ZONA KOTAMOBAGU — Proyek lanjutan pembangunan Masjid Agung Baitul Makmur (MABM) mulai dilelang. Tahapan saat ini adalah evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis dan harga. Informasi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), ada 20 perusahaan yang mendaftar untuk mendapatkan paket pekerjaan dengan Harga Penawaran Sementara (HPS) Rp2,5 miliar itu.
“Sudah mulai lelang. Kalau semua berjalan lancar dan sesuai tahapan (lelang), kemungkinan pertengah bulan depan (Maret) sudah mulai action pekerjaan di lapangan,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos), Dedy Mamonto.
Ia mengungkapkan, anggaran Rp2,5 miliar yang dialokasikan tahun ini adalah penganggaran terakhir untuk pekerjaan lanjutan pembangunan masjid tersebut.
“Pekerjaan tahun ini tinggal finisihing saja. Paling banyak di luar bangunan masjid. Ada pengerjaan basement, pemasangan kaca besar di sebelah barat masjid, penantaan landscape sekaligus taman dan paving. Kita harapkan bersama agar semua prosesnya mulai dari lelang sampai pengerjaan nanti berjalan lancar dan sesuai yang kita harapkan, agar masjid ini sudah bisa rampung 100 persen dan bisa langsung digunakan,” ungkapnya.
Disisi lain, ia mengharapkan pihak ketiga pemenang proyek tersebut bisa mengerjakan semua item pekerjaan yang diberikan. “Selain waktu, kualitasnya juga harus diperhatikan. Untuk pengawasan di lapangan tetap kita lakukan agar semuanya berjalan sebagaimana mestinya,” tambahnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII Merdeka Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang S.I.P M.M M.Tr. (Han) di rumah dinas Wali Kota, Senin (10/2) malam.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tatong Bara mengatakan, selamat datang kepada Pangdam XIII Merdeka di Kota Kotamobagu. “Atas nama pribadi, atas nama pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat se- Bolaang Mongondow Raya mengucapkan selamat datang di Kota Kotamobagu, Dega’ niondon komintan,” kata Tatong.
Pada kesempatan itu, wali kota juga memaparkan profil Kotamobagu, mulai dari luas wilayah, jumlah penduduk hingga capaian pembangunan, prestasi termasuk kondisi keamanan di Kota Kotamobagu.
Sementara itu, Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang S.I.P M.M M.Tr. (Han) dalam sambutanya juga memuji capaian yang telah ditorehkan oleh Pemerintah Kota Kotamobagu, terlebih keberhasilan meraih predikat WTP. “Apa yang berhasil diraih dipertahankan dan lebih ditingkatkan kembali,” sebutnya.
Hadir dalam penyambutan kunjungan kerja itu, Bupati Bolmong Dra Yasti Soepredjo Mokoagow, Ketua DPRD Kotamobagu Meidy Makalalag, Wakil Bupati Bolsel Dedi Abdul Hamid, serta jajaran Pemkot Kotamobagu. (gjm)
Komisi III DPRD Kotamobagu lakukan pertemuan dengan pihak Dinas Pendidikan.
ZONA POLITIK – Komisi III DPRD Kotamobagu, mengunjungi Dinas Pendidikan, Selasa (11/2), dalam rangka koordinasi mengenai raport mutu pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Menurut Ketua Komisi III, Royke Kasenda, pertemuan tersebut untuk menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) beberapa waktu lalu.
“Setelah kita ketahui, langsung kita tindaklanjuti ke dinas pendidikan. Untuk datanya sudah ada, untuk itu kami minta dinas pendidikan agar tahun ini dapat meningkatkan mutu pendidikan SD dan SMP,” kata Kasenda.
Lanjut Politisi PDIP ini, melihat mutu pendidikan di 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara, Kota Kotamobagu berada di peringkat ke lima. “Peringkat ini sangat baik. Tetapi kita tidak boleh lihat ranking itu. Namun yang kita lihat harus per sekolah. Jadi per sekolah itu sudah ada skor. Nah, kita disini belum ada yang masuk distandar nasional pendidikan SMP. Jadi masih dibawah standar. Tapi secara rata-rata sudah bagus,” ujarnya.
Ia menjelaskan, standar nasional pendidikan ada delapan parameter. Dari delapan itu, di Kotamobagu ada dua parameter yang masih rendah, yakni tenaga pendidik serta sarana dan prasarana.
“Jadi secara keseluruhan nilai kita kurang di parameter ini. Contoh, tenaga pendidik misalnya penempatan kepala sekolah yang belum sesuai dengan jenjang pendidikan, yang harusnya S1, tapi bukan S1 atau ada sertifikat tertentu yang belum ada. Akhirnya skornya berkurang disitu,” jelasnya.
Untuk sarana dan prasarana, kata Kasenda, harusnya ada ruang guru sendiri. Kemudian standar bangunan kelas ukurannya belum sesuai standar yang ditentukan. Tetapi agak dilema, pasalnya kalau bangunan sulit dibongkar ulang kemudian dibangun kembali.
“Jadi kondisi-kondisi itu juga mengurangi nilai. Selain itu, parameter lain yang dinilai di sarana dan prasarana yakni jamban. Jadi jamban ini juga sangat berpengaruh dinilai. Sebab harus ada rasio antara jumlah murid dengan jumlah jamban. Rata-rata sekolah kita hanya satu wc laki-laki dan satu wc perempuan. Pada sebenarnya itu tidak boleh, dia harus ada rasio yakni 40 atau 60 dalam satu wc,” ungkapnya.
Dirinya mengakui, sebagai mitra kerja, komisi III sangat mensupport dan mengapresiasi kinerja dinas pendidikan karena masuk diperingkat 5 besar mutu pendidikan se-Sulut. “Meski begitu kami ingin ada peningkatan lagi terkait mutu pendidikan di Kota Kotamobagu. Minimal ada satu atau dua SD dan SMP yang kita tentukan untuk meraih ke dua parameter itu. Kami juga akan mensuport dalam hal kebijakan anggaran untuk sarana dan prasarana, yang salah satunya jamban atau ruang guru, sebab ada skor dalam poin-poin ini,” terangnya.
Dirinya berharap, kepada pihak Dinas Pendidikan terkait hal-hal yang bisa dirubah misalnya, mengenai penempatan tenaga pendidik yang harus sesuai standar pendidikan. “Menurut mereka sekarang ada 30 guru yang mengikuti pendidikan kepala sekolah. Setelah selesai pendidikan mereka akan ditempatkan di sekolah-sekolah,” pungkasnya.
Dalam kunjungan kerja tersebut, ketua Komisi III, Royke Kasenda ditemani anggota antara lain, Haris Mongilong, Rewi Daun dan Abas Limbalo. (gjm)
ZONA POLITIK – DPC PDI Perjuangan Kota Kotamobagu akan melakukan penanaman pohon di Hutan Kota Bonawang, Kelurahan Mongkonai Barat, pada 14 Ferbuari mendatang. Hal itu sebagai tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri, soal gerakan mencintai bumi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kotamobagu, Meiddy Makalalag, mengatakan ratusan kader partai mulai dari tingkat ranting, kecamatan dan cabang akan terlibat dalam kegiatan itu. “Persiapannya sudah matang. Kita juga sudah bentuk panitia untuk kegiatan itu,” kata Meiddy.
Ketua DPRD Kota Kotamobagu itu mengungkapkan, sesuai instruksi Ketum PDI Perjuangan, kegiatan itu wajib dilaksanakan.
“Ibu ketua umum selalu menekankan kepada semua kader agar selalu menjaga, melestarikan dan mencintai alam kita. Sebagai tindakan nyata, kader PDI Perjuangan se-Indonesia harus melakukan penanaman pohon di daerah masing-masing,” ungkap Meiddy.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Adrianus Mokoginta, menyebut persiapan pelaksanaan kegiatan itu sudah matang, dan tinggal menunggu waktu pelaksanaannya.
“Selain kader partai, sejumlah organisasi pecinta lingkungan ingin bergabung bersama mensukseskan kegiatan ini. Mereka mengapresiasi PDI Perjuangan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian lingkungan,” sebut Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Kotamobagu itu. (gjm)
Kepala DPPPA Sitty Rafiqah Bora memperlihatkan hasil karya Kader Pekka Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – Kader Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) memamerkan produk usaha kecil hasil karya mereka pada dialog perlindungan sosial sekaligus wisuda kader Pekka, di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (11/2). Produk yang dipamerkan itu seperti; gula merah, kopi, kacang, kripik dan sejumlah produk usaha lainnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Sitti Rafiqah Bora, mengatakan produk usaha yang ditampilkan kader Pekka itu membuktikan eksistensi Pekka di Kota Kotamobagu. “Ini perlu kita dorong dan kembangkan bersama dinas terkait,” katanya.
Dengan kehadiran Pekka di Kota Kotamobagu, ia berharap kedepannya bisa membangun perempuan di Kota Kotamobagu yang mandiri dan tidak sepenuhnya tergantung kepada kepala keluarga atau laki-laki.
“Apalagi mereka yang sudah di wisuda ini sudah banyak yang hidup sendiri dan menjadi kepala keluarga tidak ada suami. Melalui Pekka ini, mereka bisa mandiri dan mendapatkan penghasilan sendiri untuk menghidupi keluarga mereka,” ujarnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar kegiatan Dialog Perlindungan Sosial dan wisuda Kader Pekka (Perempuan Kepala Keluarga) yang dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (11/2).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Sitty Rafiqa Bora mengatakan, pelaksanaan kegiatan itu menjadi bukti keberadaan dan eksistensi Pekka di Kota Kotamobagu.
“Mereka (wisudawan) telah melaksanakan pendidikan dan pembelajaran sesuai dengan modul dari pusat. Mereka di bawah naungan yayasan Pekka dan bekerjasama dengan Bappenas dan punya jejaring sosial di seluruh Indonesia. Di Kota Kotamobagu, Alhamdulillah sudah terwujud dan hari ini sudah ada wisudawan, berarti pembelajaran kurang lebih sudah enam bulan dilaksanakan menyelesaikan modul yang ada,” kata Rafiqa.
Lanjutnya, dalam kegiatannya, kader Pekka mengisi modul yang di dalamnya ada materi tentang bakti sosial, kemudian bagaimana untuk terjun langsung di masyarakat. “Kalau sudah selesai mereka mengisi materi-materi di dalam modul yang disiapkan, maka mereka berhak untuk di wisuda,” ujarnya.
Ia menambahkan, kader Pekka di Kota Kotamobagu sudah terbentuk di 17 desa dan kelurahan. “Tadi yang diwisuda ada 35 orang Pekka. Tapi kadernya sudah banyak, ada 15 orang per desa-kelurahan. Jadi mereka yang 15 ini yang akan terjun dalam pembelajaran. Dan mana yang sudah ikut pembelajaran maka ia sudah berhak di wisuda,” tambahnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mulai melakukan audit pendahuluan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Tahun 2019.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Sugiarto Yunus, mengatakan audit atau pemeriksaan pendahuluan itu akan berlangsung selama 30 hari terhitung mulai Senin (30/2). “Hari ini mereka tiba dan langsung laporan. Besok entry meeting,” katanya.
Ia menjelaskan, pemeriksaan administrasi atas pengelolaan keuangan dan aset daerah menjadi fokus tim auditor. “Setelah 30 hari pemeriksaan pendahuluan, nanti mereka (BPK) akan datang lagi untuk audit rinci yang akan menentukan opini BPK,” jelasnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Desa (Desa) Moyag mengalokasi anggaran melalui Dana Desa (Dandes) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun ini, untuk pembangunan di desa.
Sekretaris Desa Moyag, Maskur Gumalangit, mengatakan ada lima program pembangunan yang akan dikerjakan tahun ini di Desa Moyag, yakni pembangunan drainase sepanjang 700 meter di dusun I dan VIII, pembangunan enam paket sanitasi, pembangunan talud di jalan usaha tani, rehab jalan setapak di dusun VI dan rehab Masjid Al Ihsan. “Insya Allah pengerjaannya paling lambat April sudah mulai jalan. Sebab saat ini sudah tahap evaluasi APBDes,” kata Maskur.
Dijelaskannya, pengerjaan lima program pembangunan di tahun 2020 ini, alokasi anggaran bersumber dari Dana Desa dan ADD. “Pembangunan drainase, sanitasi, talud dan rehab jalan setapak dibiayai lewat dana desa. Sementara untuk rehab masjid Al Ihsan dialokasikan melalui ADD,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk sanitasi akan dibangun di lima titik, yakni di dusun I, II, IV dan VI. Menurutnya, pembangunan sanitasi tersebut didasari juga pada program Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berhenti buang air sembarangan. “Nantinya pembangunan sanitasi tersebut akan dipadat karyakan, dengan kata lain pengerjaannya dilakukan oleh masyarakat,” pungkasnya. (gjm)
ZONA POLITIK — Arus dukungan terhadap Mulfahri Harahap sebagai Ketua Umum (Ketum) PAN, terus berdatangan jelang Kongres V PAN yang akan dilaksanakan di Kendari, Selasa (11/2). Dukungan itu datang dari berbagai pengurus partai tingkat wilayah maupun daerah di Indonesia, termasuk di Sulawesi Utara (Sulut).
Tersiar kabar, dari 15 Dewan Pengurus Daerah (DPD) PAN di Sulut, ada 10 diantaranya yang masih setia bersama Amin Rais sebagai tokoh pendiri PAN dan menyatakan dukungan kepada Mulfahri Harahap. Sementara sisanya mendukung Zulkifli Hasan di bawah komando Ketua DPW, Sehan Landjar.
Wasekjen PAN, Deddy Dolot, bersama Ketua DPD PAN Boltim, Marsaoleh Mamonto.
Wasekjen DPP PAN, Deddy Dolot, membenarkan bahwa 10 DPD di Sulut termasuk DPD PAN Boltim mendukung Mulfahri Harahap. “Iya benar, ada 10 DPD di Sulut yang telah bersama kami, dan mungkin sampai pelaksanaannya masih akan bertambah lagi. Ini salah satu bentuk kesetiaan mereka kepada terhadap pendiri partai ini, yakni Pak Amin Rais,” ungkap Korwil Pemenangan Mulfahri Harahap Wilayah Sulut ini. (red)
ZONA KOTAMOBAGU – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Kotamobagu, tinggal beberapa hari lagi akan dilaksanakan. Sesuai jadwal, pelaksanaan Kamis (13/2) hingga Jumat (14/2) di Hotel Sutanraja, Minahasa Utara.
Anggota Panitia Seleksi (Pansel) Pengadaan CPNS 2019, Alfi Syahrin Rustam, mengatakan berbagai persiapan sudah dimatangkan, baik tempat maupun fasilitas yang akan digunakan. “Untuk persiapan sudah semua. Kita tinggal menunggu waktu pelaksanaannya,” katanya.
Ia mengungkapkan, masih ada beberapa pelamar CPNS yang belum mengambill kartu peserta ujian. Namun katanya, para pelamar itu tetap akan dilayani hingga sebelum pelaksanaan SKD. “Masih ada beberapa lagi yang belum ambil (kartu ujian), tapi mereka tetap akan dilayani sampai sebelum ujian,” tambahnya.
SKD CPNS Kota Kotamobagu tahun ini akan diikuti 1.968 peserta yang terbagi atas tenaga teknis dan tenaga kesehatan. (gjm)