Beranda blog Halaman 356

Pemkot Serahkan Bantuan Benih dan Pupuk bagi 1.000 Petani

ZONA KOTAMOBAGU — Sebanyak 1.000 petani di Kota Kotamobagu menerima bantuan benih dan pupuk dari Pemkot melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP), Selasa (1/12).

Menurut Kepala DPP Kotamobagu melalui Kepala Bidang (Kabid) tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan, Ramjan Mokoginta, bantuan tersebut untuk meringankan beban para petani di masa pandemi Covid-19. “Kita berikan bantuan benih kepada 1.000 petani yang terdampak covid-19,” kata Ramjan Mokoginta.

Lanjutnya, Adapun bantuan yang diberikan yakni, berupa benih dan media tanam. “Benih cabe, terong dan tomat. Ada juga pupuk organik dan polibek untuk media tanam,” ujarnya.

Dirinya berharap, bantuan yang berikan oleh Pemkot Kotamobagu kepada para petani dapat digunakan semaksimal mungkin. “Ini bentuk kepedulian Wali Kota Tatong Bara kepada petani di Kotamobagu, untuk meringankan beban mereka,” pungkasnya. (guf)

DPRD Bolmong Sahkan Perda APBD Tahun 2021

ZONA POLITIK — DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar rapat paripurna Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021 menjadi Peraturan Daerah (Perda), bertempat di ruang rapat paripurna, Senin (30/11).

Rapat paripurna itu dipimpin langsung Ketua DPRD, Welty Komaling dan dihadiri Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, para anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Tahlis Gallang, para asisten serta para pimpinan OPD.

Meski tujuh fraksi di DPRD Bolmong menyetujui Ranperda menjadi Perda APBD Bolmong Tahun Anggaran 2021 untuk ditetapkan menjadi Perda, namun mereka tetap memberi catatan dalam pandangan akhir fraksinya masing-masing.

Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih kepada DPRD karena Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2021 telah ditetapkan menjadi Perda. Ia pun menandaskan akan memperhatikan catatan-catatan yang disampaikan semua fraksi di DPRD Bolmong.

Meski di masa pandemi Covid-19 ini, dua lembaga masih tetap komit untuk menjalankan tugas untuk mengikuti rapat paripurna DPRD Bolmong dengan agenda pembicaraan tingkat dua, penetapan persetujuan atas Ranperda, tentang APBD tahun anggaran 2021.

Menurut Bupati, sebelum Ranperda ditetapkan, eksekutif maupun legislatif telah melaksanakan pembahasan yang sistematis dan terencana guna menyamakan persepsi dan pemahaman terhadap setiap perencanaan pemerintahan dan pembangunan yang dituangkan ke dalam berbagai program dan kegiatan yang ada disetiap perangkat daerah.

“Untuk itu, dengan ditetapkannya Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2021 pada hari ini, atas nama pemerintah daerah menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD, yang telah selesai membahas, memberikan masukan, koreksi dan saran positif terhadap penyempurnaan rancangan peraturan daerah ini, sehingga pada hari ini ditetapkan menjadi peraturan daerah,” ungkap Bupati.

Ranperda tentang APBD Bolmong tahun anggaran 2021 ini, lanjut Bupati, disadari masih terdapat banyak program dan kegiatan yang belum terakomodir, dikarenakan keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Namun hal tersebut bukanlah kendala, tetapi harus kita jadikan motivasi untuk lebih giat lagi mencari sumber pendapatan lainnya, guna memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan di daerah.

Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow memberikan apresiasi dan penghargaan kepada lembaga DPRD atas keberhasilan dalam menghadirkan empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang kemudian disahkan menjadi Peratuan daerah (Perda).

Selain mengesahkan APBD tahun anggaran 2021, DPRD juga mengesahkan Empat Ranperda untuk menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Empat Ranperda inisiatif DPRD itu yakni, Ranperda inisiatif tentang pajak sarang burung walet, Ranperda inisiatif tentang irigasi, Ranperda inisiatif tentang pengendalian dan penanggulangan rabies dan Ranperda inisiatif tentang pelestarian nilai kearifan lokal serta penggunaan pakaian dan bahasa daerah. (Advertorial)

Tatong Bara Terima Penghargaan Siddhakarya 2020 dari Pjs Gubernur

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara, menerima penghargaan Anugerah Produktivitas Siddhakarya tahun 2020 yang diserahkan langsung oleh Pjs Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Drs Agus Fatoni, yang dilaksanakan di Kota Manado, Jumat (27/11) kemarin.

Penghargaan Siddhakarya kepada pemerintah kabupaten/kota, selain diterima Kota Kotamobagu juga diterima Kota Bitung, dan Kabupaten Minahasa Selatan.

Sementara untuk, 6 perusahaan kategori kecil dan menengah yang berhasil meraih penghargaan Siddhakarya 2020, yakni UD Totabunan, UD Kawan Abadi, CV Dua Bersama Jaya, PT Jobubu Jarum Minahasa, PT Asegar Murni Jaya dan PT Berkat Abadi.

Penghargaan Siddhakarya diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas sampai mencapai standar of excellence in quality. “Saya mengucapkan selamat kepada pemenang dan mudah-mudahan kemenangan ini bukan hanya tujuan semata tetapi meningkatkan produtivitas yang utama,” kata Pjs Gubernur.

Ia berharap, agar perusahaan peraih penghargaan Siddhakarya ini dapat melanjutkan tren positifnya hingga ke tingkat nasional. “Perlombaan ini akan diteruskan ke tingkat nasional dan mudah-mudahan pemenang ini dapat menang di tingkat nasional,” harapnya.

Penghargaan ini juga merupakan bentuk nyata dari keterlibatan pemerintah daerah dalam upaya mendukung kemajuan pelaku usaha yang ada di Sulut. “Penghargaan ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari pemerintah agar UKM dapat terus produktif, menyerap tenaga kerja dan memajukan daerah,” ujarnya.

Pjs Gubernur juga meminta kepada pelaku usaha yang ada di Sulut untuk dapat mengoptimalkan penggunaan bahan lokal guna meningkatkan pembangunan dan perputaran ekonomi di Sulut. “Saya juga berharap kepada perusahaan pemenang untuk bisa senantiasa meningkatkan terus produktifitas yang unggul dengan menggunakan produk lokal dan juga mendukung upaya pemerintah dalam memajukan daerah,” pungkasnya. (guf)

HUT ke-49 Korpri, Wali Kota Bacakan Pidato Presiden

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kotamobagu menggelar upacara Peringatan HUT ke-49 Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), yang dilaksanakan di Lapangan Boki Hotinimbang, Senin (30/11) pagi tadi.

Tema Hari Korpri tahun ini adalah “Korpri Berkontribusi Melayani Dan Mempersatukan Bangsa”.

Wali Kota Tatong Bara bertindak sebagai inspektur upacara, sekaligus membacakan pidato Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Turut dihadir, Wakil Wali kota Nayodo Koerniawan, Sekretaris Daerah, Sande Dodo, Para Assiten, dan Pimpinan OPD Kotamobagu.

Presiden menyampaikan apresiasi atas semangat anggota Korpri yang di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini tetap menjalankan tugas pengabdian dari negara. Di tengah kesulitan dan keterbatasan yang ada di tengah pandemi, Kepala Negara berharap agar hal itu tak menjadi penghalang bagi para ASN untuk dapat bekerja dengan sigap dan cepat.

“Saya tahu dalam menjalankan tugas dari negara pasti ditemui banyak kesulitan, pasti memiliki banyak keterbatasan. Namun, saya berharap kesulitan dan keterbatasan itu tidak menjadi penghalang bagi kita untuk dapat bekerja dengan sigap dan cepat untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan baik di bidang kesehatan maupun ekonomi,” ujarnya.

Kepala Negara menegaskan, bahwa saat ini pemerintah harus terus mempercepat reformasi birokrasi dan struktural. Pandemi yang melanda saat ini memberi momentum perubahan fundamental dari cara-cara biasa menjadi cara-cara luar biasa.

Para birokrat kini harus terbiasa memanfaatkan teknologi. Era pandemi sekarang ini adalah momentum sebagian besar birokrat harus bekerja dari rumah (work from home), mempercepat transformasi digital, serta menjadikan aparat birokrasi lebih adaptif dan lebih terampil memanfaatkan teknologi dengan mengedepankan inovasi dan kreativitas.

“Selain itu, reformasi struktural sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi. Regulasi yang rumit dan menghambat kreativitas kerja harus dipangkas dan disederhanakan. Kelembagaan pemerintahan yang gemuk, tumpang tindih, dan tidak efisien harus segera diintegrasikan,” imbuhnya.

Jenjang eselonisasi yang panjang harus dapat dipangkas untuk mempercepat pengambilan keputusan. SOP yang panjang dan kaku harus dapat diringkas dan lebih fleksibel serta berorientasi pada hasil. Konsekuensinya, kompetensi SDM aparatur sipil negara harus menyesuaikan.

Selain itu, aparatur sipil negara juga harus tetap menjalankan tugas kebangsaan. Keberadaan ASN di seluruh wilayah Indonesia sampai ke pelosok perbatasan negara dan pelosok desa merupakan simpul pemersatu bangsa yang selalu mengamankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, setia menjaga dan tunduk pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, terus menjaga nilai-nilai bhinneka tunggal ika, serta menjaga nilai-nilai toleransi dan kerukunan.

“Keberadaan ASN di seluruh wilayah Indonesia juga harus bekerja untuk memotori pembangunan di seluruh pelosok Indonesia, menyampaikan prioritas program pembangunan nasional kepada masyarakat, aktif dalam pendidikan masyarakat, memberikan teladan dalam kehidupan bermasyarakat, serta menjadi motor pembangunan dan perubahan, terutama untuk masyarakat di daerah-daerah pinggiran dan terpencil,” ucap Presiden.

Oleh sebab itu, dalam kesempatan tersebut, Presiden juga sekaligus mengajak seluruh anggota Korpri untuk menjadi bagian penting dari proses perubahan besar-besaran yang sedang pemerintah jalankan dan memberikan warisan berharga dalam sejarah perjalanan bangsa untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Maju.

Upacara HUT Korpri ke-49, dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak. (*/guf)

DPRD Bolmong Gelar Paripurna Tingkat I Ranperda APBD Tahun 2021

ZONA POLITIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar rapat paripurna dalam rangka pembicaraan tingkat I penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bolmong Tahun Anggaran 2021, Jumat (27/11).

Rapat yang dilaksankan diruang paripurna tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bolmong, Welty Komaling SE, Wakil Ketua I DPRD Sukron Mamonto SE MM, Wakil Ketua II DPRD Abdul Kadir Mangkat, serta turut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Bolmong Yanny Ronny Tuuk STh MM, Sekretaris Daerah (Sekda), Tahlis Gallang SIP MM, para Asisten, para Pimpinan OPD dan ASN di lingkup Pemkab Bolmong, serta para Anggota DPRD Bolmong.

Welty Komaling, dalam memimpin rapat paripurna mengatakan, dengan melihat daftar hadir dari Anggota DPRD yang ada, maka rapat paripurna ini dinyatakan korum dan terbuka untuk umum.

“Sebagaimana yang kita ketahui, paripurna Ranperda APBD Kabupaten Bolmong TA 2021 ini, merupakan tindaklanjut dari kesepakatan bersama antara DPRD dan Pemkab Bolmong, tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Bolmong TA 2021,” katanya.

Ia pun mempersilakan Wabup Bolmong, Yanny Ronny Tuuk menyampaikan ringkasan Ranperda APBD Bolmong TA 2021 yang telah disusun oleh Pemkab Bolmong.

Wabup Yanny, menyampaikan, bahwa penyusunan Ranperda tentang APBD Kabupaten Bolmong TA 2021, merupakan implementasi dari program dan kegiatan di dalam struktur APBD, sebagaimana di atur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Dengan tetap berorientasi pada anggaran yang berbasis kinerja dan tetap mengutamakan hasil dari program dan kegiatan yang dicapai, serta pengunaan anggaran secara kualiatas dan kuantitas yang terukur, efektif, efesien dan ekonomis,” ujar Wabup.

Untuk mencapai sasaran prioritas pembangunan, lanjut Wabup, maka Pemkab Bolmong telah menetapkan tema pembangunan Kabupaten Bolmong pada TA 2020 yakni “Pemantapan Kontribusi Sektor Pertanian dan Pariwisata, Terhadap Perekonomian Regional dan Pemerataan Pendapatan Masyarakat”.

“Tema pembangunan tahun 2021 ini, telah diselaraskan dengan isu dan tema pembangunan Nasional serta tema Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun Anggaran 2021, sehingga arah kebijakan ekonomi daerah di TA 2021 nanti, diarahkan untuk mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, serta dapat mengandalkan berbagai potensi unggulan daerah sebagai upaya untuk memulihkan ekonomi Nasional akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini,” jelas Wabup.

Sambung Wabup, dari uraian tema pembangunan Kabupaten Bolmong TA 2021. Pemkab Bolmong telah menyusun lima sasaran prioritas pembangunan daerah yang telah tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2021.

“Pertama adalah Penguatan produktivitas pertanian dan produk olahan turunan. Kedua, Pengembangan dan pemasaran produk unggulan Kabupaten. Ketiga, Pengembangan pelaku usaha berbasis pemberdayaan masyarakat desa. Keempat, Mempermudah akses modal. Dan kelima, Membangun keterpaduan antar wilayah untuk pengembangan pariwisata dan pertanian,” tutur Wabup.

Usia mendengarkan ulasan penyusunan Ranperda APBD Bolmong TA 2021, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling mempersilakan 6 Fraksi yang ada di DPRD Bolmong untuk menyampaikan pandangannya masing-masing terkait penyusunan Ranperda APBD Bolmong TA 2021 tersebut.

Dari ke enam fraksi pun menyampaikan pandangannya melalui juru bicara masing-masing fraksi, dan menyatakan menerima Ranperda APBD Bolmong TA 2021 untuk dibahas pada tahap selajutnya. (Advertorial)

Insentif Petugas Agama dan Guru Mengaji Segera Dibayarkan

Hamdan Mokoagow

ZONA KOTAMOBAGU — Sebanyak 299 petugas agama dan guru ngaji se-Kota Kotamobagu akan segera menerima insentif untuk triwulan IV. Penyaluran insentif ini dilakukan setelah para penerima mengantongi SK (Surat Keputusan) yang ditandatangani Wali Kota Tatong Bara.

“Dasar pencairan insentif jika SK sudah diterbitkan. Alhamdulillah SK Triwulan IV sudah ditandatangani ibu wali kota. Insya allah proses pencairan akan dilakukan dalam waktu dekat,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kotamobagu, Hamdan Mokoagow, Jumat (26/11).

Menurutnya, pencairan insentif langsung disalurkan melalui rekening penerima. Untuk petugas agama total anggarannya dialokasikan sebesar Rp4 miliar, pencairannya dilakukan per triwulan.

“Koordinator sebanyak 22 orang. Masing-masing diberikan insentif sebesar Rp900 ribu per bulan, dengan total Rp237,6 juta. Sedangkan guru mengaji sebanyak 220 orang, setiap orang mendapatkan Rp750 ribu per bulan,” ujar Hamdan. (guf)

Gunakan Peralatan Modern, Extra Laundry Solusi Cuci Pakaian Ditengah Pandemi Covid-19

ZONA EKONOMI — Di masa pandemi Virus Corona, banyak bisnis yang terpukul hingga membuat pemilik menutup usahanya. Namun tidak demikian dengan bisnis laundry yang tetap eksis dan menjanjikan di tengah gempuran Covid-19.

Salah satunya bisnis laundry milik Resa Kawulusan, warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur. Menurutnya, usaha yang diberi nama Extra Laundry Kotamobagu yang terletak di Kelurahan Kotobangon itu, ia rintis sejak 1 Oktober 2019. “Awalnya hanya 1 karyawan saja yang bekerja. Alhamdulillah saat ini sudah bisa mempekerjakan 6 karyawan,” kata Resa.

Owner Extra Laundry ini mengungkapkan, selama pandemi Covid-19, usaha tersebut tidak memiliki kendala. “Sampai saat ini tetap stabil, malahan pelanggan makin bertambah. Alhamdulillah dalam sebulan omzet bisa mencapai puluhan juta rupiah,” ujarnya.

Menurutnya, Extra Laundry memakai peralatan laundry modern dengan menggunakan mesin dryer khusus untuk pengering baju, yang suhu panasnya hingga 70 derajat celcius dan mampu membunuh virus dengan sekejap. “Kita juga menggunakan detergen chemical khusus untuk menghilangkan bakteri. Dan pada saat packing, kita semprotkan parfum grade A untuk membunuh virus, sebab alcoholl nya 70 persen. Kemudian kita juga menggunakan setrika uap khusus agar pakaian tidak mudah hangus,” tuturnya.

Selain itu, kata Resa, extra laundry menggunakan satu mesin untuk satu pelanggan. “Mesin yang kami gunakan memiliki sistem allergy care untuk mengeliminasi zat penyebab alergi yang tak terlihat. Kemudian steam refresh untuk mengurangi kusut dan bau dalam 20 menit serta steam softener untuk melembutkan pakaian dengan bersih,” jelasnya.

Ia menambahkan, extra laundry sangat mengutamakan kepuasan pelanggan, karena memiliki sistem pelayanan antar dan jemput pakaian konsumen secara gratis. “Kita melayani laundry kiloan dan satuan. Untuk reguler prosesnya tiga hari, Per kilo gram tarifnya Rp8 ribu untuk pakaian minimal 3 kg. Kalau pelanggan memilih proses cepat, bisa sampai dua jam. Jadi bagi konsumen yang ingin menggunakan jasa laundry kami bisa menghubungi langsung di nomor whatsapp 0813 4000 2411 atau langsung mengunjungi extra laundry di jalan Yusuf Hasiru, Kelurahan Kotobangon depan hotel senator resort Kotamobagu,” pungkasnya. (guf)

Sukseskan Pilkada 2020, Disdukcapil Buka Pelayanan Sabtu-Minggu

ZONA KOTAMOBAGU– Guna memaksimalkan serta mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu terus membuka pelayanan khusus di hari libur.

“Jelang Pilkada, kami juga membuka pelayanan khusus untuk pengurusan dan perekaman KTP-el pada hari libur Sabtu dan Minggu, seperti perekaman KTP-el bagi warga yang sudah berusia 17 tahun dengan membawa foto copy kartu keluarga, penggantian/pencetakan KTP-el yang hilang dengan membawa surat keterangan kehilangan dari kepolisian, dan penggantian/pencetakan KTP-el yang rusak dengan membawa fisik KTP-el yang rusak tersebut,” kata Kepala Disdukcapil, Virginia Olii, Jumat (27/11).

Menurutnya, pelayanan dibuka pada hari libur, dimulai pukul 09.00 Wita sampai dengan 15.00 Wita. “Untuk itu kami mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Kotamobagu yang ingin melakukan perekaman dan pengurusan KTP-el, kami juga tetap membuka pelayanan pada hari libur Sabtu dan Minggu,” pungkasnya. (guf)

Silaturahmi di Desa Moyag Bersatu, Steven Kandouw Disambut Pendukung Fanatik OD-SK

Cagub Steven Kandouw foto bersama dengan pendukung fanatik OD-SK di Desa Moyag Bersatu.

ZONA POLITIK – Calon Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) yang juga petahana, Steven Kandouw, melakukan silaturahmi dengan masyarakat Moyag Bersatu yang dilaksanakan di kediaman politisi PDI Perjuangan Kotamobagu, Yunita Lontoh, di Desa Moyag Todulan, Kecamatan Kotamobagu Timur, Rabu (25/11) malam.

Kedatangan Cawagub yang berpasangan kembali dengan Cagub Olly Dondokambey (OD) itu, langsung disambut riuh dan tepuk tangan ratusan simpatisan dan masyarakat yang sudah menunggu kehadiran figur nomor urut 3 di Pilkada Sulut tahun 2020.

Turut hadir dalam kunjungan itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulut, Rocky Wowor, Ketua DPC PDIP yang juga Ketua DPRD Kotamobagu, Meiddy Makalalag, Ketua DPC PDIP Boltim, Meddy Lensun, Ketua DPC PDIP Bolmong, Welty Komaling, Wakil Ketua DPC PDIP yang juga Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kotamobagu, Adrianus Mokoginta serta sejumlah pengurus dan kader PDIP Kota Kotamobagu. Kegiatan itu, tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19.

Steven Kandouw dalam sambutannya menyampaikan, imbauan pemerintah kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 ditengah pesta demokrasi. “Jadi harus selalu ingat 3M yakni, Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak. Tetap terus terapkan protokol Covid-19 yang disampaikan pemerintah. Tinggal dua bulan lagi vaksin Covid-19 sudah ada. Mudah-mudahan setelah Januari tahun depan masyarakat sudah bisa kembali beraktivitas dengan normal, anak-anak sudah bisa kembali sekolah dengan baik, yang bekerja juga sudah bisa bekerja dengan baik,” kata Steven.

Dirinya juga mengajak, kepada masyarakat serta simpatisan untuk tetap menjaga silaturahmi serta tali persaudaraan di dalam Pilkada tahun ini. “Mari kita Tetap jaga ukhuwa, baik ukhuwa islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah. Jangan kita saling bermusuhan, dan jangan kita saling menghujat satu sama lain. Dalam kesempatan ini, sebagai teman, sahabat dan saudara, saya ingatkan mari kita berupaya, berikhtiar, serta kerja keras berjihad untuk kesejahteraan. Berjihad itu, selain jihad di dalam akidah tetapi jihad juga untuk kesejahteraan kita semua,” ujar Steven disambut tepuk tangan masyarakat.

“Terima kasih kepada ibu Yunita Lontoh yang sudah menyediakan tempat pertemuan ini, terima kasih juga untuk sahabat, saudara yang hadir walaupun sudah hampir larut malam tetapi tetap semangat. Luar biasa sambutan masyarakat Moyag Bersatu, syukur moanto,” ucap steven.

Sementara itu, Yunita Lontoh selaku tuan rumah dalam acara silaturahmi tersebut, menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada Calon Wakil Gubernur Steven Kandouw yang sudah hadir di Desa Moyag dan bisa bertatap muka langsung dengan masyarakat. “Masyarakat yang hadir pada malam hari ini, spontanitas. Mereka rela menunggu berjam-jam hanya untuk melihat figur yang mereka percaya untuk melanjutkan pembangunan di daerah ini. Insha Allah di Moyag Bersatu ODSK mendapat suara signifikan. Mudah-mudahan target 75 persen ODSK menang di Moyag Bersatu,” ucap Yunita.

Selain itu, istri dari Fani Suangi, salah satu pengusaha muda di Desa Moyag Todulan ini menuturkan, dirinya saat ini tengah memperjuangkan nasib kaum Lansia (lanjut usia) di Desa Moyag bersatu untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi setiap bulannya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Saat ini saya mendapat mandat dari masyarakat untuk duduk dikursi DPRD Kotamobagu. Untuk itu, saya telah menyusun program-program yang salah satunya memperjuangkan nasib lansia, sebab mereka sudah tidak lagi produktif dalam bekerja. Insha allah dalam waktu dekat program saya ini akan segera terealisasi,” tutur Yunita. (guf)

Elektronifikasi Transaksi Pemda Segera Diterapkan di Kotamobagu

Ahmad Yani Umar

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah pusat akan mengeluarkan regulasi Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Hal ini dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, Kamis (26/11).

“Tujuannya adalah mendorong transformasi digital di daerah dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui percepatan dan perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP),” kata Ahmad.

Mengenai hal tersebut, pihaknya (Kominfo) juga telah melakukan koordinasi dengan Sekretaris Daerah Kotamobagu, bahwa kedepan nanti akan ada roadmap (penentu) yang akan di susun.

“Salah satu roadmap yakni akan membentuk tim TP2DD Kotamobagu. Intinya nanti bagaimana mengenai pelaksanaan transaksi non tunai di Pemerintah Daerah,” ungkapnya.

Pihaknya (Kominfo) juga telah menyampaikan ke salah satu Deputi Bank Indonesia, bahwa untuk melaksanakan TP2DD ini ada dua hal yang harus diperhatikan yakni, infrastruktur dan SDM.

“Dan per januari 2021 Pemerintah dan BI akan melaksanakan Training of trainer bagi setiap Kabupaten/Kota terutama yang menangani keuangan di setiap OPD yakni bendahara pengeluaran dan bendahara penerimaan,” sebutnya. (guf)