Beranda blog Halaman 413

Tiga Pasien Positif Covid-19 yang Dirawat di RSUD Kotamobagu Sembuh

ZONA KOTAMOBAGU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu kembali mengumumkan update perkembangan pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Kotamobagu, bertempat di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (2/6) malam ini.

“Pada tanggal 1 Juni 2020 RSUD Kotamobagu memulangkan tiga orang pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh. Dan untuk ketambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, sampai pada malam ini belum ada hasil swab yang dirilis dari Dinas Kesehatan Provinsi,” katanya, melalui konferensi pers.

Kepala Dinas Kesehatan ini menerangkan, pasien positif Covid-19 di Kota Kotamobagu tersisa satu orang dan dirawat di Rumah Sakit Umum Datoe Binangkang. “Untuk PDP berjumlah 7 orang, ODP 5 orang, pelaku perjalanan berjumlah 2.887 orang, serta dalam pemantauan 3.392 orang,” terangnya.

“Mari kita tetap patuh atau disiplin apa yang diimbau pemerintah, disiplin menggunakan masker, disiplin jaga jarak, disiplin mencuci tangan dengan sabun dengan alir mengalir, menjauhi kerumunan dan tetap menjaga daya tahan tubuh. Dan semoga kita semua selalu sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” tambahnya. (guf)

Pengunjung Toko, Indomaret dan Alfamart Wajib Gunakan Masker

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu memasang stiker pemberitahuan di retail Indomaret.

ZONA KOTAMOBAGU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu terus memaksimalkan pencegahan penyebaran virus corona, salah satunya dengan menempel stiker pemberitahuan disetiap toko, gerai Indomaret dan Alfamart serta tempat usaha lainnya untuk tidak melayani pelanggan yang tidak menggunakan masker.

Kepala Bagian Humas, Ham Rumoroi, mengatakan pemasangan stiker pemberitahuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di kotamobagu.

“Jadi kami memberikan pemberitahuan bahwa pengunjung disetiap toko, alfamart dan indomaret wajib menggunakan masker, kalau tidak menggunakan masker tidak bisa dilayani,” ujar ham, Selasa (2/6).

Disamping menempel pemberitahuan tersebut, tim juga langsung mengarahkan agar manajemen juga tidak melayani pengunjung yang tidak disiplin menjaga kesehatan.

“Kami juga langsung menjelaskan terutama pemilik toko atau tempat usaha itu. Karena disetiap toko ada beberapa yang tidak ada pemberitahuan tersebut jadi kami tempel pemberitahuan tersebut,” jelasnya

Dirinya juga mengimbau agar masyarakat tetap disiplin menjaga keshatan dengan selalu menggunaka masker ketika berada di luar rumah. “Masker sangat penting untuk mencegah penyebaran wabah ini. Sehingga masayarakat harus wajib dan disiplin menggunakan masker saat berada di luar rumah,” imbaunya. (guf)

Wali Kota: Penerapan New Normal Harus Ekstra Hati-hati dan Pengawasan Ketat

Tatong Bara

ZONA KOTAMOBAGU – Penerapan New Normal di Kota Kotamobagu akan disesuaikan dengan ketentuan dan kajian yang matang. Hal ini dikatakan Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, kepada awak media, Minggu (31/5) kemarin.

“Disisi lain ekonomi harus bergerak. Dan tentunya, kita juga harus sehat, sementara dari sisi aktivitas perkantoran, masyarakat, kita akan mengikuti protokol Covid-19,” kata Tatong.

Untuk penerapan new normal ini lanjut Wali Kota, tentu harus ekstra hati-hati dan pengawasan yang super ketat. Karena, masyarakat akan kembali diberikan ruang bergerak walaupun dengan penuh aturan, dan tidak boleh dilanggar.

“Ada beberapa kasus di Negara lain dengan menerapkan new normal, malah terjadi lompatan lagi,” ungkapnya.

Untuk itu wali kota berharap, dengan adanya penerapan ini, akan kembali di kehidupan normal. “Insya Allah dengan new normal, produktivitas masyarakat tetap dan bahkan naik. Tetapi disisi lain harus sehat,” imbuhnya. (guf)

Apresiasi Petugas Kebersihan, Pemkot Serahkan Sembako dan Seragam Lengkap

Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan foto bersama dengan petugas kebersihan usai penyerahan bantuan.

ZONA KOTAMOBAGU – 234 petugas kebersihan menerima bantuan sembako beserta seragam lengkap dari Pemerintah Kota (Pemkot), bertempat di Lapangan Boki Hotinimbang, Minggu (31/5).

Bantuan tersebut diserahkan langsung Wali Kota Tatong Bara, didampingi oleh Wakil wali Kota Nayodo Koerniawan dan Sekretaris Daerah, Sande Dodo.

Wali kota dalam sambutannya menyampaikan, seluruh bantuan yang diberikan merupakan apresiasi pemerintah kepada petugas kebersihan, karena sejak wabah Covid-19 tetap bekerja dan terus menjaga kebersihan Kota Kotamobagu.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat memberikan apresiasi kepada seluruh petugas kebersihan. Karena, sejak Pandemi Covid-19 tetap semangat menjalani tugas,” ujar Tatong.

Wali Kota dua periode ini mengungkapkan, selama Covid-19, hanya pasukan orange yang tidak dirumahkan. “Hanya diberikan shift kerja selama bulan Ramadhan kemarin, tidak ada pengurangan, apalagi dirumahkan,” ungkapnya.

Diketahui bantuan tersebut, termasuk dalam 3.500 paket bantuan Covid-19 yang di dalamnya ada 324 paket untuk pekerja kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup. (guf)

Ketambahan 1, Total 7 Tenaga Kesehatan Reaktif Rapid Test

Juru bicara Gugus Tugas Covid 19 Pemkot Kotamobagu, dr Tanty Korompot.

ZONA KOTAMOBAGU – Selain mengumumkan 34 pedagang Pasar 23 Maret dan Pasar Serasi reaktif rapid test, Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Kotamobagu juga mengumumkan 1 pasien reaktif rapid test dari tenaga kesehatan.

“Dari Rapid tes 17 tenaga kesehatan hasilnya 1 reaktif. Hasil mandiri 7 orang semuanya reaktif,” kata Kadis Kesehatan dr Tanty Korompot, saat konfrensi pers Jumat (29/5) malam ini.

Rapid tes di tempat umum ini sudah dilakukan untuk kesekian kalinya. Sebelum Idul fitri lalu, ada 11 ASN dan karyawan toko reaktif. Kini hasil apakah yang bersangkutan positif atau negative covid-19 masih menunggu hasil swab. (guf)

Satu Lagi Pasien Sembuh, Bolmut Kembali Zero Positif Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Bolmut, dr Jusnan C Mokoginta MARS.

ZONA BOLMUT – Satu lagi pasien asal Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah melalui 6 kali swab test dan dua kali menunjukan hasil negatif. Selanjutnya, pasien yang teregisterasi nomor 01 tersebut diperbolehkan pulang ke rumah, pada Jumat (29/5).

“Ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat Bolmut dengan sembuhnya pasien 01 setelah hampir 2 bulan diisolasi dan dirawat di RSUD. Kami tadi mendapat surat resmi dari BTKL Manado bahwa pasien Covid-19 01 hasil swabnya negatif,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Jusnan C Mokoginta MARS.

Dengan sembuhnya pasien tersebut, ia optimis Bolmut bisa menjadi daerah pertama yang bebas covid-19 atau zona hijau. “Kita telah berhasil menurunkan angka – angka epidemilogis sehingga apabila kondisi ini dipertahankan, Bolmut berpeluang besar keluar dari masalah pandemi ini. Harapan kami agar masyarakat tetap selalu waspada dan senantiasa mengikuti anjuran pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Drs Depri Pontoh saat menerima laporan dari Kepala Dinas Kesehatan, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dengan baik, terutama bagi keluarga pasien yang kooperatif dalam masa karantina selama ini. Ia berharap, keluarga dan masyarakat terus mensupport pasien yang bersangkutan. “Tidak ada yang perlu diragukan lagi, karena telah melalui serangkaian pemeriksaan dan akhirnya pasien sudah sembuh dan bebas dari SARS-Covid 19,” kata bupati. (Rendi)

34 Pedagang Pasar 23 Maret dan Pasar Serasi Reaktif Rapid Test

ZONA KOTAMOBAGU – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu mengumumkan sebanyak 34 pedagang di dua pasar tradisional dinyatakan reaktif rapid test.

“Setelah kami melakukan rapid test kepada 85 pedagang Pasar 23 Maret hasilnya ada 1 orang yang reaktif. Untuk Pasar Serasi dari 236 pedagang ada 33 yang reaktif,” kata juru bicara Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu, dr Tanty Korompot, saat konferensi pers di Aula Kantor Wali Kota, Jumat (29/5) malam ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Herman Aray, mengatakan rapid tes ini menjadi kewajiban para pedagang untuk bisa berjualan. “Ini demi untuk kenyamanan pedagang dan pembeli. Bagi pedagang yang belum ikut rapid tes ini, diminta untuk ke Rumah Sakit Kotamobagu melakukan rapid tes,” kata Aray. (guf)

Bupati Bolmut Ikut Vicon Bersama Para Menteri

Bupati, wakil bupati serta sejumlah pimpinan SKPD mengikuti Vicon bersama para menteri, di ruang rapat bupati.

ZONA BOLMUT – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Drs Hi Depri Pontoh, mengikuti Video Conference (Vicon) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jend Pol (Purn) Prof Drs H Tito Karnavian MA PhD, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati SE MSc PhD, Menteri Parawisata dan ekonomi kreaktif RI Wishnutama Kusubandio, dan Perwakilan Kementrian Kesehatan (Kemenkes), serta Gubernur, Bupati/Walikota se-indonesia, di ruang rapat bupati, Jumat (29/5). Melalui vicon itu, dibahas langkah-langkah terkait penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 dengan mengedepankan protokol kesehatan pada situasi pandemi Covid-19.

Mendagri menyampaikan, untuk memacu berbagai pemikiran dan kreatifitas pemerintah daerah  perlu dilaksanakan lomba Inovasi daerah dalam penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19. Dirinya juga mengatakan, pada dasarnya lomba ini untuk membuat bagaimana unsur-unsur kehidupan seperti pasar dilombakan menjadi pasar sehat, atau sekolah sehat dengan mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19. Yang paling penting kita harus selalu menerapkan kepada masyarakat gaya hidup sehat, seperti selalu cuci tangan dan menggunakan masker, serta menjaga jarak dengan orang lain dan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Saat seperti ini kita harus bisa untuk tetap produktif namun harus selalu memperhatikan pola hidup sehat agar kerja aman dan nyaman. Rencana Pelaksanaan new normal life membutuhkan koordinasi, kolaborasi, dan kerjasama pemerintah daerah dan stakeholder.

Vicon itu juga dihadiri Wakil Bupati Drs Hi Amin Lasena MAP, serta sejumlah pimpinan SKPD. (rendi)

Jika Hasil Rapid Test Reaktif, Pedagang Pasar Tradisional Dikarantina 14 Hari

Petugas Medis dari Dinas Kesehatan melakukan rapid test terhadap pedagang Pasar Serasi.

ZONA KOTAMOBAGU – Setelah pedagang Pasar 23 Maret, kali ini giliran pedagang tradisional di Pasar Serasi menjalani rapid test dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Jumat (29/5).

Dalam pemeriksaan tersebut, terlihat para pedagang antri menunggu giliran rapid test di posko pemeriksaan simpang tiga Pasar Serasi yang disediakan Pemkot Kotamobagu.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM), Herman Aray, memberikan apresiasi pedagang yang antusias datang melakukan pemeriksaan tersebut. “Saya sangat mengapresiasi keinginan pedagang untuk ikut melakukan pemeriksaan diri melalui rapid tes ini,” kata Herman.

Ia menjelaskan, para pedagang yang di rapid hari ini tak hanya dari pedagang pasar serasi saja. Akan tetapi sebagian dari pasar 23 Maret yang belum melakukan rapid. “Nantinya jika ada yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid ini, akan dilanjutkan pemeriksaan lagi di Rumah Sakit Umum Daerah Kotamobagu, untuk pengambilan sampel Swab Tes,” katanya.

Selain itu kata Herman, para pedagang yang dinyatakan reaktif hasil rapid tes, akan dikarantina mandiri selama 14 hari. “Kami juga akan lakukan pengawasan kepada para pedagang yang reaktif. Sebelum ada hasil Swab tes mereka belum bisa berdagang,” tutupnya. (guf)

Sistem Kerja ASN dan THL Diperpanjang Sampai 4 Juni

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara kembali mengeluarkan Surat Edaran perubahan keempat tentang pengaturan sistem kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, dalam upaya pencegahan Covid-19.

Berdasarkan surat edaran nomor: 149/W-KK/V/2020 yang ditandatangani Wali Kota Tatong Bara tersebut, perubahan sistem kerja bagi ASN dan THL berpedoman pada surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi tentang perubahan keempat tentang penyesuaian sistem kerja ASN dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan instansi pemerintah serta memperhatikan araha Presiden Republik Indonesia untuk menyusun Tatanan Kehidupan Baru yang mendukung produktivitas kerja namun tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Pengaturan sistem kerja ASN dan THL dilingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu diperpanjang sampai dengan 4 Juni 2020 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan,” bunyi isi surat edaran.

Selanjutnya, kepala perangkat daerah dalam melaksanakan pengaturan sistem kerja ASN dan THL agar dapat memastikan penyelenggaraan pemerintah serta pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. (guf)