Beranda blog Halaman 442

Dinas Kominfo Terima Kunjungan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulut

Kepala Bidang SIKP Dinas Kominfo Kotamobagu foto bersama dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulut.

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menerima kunjungan kerja Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Utara (Sulut), di Kantor Diskominfo, Rabu (11/3).

Kunjungan yang dipimpin anggota Komisioner KPID Sulawesi Utara Bidang Kelembagaan, Armin Madika tersebut, diterima Kepala Bidang Statistik Informasi dan Komunikasi Publik (SIKP), Diskominfo Kotamobagu, Muhammad Fahmi Iman.

Menurut Armin, kunjungan KPID Sulut ke Kotamobagu dalam rangka sosialisasi terkait kegiatan Hari Penyiaran Nasional (HPN) ke-87 yang pada tahun ini Sulawesi Utara sebagai tuan rumah.

“Ada dua kegiatan yang kita sosialisasi ke pemerintah kabupaten/kota se-Sulut. Selain HPN ke-87 ada juga rapat nasional KPID se-Indonesia. Jadi dua rangkaian kegiatan ini kami sosialisasikan kepada pemerintah kabupaten/kota, dan hari ini kami berkunjung ke Kota Kotamobagu dengan harapan kegiatan ini dapat tersosialisasi baik kepada pemerintah maupun kepada masyarakat yang ada di Kota Kotamobagu,” kata Armin.

Lanjutnya, pelaksanaan kegiatan HPN ke-87 di Sulawesi Utara akan berlangsung mulai 31 Maret sampai 4 April 2020.

“Kegiatannya dipusatkan di Manado yakni di Hotel Four Point. Dan kegiatan ini hampir dipastikan akan dihadiri bapak wakil Presiden,” ujarnya.

Menindak lanjuti kunjungan KPID Sulut, Kepala Bidang Statistik Informasi dan Komunikasi Publik (SIKP), Diskominfo Kotamobagu, Muhammad Fahmi Iman, mengatakan masih menunggu undangan resmi dari KPID Sulut kepada Pemkot Kotamobagu.

“Untuk tindaklanjutnya kita masih menunggu undangan resmi. Yang pasti ditujukan kepada wali kota. Jadi kunjungan KPID ini baru sebatas sosialisasi kepada Kominfo sebagai mitra kerja dengan menyerahkan baliho dan spanduk kegiatan nanti,” pungkasnya. (guf)

Warga Moyag ini Raup Keuntungan dari Usaha Kopi Rinjing

Eka Paduo mengolah biji kopi dari petani di mesin pengolah kopi miliknya.

ZONA KOTAMOBAGU — Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopinya yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk kopi.

Di Indonesia, Kopi sudah menjadi minuman wajib kebanyakan orang, terutama di pagi hari sebelum melakukan aktifitas. Bahkan, bukan hanya dipagi hari saja, siang dan malam pun, Kopi menjadi selalu pilihan.

Banyaknya penikmat kopi yang ada, tentu hal ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk membuka peluang bisnis. Karena berpotensi untuk meningkatkan ekonomi bahkan lapangan pekerjaan.

Di Kota Kotamobagu sendiri, sudah banyak pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang membuka usaha tentang kopi, baik itu warung kopi, kedai, café dan sebagainya. Bahkan, ada juga yang menjadi distributor meski hanya kecil-kecilan. Tentu hal ini berpotensi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Kotamobagu lewat peluang bisnis dari tanaman kopi sendiri.

Salah satunya Eka Paduo, pemilik usaha ‘Kopi Rinjing’ yang bekerja dibidang penghasil biji kopi dan bubuk kopi sekaligus distributor kopi dari Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu. Lewat usaha ini, dirinya bisa meraup keuntungan hingga jutaan rupiah dalam sebulan.

“Alhamdulillah, keuntungannya dalam dua hari itu 15 kilo gram. Kebetulan saat ini harga kopi dipasaran naik, jadi dalam sekilo itu keuntungannya sampai Rp 20 Ribu,” kata Eka.

Ia menerangkan, hasil kopi yang diolahnya berasal dari petani-petani lokal yang ada di Kota Kotamobagu, terutama petani kopi di Desa Moyag. Sehingga dengan itu bisa membantu meningkatkan roda perekonomian para petani.

“Biji kopi saya beli dari petani lokal. Tentu ini juga bisa membantu meningkatkan gairah mereka dalam meningkatkan perputaran ekonomi, terutama bagi petani kopi,” sebutnya.

Bahkan, konsumen yang memesan kopi rinjing ini selain warga lokal dan warung-warung, ada juga dari luar daerah seperti Kota Manado. Tapi itu tergantung pesanan yang ada. “Selain warga setempat, ada juga dari Manado yang jadi konsumen, terutama pelaku usaha café dan lain-lain. Namun itu tergantung pesanan yang ada,” ucapnya.

Dirinya berharap, melalui momentum Hari Kopi Nasional yang jatuh 11 Maret hari ini, semoga berdampak pada peningkatan nilai tambah kopi. “Sehingga para petani kopi dan seluruh pelaku usaha kopi khususnya di Kota Kotamobagu memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar lagi,” harapnya. (guf)

Januari-Maret, Polres Kotamobagu Tangkap 9 Bandar Togel dan Ungkap 4 Kasus Curanmor

AKBP Prasetya Sejati SIK

ZONA HUKRIM – Upaya Polres Kotamobagu dalam mengungkap kasus dan menangkap pelaku judi toto gelap (togel) patut diapresiasi. Sejak Januari hingga awal Maret tahun ini, ada sembilan Bandar togel yang ditangkap. Penanganan kasus tersebut saat ini terus berproses di Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim).

Selain togel, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) juga menjadi perhatian serius Polres Kotamobagu di bawah komando Kapolres, AKBP Prasetya Sejati SIK. Sudah ada empat kasus yang berhasil diungkap. Para pelaku maupun penadah juga berhasil diamankan.

“Judi dan Curanmor menjadi perhatian serius kami. Kedua kasus ini sangat meresahkan masyarakat, sehingga kami akan terus berupaya maksimal untuk memberantas judi dan mengungkap berbagai kasus Curnamor,” tegas Kapolres. (guf)

Tekan Angka Kriminalitas, Polres Kotamobagu Bentuk Tim Anoa

Pengukuhan Tim Anoa Polres Kotamobagu.

ZONA HUKRIM – Tim Anoa Polres Kotamobagu dikukuhkan. Pengukuhan dilakukan Kapolres Kotamobagu, ABKP Prasetya Sejati SIK, Senin (10/3),  di Aula Polres.

Tim khusus (Timsus) itu bertugas melakukan pengamanan, penindakan, pengawasan dan patrol, serta pencegahan maupun penanganan gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) khususnya di wilayah hukum Polres Kotamobagu.

Tim Anoa beranggotakan 25 orang yang berasal dari beberapa satuan fungsi, seperti Sabhara, Satuan Reserse Narkoba, Satuan Polair dan Seksi Propam. Tim Anoa diketuai IPDA Harun Pangalima selaku Danton Tim, dan Kabag Ops Kompol Jacky Lapian SSos serta AKP Muris Pandena SH selaku Pengendali dan Koordinator Tim.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati SIK, berharap keberadaan Tim Anoa bisa menekan angka kriminalitas serta mengantisipasi terjadinya berbagai macam bentuk kenakalan yang melibatkan anak-anak remaja. Selain itu, Kapolres juga berharap agar Tim Anoa bisa berada paling depan atau menjadi yang pertama tiba di tempat kejadian perkara jika terjadi kejadian.

“Selain bertugas sebagai Tim Khusus Anoa Polres Kotamobagu, kalian semua juga harus tetap melaksanakan tugas pokoknya di masing-masing fungsi,” kata Kapolres. (guf)

Pemerintah dan Masyarakat Moyag Bantu Korban Bencana Alam di Bolmong dan Bolmut

Kepala Desa Moyag, Rusmin Mamonto menyerahkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Bolmut.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemberian bantuan ke wilayah terdampak bencana alam di Kabupaten Bolaang Mongondow dan Bolaang Mongondow Utara terus dilakukan. Selain dari Pemerintah Kota, DPRD, organisasi atau kelompok masyarakat di Kota Kotamobagu, ada juga bantuan dari pemerintah desa.

Kali ini yang memberi bantuan adalah Pemerintah dan masyarakat Desa Moyag. Bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, air mineral, pakaian, susu, gula pasir, popok bayi dan lainnya, diserahkan untuk korban bencana alam di dua daerah tersebut.

“Hari Jumat (pekan lalu) sebagian bantuan yang kita kumpul telah disalurkan bersamaan dengan bantuan dari Pemerintah Kotamobagu. Dan kemarin bantuan kebutuhan pokok lainnya kita salurkan langsung di posko penampungan bantuan baik di Bolmong dan Bolmut,” kata Rusmin Mamonto, Sangadi Moyag.

Dirinya berharap, bantuan dari pemerintah dan masyarakat Desa Moyag dapat meringankan beban para korban yang terkena musibah bencana alam banjir bandang.

“Insya Allah bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Kita juga berdoa semoga keadaan serta kondisi wilayah yang terdampak bencana cepat pulih seperti sedia kala,” harapnya. (guf)

Pensiun dari Sepak Bola, Eks Striker Persibom ini Geluti Bisnis Ternak Ikan

ZONA KOTAMOBAGU – Ari Supriatna, mantan striker Persibom Bolaang Mongondow yang kini tinggal di Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, memanfaatkan potensi peternakan di Kota Kotamobagu, sebagai lahan bisnis barunya.

Mantan pesepakbola kelahiran Tanggerang itu kini mengolah tambak ikan air tawar sebagai salah satu penghasil pundi-pundi rupiah. “Kebetulan tambaknya sudah ada, maka saya manfaatkan dan dikelola sampai sekarang,” kata Ari Suprianta.

Setelah pensiun dari dunia sepak bola, ia mengaku mulai tertarik beternak. Hal itu dilakukannya sebagai pengisi waktu setelah mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola. Ikan air tawar hasil ternaknya diberi harga Rp35 ribu per kilo gram. “Ini untuk mengisi waktu setelah pensiun dari sepak bola. Sepertinya lebih enak begini, karena bisa mengatur waktu sendiri dan tak ada tekanan dari orang lain. Memang sekarang ini belum jadi supplier, tapi ada hasil dari usaha ini,” sebutnya.

Selain ikan air tawar, juru gedor Persibom di era Tahun 2003-2006 juga kini melirik potensi ternak ayam dan bebek untuk dikembangkan. (guf)

Diterima Bupati, Bantuan Kemensos dan Dinsos Provinsi untuk Korban Bencana Alam

Bupati Drs Hi Depri Pontoh saat menerima bantuan secara simbolis yang diberikan Kementrian Sosial.

Kementrian Sosial (Kemensos) memberi bantuan logistik senilai Rp345.696.810 ke Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) untuk para korban bencana banjir bandang. Bantuan tersebut diterima Bupati Drs Hi Depri Pontoh dari Direktorat Penanggulangan Bencana Kemensos, Joko Purnomo, Selasa (10/3), di Kantor Bupati. Selain itu, ada juga bantuan dari Dinsos Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), berupa 3 ton beras, makanan anak, materas dan terpal.

“Terima kasih kepada Kementrian Sosial Republik Indonesia dan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara atas sumbangsih, tenaga dan pikiran. Bantuan yang diberikan ini nantinya akan langsung didistribusikan ke masyarakat yang menjadi korban bencana alam,” kata bupati.

Bupati Drs Hi Depri Pontoh saat menerima bantuan secara simbolis yang diberikan Dinas Sosial Provinsi Sulawesu Utara.

Bupati mengungkapkan, dampak kerusakan akibat bencana alam yang terjadi pekan lalu cukup besar, mulai dari infrastruktur jalan, bendungan dan irigasi. Kalau tidak segera ditangani maka imbasnya terhadap perekonomian akan sangat terasa. Kita sudah melapor ke provinsi soal kondisi wilayah pasca bencana alam,” ungkap bupati.

Kabupaten Bolmut masih berstatus tanggap darurat bencana. Itu baru akan dicabut setelah memasuki masa pemulihan atau dua pekan pasca bencana. Soal Berapa lama waktu pemulihan itu tergantung Pemerintah Daerah.

Bantuan yang diberikan Kementrian Sosial.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Utara, dr Rini Tamuntuan, mengatakan akan terus memantau dan memperhatikan kondisi wilayah Kabupaten Bolmut selama masa pemulihan.

Bantuan yang diberikan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara.

“Kami juga membawa tenaga handal yang dibantu dari Provinsi Gorontalo untuk melakukan pendampingan sosial selam masa pemulihan, dengan fokus pada kebersihan lingkungan,” katanya. (advertorial)

Lelang Proyek MABM Selesai, Pemenangnya Perusahaan Beralamat Sulsel

Kondisi terkini bangunan MABM.

ZONA KOTAMOBAGU – CV Cahaya Timur Utama, perusahaan yang beralamat Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memenangkan lelang proyek lanjutan pembangunan Masjid Agung Baitul Makmur (MABM).

Pihak perusahaan pemenang proyek berbanderol lebih dari Rp2,4 miliar itu tinggal menunggu penyelesaian administrasi, dan selanjutnya akan memulai pekerjaan.

“Sementara penyiapan dokumen kontrak untuk ditandatangani pihak ketiga pelaksana proyek dengan pemerintah,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos), Dedy Mamonto.

Disisi lain, ia berharap pihak ketiga pemenang proyek tersebut bisa menyelesaikan semua target pekerjaan dan memperhatikan kualitas dan waktu pengerjaan. “Kita semua menginginkan pelaksanaan pekerjaan bisa berjalan lancar dan hasilnya bisa sesuai yang diharapkan,” harapnya. (guf)

Banjir Bandang Bolmut, Tim SAR Kembali Temukan Satu Korban Meninggal Dunia

Proses evakuasi korban oleh Tim SAR.

ZONA BOLMUT — Erna (40), korban banjir bandang yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (4/3), sudah ditemukan Tim Search and Rescue (SAR). Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Desa Sangkub II, Kecamatan Sangkub, itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, Senin (9/3) sekira pukul 14.30 Wita, di area perkebunan Desa Pangkusa.

Menurut Koordinator Pos Basarnas Perwakilan Kotamobagu, Nuriadin Gumeleng, jasad korban ditemukan sekira delapan kilometer dari titik awal atau tempat korban berada. Di sekujur tubuh korban terdapat luka-luka.

“Jasad korban sudah diserahkan ke pihak keluarga, dan telah dimakamkan pukul 15.10 Wita,” katanya.

Pencarian terhadap korban dilakukan pasca banjir bandang yang terjadi beberapa hari lalu oleh Tim SAR dibantu pihak terkait lainnya dan masyarakat. Jasad korban baru ditemukan enam hari setelah kejadian, atau tiga hari setelah penemuan satu korban lainnya.

“Terima kasih kepada tim dan semua pihak yang sudah membantu pencarian selama rnam hari. Jika ada hal-hal yang kurang berkenan, harap dimaklumi,” tambahnya. (Rendi)

Kotamobagu Bakal Miliki Sirkuit Balap Motor

 

Hendra Makalalag

ZONA KOTAMOBAGU – Kabar gembira bagi para pecinta balap motor di Kota Kotamobagu. Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) memasukkan sirkuit balap motor ke dalam design Stadion Gelora Ambang.

“Perlu diketahui bahwa Sirkuit Balap Motor salah satu yang akan masuk pada design Gelora Ambang. Kami juga akan mengundang Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Cabang Kotamobagu untuk berdiskusi soal teknis pembangunan Sirkuit Balap Motor dimaksud. Kami pihak dinas teknis tentunya wajib menjelaskan ini kepada masyarakat agar kepedulian Pemerintah Kota Kotamobagu terhadap semua Cabang Olahraga (Cabor) informasinya tidak salah kaprah,” kata Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Hendra Makalalag.

Ia mengakui, ada kritikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) mengenai penggunaan Jalan Paloko-Kinalang sebagai tempat penyelenggaraan kejuaran balap motor. Kritikan itu katanya bersifat wajar, namun ia menyarankan agar kritik atau saran yang disampaikan harus bersifat konstruktui dan bukan destruktif.

“Ini (sirkuit) sudah menjadi perhatian serius Ibu Wali Kota Tatong Bara. DED pembangunannya sudah dianggarkan melalui APBD Tahun 2020,” katanya.

Mengenai rencana pembangunan Stadion Gelora Ambang yang kabarnya akan dilengkapi berbagai fasilitas itu, ia menjelaskan saat ini sedang dalam tahap penyusunan dokumen lelang, yang termasuk didalamnya telah memuat Kerangka Acuan Kerja (KAK) bagi konsultan perencana yang nantinya akan membuat dokumen perencanaannya secara detil.

“Kami dari instansi penanggungjawab sudah membahas poin-poin penting dan strategis yang akan masuk dalam KAK sehingga tujuan perencanaan pembangunan fisiknya sama atau sesuai dengan konsep perencanaan yang tertuang dalam dokumen DED nanti,” terangnya.

Nantinya lanjut Hendra, pihaknya juga akan melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama dengan pihak konsultan perencana guna menyerap masukan dari stakeholder. Sebab kata Hendra, FGD bagian penting yang tak terpisahkan dari KAK akan memberi arti dan mewarnai keterlibatan masyarakat baik dalam perencanaan maupun dalam pembangunan fisik nantinyta.  “Hal ini sejalan dengan penegasan ibu wali kota pelibatan masyarakat dalam setiap dan semua pembangunan di Kota Kotamobagu wajib hukumnya dilaksanakan oleh semua OPD yang ada,” tambahnya. (guf)