus Tangguh Secara Ekonomi, Sosial, Keamanan dan Kesehatan

Bupati Sam Sachrul Mamonto memberikan sambutan pada kegiatan launching Kampung Tangguh Nusantara.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto me-launching 6 desa sebagai Kampung Tangguh Nusantara (KTN) dalam rangka mendukung program pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19, yang dipusatkan di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Modayag, Kamis (1/3) sore.

Adapun 6 desa yang dicanangkan sebagai Kampung Tangguh Nusantara itu, yakni; Desa Sumber Rejo, Modayag II, Inaton, Bangunan Wuwuk, Mooat dan Kokapoi. Kampung Tangguh Nusantara sendiri merupakan program khusus Kapolri dan Panglima TNI dalam rangka penanganan Covid-19 di bidang ketahanan pangan, kesehatan, keamanan dan sosial ekonomi.

Setibanya di lokasi, Bupati dijemput secara adat dan kemudian melakukan gunting pita tanda di launching-nya Kampung Tangguh Nusantara 6 desa yang tersebar di Kecamatan Modayag, Modayag Barat dan Mooat. Dalam kegiatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan berupa bibit jagung, cabai, kopi sambung dan bibit ikan mujair kepada kelompok tani.

Dalam sambutannya Bupati Sam Sachrul Mamonto menyampaikan, tujuan kampung tangguh nusantara ini untuk menggiring masyarakat melakukan inovasi serta kreasi dibidang pertanian, perikanan, keamanan dan ekonomi ditengah pandemi covid-19. Selain itu, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran covid-19. Serta mendukung pemulihan ekonomi daerah.

“Hari ini saya bersama pak Kapolres meresmikan kampung tangguh nusantara, dan tentu makna dari sebuah kampung tangguh nusantara itu harus diketahui 6 sangadi yang desanya terpilih ini,” kata Bupati.

Lanjut Bupati, diresmikannya sebagai kampung tangguh nusantara ini, enam desa harus benar-benar tangguh baik secara ekonomi, sosial, keamanan, kesehatan dan tentu dengan keimanan.

“Tangguh dalam arti ditengah pandemi seperti ini, desa-desa yang terpilih mereka harus memiliki kegiatan, antara lain mengolah hasil pertanian. Seperti di desa Sumber Rejo ini, yang merupakan penghasil kopi. Nah di sini masyarakat sedang giat-giatnya menanam kopi sambung yang menjadi salah satu komoditas andalan di desa Sumber Rejo. Dan ini jika ditanam dengan benar, desa ini akan menjadi kampung tangguh disektor pertanian. Memang ditengah pandemi seperti ini kita harus berkreasi serta berinovasi yang kemudian bisa menyokong perekonomian kita yang lagi terdampak pandemi covid-19. Itu makna kampung tangguh secara ekonomi,” terang Bupati.

Disegi keamanan, Bupati menjelaskan, agar desa harus benar-benar tangguh untuk menghalau semua persoalan dan masalah yang akan datang. Seperti peristiwa yang menyedihkan yang terjadi di Makassar dengan adanya teror bom bunuh diri.

“Nah kejadian ini harus diantisipasi sedini mungkin bagi desa yang sudah disematkan sebagai kampung tangguh. Jadi tidak hanya tangguh secara ekonomi, tapi juga Kamtibmas harus tangguh. Artinya masyarakat harus bahu membahu memberikan informasi kepada polisi apabila ada hal-hal yang mencurigakan di lapangan. Dengan adanya peristiwa di Makassar, kita harus waspada karena sudah ada early warning system yang artinya alarm sudah berbunyi yakni peringatan atau deteksi dini untuk kita. Dan saya selaku Bupati Boltim mengutuk keras kejadian ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengimbau kepada pemerintah desa dan masyarakat agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban dengan selalu menciptakan suasana damai, aman dan kondusif. “Saya mengimbau agar mari kita sama-sama menjaga keamanan di daerah kita tercinta ini, agar tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan bersama,” ucap Bupati.

Kegiatan yang tetap mengutamakan protokol kesehatan itu, turut dihadiri Kapolres Boltim, AKBP Irham Halid SIK, Wakapolres, Muhammad Monoarfa, Wakil Ketua DPRD, Meddy Lensun, Ketua PKK yang juga anggota DPRD Boltim, Ervina Budiman, para asisten Setda Boltim, pimpinan SKPD, camat, sangadi serta tokoh masyarakat. (Advertorial)

Pastikan DTKS Tepat Sasaran, Dinsos Bekali Fasilitator dan Pengumpul Data

ZONA KOTAMOBAGU — Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Sosial (Dinsos) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bagi Fasilitator dan Pengumpul Data Tingkat Desa dan Kelurahan se-Kota Kotamobagu, Kamis (1/4/2021), di Kantor Dinsos Kotamobagu, Jalan Kampus, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Kotamobagu, Noval Manoppo, SE, ME., Bimtek dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada para fasilitator dan pengumpul data untuk melakukan pendataan penduduk miskin dengan benar dan sesuai kriteria di tingkat desa dan kelurahan.

“Para fasilitator dan pengumpul data ini harus diberikan pemahaman agar sebentar nanti dalam pelaksanaan pendataan, terdapat kesepahaman persepsi terutama terkait persyaratan dan kriteria penduduk miskin yang sudah ditentukan,” ujar Noval.

Hal Ini penting, lanjut Noval, agar data yang dihasilkan benar-benar data yang sesuai dan bukan hanya titipan.

“Dengan Bimtek ini kami tentu berharap agar DTKS yang diperoleh pada tahun 2021 ini memang benar-benar tepat sasaran dan murni diberikan kepada mereka yang berhak untuk mendapatkan bantuan baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” ujarnya.

Bimbingan teknis yang dilaksanakan dari pagi hingga sore hari ini, diikuti oleh para fasilitator, pendamping sosial dan pengumpul data di tingkat desa dan kelurahan se-Kota Kotamobagu. (guf)

Gelar Apel Kendis, Bupati-Wabup Dapati Mobnas Belum Lunas Pajak, Kotor dan Tak Terawat

Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wabup Oskar Manoppo mengecek kondisi kendaraan dinas.

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo, menggelar apel kendaraan dinas (Kendis) di halaman Kantor Bupati, Kamis (1/4) pagi.

Apel tersebut dilakukan untuk memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan yakni STNK dan Pajak. Selain itu Bupati dan Wabup juga mengecek kondisi mobil. Alhasil, didapati sejumlah Kendis yang belum lunas pajak. Selain itu, terdapat pula mobil dinas yang kondisinya kotor tidak terawat.

“Mobil dinas ini dibeli dengan uang Negara, jadi tolong dirawat dan dijaga seperti mobil pribadi,” kata Bupati kepada salah satu Pimpinan SKPD.

Lanjut Bupati, salah satu faktor yang membuat kendis cepat rusak adalah, mereka (pimpinan SKPD) yang setiap hari berangkat-pulang Kotamobagu-Tutuyan.

“Sebenarnya mobil-mobil ini masih bisa digunakan dengan waktu yang lama. Tapi Saya lihat hampir seluruh kepala Satuan Kerja setiap hari pulang Kotamobagu, besoknya lagi balik ke Tutuyan. Hasilnya mesin mobil cepat rusak. Sehingga diwajibkan untuk pimpinan SKPD untuk tinggal dan menetap di Boltim,” tegas Bupati. (*/guf)

Hari ini, Pendataan Keluarga Dimulai

Kepala Dinas PP dan KB bersama tim hari ini mulai melaksanakan pendataan keluarga.

ZONA KOTAMOBAGU – Hari ini, pendataan keluarga di Kota Kotamobagu dimulai. Sesuai jadwal, pendataan keluarga serentak dimulai 1 April sampai 31 Mei 2021 mendatang.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, mengatakan pendataan keluarga penting bagi pemerintah dalam menyediakan basis data keluarga untuk intervensi program pembangunan keluarga kependudukan, keluarga berencana (Bangga Kencana) dan program pembangunan lainnya. Hal ini kata Yani, untuk kepentingan perencanaan, evaluasi, dan pengukuran kinerja sampai wilayah administrasi terkecil.

“Sehingga semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini dapat bekerja keras serta memiliki semangat dan komitmen untuk mensukseskan mulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan,” ujar Yani, Kamis (1/4).

Adapun pelaksanaan sesuai amanah Undang-undang Nomor 52 Tahun 2019 tentang Pengembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, bahwa Pemerintah Daerah wajib mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data dan informasi mengenai kependudukan dan keluarga. Selain itu, Peraturan Pemerintah nomor 87 tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan, Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.

“Pelaksanaannya lima tahunan untuk mendapatkan data keluarga Indonesia. Sebenarnya pendataan akan dilaksanakan sejak tahun 2020, namun karena adanya pandemi Covid-19 sehingga ditunda baik pelaksanaanya maupun pembiayaannya. Nanti baru bisa dilaksanakan pada tahun 2021 ini, serentak mulai tanggal 1 April sampai 31 Mei,” ujar Yani.

Dikatakannya, pendataan akan dilaksanakan oleh Kader Pendata dan dibantu Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Serta didukung oleh semua perangkat desa dan kelurahan yang dinahkodai oleh Camat serta Kepala Desa atau Sangadi dan Lurah diwilayah masing-masing.

“Karena sesuai SK Walikota tentang Tim Pendataan Keluarga Berencana Tahun 2021 yakni, Camat adalah Manajer Kecamatan, serta Sangadi dan Lurah sebagai Manajer sesuai wilayahnya setiap desa dan kelurahan masing-masing,” ungkapnya.

“Selain pendataan juga melakukan komunikasi, informasi, dan edukasi serta penyuluh program Bangga Kencana kepada keluarga di lingkungannya,” tuturnya.

Tentu dengan harapan mendapatkan data Keluarga yang akurat, valid, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan, melalui proses pengumpulan, pengolahan, penyajian, penyimpanan serta pemanfaatan data dan informasi kependudukan dan keluarga.

“Kegiatan ini dilaksanakan melalui sensus, survei dan pendataan keluarga. Kegiatan juga tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” tambahnya.

Diketahui, jumlah data Kepala Keluarga (KK) di Kotamobagu sebanyak 33.579. Jumlah tersebut yang akan didata oleh petugas pendataan keluarga dan untuk anggaran pendataan keluarga 2021 diperoleh lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui BKKBN Provinsi Sulut. (*/guf)