Perbandingan Dandes Tahun 2019 dan 2020 yang diterima tiap desa di Kota Kotamobagu.
ZONA KOTAMOBAGU – 15 desa akan menerima Dana Desa (Dandes) sebesar Rp22.524.214.000 di Tahun 2020 mendatang. Desa Kobo Kecil menjadi penerima Dandes paling besar, yakni Rp2.251.541.000. Sedangkan yang paling kecil adalah Desa Sia’ atau Rp958.973.000
Besaran Dandes yang diterima tiap desa secara keseluruhan naik jika dibandingkan dengan tahun ini. “Ada kenaikan. Setiap tahun bertambah anggarannya,” kata Kepala Seksi Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Rum Mokoagow.
Untuk pencairannya, ia mengungkapkan masih seperti sebelumnya, yakni dilakukan dalam tiga tahap dengan rincian; 20 persen untuk tahap I dan masing-masing 40 persen untuk tahap II dan III. “Sekarang kita masih menunggu regulasi yang sementara disiapkan. Pencairannya secara bertahap dari RKUN ke RKUD kemudian di kirim ke rekening masing-masing desa,” ungkapnya. (gjm)
Apel gelar pasukan Operasi Lilin Samrat 2019 di Halaman Polres Kotamobagu.
ZONA HUKRIM – Dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan tahun baru 2020, Polres Kotamobagu melaksanakan Apel Gelar Pasukan ‘Operasi Lilin Samrat 2019’ bertempat di halaman Mapolres, Kamis (19/12) pagi.
Operasi Lilin Samrat 2019 digelar selama Sembilan hari dimulai tanggal 23 Desember 2019 sampai 1 Januari 2020.
Kapolres Kotamobagu, AKBP Gani Fernando Siahaan SIK SH MH bertindak sebagai inspektur upacara dengan peserta apel terdiri dari personel Polres Kotamobagu, Polsek jajaran serta instansi terkait dari TNI AD Kipan C, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Senkom Orari Kotamobagu.
Kapolres Kotamobagu saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Idham Azis Msi, menyampaikan tentang kesiapan pengamanan Natal 2019 dan tahun baru 2020 serta mengajak kepada seluruh peserta apel untuk bersinergi dalam melaksanakan pengamanan selama Operasi Lilin Samrat 2019 berlangsung.
“Apel gelar pasukan ini diselenggarakan dalam rangka memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Natal 2019 dan tahun baru 2020,” ucap Kapolres.
Terpisah, Kasubag Humas Polres Kotamobagu, Iptu Rusman Saleh, mengatakan Operasi Lilin Samrat 2019 melibatkan 127 personel. “Jumlah itu belum termasuk personel tim gabungan. Tapi secara operasional seluruh anggota Polri dilibatkan. Khusus Polres Kotamobagu personel akan disiagakan di tiga pos pengamanan yakni di Kelurahan Mongkonai, Pos Abak Kecamatan Lolayan dan Pos Muntoi Kecamatan Passi. Kemudian ada juga Pos Pelayanan di depan Paris Superstore,” kata Rusman.
Ditambahkan, adapun sasaran pengamanan Natal dan tahun baru ini yakni disejumlah objek vital. “Pusat keramaian, jalur mudik-balik serta tempat-tempat ibadah,” tambahnya.
Hadir dalam Apel gelar pasukan itu, Kapolres Bolmong, AKBP Indra Pramana SIK, Wakapolres Kotamobagu, Kompol Effendy Tubagus S.Sos, Kasdim 1303 Bolmong, Mayor Inf Burhan, Kabag Ops Polres Kotamobagu, Kompol Jacky Lapian, Danton 1 Kipan C Yonif 713, Letda Inf Rizki Prawira Buana, para perwira Polres Kotamobagu serta para pejabat instansi terkait. (gjm)
Sosialisasi SIPPDESA yang diikuti Sekdes dan para operator desa.
ZONA KOTAMOBAGU – Sekretaris Desa (Sekdes) dan operator di 15 desa mengikuti sosialisasi Sistem Informasi Pelaporan Pembangunan Desa (SIPPDESA) yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kamis (19/12), di Aula Kantor Dinas PMD.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Rum Mokoagow, mengatakan SIPPDESA merupakan salah satu inovasi yang dilakukan Dinas PMD. “Dengan adanya SIPPEDESA ini akan sangat membantu pemerintah desa dalam melaporkan informasi maupun kegiatan yang dilakukan oleh desa itu sendiri,” katanya.
Informasi yang dilaporkan melalui SIPPEDESA itu meliputi program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pemerintah desa dari tahun ke tahun. “Sehingga itu Sekretaris Desa dan para operator diberi sosialisasi agar mereka memahami apa dan bagaimana sistem kerjanya,” ujarnya.
Kepala Bidang e-Government Dinas Kominfo, Kendy Kinontoa, mengungkapkan SIPPDESA itu bisa mengintegrasikan data di desa dengan data yang ada di Dinas PMD. “Intinya lewat SIPPDESA ini semua data desa dan Pemkot lebih terintegrasi,” ungkapnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Gairah investasi di Kota Kotamobagu terus meningkat. Triliunan rupiah nilai investasi ditanamkan di daerah yang digadang-gadang sebagai Ibukota Calon Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR) ini dalam kurun waktu enam tahun atau sejak 2014 hingga Akhir Tahun 2019.
“Sampai akhir tahun ini nilai investasi yang masuk sudah 4 triliun lebih,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Noval Manoppo.
Ia mengungkapkan, di tahun 2020 mendatang akan ada investor ternama di Indonesia yang akan menanamkan modalnya di Kota Kotamobagu, yaitu Chairul Tandjung. “Nilainya cukup besar. Mereka tinggal menunggu revisi RTRW kemudian menentukan lokasi pembangunan,” ungkapnya.
Khusus tahun ini atau hingga akhir triwulan III, total ada 240 ijin usaha yang dikeluarkan DPMPTSP dengan nilai investasi Rp97.507.931.280. Ijin-ijin tersebut terdiri dari ijin perdagangan, Perseroan Terbatas (PT) dan Comanditaire Veenootschap (CV). “Nilai itu masih akan bertambah jika diakumulasikan dengan presentase di triwulan IV ini,” ujarnya.
Ditambahkannya, Pemerintah Kota (Pemkot) sangat membuka diri bagi setiap investor yang hendak berinvestasi di Kota Kotamobagu. Berbagai kemudahan akses akan diberikan, dengan catatan harus menaati segala ketentuan yang berlaku di daerah. “Pengurusan ijin dipermudah, apalagi kita sudah menerapkan PTSP Prima, jadi pengurusannya cukup mudah. Yang penting tidak bertentangan dengan RTRW,” tambahnya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan-Perkotaan (PBB-P2) dan Retribusi Sampah di Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, terealisasi 100 persen.
Kepala Desa (Sangadi) Moyag, Drs Rusmin Mamonto, menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah melunasi kewajibannya sebagai warga negara.
“Alhamdulillah realisasi PBB kita sudah mencapai 100 persen sejak tanggal 15 Desember. Untuk itu atas nama pemerintah desa saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah melunasi PBB dan retribusi sampah. Saya juga mengapresiasi kinerja para perangkat dalam melakukan penagihan hingga target PBB sebesar Rp88.487.514 tahun ini bisa dicapai sebelum jatuh tempo berakhir,” ujar Mamonto.
Meski begitu, dirinya meminta kepada para perangkat agar di Tahun 2020 lebih meningkatkan kinerja mereka dalam hal penagihan PBB dan Retribusi Sampah. “Diharapkan kepada seluruh perangkat desa agar lebih meningkatkan kinerjanya mulai tahun depan. Sehingga apa yang ditargetkan pemerintah daerah bisa tercapai dengan cepat dan tepat,” pintanya. (gjm)
Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, memberi sambutan sebelum membuka turnamen sepak bola Wali Kota Cup 2019.
ZONA KOTAMOBAGU — Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan, membuka turnamen sepak bola bertajuk Wali Kota Cup 2019, Rabu (18/12), di Lapangan Motobatu Poyowa Besar II. Pembukaan open turnamen sepak bola terakbar di Kota Kotamobagu itu ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Exco PSSI Sulawesi Utara, Meiddy Makalalag.
Dalam sambutannya, Nayodo menyampaikan penyelenggaraan turnamen Wali Kota Cup itu merupakan ajang untuk menyalurkan minat dan bakat sepak bola yang sasarannya untuk meningkatkan prestasi olahraga khususnya sepak bola di Kota Kotamobagu.
”Saya harapkan turnamen seperti ini dapat terus diselengggarakan, agar nantinya sepak bola khususnya di daerah ini dapat lebih baik lagi,” kata Nayodo, saat membacakan sambutan wali kota.
Exco PSSI Sulawesi Utara, Meiddy Makalalag, menendang bola pertama sebagai tanda dimulainya Turnamen Sepak Bola Wali Kota Cup 2019.
Penyelenggaraan Wali Kota Cup ke-IV ini juga menjadi bagian dari ajang mempererat silaturahmi antar tim sepak bola. “Saya harapkan penyelenggaraan turnamen ini dapat berjalan lancar dan sesuai yang kita harapkan bersama,” harapnya.
Wali Kota Cup 2019 diikuti 12 tim yang terdiri dari sembilan tim asal Kota Kotamobagu, masing-masing; Bogani Putra Biga, Poyowa Besar FC, Bintang Muda Matali, Kobo Besar FC, Aruman Jaya Motoboi Kecil, Persin Sinindian, Diktra Prima Pobundayan, Bintang Kansa Kopandakan dan RJB Kotamobagu. Selain itu, ada juga tiga tim lainnya asal Bolaang Mongondow, yakni Persib Bakan, Tanoyan Selatan dan Dumoga Raya. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Kurang dari dua pekan jelang tutup tahun anggaran 2019, belum semua kelurahan dan desa yang lunas Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Data diperoleh dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), hingga Selasa (17/12) baru ada 11 kelurahan dan desa yang realisasinya 100 persen. Ke-11 kelurahan dan desa itu adalah; Kelurahan Mongondow, Kelurahan Matali, Desa Kobo Kecil, Desa Moyag, Desa Moyag Tampoan, Desa Moyag Todulan, Desa Bilalang I, Desa Bilalang II, Desa Pontodon, Desa Pontodon Timur dan Desa Sia.
“Untuk Moyag Todulan sudah 100 persen, tapi pembayaran masih berproses di Bank sehingga di sistem belum 100 persen. Jadi sudah 11 desa dan kelurahan yang lunas PBB-P2,” kata Kepala Bidang Pendapatan, Ilmar Rusman.
Lanjutnya, untuk jatuh tempo sesuai Peraturan Daerah (Perda) 02 Tahun 2011, pada tanggal 31 Desember setiap tahun. “Saat ini lurah dan sangadi beserta aparat masih intensif merealisasikan sisa tunggakan sampai sisa waktu yang ada. Namun sesuai arahan ibu wali kota dan bapak wakil wali kota agar sekiranya dapat dicapai sebelum tanggal jatuh tempo, sebab mengingat juga jadwal operasional bank,” ujar Ilmar. (gjm)
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) berencana memasang Penerangan Jalan Umum (PJU) di 1.400 titik di Kota Kotamobagu. Hal ini diutarakan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Imran Amon.
“Mulai tahun depan ada 1.400 titik yang tersebar di empat kecamatan yang akan dipasangi PJU, terutama di jalan protokol dan termasuk dua jalur Kotobangon sampai ke arah Moyag,” kata Imran.
Ia mengungkapkan, pihaknya berencana memasang 2.039 PJU, namun yang masuk dalam RKA hanya 1.400. “Masuk januari 2020 sudah mulai persiapan lelang. Jika 1.400 titik sudah terpasang PJU maka Kotamobagu akan seperti Kota Muzdalifah,” ungkapnya.
“Untuk total anggaran pemasangan PJU di 1.400 titik ini sekira 3,4 miliar. Itu pasang baru semua, karena sebelumnya sudah banyak yang rusak dan tidak menyala,” tambahnya. (gjm)
Suasana sosialisasi UU nomor 28 tahun 2009 tentang pajak, retribusi daerah dan BPHTB, di Aula Rumah Dinas Wali Kota.
ZONA KOTAMOBAGU – Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) melaksanakan Sosialisasi Undang-Undang (UU) No 28 Tahun 2009 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Dirangkaikan dengan tatap muka Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) dan Sangadi/Lurah Se Kotamobagu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, Selasa (17/12), dibuka oleh Asisten III bidang Administrasi Umum, Adnan Massinae, serta dihadiri Asisten II, Kepala Pertanahan Kotamobagu, Kepala BPKD, Para Pejabat Notaris, SKPD Pemkot Kotamobagu, Camat, Lurah dan Sangadi se-Kotamobagu.
Dalam sambutannya, Adnan Massinae, menyampaikan kegiatan ini untuk membangun kesepahaman dan kerjasama yang baik dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab berdasarkan UU No. 28 Tahun 2009. “Banyak hal yang terjadi dalam masyarakat khususnya dalam transaksi bidang pertanahan serta pengalihan hak tanpa sepengetahuan pihak lurah dan sangadi, maupun dalam bidang pendapatan atau dengan kata lain hanya sepihak saja,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini semua pihak terkait saling memberikan informasi atas transaksi pertanahan yang terjadi di masyarakat, karena ada transaksi yang dilakukan di atas harga maupun di bawah harga yang perlu dilakukan antisipasi secara bersama oleh semua pihak terkait. “Ada kejadian di kotamobagu, ada oknum masyarakat yang ingin mengurus IMB-nya yang tertolak karena telah menurunkan harga tanah yang tidak sesuai dengan NJOP dan tujuannya untuk menghindari BPHTB,” ungkapnya.
Untuk itu, mantan Plt Sekot Kotamobagu ini mengajak semua pihak terkait agar masalah di lapangan bisa diluruskan, agar manajemen pertanahan dan manajemen BPHTB dapat berjalan baik, sehingga lebih kondusif di wilayah dalam masalah pertanahan tentang keabsahan dan bukan hanya transaksi dibawah tangan.
Sementara itu, Kepala BPKD Kotamobagu Inontat Makalalag mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak serta perlu peningkatan aparatur dalam pemungutan BPHTB khususnya di Kotamobagu. “Pajak dan retribusi merupakan wujud dari peran serta masyarakat dalam mendukung pembangunan dan perekonomian daerah dan bahkan di negara,” tukasnya. (gjm)
Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, foto bersama usai menerima piagam penghargaan.
ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) menerima penghargaan dari Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka atas partisipasi dan dukungannya dalam keikutsertaan Kodim 1303 Bolaang Mongondow dalam lomba Pembinaan Teritorial (Binter) se-Indonesia. Piagam penghargaan itu diserahkan Pangdam XIII Merdeka, Mayjen TNI T Aritonang, dan diterima Sekretaris Daerah Sande Dodo yang mewakili Wali Kota Tatong Bara, Selasa (17/12), di Kawasan Pantai Malalayang.
“Pangdam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kotamobagu atas peran sertanya sehingga Kodim 1303 Bolmong bisa mengikuti dan mendapatkan prestasi dalam lomba Binter se-Indonesia,” kata Sekda.
Disisi lain, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1303 Bolmong atas raihan prestasi tersebut. “Mudah-mudahan sinergitas antara Pemerintah Kota Kotamobagu dan Kodim 1303 Bolmong tetap dan terus terjalin dengan baik, dan harapan kedepannya prestasi yang lain akan terus datang,” harapnya. (gjm)