Beranda blog Halaman 412

Dirut RSUD: Pemulangan Pasien Sembuh Sesuai Prosedur Penanganan Covid-19

dr Eka Budiyanti

ZONA KOTAMOBAGU – Sejumlah masyarakat Kotamobagu bertanya-tanya terkait bagaimana proses pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan bisa diperbolehkan pulang. Ini dikarenakan saat adanya pengumuman tiga pasien terakhir, Senin (1/6) lalu, ada dugaan miss komunikasi antara pengumuman gugus tugas Provinsi Sulut dengan RSUD Kotamobagu.

Dirut RSUD Kotamobagu dr Eka Budiyarti menegaskan jika pengeluaran pasien Covid-19 yang sembuh sudah sesuai prosedur. “Prosedur awal pengumuman terkait pasien Covid-19 adalah diumumkan secara nasional, kemudian disusul provinsi. Setelah itu baru kami dari kabupaten/kota mengumumkannya. Itu juga berlaku bagi pasien yang sembuh. Untuk pemulangan covid-19 adalah setelah ada petunjuk dari provinsi bahwa hasil swab 2 kali negative, maka kami baru bisa memulangkan yang bersangkutan,” kata dr Eka.

Soal adanya dugaan miss komunikasi tiga pasien terakhir Covid-19 di RSUD Kotamobagu, dr Eka menyebutkan jika dirinya ikut prosedur yang telah ditetapkan. “Data yang dikeluarkan provinsi saat konfrensi pers, ada 2 orang yang dinyatakan sembuh. Dan data yang dikirimkan ke RSUD Kotamobagu juga 2 pasien yang sembuh. Namun yang diumumkan provinsi adalah pasien umur 30-an dan 44 tahun, tapi yang dikirimkan data ke kami adalah pasien yang sama-sama umur 30an tahun. Untuk umur 40an belum terkonfirmasi sembuh.
Kami kemudian melakukan konfirmasi ke propinsi soal data mana yang benar, apakah data yang diumumkan provinsi atau data yang diterima kami dalam bentuk hasil swab pasien. Ternyata mereka (dari provinsi) menerangkan jika yang benar adalah hasil lab yang dikirimkan ke RSUD Kotamobagu,” jelasnya.

Atas dasar itu, akhirnya pihak RSUD Kotamobagu memulangkan 2 pasien yang berumur 30-an tersebut Senin (1/6) siang, sesuai hasil laboratorium yang diterima. Namun setelah memulangkan 2 pasien tersebut, RSUD Kotamobagu kembali berkoordinasi dengan tim gugus tugas Provinsi, terkait satu pasien yang telah diumumkan sembuh, yakni pasien yang berusia 44 tahun.

“Kami minta data hasil laboratorium pasien yang berumur 44 tahun tersebut. Dan akhirnya kami menerima hasil swab sekitar pukul 20.00, Senin malam. Maka dari itu, pasien tersebut dipulangkan malam. Pihak keluarga meminta untuk menjemput yang bersangkutan dan kami mempersilahkan karena hasil swab telah menyatakan bahwa yang bersangkutan negative saat swab ke-3 dan 4,” ungkap dr Eka sambil menegaskan jika kepulangan pasien tersebut tidak ada tekanan dari pihak manapun seperti yang beredar di medsos.

“Kami pulangkan karena memang prosedurnya seperti itu. Jika hasil swab 2 kali negative maka baru bisa dipulangkan,” sambungnya.

Seperti diketahui, 9 pasien Covid-19 di Kotamobagu telah dinyatakan sembuh. Kini masih ada satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 namun pasien tersebut dirawat di RSUD Datoe Binangkang.(*)

Sekda Bolmut Mengikuti Vicon Bersama KASN

ZONA BOLMUT — Sekertaris Daerah (Sekda), Dr Drs Hi Asripan Nani MSi mengikuti Video Conference (Vicon) bersama Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Rabu (3/6), sehubungan pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024, sistem merit ditetapkan sebagai program prioritas nasonal yang harus dilaksanakan oleh kementrian/lembaga dan daerah. Kegiatan itu dilaksanakan di ruang kerja Sekda.

Terkait dengan Video Conference (Vicon) tersebut membahas dalam rangka audiensi nasional tentang kebijakan penerapan sistem merit dalam manajemen Aperatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan instansi Pemerintah di pusat dan daerah.

Turut Hadir Kepala Badan BKPP Bolmut Khristanto Nani SSTP, serta pejabat adimistrator terkait. (rendi)

Ciptakan Furniture Murah dan Unik, Warga Bilalang I Ini Raup Pendapatan Lebih

ZONA KOTAMOBAGU – Fitra Mokoginta warga Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara, mampu meraup pendapatan lebih berkat keterampilannya mengasah material kayu dan besi menjadi furniture atau perlengkapan rumah dan kantor yang unik dan murah. Dari hasil kerajinan tangannya membuat rak bunga, meja dan berbagai model perlengkapan rumah, Fitra mengaku mendapatkan penghasilan mencapai jutaan rupiah.

Fitra mengungkapkan, awalnya hanya membuat rak bunga untuk dipakai di rumah, namun setelah di-upload ke Media Sosial (Medsos), dirinya mengaku mendapatkan pesanan. Ada pun pemesan ini datang dari wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR). “Awalnya hanya untuk dibuat untuk di rumah. Tapi, setelah di-upload ke facebook, ada sejumlah masyarakat tertarik dan memesan. Jadi, saya dan keluarga saya membuatkan pesanan itu, dan mengantarkan langsung ke rumah pemesan,” ungkap Fitra.

Dari usaha yang baru digeluti sebulan ini, dirinya mengaku sudah bisa mengantongi jutaan rupiah perharinya. Pendapatan itu didapatkan dari hasil menjual rak bunga dengan harga yang bervariasi. “Dalam sehari pernah mengantar 4 pesanan rak bunga yang terbuat dari kayu. Rak bunga itu bisa menampung empat pot bunga, dan bisa diletakkan dalam rumah sebagai hiasan. Ada rak bunga yang harga Rp250 ribu, ada juga yang Rp400.000. Harganya sesuai dengan model yang dimintakan pemesan. Kalau menggunakan kayu kualitas bagus, memakan banyak material kayu, cat dan keterampilan khusus maka harganya sedikit mahal,” tambah Fitra.

Ke depan, dirinya akan melakukan beberapa inovasi untuk menciptakan rak bunga yang lebih unik. Dimana, akan ditambah dengan sentuhan gambar di setiap bilik penempatan pot. “Supaya lebih menarik, kita akan tambah material berupa tripleks untuk menaruh gambar. Bisa gambar kartun, atau pun gambar yang dimintakan pemesan. Ini agar rak bunga lebih kelihatan unik,” tutur Fitra. (guf)

Rencana Penerapan New Normal Life Dalam Dunia Pendidikan, DPRD Panggil Dinas Pendidikan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan mengenai rencana penerapan new normal life untuk dalam dunia pendidikan di Kota Kotamobagu. Kegiatan itu dilaksanakan di ruang rapat Banmus, Rabu (3/6).

RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi II Jusran Mokolanut didampingi Wakil Ketua DPRD Herdy Korompot, Ketua Komisi I Agus Suprijhanta dan Ketua Komisi III Royek Kasenda.

“Tujuan rapat ini adalah untuk memastikan kesiapan Dinas Pendidikan menghadapi new normal life dalam dunia pendidikan. Itu harus dilakukan secara konsepsional dan tehnis sesuai prosedur yang ada,” kata Ketua Komisi II, Jusran Mokolanut.

“SOP – nya bagaimana bila sudah diberlakukan New Normal Life, kesiapan infrastruktur sekolah sesuai dengan prosedur, dan model pembelajarannya seperti apa serta dukungan anggarannya harus jelas, dan terakhir adannya regulasi atau Perwali,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III Royke Kasenda, mengatakan Dinas Pendidikan harus melakukan persiapan yang matang jelang penerapan new normal life. “Perlu ada persiapan yang matarang, perancangan serta evaluasi sebelum penerapannya. Ini pending guna menghindari penularan Covid-19,” ujarnya. (guf)

Gugus Tugas Mulai Persiapkan Tim Pemakaman Jenazah Covid-19

dr Tanty Korompot

ZONA KOTAMOBAGU – Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu, saat ini tengah mempersiapkan tim pemakaman jenazah Covid-19. Hal ini diutarakan juru bicara gugus tugas, dr Tanty Korompot, kepada awak media baru-baru ini.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan pembentukan tim pemakaman jenazah yang meninggal karena Covid-19. Jika sudah lengkap tinggal diterbitkan Surat Keputusan dari Wali Kota,” kata dr Tanty.

Untuk tim pemakaman jenazah covid-19, dr Tanty yang juga Kepala Dinas Kesehatan ini mengatakan, pembentukan akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Puskesmas, pihak Kecamatan serta Desa dan Kelurahan yang ada di Kotamobagu.

“Jadi tim pemakaman dibawah kendali pihak Kecamatan dan tetap mengedepankan protokol kesehatan sesuai dengan prosedur,” pungkas dr Tanty. (guf)

Refleksi Kepemimpinan TB–NK

(Penulis : Hendra Makalalag)

Kota Kotamobagu- Terus tumbuh dan menggeliat di Sulawesi Utara. Ya
Kotamobagu menjadi kekuatan ekonomi baru di Sulawesi Utara dengan Visi Kota
kotamobagu Sebagai Kota Jasa Dan Perdagangan Berbasis Kebudayaan Lokal
Menuju Masyarakat Sejahtera Dan Berdaya Saing. Kebijakan strategis
pembangunan diarahkan kepada konsep pemodelan Kota Jasa, tanpa mengabaikan
sektor lain sebagai penunjang dalam mencapai tujuan pembangunan yang
berkelanjutan. Kotamobagu kini diera kepemimpinan Walikota Ir. Tatong Bara pada
periode keduanya dan didampingi Wakil Walikota Nayodo Kurniawan, SH yang
dikenal dengan (TBNK) semakin memantapkan diri sebagai pusat bisnis BMR dan
jasa lainnya dengan ditopang kebudayaan dan kehidupan keagamaan yang
harmonis. Berbekal birokrasi yang sejuk kini Kotamobagu sudah memasuki Tahun
Investasi.

Sejak dilantik pada 25 september Tahun 2018 Kota Kotamobagu resmi dipimpin oleh
TB-NK sebagai Walikota dan Wakil Walikota. Era dimana model kepemimpinan yang
diterapkan oleh Walikota Kota Kotamobagu adalah kombinasi Tipe Kepemimpinan
Kharismatik dan Demokratis dalam pengamatan penulis. Perpaduan Tipe
Kepemimpinan ini memiliki kekuatan energy, daya tarik dan pembawaan yang luar
biasa sehingga ia mempunyai pengikut sangat besar dan para pembantunya yang
dapat dipercaya dalam hal ini Birokrat sebagai penyelenggara urusan pemerintahan.
Kepemimpinan kharismatik yang dimiliki oleh sang Walikota memiliki inspirasi,
keberanian dan berkeyakinan teguh pada pendirian sendiri. Totalitas kepemimpinan
kharismatik memancarkan pengaruh dan daya tarik yang amat besar.

Saat ini ekonomi dan infrastruktur Kotamobagu tumbuh pesat, bahkan pertumbuhan
ekonomi Kotamobagu mencapai angka 6,84 persen Tahun 2019, dimana tahun
sebelumnya mencapai 6,67 persen lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Provinsi
Sulawesi Utara. Tentu saja ini adalah satu indikator keberhasilan pembangunan
Daerah oleh Pemerintah Kota Kotamobagu yang dinakhodai Ir. Tatong Bara.

Tata kelolah Pemerintahan dan tata kelolah keuangan Daerah berjalan dengan
sangat baik, hal ini dapat dilihat dan diukur dari 7 Tahun bertutut-turut telah
memperoleh Opini Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dengan predikat
Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Untuk menunjang sistim yang dibangun dalam
Tata Kelolah Pemerintahan Walikota pun telah menyediakan Data Center yang
dikendalikan oleh Dinas Kominfo dan termasuk yang pertama di sulawesi Utara.
Keberhasilan ini tentu sangat dipengaruhi oleh model Kepemimpinan sebagaimana
saya sebutkan diatas.

Berbagai penghargaan tingkat Provinsi maupun Nasional telah diraih oleh
Pemerintah Kota Kotamobagu selama kurun waktu 20 bulan terakhir. Beberapa
prestasi telah dicapai oleh Pemerintahan TBNK antara lain ; 1, Kotamobagu
ditetapkan sebagai daerah dengan pelayanan publik terbaik kedua se sulawesi
Utara, 2, Juara Adiwiyata (ada 4 sekolah terbaik), 3, Daerah pertama
mencanangkan kebangkitan Zakat di sulawesi Utara, 4, Penghargaan Nasional
sebagai Kota Layak Anak (KLA),5, Pemkot menerima penghargaan dari
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik
Indonesia sebagai Kepala Daerah yang mendukung kegiatan Sehari Belajar di Luar
Kelas melalui Surat Edaran, 6,Menerima Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik
dan 7, Penghargaan Kota Peduli Hak Azasi Manusia (HAM), 8, Piala Adipura
sebagai Kota Terbersih. Predikat Kota terbersih tidaklah mudah untuk kita raih,
kecuali hanya dengan cara kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat.
Dengan slogan “ Lipu’ Modarit Lipu’ Mosehat “ tingkat kesadaran dan partisipasi aktif
dari masyarakat dalam hal menjaga kebersihan dan keindahan Kota sudah tumbuh
dan dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.

Kotamobagu terus bertransformasi dalam membangun daerah dibawah kendali
Pemerintahan TBNK dengan dukungan Team Work yang handal dan profesional.
Sentuhan tangan dingin Ir. Tatong Bara dengan segudang pengalaman dan
kemampuan intelektual sehingga mampu menciptakan model kepemimpinan yang
mengkombinasikan gaya kepemimpinan kharismatik dan demokratis.

Prestasi demi prestasi didapat tentunya disebkan oleh karena Team Work yang
dipimpin oleh Ir. Tatong Bara memiliki komitmen yang tinggi untuk memajukan
Daerah sesuai Rencana Strategis Daerah yang dituangkan dalam rencana tahunan
daerah. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mampu mengimplementasikan
Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota dalam menjalankan dan menyelesaikan
program dan kegiatannya mereka mampu merealisasikan dan memanfaatkan
anggaran secara efektif, efisien dan akuntabel. Hal ini dapat kita lihat pada Tahun
pertama Pemerintahan TBNK Sistim Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
(SAKIP) memperoleh nilai B (baik) yang ditandai dengan menerima Penghargaan
dari Kementerian PAN&RB dimana tahun sebelumnya Kotamobagu masih memiliki
nilai cukup.

Perlu diketahui juga bahwa Pemerintah Kota dan Yayasan Pendidikan UDK telah
sepakat untuk menaikkan status Perguruan Tinggi milik yayasan ini akan dijadikan
sebagai Perguruan Tinggi Negeri pertama di BMR. Kerjasama Pemerintah dan
Masyarakat patut kita apresiasi oleh karena tujuannya sama-sama membangun
Daerah kita menjadi lebih baik sekarang dan dimasa yang akan datang. Sektor
Pendidikan menjadi perhatian juga dari Pemerintah dalam rangka mencerdaskan
kehidupan Bangsa dan disatu sisi untuk mempersiapkan generasi penerus yang
menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sektor Kesehatan sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD)
merupakan prioritas yang akan dicapai oleh Pemerintahan TBNK. Keseriusan
Pemerintah dalam mencapai tujuan disektor ini ditandai dengan mulai dibenahinya
sistim pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Rumah Sakit Pobundayan,
perlahan namun pasti RS Pobundayan terus berbenah untuk melayani kesehatan
masyarakat kotamobagu. Upaya Pemerintah Kota meningkatkan pelayanan
kesehatan masyarakat telah memperjuangkan Rumah Sakit Pobundayan sebagai
Rumah Sakit Rujukan Regional untuk daerah BMR, Minahasa Selatan dan
Minahasa Utara bagi pasien BPJS. Pembangunan Tower A dan Tower B RS
Pobundayan merupakan komitmen Walikota Ir. Tatong Bara untuk meningkatkan
pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Fasilitas dan peralatan Rumah sakit terus
dibenahi agar tujuan pelayanan kesehatan secara profesional dengan sumber daya
para medis yang memadai pun menjadi perhatian dan prioritas dibidang kesehatan
masyarakat.

Perhatian pemerintah Kota dalam menjaga dan melindungi kesehatan masyarakat
telah mendapat penghargaan dari BPJS karena dinilai mampu menjamin rakyatnya
sehat dan sejahtera melalui integritas Jamkesda dalam program JKN-KIS, termasuk
penghargaan BPJS ketenagakerjaan atas peran aktif dan kepedulian terhadap
perlindungan pegawai pemerintah bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam
Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu dinilai juga yang terbaik se sulawesi Utara
dalam hal Surveylans. Pembenahan secara kelembagaan maupun pelayanan
kesehatan masyarakat melalui puskesmas terus ditingkatkan. Prestasi PusKesMas
Gogagoman sebagai satu-satunya Puskesmas yang mendapatkan Akreditas
Paripurna se sulawesi Utara merupakan kebanggaan disamping Puskesmas
Motoboi kecil juga yang mendapatkan penghargaan sebagai puskesmas berprestasi
se sulawesi Utara, demikian juga Puskesmas pembantu (Pustu) kelurahan
Mongkonai mendapatkan juga penghargaan Pustu terbaik se sulawesi Utara.

Disektor Pertanian Pemerintah Kota Kotamobagu melalui instansi teknis telah
melaksanakan berbagai program dan kegiatan yang sasarannya adalah masyarakat
petani. Bantuan langsung kepada Kelompok Tani berupa alsintan, bibit padi, jagung
dan bibit ikan air tawar serta pendampingan kelompok tani melalui para Penyuluh
Pertanian Lapangan (PPL) terus ditingkatkan agar target sasaran dapat dicapai
dengan hasil yang maksimal. Hal ini dapat dirasakan dengan terpenuhinya
kebutuhan pangan melalui peningkatan produktivitas hasil pertanian diwilayah Kota
Kotamobagu.

Pengembangan Agro dan Ekowisata diwilayah Kota Kotamobagu pun menjadi
perhatian dari Pemerintah Kota dibawah kepemimpinan Ir. Tatong Bara dengan
terbitnya Peraturan Walikota tentang penetapan perkebunan Mobalang sebagai area
Agro dan ekowisata dengan mengembangkan tanaman kopi sebagai unggulan
disamping tanaman tahunan lain dan berbagai jenis buah-buahan. Sentra produksi
Kopi yang ada di Kecamatan Kotamobagu Selatan diharapkan kedepan akan
menjadi tumpuan masyarakat petani dalam rangka meningkatkan pendapatan
menuju kesejahteraan.

Dari beberapa rencana pembangunan di Kotamobagu telah jalan sesuai rencana
Pemerintah Kota dengan konsep pemodelan menuju Kota Jasa. Langkah
pemerintahan TBNK dalam memajukan Kota Kotamobagu sebagian sudah
diwujudkan meskipun tetap membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Beberapa pencapaian prestasi Kotamobagu tidaklah berlebihan ketika kita
merefleksikannya dalam ungkapan maupun melalui goresan tangan untuk
mengapresiasi keberhasilan TBNK 20 bulan terakhir. Semoga prestasi yang sudah
dicapai bersama-sama dapat dipertahankan dan ditingkatkan untuk masa-masa
yang akan datang.

Kotamobagu Bisa !!……………TOGETHER WE CAN !

Ini Penjelasan Pemkot Terkait Penanganan Pasien Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh

ZONA KOTAMOBAGU – Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) angkat bicara terkait penanganan pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Kotamobagu hingga dinyatakan sembuh.

Menurut Kepala Dinkes, dr Tanty Korompot, penanganan pasien Covid-19 dilakukan dengan cara simtomatik atau pengobatan sesuai gejala. “Contohnya, kalau pasien batuk ya kita kasih obat batuk. Kemudian ada juga suplemen serta multivitamin kita berikan. Tapi yang paling utama itu tergantung daya tahan tubuh,” ungkap dr Tanty yang juga juru bicara percepatan penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu.

Dirinya juga menjelaskan, pada umumnya virus itu tergantung dengan daya tahan tubuh. Jadi penyakit seperti virus ini tidak bisa diobati dengan anti biotik, kecuali ada infeksi bakteri baru dilakukan pengobatan dengan menggunakan anti biotik.

“Selain kita lakukan penanganan secara medis, para pasien juga diberi dorongan serta motivasi untuk sembuh sebagai cara menghindari pasien agar tidak stres. Intinya vitamin yang kita berikan untuk menjaga daya tahan tubuh. Dan Alhamdulillah, bisa sembuh karena daya tahan tubuh mereka terus dijaga,” jelasnya.

Ditambahkannya, program peningkatan daya tahan tubuh memang sudah direncanakan sejak sebelum pandemi ini muncul di Indonesia.

“Bahkan sebelum Covid-19 muncul di Kotamobagu, kami dari pihak Dinas Kesehatan dan RSUD Kotamobagu, sudah merencanakan program pemberian vitamin, suplemen yang tujuannya meningkatkan daya tahan tubuh pasien. Tak hanya pasien, melainkan seluruh tenaga kesehatan juga harus diberikan vitamin agar imunitas tubuh mereka terjaga,” pungkasnya. (guf)

Tiga Pasien Positif Covid-19 yang Dirawat di RSUD Kotamobagu Sembuh

ZONA KOTAMOBAGU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu kembali mengumumkan update perkembangan pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Kotamobagu, bertempat di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (2/6) malam ini.

“Pada tanggal 1 Juni 2020 RSUD Kotamobagu memulangkan tiga orang pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh. Dan untuk ketambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, sampai pada malam ini belum ada hasil swab yang dirilis dari Dinas Kesehatan Provinsi,” katanya, melalui konferensi pers.

Kepala Dinas Kesehatan ini menerangkan, pasien positif Covid-19 di Kota Kotamobagu tersisa satu orang dan dirawat di Rumah Sakit Umum Datoe Binangkang. “Untuk PDP berjumlah 7 orang, ODP 5 orang, pelaku perjalanan berjumlah 2.887 orang, serta dalam pemantauan 3.392 orang,” terangnya.

“Mari kita tetap patuh atau disiplin apa yang diimbau pemerintah, disiplin menggunakan masker, disiplin jaga jarak, disiplin mencuci tangan dengan sabun dengan alir mengalir, menjauhi kerumunan dan tetap menjaga daya tahan tubuh. Dan semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” tambahnya. (guf)

Pengunjung Toko, Indomaret dan Alfamart Wajib Gunakan Masker

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu memasang stiker pemberitahuan di retail Indomaret.

ZONA KOTAMOBAGU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu terus memaksimalkan pencegahan penyebaran virus corona, salah satunya dengan menempel stiker pemberitahuan disetiap toko, gerai Indomaret dan Alfamart serta tempat usaha lainnya untuk tidak melayani pelanggan yang tidak menggunakan masker.

Kepala Bagian Humas, Ham Rumoroi, mengatakan pemasangan stiker pemberitahuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di kotamobagu.

“Jadi kami memberikan pemberitahuan bahwa pengunjung disetiap toko, alfamart dan indomaret wajib menggunakan masker, kalau tidak menggunakan masker tidak bisa dilayani,” ujar ham, Selasa (2/6).

Disamping menempel pemberitahuan tersebut, tim juga langsung mengarahkan agar manajemen juga tidak melayani pengunjung yang tidak disiplin menjaga kesehatan.

“Kami juga langsung menjelaskan terutama pemilik toko atau tempat usaha itu. Karena disetiap toko ada beberapa yang tidak ada pemberitahuan tersebut jadi kami tempel pemberitahuan tersebut,” jelasnya

Dirinya juga mengimbau agar masyarakat tetap disiplin menjaga keshatan dengan selalu menggunaka masker ketika berada di luar rumah. “Masker sangat penting untuk mencegah penyebaran wabah ini. Sehingga masayarakat harus wajib dan disiplin menggunakan masker saat berada di luar rumah,” imbaunya. (guf)

Wali Kota: Penerapan New Normal Harus Ekstra Hati-hati dan Pengawasan Ketat

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Penerapan New Normal di Kota Kotamobagu akan disesuaikan dengan ketentuan dan kajian yang matang. Hal ini dikatakan Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, kepada awak media, Minggu (31/5) kemarin.

“Disisi lain ekonomi harus bergerak. Dan tentunya, kita juga harus sehat, sementara dari sisi aktivitas perkantoran, masyarakat, kita akan mengikuti protokol Covid-19,” kata Tatong.

Untuk penerapan new normal ini lanjut Wali Kota, tentu harus ekstra hati-hati dan pengawasan yang super ketat. Karena, masyarakat akan kembali diberikan ruang bergerak walaupun dengan penuh aturan, dan tidak boleh dilanggar.

“Ada beberapa kasus di Negara lain dengan menerapkan new normal, malah terjadi lompatan lagi,” ungkapnya.

Untuk itu wali kota berharap, dengan adanya penerapan ini, akan kembali di kehidupan normal. “Insya Allah dengan new normal, produktivitas masyarakat tetap dan bahkan naik. Tetapi disisi lain harus sehat,” imbuhnya. (guf)