Kepala Dispora Kotamobagu saat membuka event drag race di Poyowa Kecil.
ZONA KOTAMOBAGU – Event Drag Race yang digelar di Desa Poyowa Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Marham Anas Tungkagi, Jumat (21/2) pagi.
Kegiatan yang digagas oleh Muda Charaka dan pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) berdirinya Muda Charaka ke 32, sekaligus ajang pemanasan jelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Kepala Dispora, Marham Anas Tungkagi, menyampaikan ucapan terima kasih dan sangat mensuport atas digelarnya event ini. “Ini juga sebagai bentuk peningkatan prestasi bagi generasi muda Kotamobagu. Nah, yang terpenting tentunya animo masyarakat yang begitu antusias dalam menyambut event ini. Apalagi, ini juga bekerjasama dengan UPTD pajak Kotamobagu yang turut mensuport sekaligus mensosialisasikan soal kewajiban membayar pajak kendaraan,” ujar Anas.
Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan ini juga berharap, dengan adanya sosialisasi taat bayar pajak kendaraan ini, tentunya akan mendorong peningkatan kesejahteraan dan pembangunan di Kota Kotamobagu melalui bagi hasil pajak.
“Saya berharap dengan adanya event ini dapat mendorong masyarakat akan taat membayar pajak. Kemudian bagi para peserta lomba diharapkan dapat dan tetap selalu menjunjung tinggi nilai sportifitas,” harap Anas. (gjm)
Siswa SDN 2 Kotamobagu saat membagikan souvenir hasil kerajinan mereka.
ZONA KOTAMOBAGU – Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kotamobagu, ini berhasil menyulap sampah plastik menjadi souvenir menarik.
Sekolah yang berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri pada tahun 2018 silam itu, membagikan hasil kerajinan siswa mereka kepada masyarakat pada kegiatan jalan sehat dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2020, yang diperingati setiap tanggal 21 Februari.
“Souvenir ini dibuat para siswa sejak kemarin. Dimana, bahan dasarnya berasal dari sampah, yang dibersihkan dan dijadikan souvenir untuk dibagikan ke masyarakat, serta mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan terus menjaga kebersihan lingkungan,” jelas Kepala Sekolah SDN 2 Kotamobagu, Sultje Kamasaan, Jumat (21/2).
Dalam kegiatan jalan sehat itu kata Sultje, para siswa juga memungut sampah yang ada di jalan, untuk kemudian di daur ulang kembali oleh mereka, agar bisa dipergunakan menjadi barang-barang hiasan yang bisa dimanfaatkan lagi.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotamobagu, Bambang Ginoga mengatakan, apa yang dilakukan para siswa tersebut, merupakan sebuah hal positif, yang dapat dijadikan contoh.
“Hal ini sebagai sebuah langkah konkret untuk melestarikan lingkungan hidup,” singkatnya. (gjm)
ZONA POLITIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemerintah Kotamobagu, Kamis (20/2). RDP itu sebagai tindak lanjut atas aksi unjuk rasa petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol dan Damkar), terkait kebijakan Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar.
Dalam rapat dengar pendapat itu, DPRD menyampaikan saran dan masukan kepada Pemkot agar melakukan pendalaman atas persoalan yang terjadi di Dinas Satpol PP dan Damkar.
“Ada tujuh poin yang kita syaratkan untuk menjaga objektifitas ,” kata Anggota DPRD, Anugerah Beggie Chandra Gobel.
Adapun tujuh poin yang dipersyaratkan DPRD, yakni;
1. Selama dalam proses pendalaman, Kendali Komando operasional Pol PP dan Damkar agar ditangani langsung ke-asistenan yang membidangi itu untuk menjaga obyektivitas.
2. DPRD Mendesak jika ada kebijakan tertulis atau tidak tertulis tentang Sholat yang mempersyaratkan absensi, pomotongan gaji 1 persen jika tidak melaksanakan sholat di mesjid yang sudah ditentukan baik waktu magrib, isya, subuh, untuk mereka yang off kerja/piket sekalipun atau dalam tugas agar dievaluasi lagi. Terutama yang off piket mereka punya hak beribadah/sholat di Mesjid terdekat, punya hak untuk keluarga dan punya hak bermasyarakat. Hal itu perlu di pahami sehingga jangan seakan isunya anggota Pol PP dan Damkar tidak mau sholat atau tidak mau ikut ajakan kebaikan.
3. DPRD juga mendesak pemkot untuk segera menerbitkan SK mereka dalam tupoksi Pol PP dan Damkar. Karena itu dasar administrasi hukum mereka dalam bekerja dan bertindak. Jika terjadi bentrok dilapangan atau ketidaksengajaan petugas damkar dilapangan, siapa yang bertanggungjawab? sementara mereka tidak punya landasan hukum administratif dalam tugas.
4. DPRD juga mendesak jika benar ada semacam aturan tak tertulis soal tidak boleh ijin sakit kecuali sakit kanker dan jantung agar dievaluasi lagi, pun itu hanya disampaikan secara lisan. Di institusi manapun jika sakit dan ada surat keterangan dokter adalah hak dari karyawan atau pegawai juga tenaga honorer.
5. DPRD juga menyampaikan dalam RDP bahwa jika ada reaksi seperti ini pemkot bahkan pimpinan Daerah harus melakukan diagnosa managerial kepemimpinan di Pol PP dan damkar.
6. DPRD juga menyampaikan bahwa para anggota Pol PP dan Damkar yang menyampaikan aspirasi perlu dilindungi jangan ada penekanan penonaktifan apalagi pemecatan. Bagaimanapun mereka sudah mengabdi untuk warga dan daerah ini rata rata lebih dari 7 tahun bahkan 10 tahun dengan gaji yang juga tak seberapa.
7. Kami juga menyampaikan secara tegas pada pihak pihak terkait agar mewaspadai dan memonitor sosial media yang memanfaatkan isu agama tanpa mengetahui substansi aspirasi yang disampaikan anggota Pol PP dan Damkar sehingga ini tidak menjadi liar dan dimanfaatkan secara tidak bertanggungjawab.
ZONA BOLMUT — Sebagai daerah pesisir yang diapit dengan pegunungan, Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut), menyimpan banyak potensi wisata yang menjanjikan. Tak heran berbagai terobosan terus dilakukan Pemeritah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pariwisata (Dispar), guna mengangkat potensi wisata agar bisa dikenal luas.
Kepada para awak media, Fadlun Paputungan, Kadis Dispar, mengatakan, selain meyiapkan sarana dan prasana yang memadai untuk menunjang seluruh potensi pariwisata Kabupaten Bolmut, pihaknya juga melakukan berbagai iven lokal maupun nasional. “Allhamdulilah, pariwisata Bolmut semakin bergairah dan mulai banyak dikenal masyarakat luar,” kata Fadlun.
Ia menjelaskan, berbagai iven yang telah dilaksanakan Dispar Bolmut untuk mengangkat pariwisata daerah ini, lewat pelaksanaan Festival Pantai Batu Pinagut dan Pesona Pantai Bunga Indah yang akan kita laksanakan pada awal tahun dan pertengahan tahun 2020. “Untuk festival pantai bunga indah akan kita laksanakan pada Bulan Maret, sedangkan festival pantai batu pinagut akan kita laksanakan pada Bulan Juni 2020 mendatang,” ujarnya.
Dengan melaksanakan berbagai ivent ini, tandas Fadlun, sasaranya agar pariwisata Bolmut masuk dalam 100 kalender iven nasional Kementerian Pariwisata. Dengan begitu pariwisata Bolmut akan lebih dikenal oleh banyak kalangan masyarakat sehingga dengan mudah dilirik oleh para investor. “Untuk masuk dalam 100 kalender ivent nasional. Berbagai kegiatan pendukung pariwisata harus dilakukan oleh pemerintah daerah dan itu akan kita laksanakan, lewat kegiatan festival pantai bunga indah dan festival palelat,” tuturnya.
Atas dasar itu dirinya juga berharap agar adanya kerjasama masyarakat dan lintas sektor dalam mempromosikan seluruh potensial pariwisata yang ada di Kabupaten Bolmut. “Tanpa adanya dukungan masyarakat dan lintas sektor, pariwisata Bolmut bukanlah apa-apa. Mari dukung peningkatan pariwisata Bolmut untuk kesejahteraan masyarakat,” ajak Fadlun.(Rendi)
Bupati Drs Hi Depri Pontoh saat mengikuti rangkaian kegiatan pelantikan Pengurus Cabang Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Pinogaluman.
ZONA BOLMUT – Bupati Drs Hi Depri Pontoh menghadiri pelantikan Pengurus Cabang (PC) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Pinogaluman. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Gebyar Paud itu dilaksanakan Kamis (20/02), di Aula Kantor Camat Pinogaluman.
Bupati dalam kesempatannya, mengimbau Pengurus Cabang Himpaudi yang baru dilantik untuk bekerja dengan baik dan senantiasa menjadi teladan dalam membina dan mendidik anak-anak di Sekolah.
“Selamat bekerja. Terus berkoordinasi, selalu bersinergi baik dengan Pemerintah Daerah, Kecamatan dan Desa,” kata Bupati. (Rendi)
Sekretaris Dispora saat memberikan arahan kepada peserta coaching clinic.
ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Coaching Clinic bagi guru olahraga dan pelatih Cabang Olahraga (Cabor) di Kota Kotamobagu. Kegiatan itu dilaksanakan Kamis (20/2) di Lapangan Boki Hotinimbang, Kotamobagu, yang dibuka Sekretaris Dispora, Hendra Makalalag.
Dalam sambutannya Hendra menyampaikan tujuan Coaching Clinic itu untuk peningkatan sumber daya guru olahraga maupun pelatih tiap Cabor.
“Coaching Clinic harus dikuasai dengan baik oleh pelatih atau guru apakah dalam proses latihan bagi anak didik di Sekolah maupun atlit binaan pelatih, maupun dalam mengikuti lomba atau kejuaraan,” kata Hendra.
Ia berharap, apa yang didapat saat Coaching Clinic itu bisa diterapkan di sekolah ataupun kepada para atlit.
“Kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di Kota Kotamobagu. Mudah-mudahan setelah kegiatan ini, ada peningkatan sumber daya dari para guru olahraga dan pelatih cabang olahraga di daerah ini,” harapnya.
Coaching Clinic itu melibatkan Mahasiswa Magang dari UNIMA Manado yang dikoordinir Kepala Bidang Olahraga, Hendra Mokoagow, Coach I Wayan Hendrajaya serta Drs Samsudin Akub. (gjm)
Anggota DPRD Kotamobagu Anugerah Beggie Chandra Gobel dan Yossy Samad, saat menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Gorontalo.
ZONA POLITIK – DPRD Kabupaten Gorontalo mengunjungi DPRD Kota Kotamobagu, Kamis (20/2). Kedatangan mereka disambut sejumlah anggota DPRD, seperti Anugerah Beggie Chandra Gobel, Yossy Samad dan Novy Reggie Manoppo.
“Yang datang tadi adalah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo dan rombongan,” kata Anugerah Beggie Chandra Gobel.
Ada beberapa poin yang jadi fokus pembahasan dalam pertemuan itu, mulai dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dewan, Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) serta Tata Tertib (Tatib) Dewan. “Kita sharing banyak hal yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi DPRD, termasuk soal Propemperda,” jelasnya.
Disisi lain, ia mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas kunjungan DPRD Kabupataen Gorontalo itu di Kota Kotamobagu. “Ini sangat baik terutama dalam meningkatkan hubungan baik antara DPRD Kota Kotamobagu dan DPRD Kabupaten Gorontalo,” sebut politisi PAN itu. (gjm)
25 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu mulai melakukan reses pertama tahun 2020. Tiap anggota DPRD turun menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.
Di Dapil Kotamobagu Utara dan Timur, Wakil Ketua DPRD Herdy Korompot dan Dani Ikbal Mokoginta menyerap aspirasi masyarakat di kantor Desa Pontodon. Ratusan orang hadir memberikan masukan terhadap terkait dengan kebutuhan masyarakat setempat. Mulai dari infrastruktur pendidikan, kesehatan, air bersih, hingga beasiswa anak asuh.
Di Kecamatan Kotamobagu Selatan, Jusran Deby Mokolanud, Alfitri Tungkagi, Rewi Daun, dan Win Ponuntul menggelar reses di rumah adat Komalig, Desa Kopandakan I. Ratusan masyarakat hadir.
Ketua DPRD Meiddy Makalalag turut menghadiri reses para anggota DPRD Dapil Kotamobagu Selatan tersebut. Di Desa Poyowa Kecil, anggota DPRD dari Partai Golkar Eka Mashoeri melaksanakan juga reses. Ketua DPRD Meiddy Makalalag juga menghadiri reses ini.
“Masa reses adalah kesempatan setiap anggota DPRD turun menyerap aspirasi untuk diperjuangkan di tahun anggaran berikut. Kita bersyukur masyarakat antusias,” kata Ketua DPRD, Meiddy Makalalag. (advertorial)
ZONA KOTAMOBAGU – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kotamobagu, Noval Manoppo, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2020, di Balroom The Ritz Carlrton Hotel, Jakarta, yang dilaksanakan selama dua hari, mulai Rabu (19/2) sampai Kamis (20/2).
Menurutnya, pada hari pertama rakor tersebut, membahas terkait permasalahan-permasalahan investasi diseluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia.
“Selain membahas soal permasalahan investasi, juga membahas mengenai sinkronisasi data perizinan dan investasi di seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia,” kata Noval.
Lanjutnya, di hari kedua Presiden Joko Widodo hadir pada kegiatan itu. “Pak presiden menyampaikan beberapa poin penting yakni, jangan menghambat investasi swasta. Sebab itu sangat penting dan berperan bagi pengurangan pengangguran,” sebutnya.
Kemudian lanjut Noval, Presiden juga meminta kepada seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk wajib mendelegasikan kewenangan penertiban izin kepada Kepala Dinas PMPTSP di daerah masing-masing.
“Pak presiden meminta seluruh kepala daerah untuk melihat dan memeriksa apakah ada investasi yang mandek (terhenti) di daerah masing-masing. Kalau ada, segera diselesaikan dan dikeluarkan izinnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, presiden juga menekankan kepada investor untuk wajib bekerjasama dengan UMKM di daerah dan merekrut tenaga kerja lokal.
“Presiden menginstruksikan kepada pemerintah daerah untuk melakukan pelayanan sebaik-baiknya. Bukan hanya persoalan perizinan, tapi melayani secara keseluruhan. Sebab kata pak presiden, tahun depan akan dialokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk dinas PMPTSP kabupaten/kota,” pungkasnya. (gjm)
Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan saat membuka rapat bersama TPID.
ZONA KOTAMOBAGU – Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, membuka High level meeting (Pertemuan tingkat tinggi) terkait Penyusunan Rencana Program Kerja Pengendalian Inflasi Daerah, antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kotamobagu bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (20/2), di hotel Sutan Raja Kotamobagu.
Wakil Wali Kota dalam sambutannya mengatakan, rapat ini merupakan kegiatan yang sangat penting serta menjadi sangat strategis bagi daerah Kotamobagu. “Ini kegiatan yang sangat penting. Khususnya untuk pengendalian inflasi di daerah yang kita cintai ini,” kata Wawali.
Wawali mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) di tahun 2020 ini akan melaksanakan pogram dan kegiatan untuk pengendalian inflasi daerah.
“Seperti pelaksanaan program dan kegiatan stabilitas harga pangan, peningkatan kualitas konsumsi dan keamanan pangan yang semuanya akan dilakukan OPD teknis di lingkup Pemkot Kotamobagu,” ungkap Wawali.
Selain itu kata Wawali, Pemkot juga akan melaksanakan program peningkatan produksi holtikultura dan kegiatan pasar murah di wilayah Kotmaobagu. “Ini juga dalam rangka pengendalian inflasi di Kotamobagu,” tukasnya.
Tak hanya itu, pembinaan dan pengawasan dalam bidang pertambangan pun kata Nayodo akan dilakukan pemantauan. “Hal ini guna memantau ketersediaan dan pengawasan penyaluran BBM dan elpiji bersubsidi di Kotamobagu pada tahun 2020 ini,” tutup Wawali.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala BI Perwakilan Sulut Arbonas Hutabarat, Sekda Sande Dodo, para asisten dan kepala SKPD. (gjm)