Beranda blog Halaman 407

Wali Kota Keluarkan Surat Edaran Tentang Protokol Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota, Tatong Bara, mengeluarkan surat edaran nomor: 155/W-KK/VI/2020 tentang protokol pelaksanaan kegiatan keagamaan di rumah ibadah dalam kondisi pandemi Covid-19 di Kota Kotamobagu.

Surat edaran wali kota tersebut dikeluarkan berdasarkan pertimbangan surat edaran Menteri Agama nomor 15 Tahun 2020 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah ibadah dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman dari Covid-19, serta hasil rapat koordinasi Pemerintah Kota Kotamobagu bersama Kepala Kantor Kementrian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) pada 3 Juni 2020.

Berdasarkan pertimbahan tersebut, pemerintah tetap menganjurkan melaksanakan kegiatan ibadah di rumah saja bersama keluarga. Namun bagi pengurus dan jamaah rumah ibadah yang berkeinginan melaksanakan ibadah di masa pandemi Covid-19, maka wajib mengikuti protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Dalam surat edaran tersebut, disebutkan bahwa; rumah ibadah yang menyelenggarakan kegiataan berjamaah adalah berdasarkan fakta lapangan berada di lingkungan yang aman dari Covid-19, yang ditunjukkan dengan surat keterangan rumah ibadah aman Covid-19 dari Ketua Gugus Tugas Kota Kotamobagu atau yang didelegasikan.

Selanjutnya, pengurus rumah ibadah melalui pemerintah desa dan kelurahan mengetahui camat mengajukan permohonan bahwa kawasan atau lingkungan rumah ibadah aman dari Covid-19. Untuk rumah ibadah yang bisa menampung jamaah dalam jumlah besar, dapat mengajukan surat keterangan aman dari Covid-19 langsung kepada Ketua Gugus Tugas Kota Kotamobagu.

Melalui surat edaran itu, pengurus atau penanggungjawab rumah ibadah juga diminta untuk menyiapkan petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di area rumah ibadah, melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala, membatasi jumlah pintu masuk-keluar rumah ibadah, menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun cari di pintu masuk, menyediakan alat pengukur suhu tubuh, menerapkan pembatasan jarak dengan memberi tanda khusus, mengatur jumlah jamaah, mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah, memasang imbauan penerapan protokol kesehatah, mengingatkan jamaah agar tidak berdesakkan, membuat surat pernyataan kesiapan menerapkan protokol kesehatan, dan jamaah tidak diperkenankan mengikuti kegiatan keagamaan di rumah ibadah di luar wilayahnya, termasuk musafir.

Selain mengatur kewajiban petugas atau penanggungjawab rumah ibadah, kewajiban jamaah juga diatur melalui surat edaran tersebut. Jamaah yang akan melaksanakan ibadah di rumah ibadah adalah; jamaah dalam kondisi sehat, meyakini bahwa rumah ibadah yang digunakan sudah memiliki surat keterangan aman dari Covid-19, menggunakan masker, menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun cair, menghindari kontak fisik, menjaga jarak antar jamaah, menghindari berdiam lama di rumah ibadah atau berkumpul di area rumah ibadah, melarang anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit atau orang dengan penyakit bawaan yang beresiko tinggi beribadah di rumah ibadah serta mengikuti protokol kesehatan.

Tak hanya mengatur pelaksanaan kegiatan keagamaan, surat edaran itu juga mengatur penerapan fungsi sosial rumah ibadah meliputi kegiatan pertemuan masyarakat, seperti; akad nikah/perkawinan, yang harus mengikuti protokol kesehatan, dengan tambahan ketentuan, yakni; jumlah peserta maksimal 20% dari kapasitas tempat kegiatan atau maksimal 30 orang dengan waktu yang seefisien mungkin. (guf)

54 Warga Penerima Bantuan di Desa Moyag Ucapkan Terima Kasih kepada Wali Kota dan Wawali

Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan serahkan bantuan kepada warga Desa Moyag.

ZONA KOTAMOBAGU – 54 warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang menerima bantuan sembako tahap II dari Pemerintah Kotamobagu, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan (TBNK).

“Syukur moanto (terima kasih) ibu wali kota dan bapak wali kota yang sangat peduli terhadap kondisi kami dengan memberikan bantuan bahan kebutuhan pokok. Insya Allah ibu wali kota dan bapak wali kota selalu diberikan lindungan serta kesehatan oleh tuhan yang maha kuasa dalam menjalankan tugas dan aktivitas,” kata 54 warga usai menerima bantuan yang diserahkan langsung wali kota dan wakil wali kota, di Kantor Desa Moyag, Sabtu (13/6) pekan lalu.

Sementara itu, Jainudin Balamba salah satu warga Desa Moyag penerima manfaat, mengatakan bahwa bantuan beras serta bahan kebutuhan pokok lainnya yang diberikan Pemerintah Kotamobagu ini sangat baik dan layak untuk dikonsumsi. “Syukur alhamdulillah, beras yang diberikan kualitasnya bagus dan enak dimakan,” sebut Jainudin.

“Terima kasih saya ucapkan kepada pemerintah Kotamobagu yang telah memberikan bantuan bahan kebutuhan pokok ini. Ini sangat membantu kami ditengah wabah virus korona ini yang belum tahu kapan akan berakhir. Semoga penyakit ini akan segera berakhir dan kehidupan akan kembali berjalan normal,” ujar Budi Mamangkai. (guf)

Nayodo Serahkan Bantuan 1.000 Bibit Durian Musang King kepada Kelompok Tani

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan menyerahkan bantuan bibit durian musang king kepada kelompok tani.

ZONA KOTAMOBAGU – 4 kelompok tani menerima bantuan 1.000 bibit tanaman durian jenis musang king dari Pemerintah Kotamobagu. Bantuan tersebut diserahkan langsung Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, bertempat di Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan, Senin (15/6).

Kelompok tani yang menerima bantuan tersebut, masing-masing di Desa Poyowa Besar, Kelurahan Motoboi Besar, Kelurahan Molinow dan Kelurahab Motoboi Kecil.

“Diharapkan bantuan bibit tanaman durian ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Kelompok tani dan kemudian dikembangkan. Tanaman ini jika dirawat dengan baik bisa memberikan keuntungan bagi kelompok secara ekonomi,” kata Nayodo.

Nayodo yang juga Wakil Ketua 1 DPC PDIP Kotamobagu ini, menyampaikan pesan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandow (ODSK). “Bapak gubernur dan wakil gubernur, ODSK menitipkan salam juga kepada seluruh kelompok, agar bantuan bibit tanaman ini dirawat dan dipelihara dengan baik,” ujar Nayodo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Muhammad Yahya, mengatakan, bibit yang diberikan untuk kelompok sebanyak 1.000 pohon. Dimana, masing-masing kelompok mendapatkan sebanyak 250 pohon. “Untuk saat ini kami tengah melakukan program budidaya tanaman durian musang king. Sekarang ini bibit (Entris) masih diadakan dari luar, yakni Magelang dan kemudian di budidayakan disini (Kotamobagu). Kedepan target kita induknya sudah ada di Kotamobagu,” pungkasnya. (guf)

Wali Kota dan Wawali Tinjau Progres Lanjutan Pembangunan MABM

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sande Dodo, meninjau proses pengerjaan lanjutan pembangunan Masjid Agung Baitul Makmur (MABM), Senin (15/6).

Menurut wali kota, peninjauan yang dilakukan guna memastikan proses pengerjaan lanjutan bisa selesai sesuai waktu yang tertuang dalam kontrak. “Tetapi ada pekerjaan yang harus dikerjakan oleh pekerja dari jawa, dan saat ini mereka belum bisa datang karena pandemi ini. Namun, percepatan untuk kegiatan pekerjaan ini sampai bulan agustus. Progresnya masih baik, insya Allah ini berjalan dengan baik,” kata wali kota kepada sejumlah awak media usai melakukan peninjauan.

Disinggung soal surat edaran pembukaan rumah ibadah, wali kota mengatakan, harus melihat kondisi serta selalu mengikuti protokol kesehatan. “Kalau pun sudah dibuka, protokol kesehatan harus diikuti. Oleh sebab itu, pemuka agama harus mengetahui ini jangan sampai sudah dibuka tetapi tidak mengikuti protokolnya. Karena dalam hal, kita terus memantau sekaligus evaluasi apa yang harus kita lakukan walaupun sudah dibahas tentang pembukaan rumah ibadah,” pungkasnya. (guf)

Beras Bantuan Pemkot Layak Konsumsi, Warga: Terima Kasih Wali Kota dan Wakil Wali Kota

Pemerintah kecamatan Kotamobagu Utara menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak Covid-19.

ZONA KOTAMOBAGU – Sejumlah warga penerima manfaat bantuan paket bahan kebutuhan pokok dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada mereka.

Hal ini seperti disampaikan Jamal Posumah, salah satu warga Desa Bilalang 1, Kecamatan Kotamobagu Utara, usai menerima bantuan. Dikatakannya, bantuan ini sangat bermaanfaat bagi keluarganya, terlebih bagi mereka yang mulai kesulitan masalah ekonomi akibat pandemi Covid-19. “Kami sampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Pemkot Kotamobagu terlebih khusus kepada ibu wali kota dan pak wakil wali kota yang terus memberikan perhatiannya kepada kami dimasa-masa kami sedang kesulitan masalah ekonomi akibat adanya wabah ini, yang berimbas pada pekerjaan kami. Alhamdulillah setelah dimasak bantuan ini layak dikonsumsi,” kata Papa Bayu sapaan akrabnya yang berprofesi sebagai pemain orgen dalam hajatan, Minggu (14/6).

Hal senada dikatakan Ronal Mokoginta, warga Kecamatan Kotamobagu Utara. Menurutnya, setelah diterimanya bantuan ini kemarin malam, ia langsung meminta istrinya untuk dimasak. “Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Setelah diterima, saya langsung meminta istri saya untuk memasaknya dan Alhamdulillah bantuan ini baik semua. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Kotamobagu atas perhatiannya kepada kami,” ujar Ronal.

Sementara itu, Camat Kecamatan Kotamobagu Utara, Andi Mokoginta memastikan semua bantuan untuk warga Kecamatan Kotamobagu Utara yang diberikan baik semua dan layak dikonsumi. “Saya juga turun langsung memastiakan bantuan tersebut sebelum disalurkan kembali diperiksa, dan semuanya saya pastikan baik,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kotamobagu, Sarida Mokoginta mengungkapkan, ada sebanyak 3.500 warga di desa/kelurahan yang ada di empat kecamatan di Kota Kotamobagu yang mendapatkan bantuan ini. “Dari empat kecamatan, tinggal menyisahkan Kecamatan Kotamobagu Barat, yang Insya Allah akan disalurkan pada Senin 15 Juni 2020,” terangnya. (guf)

Dinsos dan Penyedia Ganti Beras Bantuan Dua Warga Poyowa Besar I

ZONA KOTAMOBAGU — Masih adanya warga penerima yang mengeluhkan bantuan beras yang diterima karena tidak layak konsumsi sebagaimana pemberitaan di salah satu stasiun TV, langsung direspon Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kotamobagu.

Menurut Kepala Dinsos, Sarida Mokoginta, dua warga Desa Poyowa Besar 1 yang mengeluhkan beras yang diterimanya telah ditindaklanjuti Dinsos selaku instansi teknis yang mengawasi penyaluran bantuan bersama pihak penyedia dengan mengganti beras yang dikeluhkan. “Setelah berkoordinasi dengan perangkat desa, kami sebagai instansi teknis yang mengawasi penyaluran bersama penyedia langsung mengganti beras dari kedua warga Poyowa Besar I tersebut,” ucap Sarida.

Dalam data yang diterima dari pihak desa terkait laporan masyarakat yang mengeluhkan beras yang diterima, nama kedua warga Poyowa Besar tersebut tidak tercantum dalam laporan. “Sejak laporan keluhan beras ini kami terima pada Kamis lalu, Dinsos bersama penyedia langsung turun lapangan berkoordinasi dengan camat dan sangadi untuk melakukan pendataan dan meminta agar pihak desa segera menyampaikan laporan ke Dinsos untuk penggantian beras. Hingga hari Minggu tadi, nama kedua warga tersebut tidak ada dalam data laporan yang dikirimkan pihak desa, sehingga belum dilakukan penggantian,” ucapnya.

Padahal menurut Sarida, sejak awal pihaknya telah meminta agar para kepala desa yang warganya berkeberatan atas beras bantuan yang disalurkan dan berkeinginan untuk mengganti berasnya agar segera dilaporkan ke pihak Dinsos untuk dilakukan penggantian. “Sejak awal memang itu yang kami lakukan. Kami meminta pihak desa agar segera mendata dan melaporkan ke kami jika ada warga penerima yang akan mengganti beras mereka, karena pihak penyedia akan mengganti beras tersebut,” ungkap Sarida.

Lebih lanjut menurut Sarida, apabila masih ada laporan dari aparat desa dan kelurahan terkait keluhan masyarakat terhadap beras bantuan yang telah disalurkan, Dinsos telah meminta pihak penyedia untuk melakukan penggantian. “Hingga hari ini, kami masih tetap menunggu laporan dari pihak desa jika masih ada warga penerima bantuan yang mengeluh atas beras yang diterimanya. Jika masih ada kami akan meminta pihak penyedia untuk menggantinya,” pungkas Sarida. (guf)

‘Pulang Kampung’, Selvia Van Gobel Siap Tarung di Pilkada Bolsel

Dra Selvia A.W Van Gobel ME

ZONA POLITIK – Dra Selvia AW Van Gobel ME menyatakan sikap siap bertarung di Pilkada Bolmong Selatan tahun ini. Dukungan masyarakat yang terus berdatangan semakin membulatkan niat Mama Rati —sapaan akrab Selvia—, untuk bertarung di hajatan politik lima tahunan ini.

“Ini bukan hanya keinginan pribadi saya, tapi permintaan masyarakat agar saya maju di Pilkada Bolsel,” katanya.

Menatap Pilkada Bolsel yang tahapannya akan kembali digulir dalam waktu dekat ini, mantan pejabat senior Pemkab Bolsel itu mengaku sudah menyiapkan segalanya, termasuk komunikasi dengan partai politik. “Semua yang dibutuhkan sudah disiapkan. Kemudian komunikasi dengan partai politik masih berproses, tapi sudah ada sinyal positif dari beberapa partai,” ujarnya.

Statusnya sebagai ASN di Pemkot Kotamobagu saat ini tak menjadi pengahalang baginya untuk ‘pulang kampung’ ke Bolsel. Pengunduran dirinya sebagai ASN sudah diajukan ke wali kota. “Saya sudah menyampaikan permohonan kepada wali kota untuk pengunduran diri sebagai ASN terhitung mulai Juli. Alhamdulillah sudah ditandatangani Sekda dan tinggal menunggu persetujuan dari provinsi,” tuturnya.

Sosialisasi ke masyarakat terus ia lakukan bersama bakal calon pasangannya di Pilkada Bolsel, Riston Mokoagow. Dalam berbagai kesempatan keduanya turun ke wilayah menyapa masyarakat Bolsel. “Insya Allah dengan semangat dan keseriusan kami maju di Pilkada ini akan membawa daerah Bolsel semakin maju. Kalau bukan sekarang kapan lagi,” pungkasnya. (guf)

Pasien Positif Covid-19 Bertambah 1, dr Tanty: Sempat Dirawat di RSUD Kotamobagu

Juru bicara Gugus Tugas, dr Tanty Korompot saat mengumumkan ketambahan pasien positif Covid-19.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu melalui Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19, kembali menggelar konferensi pers terkait perkembangan kasus virus korona, bertempat di Aula Kantor Wali Kota, Sabtu (13/6) sore.

Juru Bicara Gugus Tugas, dr Tanty Korompot, mengatakan dari hasil rilis Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara tertanggal 12 juni 2020, bahwa Kotamobagu ketambahan 1 orang positif covid-19.

“Pasien berasal dari Kotamobagu berjenis kelamin laki-laki, usia 44 tahun. Sebelumnya sempat dirawat di RSUD Kotamobagu selama dua hari kemudian di rujuk ke RSUP Prof Kandou Manado. Penyakit penyerta, komorbid adalah anemia EC CKD,” kata dr Tanty.

Lanjutnya, saat ini tim surveilans Dinas Kesehatan Kotamobagu lagi melakukan kontak tracing dari pasien tersebut. “Saat ini data covid-19 di Kotamobagu, terkonfirmasi positif 2 orang, ODP 4 orang, PDP 4 orang, pelaku perjalanan 2.956 orang, pelaku perjalanan dalam pemantauan 215 orang,” ungkap kepala dinas kesehatan ini.

Untuk itu, dirinya mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga agar kurva kasus Covid-19 di Kotamobagu berada pada posisi landai atau menurun. “Sehingga Kota Kotamobagu memenuhi kriteria untuk dapat menerapkan pola kelaziman baru atau new normal, yang merupakan praktik relaksasi dari PSBB yang sudah diterapkan di beberapa wilayah di Indonesia,” tuturnya.

Menjelang new normal, kata dr Tanty, masyarakat diminta untuk bisa bergotong royong bersama-sama pemerintah. Karena kunci sukses new normal ada pada komitmen bersama untuk selalu disiplin dan menerapkan protokol kesehatan. “Maksud pemerintah menerapkan new normal adalah dengan tujuan untuk memulihkan kembali semua sektor yang sempat hampir lumpuh dan tidak produktif. Mari kita keluar dari kondisi tidak nyaman ini, dengan benar-benar mematuhi protokol kesehatan dengan penuh kesabaran. Tetap menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dengan air mengalir, jaga imunitas tubuh dan selalu berpikiran positif. Bersama kita bisa,” pungkasnya. (guf)

Brimob Batalyon B Pelopor Inuai Galakkan Program Gerakan Amal Jumat Seribu

Kompol Aloysius Londar, SIK

ZONA HUKUM – Brimob Batalyon B Pelopor, Inuai, Kabupaten Bolaang Mongondow, galakkan program gerakan amal Jumat Seribu bagi personil setiap pekannya dengan mendonasikan sebagian rezeki demi kemanusiaan.

Menurut Komandan Brimob Batalyon B Pelopor Inuai, Kompol Aloysius Londar SIK, program “Jumat Seribu” bagi setiap personil ini digalakkan guna membantu masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Sesuai dengan moto Brimob, jiwa ragaku demi kemanusiaan. Dan ditengah situasi pandemi Covid-19 ini, kita diharapkan Brimob hadir mengutamakan sisi kemanusiaan. Jadi apa yang bisa kita perbuat dengan kekurangan dan keterbatasan kita yang dampaknya bisa dimanfaatkan masyarakat,” kata Kompol Aloysius kepada sejumlah awak media, Kamis (11/6).

Mantan Wakil Komandan Detasemen Gegana Polda Sulut ini menambahkan, nantinya dalam penyaluran dari setiap personil yang memberikan sumbangan minimal seribu rupiah setiap hari jumat, akan didonasikan kepada warga masyarakat yang sangat membutuhkan.

“Di sini apalagi dalam situasi pandemi Covid-19, kita tergerak membuat itu, jadi ada dampak dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, Gerakan Amal “Jumat Seribu” ini mulai dilakukan sejak minggu lalu. “Kita sudah mulai gerakan sumbangan Jumat Seribu. Setelah apel pagi baru kita jalankan kotak sumbangan seikhlasnya bagi setiap anggota,” pungkasnya. (guf)

Bahas Klaim Covid-19, Deputi Direksi BPJS Suluttenggomalut Temui Wali Kota

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara menerima kunjungan kerja Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttenggomalut), Chandra Nurcahyo, bertempat di Rumah Dinas Walikota, Jumat (12/6).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ahmad Yani Umar, yang turut mendampingi kunjungan tersebut mengatakan, pertemuan bersama pihak BPJS ini, membahas persoalan pengajuan klaim penanganan pasien Covid-19 di Kotamobagu.

“Dalam kesempatan ini juga, ibu wali kota meminta agar dibangun kantor cabang di wilayah BMR. Apalagi RSUD Kotamobagu telah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Bolmong Raya,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan wilayah Suluttenggomalut, Chandra Nurcahyo, saat ditemui menyampaikan apresiasi kepada pihak Pemerintah Kota atas dukungan penuh yang diberikan mengenai JKM KIS. “Kunjungan dilakukan dalam rangka supervisi pelayanan untuk covid-19 dan seperti apa kesiapan jajaran BPJS terkait proses percepatan verifikasi klaim covid-19 dan itu sudah kami komunikasikan dengan ibu walikota,” ujar Chandra.

Menurutnya, ada sejumlah kriteria yang masuk dalam klaim covid. Diantaranya, yang terkonfirmasi covid, yang masuk dalam PDP, serta ODP yang berusia di atas 60 tahun dan bagi yang dibawah 60 tahun disertai penyakit bawaan. “Tidak hanya peserta JKM, yang bukan peserta apabila terkonfirmasi dari sejumlah syarat, maka akan dijamin oleh negara,” pungkasnya. (guf)