Beranda blog Halaman 355

Sukseskan Pilkada Serentak, Warga Binaan Rutan Kelas IIB Kotamobagu Rekam e-KTP

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP) bagi warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kotamobagu, Senin (7/12).

Kepala Dinas Dukcapil melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data, Adiwijaya Malah mengatakan, pelaksanaan perekaman KTP elektronik di Rutan Kelas II B Kotamobagu itu, merupakan salah satu bagian untuk mensukseskan Pilkada serentak tahun 2020.

“Jadi kami datang langsung merekam KTP elektronik bagi warga binaan di Rutan Kotamobagu agar bisa menyalurkan hak pilih mereka. Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Rutan dan beliau memberikan informasi bahwa ada beberapa penduduk Kotamobagu (warga binaan) yang belum melakukan perekaman,” kata Adiwijaya.

Lanjutnya, Perekaman KTP elektronik di Rutan Kotamobagu hanya khusus warga Kota Kotamobagu. “Kita akan inventarisir di sini hanya untuk warga Kotamobagu saja. Kemudian yang akan dilakukan perekaman baru tiga orang. Tapi ada beberapa warga binaan mengaku belum mempunyai KTP elektronik, nah ini yang akan kita cek kembali di sistem. Kita mengecek mulai dari retina, sidik jari kemudian kita konfirmasi kembali ke pihak Rutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak Disdukcapil Kotamobagu juga akan terus memaksimalkan perekaman KTP elektronik sebelum pelaksanaan pemungutan suara. “Kami juga sudah mengumumkan kepada masyarakat mulai dari sosialisasi melalui mobile keliling, kemudian ke sangadi dan lurah bahwa ada perekaman di hari libur. Kemudian ada perekaman bagi orang yang memiliki keterbatasan fisik, seperti penyandang disabilitas atau yang sedang sakit. Itu kami akan kunjungi langsung,” terangya. (guf)

Capai Target PBB dan Berkinerja Baik, Perangkat Dapat Kendaraan Operasional

Sugiarto Yunus

ZONA KOTAMOBAGU — Kabar gembira bagi para perangkat desa dan kelurahan se Kota Kotamobagu. Tahun 2021 mendatang, perangkat yang dinilai memiliki kinerja baik dalam penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan diberikan kendaraan roda dua.

“Tahun 2021, kami sediakan kendaraaan jenis motor untuk perangkat desa dan kelurahan, sebagai kendaraan operasional,” kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kotamobagu, Sugiarto Yunus, Jumat (4/12/2020).

Motor tersebut, kata Sugiarto, akan diundi. Syaratnya, setiap wajib pajak harus lunas 100 persen PBB. “Penagihan pajak itu biasanya dibagi per RT. Nah, RT yang lunas 100 persen wajib pajaknya itu, perangkatnya bisa ikut undian. Kita sediakan tiga atau empat unit kendaraan. Kalau Empat unit, itu akan diundi per kecamatan, tapi kalau hanya tiga unit yang bisa kami adakan, itu diundi di tingkat Kota,” ujarnya.

Menurutnya, pengadaan motor operasional ini bertujuan untuk mendorong semangat bagi para perangkat dalam melaksanakan tugasnya. “Kendaraannya digunakan khusus untuk operasional penagihan PBB,” tuturnya.

Hal tersebut juga disampaikan Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, saat melakukan evaluasi PBB di Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis (3/12) kemarin.

“Ada terobosan-terobosan baru yang akan dilakukan. Perangkat yang rajin melakukan penagihan pajak tapi tidak memiliki kendaraan, kita stimulus dengan kendaraan roda dua untuk operasionalnya,” kata Wali Kota.

Wali Kota menjelaskan, tidak menutup kemungkinan kendaraan tersebut juga akan menjadi milik perangkat, jika kinerjanya baik. “Nanti ketika kinerjanya baik dan hasil capaian realisasi diwilayahnya maksimal sesuai target, kendaraan itu akan menjadi  milik dari perangkat itu sendiri. Ini juga dorongan kepada para perangkat agar bekerja lebih baik,” pungkas Wali Kota. (*/guf)

Realisasi PAD Kotamobagu Capai 95,7 Persen

Ilustrasi PAD

ZONA KOTAMOBAGU — Hingga akhir November 2020, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kotamobagu, telah mencapai angka 95,7 persen.

“Target PAD kita pada tahun ini sebesar Rp62 Miliar. Sekarang ini capaiannya sudah 95,7 persen,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Sugiarto Yunus, Jumat (4/12).

Menurutnya, tidak ada kendala yang terjadi. Hanya saja ada sektor yang menjadi objek PAD realisasinya masih rendah. “Untuk realisasi Pajak Bumi dan Bangunan itu masih rendah. Namun di sektor lain, terdapat beberapa yang memenuhi target, bahkan melebihi target. Nah, sisa waktu yang ada ini akan kita optimalkan untuk memenuhi target yang ditetapkan itu,” terangnya.

PAD Kota Kotamobagu di tahun ini seharusnya Rp82 Miliar. Akan tetapi dengan adanya pandemi Covid-19, target tersebut diturunkan menjadi Rp62 Miliar.

“Kita rasionalisasi PAD, turun karena Covid. Tapi untuk 2021 saya kembalikan ke target awal yakni Rp82 Miliar,” kata Wali Kota Ir Tatong Bara, usai melakukan evaluasi PBB di Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis (3/12) kemarin. (*/guf)

Mulai 1 Januari 2021, RKUD Kotamobagu Pindah ke BSG

ZONA KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dan PT Bank Sulut Gorontalo (BSG) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman tentang Pengelolaan dan Penyimpanan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), bertempat di hotel Swiss Bell Manado, Jumat (4/12).

Perjanjian kerjasama tersebut, ditandatangani langsung Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara bersama Direktur Utama PT Bank SulutGo Jeffry A. M Dendeng dan turut disaksikan Sekretaris Daerah, Sande Dodo, Kepala Badan Pengelolaan Kuangan Daerah (BPKD), Sugiarto Yunus dan Pimpinan Cabang BSG Kotamobagu, Jummy Roboth.

“Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2021 RKUD Pemkot Kotamobagu sudah di Bank SulutGo,” kata Kepala BPKD Kotamobagu, Sugiarto Yunus, Jumat (4/12).

Dijelaskannya, untuk pembayaran Tambahan Pendapatan Pegawai (TPP), saat ini belum dipastikan untuk dipindahkan atau tetap melalui BRI. “TPP apakah masih di BRI atau seperti apa, teknisnya  nanti kita lihat kedepan,” jelasnya.

Diketahui, untuk saat ini pengelolaan RKUD Kotamobagu masih berada di Bank Rakyat Indonesia (BRI). (guf)

Wali Kota Minta Lurah dan Sangadi Copot Perangkat yang Gunakan Uang PBB

ZONA KOTAMOBAGU– Wali Kota Tatong Bara menegaskan akan memberikan sanksi jika ditemukan ada perangkat yang menggunakan uang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan retribusi sampah.

Hal ini disampaikan Wali Kota saat melakukan evaluasi PBB di Kantor Desa Bilalang I Kecamatan Kotamobagu Utara, Kamis (3/12).

“Uang PBB dan retribusi sampah yang dibayarkan oleh masyarakat harus segera disetorkan ke BRI. Jika ditemukan ada perangkat yang menggunakan uang PBB dan retribusi sampah akan diberikan sanksi,” tegas Wali Kota.

Menurut Wali Kota, berdasarkan evaluasi yang dilakukan ditemukan ada pembayaran pajak yang belum ditransfer ke BRI.

“Saya harus turun langsung ke Kecamatan, karena saya mendapatkan laporan dua hal. Bahwa ada retribusi sampah dan pajak tidak disetorkan oleh perangkat,” ungkap Wali Kota.

Wali Kota menegaskan, agar Camat, Lurah dan Sangadi melakukan evaluasi terhadap kinerja para perangkat. “Jika tidak mampu bekerja maksimal dicoret saja. Sangadi dan Lurah yang masih mempertahankan perangkat seperti itu akan saya berikan peringatan,” tegas Wali Kota. (*/guf)

Dorong Produktivitas Petani, Wali Kota Serahkan Bantuan kepada Poktan

ZONA KOTAMOBAGU – Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mendorong produktivitas ekonomi Kelompok Tani (Poktan) di Kota Kotamobagu, Kamis (3/12), bertempat di Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP), Wali Kota Tatong Bara menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Poktan Peternak dan Pembudidaya Ikan Air Tawar.

“Semoga bantuan ini dapat meningkatkan pendapatan para petani, peternak dan pembudidaya yang ada di kotamobagu,” ujar Wali Kota.

Menurut Wali Kota, produksi hasil pertanian dan perikanan di kotamobagu cukup besar. Mulai dari hasil panen bawang merah, serta ternak ikan. “Saya akan coba membuka akses ekspor produksi hasil pertanian dan perikanan di kota kotamobagu. Untuk itu, mari manfaatkan bantuan ini, mudah- mudahan ekonomi masyarakat akan tetap baik,” ucapnya.

Kepala DPP Kotamobagu, Muhammad Yahya menambahkan, ada sebanyak 2.710 orang menerima bantuan yang bersumber dari APBD Kotamobagu 2020.

Adapun bantuan yang diberikan berupa, Bibit Alvokad 4 Kelompok sebanyak 1000 pohon. Bibit durian 4 kelompok 1000 pohon. Benih sayuran 1000 orang penerima.

Untuk ternak manila 7 Kelompok, sebanyak 490 ekor. Ternak kambing 7 kelompok sebanyak 70 ekor dan Pakan 120 Kg.

Kemudian mesin rumput untuk 30 Kelompok sebanyak 30 unit. Benih ikan mas 3 kelompok sebanyak 10.000 ekor tambah pakan 400 Kg. Ikan nila 5 kelompok 10.000 ekor tambah pakan 400 kg. Calon induk ikan nila 5 kelompok 400 ekor tamban pakan 400 kg. Cool box 5 kelompok sebanyak 5 unit. Mesin pakan ikan 2 kelompok sebanyak 2 unit dan kolam rakyat 1 kelompok sebanyak 1 unit. (guf)

Pekan ini, Wali Kota Resmikan Pasar Kuliner

Wali Kota Tatong Bara saat meninjau progres pengerjaan pasar kuliner beberapa hari lalu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pasar kuliner yang dibangun Pemkot Kotamobagu di eks Rumah Sakit Datoe Binangkang akan diresmikan dalam waktu dekat.

Wali Kota Tatong Bara mengatakan, Pasar Kuliner akan segera ditempati dan digunakan oleh para pedagang. “Pasar Kuliner sudah selesai dibangun, dan kita siap manfaatkan dan ini banyak menjadi perhatian dari semua kalangan terutama para pedagang,” ujar Wali Kota, Rabu (2/12).

“Insha Allah dalam waktu dekat akan kita resmikan, agar para pedagang bisa berjualan di tempat yang respresentatif yang sudah dilengkapi dengan protokol kesehatan Covid-19,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Herman Aray mengatakan, rencana peresmian pasar kuliner akan dilaksanakan pada pekan ini. “Untuk peresmian sudah koordinasi dengan pimpinan. Rencananya kita akan gelar hari Jumat pekan ini,” kata Aray.

Menurutnya, dalam peresmian nanti pihaknya juga akan memberikan surat hak guna pakai masing-masing pedagang. Dimana, surat ini bertujuan agar lapak yang disediakan oleh pemerintah secara gratis, tidak disalah gunakan oleh para pedagang. “Nanti surat itu akan diupdate secara berkala setiap tahun. Sesuai dengan indentitas dari para pedagang yang menempati lapak tersebut,” tandasnya. (guf)

Apel Perdana CPNS 2019, Wali Kota Ingatkan Trimatra Pengabdian

ZONA KOTAMOBAGU — Wali Kota Tatong Bara memimpin Apel Perdana Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Kotamboagu formasi tahun 2019, di lapangan Boki Hotinimbang, Rabu (2/12).

Sebanyak 137 CPNS mulai melaksanakan magang sebagai masa orientasi di lingkungan kerja pemerintahan. Para CPNS ini menjalani magang di instansi sesuai formasi kelulusannya masing-masing.

Wali Kota Tatong Bara berharap, agar para CPNS mampu menyesuaikan dengan lingkungan kerjanya yang baru. Dimana dari latar belakang profesi sebelumnya, diharapkan dengan adanya pelaksanaan magang ini para CPNS memahami tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi).

“Para Aparatur Sipil Negara yang baru masuk ini, harus matang dalam bekerja dengan trimatra pengabdian ASN yaitu disiplin, profesional, dan loyal agar karier bisa menjadi lebih baik,” kata Wali Kota.

Lanjutnya, ASN merupakan harapan masyarakat dan pemerintah untuk dapat memberikan pelayanan. Maka perilaku seorang ASN harus baik dalam bertugas agar bisa memajukan daerah. “Semoga dengan adanya CPNS ini pelayanan kepada masyarakat akan lebih maksimal,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menyampaikan rasa bangga atas para peserta yang lolos CPNS dengan test yang sangat ketat. “Saya mengapresiasi karena telah melakukan serangkaian mekanisme dengan baik, sehingga kuota formasi CPNS terpenuhi, beda dengan CPNS yang lalu-lalu tidak terpenuhi. Insya Allah kita doakan mereka bisa meniti karir di ASN dengan baik, memberi kontribusi terhadap kemajuan daerah,” pungkas Wali Kota. (guf)

Pemkot Kotamobagu Diganjar Tiga Penghargaan dari Kemenkeu

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kotamobagu kembali mengukir prestasi setelah berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia.

Tiga penghargaan yang diserahkan langsung oleh Pjs Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Dr. Drs Agus Fatoni kepada Wali Kota Tatong Bara itu, yakni; Pengelolaan DAK Fisik Terbaik I, Pengelolaan Dana Desa Terbaik I, dan Penghargaan atas Opini WTP dari BPK RI 7 kali berurut-turut. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada penyerahan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA), bertempat di Four Point Sheraton Hotel Manado, Selasa (1/12).

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diterima hari ini. Kota Kotamobagu tercatat paling banyak meraih penghargaan,” ujar Walikota.

Selain itu, Polres Kotamobagu juga meraih Terbaik II Kategori Pagu DIPA di atas 50 Milyar Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran, dan Kementerian Agama meraih Terbaik I Pagu Kecil Kategori Profil Kualitas Laporan Keuangan.

“Ini semua dapat kita capai berkat kerja keras seluruh aparatur pemerintahan dan juga kerjasama yang baik dengan masyarakat, karena pengelolaan kegiatan yang dilakukan tanpa dukungan semua pihak tentu tidak bisa diwujudkan dengan baik, terutama dukungan masyarakat Kota Kotamobagu,” pungkas wali kota. (guf)

Reza Ramadhan Siap Tarung di Pilsang Kopandakan I

Reza Ramadhan

ZONA KOTAMOBAGU – Pemilihan Sangadi serentak di Kotamobagu tak lama lagi digelar, meski pelaksanaan pada 2021, para pemuda mulai terpicu untuk ikut menjadi kontestan.

Salah satunya Reza Ramadhan, pemuda asal Kopandakan I ini, menyatakan sikap untuk ikut tarung.

Ia mengungkapkan, keinginannya tersebut muncul karena melihat banyaknya aspirasi pemuda yang hingga saat ini tidak terakomodir.

“Gerakan pemuda saat ini terlihat seperti mati suri, kedepan bila saya dipercayakan memimpin Desa Kopandakan I, seluruh agenda kepemudaan akan disuport penuh,” ungkap salah satu jurnalis ini, Selasa (1/12) siang.

Dirinya meyakini, untuk membuat sebuah perubahan besar, maka pemuda memiliki kewajiban untuk turut serta dalam pesta demokrasi tingkat desa.

“Saya siap maju mencalonkan diri, saya melihat masih banyak hal yang perlu untuk diperbaiki, utamanya masalah ekonomi kerakyatan, dengan anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) yang cukup besar ini, bila dikelolah dengan baik, maka perekonomian masyarakat bisa di angkat, tentunya saya sudah menyiapkan inovasi untuk itu,” ucapnya.

Berbekal dengan pengalamannya yang pernah menjadi ketua pemuda, serta tenaga pengajar di salah satu sekolah ternama di Kotamobagu, ia tahu persis apa yang perlu dilakukan.

“Saya sudah menyiapkan konsep untuk memajukan Desa Kopandakan I dari segala sektor, mudah-mudahan bila mendapatkan kepercayaan dari masyarakat pada pemilihan nanti, saya akan membuktikan bila Pemuda mampu berbuat banyak untuk memajukan desa,” pungkasnya. (*)