Beranda blog Halaman 454

Ini Tujuan Komisi III Kunjungi Dinas Pendidikan

Komisi III DPRD Kotamobagu lakukan pertemuan dengan pihak Dinas Pendidikan.

ZONA POLITIK – Komisi III DPRD Kotamobagu, mengunjungi Dinas Pendidikan, Selasa (11/2), dalam rangka koordinasi mengenai raport mutu pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menurut Ketua Komisi III, Royke Kasenda, pertemuan tersebut untuk menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) beberapa waktu lalu.

“Setelah kita ketahui, langsung kita tindaklanjuti ke dinas pendidikan. Untuk datanya sudah ada, untuk itu kami minta dinas pendidikan agar tahun ini dapat meningkatkan mutu pendidikan SD dan SMP,” kata Kasenda.

Lanjut Politisi PDIP ini, melihat mutu pendidikan di 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara, Kota Kotamobagu berada di peringkat ke lima. “Peringkat ini sangat baik. Tetapi kita tidak boleh lihat ranking itu. Namun yang kita lihat harus per sekolah. Jadi per sekolah itu sudah ada skor. Nah, kita disini belum ada yang masuk distandar nasional pendidikan SMP. Jadi masih dibawah standar. Tapi secara rata-rata sudah bagus,” ujarnya.

Ia menjelaskan, standar nasional pendidikan ada delapan parameter. Dari delapan itu, di Kotamobagu ada dua parameter yang masih rendah, yakni tenaga pendidik serta sarana dan prasarana.

“Jadi secara keseluruhan nilai kita kurang di parameter ini. Contoh, tenaga pendidik misalnya penempatan kepala sekolah yang belum sesuai dengan jenjang pendidikan, yang harusnya S1, tapi bukan S1 atau ada sertifikat tertentu yang belum ada. Akhirnya skornya berkurang disitu,” jelasnya.

Untuk sarana dan prasarana, kata Kasenda, harusnya ada ruang guru sendiri. Kemudian standar bangunan kelas ukurannya belum sesuai standar yang ditentukan. Tetapi agak dilema, pasalnya kalau bangunan sulit dibongkar ulang kemudian dibangun kembali.

“Jadi kondisi-kondisi itu juga mengurangi nilai. Selain itu, parameter lain yang dinilai di sarana dan prasarana yakni jamban. Jadi jamban ini juga sangat berpengaruh dinilai. Sebab harus ada rasio antara jumlah murid dengan jumlah jamban. Rata-rata sekolah kita hanya satu wc laki-laki dan satu wc perempuan. Pada sebenarnya itu tidak boleh, dia harus ada rasio yakni 40 atau 60 dalam satu wc,” ungkapnya.

Dirinya mengakui, sebagai mitra kerja, komisi III sangat mensupport dan mengapresiasi kinerja dinas pendidikan karena masuk diperingkat 5 besar mutu pendidikan se-Sulut. “Meski begitu kami ingin ada peningkatan lagi terkait mutu pendidikan di Kota Kotamobagu. Minimal ada satu atau dua SD dan SMP yang kita tentukan untuk meraih ke dua parameter itu. Kami juga akan mensuport dalam hal kebijakan anggaran untuk sarana dan prasarana, yang salah satunya jamban atau ruang guru, sebab ada skor dalam poin-poin ini,” terangnya.

Dirinya berharap, kepada pihak Dinas Pendidikan terkait hal-hal yang bisa dirubah misalnya, mengenai penempatan tenaga pendidik yang harus sesuai standar pendidikan. “Menurut mereka sekarang ada 30 guru yang mengikuti pendidikan kepala sekolah. Setelah selesai pendidikan mereka akan ditempatkan di sekolah-sekolah,” pungkasnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, ketua Komisi III, Royke Kasenda ditemani anggota antara lain, Haris Mongilong, Rewi Daun dan Abas Limbalo. (gjm)

14 Februari, Kader PDI Perjuangan Kotamobagu Tanam Pohon di Hutan Kota Bonawang

Meiddy Makalalag.

ZONA POLITIK – DPC PDI Perjuangan Kota Kotamobagu akan melakukan penanaman pohon di Hutan Kota Bonawang, Kelurahan Mongkonai Barat, pada 14 Ferbuari mendatang. Hal itu sebagai tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri, soal gerakan mencintai bumi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kotamobagu, Meiddy Makalalag, mengatakan ratusan kader partai mulai dari tingkat ranting, kecamatan dan cabang akan terlibat dalam kegiatan itu. “Persiapannya sudah matang. Kita juga sudah bentuk panitia untuk kegiatan itu,” kata Meiddy.

Ketua DPRD Kota Kotamobagu itu mengungkapkan, sesuai instruksi Ketum PDI Perjuangan, kegiatan itu wajib dilaksanakan.

“Ibu ketua umum selalu menekankan kepada semua kader agar selalu menjaga, melestarikan dan mencintai alam kita. Sebagai tindakan nyata, kader PDI Perjuangan se-Indonesia harus melakukan penanaman pohon di daerah masing-masing,” ungkap Meiddy.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Adrianus Mokoginta, menyebut persiapan pelaksanaan kegiatan itu sudah matang, dan tinggal menunggu waktu pelaksanaannya.

“Selain kader partai, sejumlah organisasi pecinta lingkungan ingin bergabung bersama mensukseskan kegiatan ini. Mereka mengapresiasi PDI Perjuangan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian lingkungan,” sebut Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Kotamobagu itu. (gjm)

Kader Pekka Kelola Usaha Kecil jadi Sumber Pendapatan

Kepala DPPPA Sitty Rafiqah Bora memperlihatkan hasil karya Kader Pekka Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Kader Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) memamerkan produk usaha kecil hasil karya mereka pada dialog perlindungan sosial sekaligus wisuda kader Pekka, di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (11/2). Produk yang dipamerkan itu seperti; gula merah, kopi, kacang, kripik dan sejumlah produk usaha lainnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Sitti Rafiqah Bora, mengatakan produk usaha yang ditampilkan kader Pekka itu membuktikan eksistensi Pekka di Kota Kotamobagu. “Ini perlu kita dorong dan kembangkan bersama dinas terkait,” katanya.

Dengan kehadiran Pekka di Kota Kotamobagu, ia berharap kedepannya bisa membangun perempuan di Kota Kotamobagu yang mandiri dan tidak sepenuhnya tergantung kepada kepala keluarga atau laki-laki.

“Apalagi mereka yang sudah di wisuda ini sudah banyak yang hidup sendiri dan menjadi kepala keluarga tidak ada suami. Melalui Pekka ini, mereka bisa mandiri dan mendapatkan penghasilan sendiri untuk menghidupi keluarga mereka,” ujarnya. (gjm)

Eksis di Kota Kotamobagu, 35 Kader Pekka Diwisuda

Foto bersama kader Pekka Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar kegiatan Dialog Perlindungan Sosial dan wisuda Kader Pekka (Perempuan Kepala Keluarga) yang dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (11/2).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Sitty Rafiqa Bora mengatakan, pelaksanaan kegiatan itu menjadi bukti keberadaan dan eksistensi Pekka di Kota Kotamobagu.

“Mereka (wisudawan) telah melaksanakan pendidikan dan pembelajaran sesuai dengan modul dari pusat. Mereka di bawah naungan yayasan Pekka dan bekerjasama dengan Bappenas dan punya jejaring sosial di seluruh Indonesia. Di Kota Kotamobagu, Alhamdulillah sudah terwujud dan hari ini sudah ada wisudawan, berarti pembelajaran kurang lebih sudah enam bulan dilaksanakan menyelesaikan modul yang ada,” kata Rafiqa.

Lanjutnya, dalam kegiatannya, kader Pekka mengisi modul yang di dalamnya ada materi tentang bakti sosial, kemudian bagaimana untuk terjun langsung di masyarakat. “Kalau sudah selesai mereka mengisi materi-materi di dalam modul yang disiapkan, maka mereka berhak untuk di wisuda,” ujarnya.

Ia menambahkan, kader Pekka di Kota Kotamobagu sudah terbentuk di 17 desa dan kelurahan. “Tadi yang diwisuda ada 35 orang Pekka. Tapi kadernya sudah banyak, ada 15 orang per desa-kelurahan. Jadi mereka yang 15 ini yang akan terjun dalam pembelajaran. Dan mana yang sudah ikut pembelajaran maka ia sudah berhak di wisuda,” tambahnya. (gjm)

Besok Entry Meeting, 30 Hari BPK Audit Pendahuluan

Sugiarto Yunus

ZONA KOTAMOBAGU – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mulai melakukan audit pendahuluan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Tahun 2019.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Sugiarto Yunus, mengatakan audit atau pemeriksaan pendahuluan itu akan berlangsung selama 30 hari terhitung mulai Senin (30/2). “Hari ini mereka tiba dan langsung laporan. Besok entry meeting,” katanya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan administrasi atas pengelolaan keuangan dan aset daerah menjadi fokus tim auditor. “Setelah 30 hari pemeriksaan pendahuluan, nanti mereka (BPK) akan datang lagi untuk audit rinci yang akan menentukan opini BPK,” jelasnya. (gjm)

Bangun Desa, Pemdes Moyag Alokasikan Anggaran Melalui Dandes dan ADD

Maskur Gumalangit

ZONA KOTAMOBAGU –  Pemerintah Desa (Desa) Moyag mengalokasi anggaran melalui Dana Desa (Dandes) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun ini, untuk pembangunan di desa.

Sekretaris Desa Moyag, Maskur Gumalangit, mengatakan ada lima program pembangunan yang akan dikerjakan tahun ini di Desa Moyag, yakni pembangunan drainase sepanjang 700 meter di dusun I dan VIII, pembangunan enam paket sanitasi, pembangunan talud di jalan usaha tani, rehab jalan setapak di dusun VI dan rehab Masjid Al Ihsan. “Insya Allah pengerjaannya paling lambat April sudah mulai jalan. Sebab saat ini sudah tahap evaluasi APBDes,” kata Maskur.

Dijelaskannya, pengerjaan lima program pembangunan di tahun 2020 ini, alokasi anggaran bersumber dari Dana Desa dan ADD. “Pembangunan drainase, sanitasi, talud dan rehab jalan setapak dibiayai lewat dana desa. Sementara untuk rehab masjid Al Ihsan dialokasikan melalui ADD,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk sanitasi akan dibangun di lima titik, yakni di dusun I, II, IV dan VI. Menurutnya, pembangunan sanitasi tersebut didasari juga pada program Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berhenti buang air sembarangan. “Nantinya pembangunan sanitasi tersebut akan dipadat karyakan, dengan kata lain pengerjaannya dilakukan oleh masyarakat,” pungkasnya. (gjm)

Termasuk Boltim, 10 DPD di Sulut Dukung Mulfahri Harahap di Kongres PAN

Deddy Dolot

ZONA POLITIK — Arus dukungan terhadap Mulfahri Harahap sebagai Ketua Umum (Ketum) PAN, terus berdatangan jelang Kongres V PAN yang akan dilaksanakan di Kendari, Selasa (11/2). Dukungan itu datang dari berbagai pengurus partai tingkat wilayah maupun daerah di Indonesia, termasuk di Sulawesi Utara (Sulut).

Tersiar kabar, dari 15 Dewan Pengurus Daerah (DPD) PAN di Sulut, ada 10 diantaranya yang masih setia bersama Amin Rais sebagai tokoh pendiri PAN dan menyatakan dukungan kepada Mulfahri Harahap. Sementara sisanya mendukung Zulkifli Hasan di bawah komando Ketua DPW, Sehan Landjar.

Wasekjen PAN, Deddy Dolot, bersama Ketua DPD PAN Boltim, Marsaoleh Mamonto.

Wasekjen DPP PAN, Deddy Dolot, membenarkan bahwa 10 DPD di Sulut termasuk DPD PAN Boltim mendukung Mulfahri Harahap. “Iya benar, ada 10 DPD di Sulut yang telah bersama kami, dan mungkin sampai pelaksanaannya masih akan bertambah lagi. Ini salah satu bentuk kesetiaan mereka kepada terhadap pendiri partai ini, yakni Pak Amin Rais,” ungkap Korwil Pemenangan Mulfahri Harahap Wilayah Sulut ini. (red)

H-3 SKD, Masih ada Pelamar Belum Ambil Kartu Peserta

Alfi Syahrin Rustam

ZONA KOTAMOBAGU – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Kotamobagu, tinggal beberapa hari lagi akan dilaksanakan. Sesuai jadwal, pelaksanaan Kamis (13/2) hingga Jumat (14/2) di Hotel Sutanraja, Minahasa Utara.

Anggota Panitia Seleksi (Pansel) Pengadaan CPNS 2019, Alfi Syahrin Rustam, mengatakan berbagai persiapan sudah dimatangkan, baik tempat maupun fasilitas yang akan digunakan. “Untuk persiapan sudah semua. Kita tinggal menunggu waktu pelaksanaannya,” katanya.

Ia mengungkapkan, masih ada beberapa pelamar CPNS yang belum mengambill kartu peserta ujian. Namun katanya, para pelamar itu tetap akan dilayani hingga sebelum pelaksanaan SKD. “Masih ada beberapa lagi yang belum ambil (kartu ujian), tapi mereka tetap akan dilayani sampai sebelum ujian,” tambahnya.

SKD CPNS Kota Kotamobagu tahun ini akan diikuti 1.968 peserta yang terbagi atas tenaga teknis dan tenaga kesehatan. (gjm)

6 Terduga Pelaku Curanmor dan Curanik Diciduk Tim Resmob Polres Kotamobagu

Enam orang terduga pelaku curanmor dan curanik (jongkok), saat diamankan di Polres Kotamobagu.

ZONA HUKRIM — Kerja keras Tim Resmob Polres Kotamobagu untuk mengungkap dan menangkap para pelaku kejahatan di wilayah hukumnya kembali berbuah manis. Jumat (7/2), enam orang diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curnamor) dan pencurian barang elektronik (curanik), berhasil ditangkap.

Mereka adalah; YG alias Yen (14), warga Desa Siniung, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolmong, serta ARP alias Gung (16), warga Desa Pontodon Timur, Kecamatan Kotamobagu Utara. Selain itu, ada juga empat orang warga Kelurahan Kobo Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur, yakni; FWM alias Fah (18), WM alias Wan (23), RM alias Rez (20) dan GM alias Gal (16).

Penangkapan terhadap enam orang itu merupakan tindak lanjut dari dua laporan berbeda di Polres Kotamobagu. Laporan pertama pada 21 Januari lalu, dan laporan kedua pada 1 Februari. Mereka ditangkap setelah penyelidikan yang dilakukan petugas dan berhasil mengidentifikasi ciri-ciri dan keberadaan mereka. Selanjutnya, Tim Resmob yang dipimpin Katim, Aiptu Alfret Laheba, dan Kasat Reskrim, AKP Muhammad Fadli, langsung bergerak cepat memburu para pelaku.

ARP alias Gung ditangkap lebih dulu di Desa Pontodon Timur, Jumat (7/2), pukul 08.00 Wita. Satu jam berselang atau pada pukul 09.00 Wita, giliran YG alias Yen yang ditangkap saat berada di Kelurahan Gogagoman. 30 menit kemudian, WM alias Wan yang ditangkap petugas saat berada di Kelurahan Kobo Besar. Pukul 11.00 Wita, FWM alias Fah ditangkap di Jalan Amal Kelurahan Mogolaing. Selanjutnya, pukul 12.00 Wita dan pukul 13.00 Wita, RM alias Rez dan GM alias Gal ditangkap petugas di Kelurahan Kobo Besar.

Saat ini, ke-enam orang itu sudah di tahan di Polres Kotamobagu. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan adalah sepeda motor Yamaha Mio J dan Honda Beat, serta laptop merk asus dan handphone merk oppo.

“Ini akan kita kembangkan terus untuk mengungkap keberadaan barang bukti lainnya, karena dari hasil interogasi sementara mereka mengakui sudah beraksi di beberapa wilayah,” kata Kasat Reskrim, AKP Muhammad Fadli SIK. (gjm)

Ini tempat dan barang hasil curian mereka:

  • Desa Lobong. Barang curian; sepeda motor Yamaha Vega berwarna hitam
  • Kelurahan Kotobangon. Barang curian; Sepeda motor Honda Beat warna Hitam-Merah.
  • Kelurahan Gogagoman. Barang curian; sepeda motor Yamaha Mio J warna putih dan Laptop.
  • Kembang Merta. Barang curian; Sepeda motor Yamaha Mio warna putih.
  • Kelurahan Mogoaling. Barang curian; Laptop Asus.
  • Kekurahan Mogolaing. Barang curian; Hp merk Oppo.
  • Pasar 23 Maret Gogagoman. Barang curian; uang 9 juta dan Hp Samsung A8.
  • Togop, Kotamobagu. Barang curian; Hp Samsung V1.
  • Manado. Barang curian; seleda motor Yamaha Mio M3.

*** Sumber: Polres Kotamobagu

Desember 2021, 15 Desa Pilsang Serentak

Muliadi Mondo

ZONA KOTAMOBAGU – Pemilihan Sangadi (Pilsang) serentak di 15 desa akan digelar pada bulan Desember tahun 2021. Demikian disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Muliadi Mondo.

“Pelaksanaannya sekitar tanggal 28 desember tahun depan. tahapannya dimulai diawal tahun (2021),” kata Muliadi.

Lanjutnya, melihat dari mekanisme yang ada, kemungkinan akan ada penjabat sangadi dalam mengisi tugas pada pelaksanaan Pilsang serentak nanti.

“Nantinya Penjabat Sangadi akan diambil dari Aparatur Sipil Negera (ASN) dilingkup Pemkot Kotamobagu. Sebab, penjabat ini yang akan melaksanakan pemilihan sangadi,” terangnya.

Ditambahkannya, terkait tahapan Pilsang serentak pada tahun 2021 nanti, merujuk pada Permendagri Nomor 65 tahun 2017 Tentang Perubahan atas Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Kepala Desa.

“Ketika sudah memasuki tahapan pilsang, maka akan dipersiapkan jauh hari sebelum pemilihan. Agar desa dapat menyiapkan semua dokumen persyaratan dalam menghadapi pelaksanaan Pilsang nanti,” pungkasnya. (gjm)