ZONA BOLMUT — Bupati Drs Hi Depri Pontoh mengikuti Video Conference (Vicon) dari ruang kerjanya bersama Menteri Dalam Negeri Jend Pol Purn Prof Drs H Tito Karnavian MA PhD, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati SE MSc PhD dan Menteri Kesehatan Letjen TNI Dr dr Terawan Agus Putranto Sp.Rad (K), serta Gubernur, Ketua DPRD Provinsi, kabupaten kota dan bupati/ walikota se-Indonesia.
Video Conference itu membahas langkah-langkah terkait antisipasi dalam pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid-19, serta tata cara Refocusing dan Realokasi APBD Tahun 2020. (rendi)
Meski ada pembatasan aktivitas yang melibatkan orang banyak, namun tak menyurutkan semangat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dalam menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).
Untuk kelanjutan pembahasan Ranperda tentang retribusi benih dan bibit tanaman, Bapemperda menggunakan video conference untuk membahas bersama dinas terkait. Pembahasan itu diikuti sejumlah anggota Bapemperda dan instansi terkait di kantor atau ruang kerja masing-masing.
Ketua Bapemperda, Anugerah Begie Chandra Gobel, mengatakan pembahasan Ranperda tetap sama seperti biasa, hanya model pembahasannya yang berbeda dari face to face menjadi video conference. “Semangatnya tetap sama, hanya model pembahasannya saja yang beda,” kata Begie.
Mengenai Ranperda tentang tentang retribusi benih dan bibit tanaman, ia menjelaskan pembasahannya merujuk pada Undang-undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah. Batang tubuh Ranperda tersebut terdiri dari 20 pasal, dan telah selesai dibahas. “Tinggal lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari batang tubuh yakni besaran retribusi. Pembahasannya nanti akan kita jadwalkan kembali,” ujarnya. (advertorial)
ZONA KOTAMOBAGU – Sekretariat DPRD Kotamobagu menggeser beberapa anggaran kegiatan untuk membantu percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19). Hal ini diutarakan Sekretaris DPRD, Moh Agung Adati.
“Ada Rp1,5 miliar anggaran di DPRD Kota Kotamobagu yang digeser untuk penanganan covid-19,” kata Agung.
Diterangkannya, anggaran tersebut diambil dari beberapa kegiatan yang ada di DPRD untuk membantu penanganan Covid-19. “Diantara anggaran yang digeser dalam penanganan Covid-19, yakni perjalanan dinas, kunjungan kerja dewan, bimtek dan reses,” terangnya.
“Sejumlah angggaran kegiatan yang kita geser itu telah kita masukan ke Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19,” pungkasnya. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU – Permintaan nenas tetap meningkat meski di tengah pandemic corona saat ini. Hal ini diakui petani nenas, Sumitro Limpaton (54), warga Kelurahan Mongkonai Barat, Kecamatan Kotamobagu Barat.
Menurutnya, permintaan nenas saat ini mulai meningkat, dan diprediksi akan mengalami lonjakan saat menjelang idul fitri nanti. “Awalnya saya pikir corona ini akan membuat permintaan nenas anjlok. Ternyata tidak. Penjualannya tetap seperti biasa. Meningkat saat jelang ramadhan seperti saat ini, dan kemungkinan melonjak jelang Idul Fitri,” katanya.
Nenas menjadi bahan dasar pembuatan selai yang biasa digunakan untuk kue. “Saat seperti ini sudah banyak yang membuat kue, sehingga itu permintaan pembelian nenas juga meningkat,” ujarnya.
Untuk harga jual, ia mengungkapkan satu buah nenas diberi harga Rp4.000 hingga Rp5.000 yang disesuaikan dengan ukurannya. “Harganya masih normal. Belum ada kenaikan. Alhamdulillah, karena meningkatnya permintaan juga berdampak terhadap pendapatan kami,” ungkapnya.
Kepala Bidang Tanaman dan Holtikultura Dinas Pertanian, Ramjan Mokoginta, mengatakan kualitas nenas Kota Kotamobagu yang area perkebunannya di Kelurahan Mongkonai, sudah diakui banyak orang. “Rasanya manis, ukurannya besar. Jadi wajar kalau nenas Mongkonai paling dicari. Ini menjadi peluang bagi petani nenas di daerah ini,” ujarnya. (guf)
ZONA KOTAMOBAGU — Inovasi dibidang bisnis seakan tak ada habisnya. Beragam cara dilakukan untuk menarik minat pelanggan. Apalagi bisnis makanan. Seperti yang dilakukan warga Kelurahan Upai Kecamatan Kotamobagu Utara, Mentari Mamonto.
Alumni Akademi Keperawatan (Akper) ini, mulai mencoba peruntungan dengan membuka bisnis kuliner sejak Januari 2020 lalu, dengan label usaha yang diberi nama Banugget Chocho Cheese.
Ia menuturkan varian yang ditawarkan baru satu macam. Yakni pisang coklat keju. Hasilnya pun sangat memuaskan. “Hampir 4 bulan saya mulai menggeluti usaha ini. Alhamdulillah banyak peminatnya,” kata Mentari, Kamis (16/4).
Lanjutnya, setiap hari pesanan dari para pembeli tak kurang dari 30 boks. Bahkan, pembelinya pun hampir ada diseluruh wilayah Kota Kotamobagu. “Per boks harganya Rp15 ribu. Rata-rata perhari itu terjual 20 sampai 30 boks,” ujarnya.
Untuk penjualan ia melakukan dengan cara online dan system pembayarannya Cash On Deliveri (COD) atau pembayaran kepada penjual dilakukan saat pengiriman. “Biasanya kalau hanya di dalam kampung (Upai), tidak dikenakan biaya tambahan (Ongkos kirim). Kalau diluar kampung ada ongkir Rp5 ribu sampai Rp6 ribu tergantung jaraknya. Omset per hari rata-rata Rp450 ribu. Jika ingin memesan lewat via Whats App 082291235900,” ujarnya. (guf)
Dinkes menerima bantuan bilik disinfektan dari Partai Nasdem Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kesehatan (Dinkes) mendapat bantuan Chamber Desinfection (Bilik Disinfektan) dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kotamobagu. Bantuan tersebut diserahkan langsung Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Syarifuddin Mokodongan dan diterima Kepala Dinkes, dr Tanty Korompot, Sabtu pekan lalu.
“Setelah kami terima, bantuan tersebut langsung kami serahkan ke Puskesmas Motoboi Kecil sebagai upaya membantu mengurangi risiko penularan virus corona atau Covid-19 kepada tenaga medis yang bertugas di Klinik Pemeriksaan Infeksi Emerging (PIE), karena mereka rentan oleh Covid-19 ini,” kata dr Tanty.
Dengan adanya bantuan dari Partai Nasdem itu, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian wakil rakyat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Kotamobagu.
“Semoga bantuan ini akan bermanfaat bagi kita semua lebih khusus kepada tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Motoboi Kecil. Dan kita berharap semoga wabah ini akan cepat berakhir,” ujarnya. (guf)
Data Covid-19 di Kabuapaten Bolaang Mongondow Utara, update Kamis (16/4) pukul 10.00 Wita.
ZONA BOLMUT – Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) merilis data terbaru terkait perkembangan Covid-19, Kamis (16/4).
Dalam data tersebut, tertuang angka terbaru perkembangan Covid-19. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sebelumnya hanya berjumlah 2, kini menjadi bertambah 1 atau menjadi 3 dengan wilayah sebaran Kecamatan Bintauna.
Untuk jumlah Orang Riwayat Perjalanan (ORP) sebanyak 1.401, Orang Tanpa Gejala (OTG) 1, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 36. Untuk positif hingga kini masih nol. (Rendi)
Bupati Drs Hi Depri Pontoh saat mengikuti rapat melalui video conference bersama Menteri Sosial dan para kepala daerah se-SulutGo.
ZONA BOLMUT – Bupati Drs Hi Depri Pontoh mengikuti rapat via video conference (vicon) bersama Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara MBA, di ruang kerja bupati Kamis (16/4).
Rapat yang juga diikuti Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, bersama para bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara dan Gorontalo itu membahas soal penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat.
“Ini merupakan langkah antisipatif atas dampak virus corona, serta pencegahan pandemi Covid-19 melalui Kementrian Sosial,” kata bupati. (rendi)
ZONA KOTAMOBAGU – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkot Kotamobagu, Kamis (16/4) sore, kembali mengumumkan 1 orang reaktif berdasarkan hasil Rapid Test.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Tanty Korompot, ketambahan satu orang ini setelah berasal dari kontak yang memiliki hubungan erat dengan pasien yang telah dirawat sebelumnya. Dari 43 orang yang di-rapid test, sebanyak 42 non reaktif dan 1 reaktif.
“Setelah melakukan tracking kepada 43 orang yang memiliki hubungan erat dengan 10 pasien sebelumnya, hasil rapid test ketambahan 1 yang reaktif,” kata Tanty.
Untuk mengetahui apakah positif Corona atau negatif Corona, Dinkes telah mengirim sampel untuk dilakukan swab tes ke Balitbangkes Jakarta. “Untuk hasilnya diperkirakan 6 hari,” jelas kadis.
Seperti diketahui, dari data Covid-19 Dinke Kotamobagu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Kotamobagu berjumlah 5 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) 25 orang. (guf)
Aktivitas di bengkel Knalpot Bandung, di Desa Moyag.
ZONA KOTAMOBAGU – Deli Kawulusan, warga Desa Moyag Tampoan, Kecamatan Kotamobagu Timur, membuka bisnis bengkel yang diberi nama Bandung knalpot sejak tahun 2011. Atas usaha yang ia geluti selamat 9 tahun itu, dirinya mampu meraup omset Rp5 juta dalam per pekan.
Harga knalpot yang dijual pun bervariasi, mulai dari Rp600 ribu, Rp700 ribu, Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta per knalpot. “Alhamdulillah berkat usaha ini, saya mendapat penghasilan 5 juta dalam se pekan,” kata Deli.
Pemilik Bengkel Bandung Knalpot ini juga mengatakan, bahan knalpot dengan berbagai variasi suara yang ia jual tersebut dipesan langsung di salah satu pabrik knalpot di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. “Bahannya saya ambil langsung dari Bandung dan kualitasnya sudah teruji. Alhamdulillah dalam sehari, dua sampai lima mobil konsumen datang dan dipasang langsung,” tuturnya.
Berkat bengkel knalpot tersebut, ia juga membuka lapangan kerja bagi warga setempat yang memiliki keahlian dalam memasang knalpot mobil. “Dibengkel ini saya juga memakai pekerja dalam memasang knalpot. Mereka ada tiga orang dan sudah berpengalaman,” ujarnya.
Bengkel yang terletak tepat di depan SPBU Desa Moyag Tampoan tersebut, menjual knalpot dengan berbagai merk, seperti; HKS, Five Zigen, Omega, dan yang terbaru Brex Van Volker untuk mobil mercy. (guf)